Pria Pengganti Untuk Andara

Pria Pengganti Untuk Andara
Apartemen


__ADS_3

📞:Kenapa diam sama Dri, Kamu masih di sana kan?Tanya Raiden lagi saat Adrian masih diam tak menjawab apa-apa


Entah kenapa Adrian merasakan lidahnya terasa begitu kelu walau pun sekedar untuk mengatakan hal yang sebenarnya.


📞:A...aku


📞:Iya kamu kenapa Dri? Kamu tau sesuatu lan?


📞:Kenapa kamu bisa tanya hal itu?


Raiden tak menjawab. Pria itu hanya mengubah panggilan nya menjadi panggilan Video dan langsung di arah kan pada Andara juga Hana.


Adrian yang melihat itu merasa sangat terkejut dengan apa yang ada di layar ponselnya. Ada seseorang yang memiliki wajah sama perses seperti adiknya Andara.


"Apakah dia adikku yang terbuang?" Ucap Adrian dalam batinya


📞:Dri, Kenapa kamu diam saja


📞:Kalian dimana? Sherlock Aku akan segera ke sana


Setelah mengatakan hal itu Adrian langsung memutuskan sambungan telponnya. Pria itu memikirkan bagaimana caranya untuk mengatakan hal yang sebenarnya terhadap Andara juga saudara kembarnya.


Dania yang melihat raut wajah gelisah dari suaminya langsung mendekat dan menanyakan apa yang sudah membuat terlihat begitu gelisah.


"Ada apa mas? Apa kamu sedang ada masalah. Kenapa wajah kamu gelisah begitu?" Tanya Dania yang selalu mengerti perasaan Adrian


"Kita akan kembali ke jakarta sayang. Ada urusan penting yang harus aku selesaikan" Ucap Adrian tanpa membalas perkataan Dania


Dania mengerutkan keningnya saat mendengar perkataan Adrian. Urusan penting apa yang sudah membuatnya harus kembali ke jakarta malam-malam seperti ini.


"Sebenarnya ada apa mas? Kenapa tiba-tiba kamu ngajak aku kembali ke jakarta! Lalu bagaimana dengan pencarian Andara mas?" Tanya Dania lagi yang masih merasa begitu bingung dengan ajakan tiba-tiba suaminya.


"Ini soal Andara sayang. Kamu bereskan semua barang-barang. Nanti akan aku ceritakan di tengah perjalanan" Ucap Adrian sambil melangkahkan kaki nya menuju kamar.


"Baiklah"


Dania mengemasi semua barang-barang mereka. Sedangkan Adrian sudah menyiapkan mobil untuk mereka kembali ke jakarta malam ini.

__ADS_1


Dania menggendong anaknya yang sudah tertidur lelap. Sedangkan semua barang-barangnya sudah di bawa oleh Adrian terlebih dahulu.


Setelah tiba di luara, Adrian membukakan pintu mobil untuk Dania. Lalu pria itu langsung ikut masuk ke dalam mobilnya dan menyalakan mesin mobil bersiap untuk ke jakarta.


"Sebenarnya ada apa mas? Apa yang sudah membuat kamu sampai terburu-buru kembali ke jakarta seperti ini?" Tanya Dania lagi setelah mobil itu sudah melaju menuju jakarta


Mendengar pertanyaan istrinya membuat Adrian melirik sekilas pada wanita itu. Namun sebelum menjawab, Adrian masih mengambil nafas panjang.


"Ada sebuah hal besar yang selama ini tidak pernah ada yang tau sayang" Ucapnya yang terdengar begitu lirih


"Hal besar! Apa itu mas, Apakah sebuah rahasia?"


"Iya sayang, Itu adalah sebuah rahasia besar keluarga ku. Tidak ada siapapun yang tau soal ini, Kecuali aku, mama papa juga dokter"


"Rahasia apa itu mas?" Tanya Tania begitu penasaran


"Sebuah Rahasia yang membuatku membenci mereka. Orang tua yan sudah sangat tega membuang anak kandungnya sendiri"


"Jangan bilang mereka itu adalah papa dan mama?"


"Iya, Itu memang papa dan mama. Dan karna ulah mereka, Aku kehilangan adik perempuan ku, Saudara kembar Andara"


"Untuk apa aku bercanda tentang hal ini. Aku serius sayang, Itulah kebenaran yang selama ini aku tutup rapat"


Di Jakarta


"Kok malah di matiin sama Adrian. Sebenarnya ada apa ya, Kenapa dia langsung minta untuk aku Sherlock" Ucap Raiden sambil menatap layar ponselnya yang sudah hitam


Chandra yang melihat raut wajah Raiden langsung mendekat ke arahnya. Pria itu juga ikut penasaran dengan apa yang baru saja Raiden dengar.


"Ada apa?"


"Kakak nya Andara minat buat sherlock. Sepertinya dia memang tau sesuatu tentang mereka berdua" Ucap Raiden sambil melihat ke arah Andara dan juga Hana yang sedang duduk berdua di sofa yang ada di sana.


"Apakah kamu memiliki pemikiran yang sama dengan ku?" Tanya Raiden pada Chandra


"Tentu. Sepertinya kali ini kita memiliki satu pemikiran yang sama. Apa kamu sudah sherlock pada kakaknya Andara?"

__ADS_1


"Sudah. Bagaimana kalau malam ini aku tidur di Apartemen mu. Andara dan Hana biar tidur di apartemen ku. Itu biar Andara bisa sedikit mengingat kenangan saat bersamaku"


Chandra mengerutkan keningnya saat mendengar perkataan Raiden. Pasalnya pria itu belum tau jika Raiden adalah mantan suaminya Andara.


"Apa maksud mu, Kenangan di Apartemen ini. Memangnya kalian sedekat itu?" Tanya Chandra penasaran


"Bukan hanya dekat. Andara adalah mantan istriku"


"Apa! Ini beneran, Kamu dan Andara mantan suami istri?"


"Iya, Hingga saat ini aku masih sangat mencintainya. Biarpun pada awal pernikahan aku sama sekali tidak ada perasaan, Tapi dengan seiring berjalannya waktu perasaan itu mulai tumbuh dan sudah sebesar itu" Ucap Raiden sendu


"Memangnya kalian menikah bukan atas dasar cinta? Atau pernikahan kalian karna sebuah perjodohan?"


"Semacam itu. Sebenarnya aku hanyalah pria pengganti untuk Andara. Aku di minta Alm. Adikku untuk menikahi calon istrinya, Karna saat itu dokter sudah menvonis umur adikku tidak lama lagi"


"Dia yang begitu mencintai Andara akhirnya memintaku untuk menggantikan posisinya menikah dengan Andara. Biarpun awalnya aku keberatan, Dengan terpaksa aku mengiyakan permintaan terakhir adik yang paling aku sayangi" Gumam Raiden yang terdengar begitu lirih


"Oh ya. Memangnya kenapa kamu berat menerima Andara menjadi istrimu?"


"Karna aku tidak pernah menyukainya. Awalnya aku mengira jika Andara itu hanyalah anak mama yang bisanya menyusahkan. Tapi ternyata aku salah. Dia adalah wanita terbaik yang pernah aku temui. Dia juga jodoh terbaik yang di berikan oleh mendiang adikku"


"Aku masih sangat berharap bisa kembali lagi dengannya" Ucap Raiden lagi sambil terus menatap Andara


"Kalau memang kamu masih begitu mencintainya, Lalu untuk apa kalian berpisah. Apa alasannya?" Tanya Chandra yang penasaran apa alasan mereka memilih berpisah.


"Itu semua hanya karna rasa cemburuku yang berlebihan. Aku sudah mengatakan kata talak tanpa berfikir terlebih dahulu" Ucap Raiden sendu


"Perjuangkan jika memang kamu masih begitu mencintainya" Ucap Candra sambil menepuk punggung Raiden


Setelah mendengar semua perkataan Raiden. Mereka berdua berjalan ke arah Andara dan Hana.Seperti yang sudah di rencanakan, Jika Raiden akan bermalam di apartemen Chandra, Sedangkan Andara akan tidur bersama Hana di apartemen Raiden.


"Hana, Malam ini kamu tidur di Apartemen Raiden bersama dengan Andara ya, Raiden akan tidur di Apartemenku" Ucap Chandra pada Hana


"Kenapa aku tidak tidur di apartemen kami saja Mas?" Tanya Hana sambil mendekat ke arah Chandra


Mendengar perkataan Hana membuat Chandra menarik tangannya dan menjauh dari posisi Andara. Kemudian pria itu mengatakan jika mereka adalah mantan pasangan suami istri.

__ADS_1


"Andara adalah mantan istri Raiden. Dan saan ini Andara sedang lupa ingatan. Kamu temani dia tidur di Apartemen Raiden malam ini saja. Siapa tau Andara bisa mengingat kenangan saat bersama dengan Raiden. Kamu mengerti kan sayang"


"Baiklah"


__ADS_2