
(Warning 21+) harap bijak dalam membaca, bocil harap di skip
Setelah pertemuan mereka selesai, Akhirnya Andara juga Raiden memutuskan untuk segera balik ke penginapan. Setelah pulang dari balon udara, sesampainya di penginapan, Andara mengajak Raiden untuk segera balik ke Indonesia, Karena memang mereka sudah 2 Minggu menghabiskan waktu di negara Turki.
Namun sebelum pulang ke kampung halaman, tak sempurna liburannya jika belum berbelanja oleh-oleh untuk orang tua mereka, Raiden pun mengajak Andara untuk berbelanja apapun yang iya inginkan.
Di balik sikap dingin yang selalu Raiden perlihatkan dulu, Ternyata dia laki-laki yang juga bisa memperlakukan wanita dengan baik. Andara sendiri pun sempat tak percaya, Jika laki-laki yang saat ini sudah menjadi suaminya adalah laki-laki yang bisa di katakan sempurna.
" Kak Rai, kita kan sudah 2 Minggu di sini, bagaimana jika kita balik secepatnya, Kasian kamu juga banyak pekerjaan yang keteteran. Aku juga gak enak sama atasan ku jika cuti terlalu lama kak,"
" Ya sudah, Kita baik besok lusa ya, besok kita belanja oleh-oleh dulu buat mama papa"
" Iya kak,Terimakasih kak sudah memperlakukan aku dengan baik, Padahal aku juga tau, jika pernikahan kita terjadi atas permintaan Dimas" Tukas Andara dan bersandar di dekapan suaminya
" Andara, Sayang, Tidak perlu bilang terimakasih kasih, Setelah aku mengucapkan ijab Qabul di depan ke dua keluarga kita, Sejak saat itulah kamu menjadi tanggung jawabku sepenuhnya, Menjadi prioritas yang harus selalu aku utamakan, Memang pernikahan kita tidak berdasarkan cinta, Namun... Setelah aku jalani, Rasa cinta itu mulai tumbuh dengan seiring berjalannya waktu,"
" Kak, Maafkan aku, jika selama pernikahan kita, Aku belum pernah melakukan hal yang spesial buat kak Raiden."
__ADS_1
Andara menatap Raiden dalam, begitu juga dengan Raiden, Pria tampan itu juga sudah mulai menatapnya sejak tadi, Pandangan merekapun bertemu, dan tanpa di sadari Bibir Raiden juga mulai mendekati bibir Andara, Pria itu pun mulai membuka pakaian Andara satu persatu. Mungkinkah malam ini akan menjadi malam pertama buat mereka berdua..
" Sakit kak" Lirih Andara pelan di saat Raiden mulai mencoba untuk membuka benteng milik Andara,
" Tahan sayang, Bentengnya terlalu kuat, Aku kesulitan untuk bisa menembusnya, Tahan sebentar ya sayang.." Setelah 5kali percobaan, Akhirnya Raiden bisa jadi pemenang malam ini. Dia dan Andara sudah benar-benar menjadi pasangan suami istri yang seutuhnya.. Melihat ada darah segar yang mengalir di ************ Andara. Membuat pria tampan itu menjadi semakin mencintai istrinya,
" Terimakasih sayang, Terimakasih cinta, Malam ini kamu sudah menjadikan aku laki-laki yang pali...Ng bahagia, Tak tak pernah terlupakan seumur hidupku. Aku janji akan selalu menjadikan kamu ratu dalam rumah tangga kita. Tak kan pernah ada orang ketiga." Ucap Raiden sambil menghujani wajah cantik istrinya dengan ciuman.
" Iya sama-sama kak, Bukankah itu sudah menjadi tugasku sebagai seorang istri, Janji ya kak, jangan pernah ada orang ketiga di antara kita, Janji selalu jadikan aku ratu dalam rumah tangga kita." Pinta Andara dan memeluk erat Raiden
" Iya sayang, percayalah, Hanya akan ada kamu ratu dalam hidupku, Maaf ya tadi aku sudah membuat kamu kesakitan"
Andara masih menahan rasa sakit di bagian tubuhnya, Tak bisa di pungkiri jika memang kegiatan panas barusan benar-benar membuat tenaganya terkuras, dan butuh istirahat yang cukup untuk bisa mengembalikan tenaganya lagi,
" Selamat tidur sayang, Terimakasih untuk malam ini" Titah Raiden dan mencium kening Andara, Wanita cantik itu ternyata sudah tertidur lelap
Keduanya pun sudah tertidur lelap, Malam sudah mulai pergi, Raiden terbangun tepat jam 3 pagi, pria tampan yang gagah dan selalu menjadi pusat perhatian setiap kaum hawa di manapun dia berapa, Raiden pun sudah membersihkan diri untuk segera melaksanakan sholat subuh, Namun sebelumnya dia juga membangunkan istrinya,
__ADS_1
" Sayang bangun, Ayo mandi dulu setelah itu kita sholat bareng" Raiden berusaha membangunkan Andara lembut dan mencium keningnya lagi.
" Iya kak", Jawab Andara pelan. wanita itu benar-benar merasa semua bagian tubuhnya seperti remuk, dan rasa sakit itu pun masih sangat terasa, Andara mencoba menahannya. berjalan dengan sedikit berjinjit ke arah kamar mandi..
" Masih sakit ya dar"
" Iya kak, masih sedikit ngilu, Tunggu aku kalo mau sholat ya kak"
" Iya sayang"
Setelah selesai sholat, malam pun berlalu dan berganti dengan remang-remang cahaya pagi yang mulai memasuki kamar penginapan Andara dan Raiden, pagi ini negara Turki di guyur hujan yang cukup lebat. Andara segera membereskan tempat tidurnya dan segera ke dapur untuk membuat sarapan buat suaminya.
" Kak, bagaimana bekas darahnya?"
"Tidak apa apa sayang, Biar nanti aku yang mencucinya,"
" Biar dara aja kak"
__ADS_1
" Jangan dara, kamu kan masih sakit. Gak papa biar kakak saja"
Raiden mencuci seprei dan Andara segera berlalu ke dapur, Nasi goreng udang menjadi pilihan Andara pagi ini, Karena memang kebetulan suaminya juga menyukai nasi goreng udang, Entah kenapa ternyata mereka berdua juga memiliki kesukaan yang sama, Nasi goreng udang pedas...