
" Tapi aku masih takut jika suatu saat nanti harus kehilangan kak Raiden, Nayla gak bakalan diem dengan semua ini kak" Ucap Andara lagi
" Mau sekuat apapun usaha Nayla, Percayalah hati ini hanya untuk kamu sayang" Lirih Raiden pelan dan menoleh sekilas ke arah Andara,
" Tapi kak!!"
" Kamu tenang saja ya Dara, Kamu sudah menjadi pemenang dan akan menjadi satu-satunya ratu dalam hidupku, Nayla hanyalah masa laluku, dan kamu adalah wanita masa depanku" Ucapan Raiden cukup membuat Andara sedikit lega,
Sore ini jalanan cukup padat, karena memang banyak orang berlomba-lomba Untuk bisa naik balon udara saat sore hari, Sebab kita bisa melihat pemandangan yang sangat memuaskan. Namun sebelum menaiki balon udara. Pasangan suami istri ini lebih dulu ke restoran zefran untuk bertemu dengan Adrian kakaknya,
30 menit kemudian Raiden juga Andara sudah sampai di parkiran restoran, dan mereka sudah melihat Keberadaan Adrian juga istri dan anaknya yang sudah datang lebih dulu.
" Kak maaf kita telat, jalanan lumayan macet" Lirih Andara pelan dan mencium punggung tangan kakaknya.
" Iya tidak apa-apa dar, Ayo silahkan duduk, Kakak sudah pesankan kamu nasi goreng udang, masih sama kan kesukaan nya,? sekalian sama punya suamimu juga, Gak papa kan?"
" Ternyata kak Adrian masih ingat sama makanan kesukaan dara, Terimakasih ya kak, Nasi goreng udang kebetulan juga makanan kesukaan kak Raiden kak"
" Ya kakak masih sangat ingat sama makanan kesukaan kamu, Apalagi waktu kamu masih kecil, Kamu kan sering merengek minta di buatkan nasi goreng udang sama kakak" Ucap Adrian dan tersenyum ke arah Andara
" Kakak masih saja ingat kejadian itu, "
" Oia dara, kenalin ini istri kakak namanya Dania, Dia saudara kembarnya Vania"
" Lho, aku pikir dari tadi kak Dania adalah kak Vania, Bukannya kak Adrian nikah dengan kak Vania ya, tapi kok"
Ucapan Andara terputus.
" Iya dara, Ceritanya panjang, jadi seminggu sebelum kakak menikah dengan vania, Vania mengalami kecelakaan, Dan akhirnya Vania meminta aku untuk menikah dengan dania kembarannya Vania, Bahkan Aku juga baru tau saat itu jika Vania punya saudara kembar."
__ADS_1
" Innalilahi, Jadi ini kak Dania saudara kembarnya kak Vania" Ucap Andara dan menoleh ke arah Dania
" Iya dara, Dan itu semua gara-gara mama"
Mendengar kata-kata mama, Membuat Andara membulat kan matanya dengan sempurna.
" Maksud kak Adrian gara-gara mama gimana?" tanya Andara penasaran.
" Iya dara, Mama sudah menyuruh orang untuk menculik Vania, tapi Vania berhasil kabur dan malah tertabrak mobil"
" Kok kak Adrian bisa tau jika itu semua ulah mama?"
" Vania yang memberi tahu jika itu kelakuan mama, Karena sebelum kecelakaan Vania mendengar salah satu penculik itu menyebutkan nama Rara, kakak benar-benar gak habis pikir sama mama dar, makanya setelah menikah dengan Dania kakak putuskan untuk memulai bisnis di Turki dan menetap disini. Dan Alhamdulillah setelah 5 tahun restoran kakak maju pesat"
" Masak sih kak mama sekejam itu, Dara juga benar-benar gak habis pikir"
" Ya sudah kita makan dulu ya" ucap Dania pelan
" Kak pemandangan nya bagus banget ya kak" lirih Andara pelan
" Iya sayang, pemandangan nya bagus banget, belum sempurna jika kita tidak mengabadikan momen ini"
" Oh iya kak, ini memang benar-benar harus di abadikan" ucap Raiden..
" Kak Adrian ayo kita foto bareng, sama kak Dania juga sama reno"
" Iya ayo dara, sini biar kakak yang pegang hpnya"
setelah selesai foto-foto tiba-tiba telfon Andara berdering, ada panggilan masuk dari Rara mamanya,
__ADS_1
📞" Iya halo ma"
📞" Bagaimana dara, Apa kamu sudah ketemu sama kakakmu?"
📞" I..iya ma" belum juga selesai bicara Adrian sudah mengambil alih telfon Andara
📞" Buat apa mama cariin Adrian? Bukankah dulu mama sudah membuat ak,,,u?" ucapan Adrian terhenti
📞" Adrian..Maafin mama nak, Mama menyesal" jawab Rara dengan sedikit berlinang air mata, Wanita paruh baya itu memang benar-benar menyesali perbuatannya dulu.
📞" Apa mama tau, gara-gara mama aku kehilangan Vania,!"
Mendengar perkataan Adrian membuat Rara sedikit terkejut. Rara tidak pernah menyangka jika perlakuannya dulu sudah membuat Vania kehilangan nyawanya..
📞" Apa maksudmu Adrian,? Vania meninggal?"
📞" Iya ma, Vania meninggal karena kecelakaan, dia meninggal setelah di kejar- kejar oleh preman bayaran mama!!" ucap Adrian dengan nada sedikit meninggi. Rara yang melihat Dania dengan menggendong anak laki-laki yang usianya kira-kira sudah masuk 4 tahun, membuat Rara sedikit penasaran..
📞" Adrian bukannya itu Vania" Seketika Adrian menoleh ke arah Dania
📞" Bukan ma, Ini Dania bukan Vania, Dania adalah saudara kembarnya Vania, dan Vania meminta Dania untuk menggantikannya, Mama kejam! Adrian bahkan sempat tidak percaya mama bisa melakukan hal seperti itu!'
📞" Maafin mama Adrian"
Tanpa menjawab Adrian langsung mengakhiri panggilan telfonnya.. karena pria itu memang menyimpan emosi sudah dari 7tahun yang lalu, masih tak menyangka jika mamanya sendiri bisa melakukan hal sekejam itu,
" Sabar mas, Kamu harus bisa ikhlasin Vania, Biarkan dia tenang di sana mas" ucap Dania dan mencoba menenangkan Adrian seperti waktu pertama mereka menikah, memang dulu Adrian benar-benar terpukul dengan kepergian Vania, bahkan Adrian juga pernah jatuh sejatuh jatuhnya, tapi Dania selalu berusaha menjadi istri yang baik untuk nya,
" Kak, dara ngerti perasaan kak Adrian, dara juga pernah mengalami hal itu kak, dara di tinggal pergi sama Dimas, sampai akhirnya kak Raiden harus mengganti Dimas di hari pernikahan dara, bahkan Dara pernah depresi, tapi Alhamdulillah kak Raiden juga selalu berusaha menjadi suami yang baik buat dara" mendengar perkataan Andara emosi Adrian mereda, tak pernah menyangka jika kisah hidup kakak beradik ini hampir mirip.
__ADS_1
" jadi Raiden?"
" Iya kak, Dimas yang memintaku untuk menikahi Andara" jawab Raiden pelan