Pria Pengganti Untuk Andara

Pria Pengganti Untuk Andara
Honeymoon


__ADS_3

Akhirnya Andara juga Raiden mengiyakan ucapan mamanya, mereka akan pergi berbulan madu Minggu depan sesuai dengan tiket pesawat yang sudah di pesankan oleh orangtuanya. "Tapi jangan bulan ini ma, tunggu sampai Andara siap, 6 bulan lagi" Ucap Andara pada sang mam,


"6 bulan lagi, tapi Dar"


" Udah ma gak papa, 6 bulan lagi" Balas Raiden sambil tersenyum


Setelah itu, mereka memberitahu Rara jika akan mengadakan pengajian 7 hari meninggalnya Dimas, dan meminta papa juga mamanya untuk datang nanti malam ke rumah Mayang,


Setelah mengatakan hal itu, akhirnya berpamitan untuk segera pulang. karena masih harus mempersiapkan untuk acara nanti malam.


Di rumah Mayang juga sudah mempersiapkan hidangan juga besek untuk para undangan, karena keluarga itu mengundang semua tetangga yang ada di komplek Delima,


2 jam kemudian, acara pengajian pun berlangsung dan berjalan sesuai harapan hingga acara selesai, dan setelah itu Raiden memberi tahu Mayang tentang bulan madu mereka, Mayang pun tersenyum lepas mendengar ucapan anaknya,


" Ma, aku sama dara akan pergi Honeymoon 6 bulan lagi, mama Rara sudah mempersiapkan semuanya, kita hanya tinggal berangkat, Awalnya mama Rara meminta kita buat honeymoon minggu depa, tapi Dara belum siap "


"Yang bener sayang, mama senang dengernya, jangan lupa buatin mama cucu ya, mama udah pengen timang cucu, kamu kan tau usia mama sudah gak muda lagi Rei,"


setelah mendengar ucapan sang mama, tiba-tiba pria tampan itu mematung dan mencoba mencerna perkataan mayang,


" Doain aja ya ma, semoga Allah segera memberikan kepercayaan buat Rai juga Dara"


Biarpun di dalam hatinya pria itu tidak yakin bisa melakukan hal itu disaat honeymoon nanti, Karena melihat keadaan Andara yang masih belum sepenuhnya menerima pernikahan ini, hanya saja Raiden tidak ingin mengecewakan mamanya, Setelah itu Andara juga Raiden langsung pergi ke kamarnya untuk istirahat, karena hari juga sudah mulai larut. namun sebelum tidur Raiden masih ingin melaksanakan kewajiban nya , yaitu sholat Isyak,


" Dara, kalau kamu mau tidur, kamu tidur duluan aja ya, kakak masih mau sholat, karena dari tadi belum sempat sholat isyak, "


" Aku juga belum sholat kak, boleh gak aku jadi makmumnya,??"

__ADS_1


Pria tampan itu mengiyakan ucapan andara untuk sholat berjamaah bersama, Setelah mereka selesai mengambil wudhu, segera mereka melangsungkan sholat, dan setelah sholat selesai, Andara segera tidur karena hari ini merasa sangat lelah, tidurnya pun sudah seperti malam-malam biasanya, tidak ada yang spesial layaknya pengantin baru pada umumnya,


Andara tidur dengan membelakangi Raiden, dan dengan bantal guling yang selalu menjadi pembatas diantara keduanya, begitu juga dengan Raiden, tanpa lama wanita cantik itu akhirnya bisa tertidur lelap, namun raiden masih belum bisa tidur, membayangkan apa yang akan terjadi saat bulan madu nanti, karena hanya berdua dengan Andara, laki-laki itu sejenak memandang wajah istri yang sudah ada di alam mimpi. karena saat ini posisi Andara sudah berbalik ke arah Raiden.


Raiden mengusap lembut anak-anak rambut yang menutup separuh wajah istrinya,


" Andara, kamu cantik sekali saat tidur seperti ini, Aku janji akan mencintai dan menyayangi kamu, karena Jujur, setelah 1 Minggu menghabiskan waktu bersama kamu, rasanya benih-benih cinta sudah mulai tumbuh, dan Entah kenapa saat berdekatan kayak gini rasanya jantungku berdetak lebih kencang dari biasanya,"


Raiden bermonolog sendiri, dia yang sengaja mengatakan disaat istrinya sudah tertidur lelap, Laki-laki itu juga mendapatkan ciuman lembut di kening istrinya.


" Selamat tidur sayang,"


hingga akhirnya Raiden juga bisa tidur dengan nyenyak setelah beberapa menit memandang wajah cantik sang istri,


6 bulan kemudian pasangan suami istri ini sudah bersiap-siap dan akan segera pergi berbulan madu sesuai jadwal tiket yang di belikan oleh mamanya Andara.


Raiden juga berniat saat bulan madu ini ingin menjadikan Andara istri seutuhnya, namun tidak dengan Andara, wanita cantik itu masih terus kepikiran akan Dimas, karena biar bagaimanapun saat ini dia hidup dengan menggunakan jantung nya Dimas,


Tak lama kemudian akhirnya mereka berdua jalan menuju bandara dengan di antar oleh mama Mayang, karena orang tua Andara tidak bisa ikut mengantarkannya ke bandara karena sebuah pekerjaan yang tidak bisa di tinggalkan, tak lama kemudian akhirnya mereka pun sampai di bandara, karena penerbangan nya pun akan berlangsung 15 menit lagi, tak ingin ketinggalan pesawat akhirnya Andara juga Raiden segera pamit sama Mayang,


"Ma, kita pergi dulu ya, mama doain kita selamat sampai tujuan"ucap Andara lembut pada sang mama mertua, seraya mencium punggung tangan Mayang,


"Iya sayang, tanpa kalian minta, mama akan selalu mendoakan yang terbaik buat kalian, jangan lupa buatkan mama cucu ya,!!" Sahut Mayang sambil menggoda Raiden juga Andara,


"Insyaallah ya ma, semoga Allah menghendaki ya ma," ucap andara lembut,


setelah berpamitan akhirnya mereka masuk ke dalam pesawat yang akan segera terbang, penerbangan ke Turki memerlukan waktu 3 jam untuk sampai di sana,

__ADS_1


setelah sampai di Turki mereka langsung menuju ke hotel penginapan bintang 5 yang sudah di booking oleh orang tua andara, sesudah sampai di penginapan, akhirnya Raiden meminta andara untuk istirahat terlebih dahulu, karena penerbangan dari Jakarta ke Turki cukup melelahkan buat andara yang kondisinya masih belum terlalu baik,


" Dara, kamu istirahat dulu ya, aku akan mencari makanan buat makan malam kita nanti,"


Andara pun mengangguk patuh terhadap Raiden, laki-laki itu akhirnya keluar dari hotel dan meninggalkan andara yang sudah tertidur di sana, setelah sampai di sebuah restoran tanpa sengaja Raiden bertemu dengan seorang wanita yang sedikit membuatnya terkejut,


" Raiden"


Tiba-tiba suara perempuan memanggil nya dengan suara yang terdengar begitu senang, dan seketika membuat Raiden menoleh kearah suara yang memanggil nya,


" Nayla, kenapa harus bertemu dengannya lagi, Selama 3tahun aku berusaha melupakan nya, kenapa harus bertemu lagi,"


gumamnya dalam hati, Tanpa rasa Malu wanita itu menghampiri Raiden.


" Rai, kamu disini,??aku kangen banget sama kamu Rai, maafkan aku atas kejadian 3tahun lalu, Aku menyesal sudah ninggalin kamu Rai, Ternyata David tidak sebaik yang aku pikirkan, sekarang dia malah pergi bersama perempuan lain"


seraya ingin memeluk Raiden yang saat ini ada tepat di depannya, namun semua itu di hentikan oleh Raiden,


" Jangan pernah deket-deket aku lagi Nayla, Kamu pikir kejadian 3thn yang lalu gak membuat aku sakit, Aku terluka nay,!, bahkan keluarga ku harus menanggung malu karena kamu, saat ini aku sudah berstatus sebagai suami orang,"


Mendengar perkataan Raiden membuat Nayla kaget,


" Apa,!!! Kamu sudah menikah Rai, dengan siapa, cantik gak, lebih cantik mana dengan aku,??"


tanya Nayla yang terlihat sedikit kecewa dengan pernyataan Raiden,


" Dia lebih segala-galanya dari pada kamu,!!"

__ADS_1


__ADS_2