
pada saat ini Danu dan reinki sedang melihat pertarungan antar tim yang berebut kristal yang didapatkan oleh teman satu tim yang lainnya ,,,
pertarung sengit itu tidak dapat Terelakkan ,,, diantaranya ada yang ingin mempertahankan sesuatu yang didapat dengan sudah payah dan satunya didapatkan dengan cara merampas ,,,
keduanya terus bertarung tanpa ada satupun yang ingin mengalah ,,
sempai pada akhirnya pertarungan antara salah satu diantara mereka sudah berhasil mendapatkan kristal tersebut ,, dan tim yang berhasil direbut kristalnya terluka akibat serangan dari tim yang berhasil merebut batu kristal tersebut ,,,
" haaaa ,,, segini saja kemampuanmu ,, " katanya sambil tertawa Kemenangan ,,,
" akhss,,, akhsss " suara erangan sakit dari tim yang sudah di kalahkan ,,,
tim yang berhasil merebut batu kristal tersebut segera pergi meninggalkan tempat itu ,,,
Danu dan timnya keluar dari persembunyiannya ,, mereka ingin mendekati tim yang kalah namun Raihan ,,, melarangnya Sebab tim tersebut tidak dalam kondisi terluka parah ,,,
akhirnya Danu dan yang lainnya mengikuti perintah dari Raihan ,,,
mereka semua terus berlari mencari keberadaan batu kristal tersebut ,,,
Raihan menghentikan langkahnya ,, ia berbalik menghadap teman-temannya yang berlari dari arah belakang ,,,
" sebentar ,,, kalian berhenti dulu ,,, ada hal yang harus kita diskusikan ,,, " kata Reihan kepada seluruh timnya ,,
sejurus kemudian Reihan mengintruksikan kepada para timnya ,,, bahwa lahan yang tadi ingin mereka datangi sudah tidak ada batu kristalnya ,,,
dan pada saat ini mereka harus mencari ke tempat yang lainnya ,, yaitu sebuah Danau yang terdapat ikan spirit ,,, didalam danau tersebut terdapat sebuah batu tersembunyi ,,
berarti mereka akan berhadapan dengan ikan yang ada didalam danau ,,
hal itu perlu rencana yang sempurna ,, agar tidak menemui kegagalan ,,,
setelah mendapatkan petunjuk dan bimbingan dari Reihan tim tersebut segera melanjutkan perjalanannya ,,
mereka terus berjalan ,,
sampai akhirnya mereka tiba disebuah danau yang tidak begitu besar ,,
Raihan mengintruksikan kepada timnya untuk menghentikan langkahnya ,,
sebab ditepi Danau terjadi pertarungan antara tim yang lainnya ,,,
kedua tim tersebut seperti tim yang awal tadi mereka lihat ,,
bertarung memperebutkan batu kristal ,,,
dan seperti tim-tim sebelum yang kalah tidak akan mendapatkan batu kristal tersebut ,, dan yang menang sudah meninggal tempat pertarungan ,,,
kali ini Reihan memiliki rencana yang sudah tida dapat ditafsirkan lagi ,, kedua tempat yang menjadi tujuannya sudah diambil ahli oleh tim yang lainnya ,,,
__ADS_1
Danu dan reinki hanya terdiam ,, sebab keduanya memang tidak tahu area sekitar permainan ini ,,
jadi dia hanya dapat mengikuti instruksi dari ketua timnya Reihan ,,
Ranghu ,, membuka suara memberikan pendapatnya kepada Raihan ,,,
" Rai ,, sebaiknya kita menuju lokasi yang sekiranya agak terang mungkin mereka memiliki jalan pikiran sepertimu " kata ranghu ,,
" benar RAN ,,, sebaiknya kita menuju lokasi yang ,,, " kembali Raihan berdiskusi dengan tim mereka ,, pada saat ini tujuan mereka adalah hutan yang dipenuhi oleh rumput hidup ,,,
rumput itu sekilas seperti rumput biasa ,,, sebab ia bersembunyi diantara rumput liar yang lainnya ,,,
ia tumbuh hanya dengan jarak yang tidak terlalu rapat ,, namun semakin hari dari tahun ke tahun rumput tersebut berkembang biak ,,,
membuat para murid junior akan merasa kesulitan jika mencari batu kristal diarea tersebut ,,
namun Reihan pantang menyerah ia akan berusaha mencari batu kristal tersebut sampai menemui targetnya ,,,
setelah cukup lama berlari mencari lokasi keberadaan rumput hidup tersebut akhirnya mereka berdua sampai di sebuah tempat lahan yang penuh dengan rumput dan semak belukar ,,,
Raihan kembali melihat kearah timnya yang mengikuti dari arah belakang ,,
" kalian jangan injak rumput tersebut kita melalui dahan dan mencari pijakan dari atas ke dahan yang lainnya ,, " kata Raihan mengintruksikan kepada timnya ,,
setelah mendengar intruksi dari Raihan seluruh anggota tim segera mengikuti Raihan yang saat ini sedang berada di atas dahan ,,,
Danu dan reinki mengikuti dari jarak yang tidak terlalu jauh dengan tim Reihan ,, sebab Danu dan reinki berlari dari urutan paling belakang ,,
hampir saja ia tidak sampai pada dahan yang akan jadi pijakannya ,, namun reinki yang melihat Danu yang hampir jatuh ia pun dengan kekuatan penuh menarik tangan adiknya ,,,
" hati-hati Danu ,,, " reinki memperingatkan adiknya ,,
" Iyah ,, kak ,, terimakasih " kata Danu sambil tertawa kecil ,,
" oh kalian Kakak adik yah " kata salah satu timnya yang sudah mendengar percakapan mereka berdua ,,,
" heeee,,, Iyah ,, saya kakak adik " Danu menjawab sambil Cengengesan ,,,
" Iyah ,,, kalian terlihat mirip sekali " kata murid itu lagi ,,
kali ini reinki yang menjawab ,,,
" heee ,,, Iyah terimakasih ,,, kami bersaudara benarkan Danu ,,,, " kata reinki yang ikutan cengengesan ,,,
setelah mereka bertiga hampir tidak melihat keberadaan Reihan ketiga orang itu dengan kemampuan tingkat rendah berlari menyusul Reihan yang sudah hampir menjauh ,,,
gingkang yang dipergunakan Danu dan reinki hampir tidak ada artinya sama sekali ,,,
namun keduanya tetap berusaha ,,, sedang murid yang tadi bertanya kepada Danu dan reinki ,, hampir sama seperti energi Danu dan reinki miliki ,, sebab itulah mereka berlari sedikit lambat dari yang lainnya ,,,
__ADS_1
" 7 ,,, 8 ,, 30 ,,, cepat jangan lambat kita tidak ingin buang-buang Waktu ,,, aku merasakan adanya tim lain yang mendekat ,,, " kata Reihan ,,,
dengan bersusah payah ketiga orang tersebut berlari menyusul Reihan ,,,
sampai mereka melihat sebuah batu cepat yang dikelilingi batu-batu yang lainnya sebagai pagar ternyata batu kristal itu berada pas ditengah-tengah batu ceper tersebut ,,,
Raihan dengan kecepatan tinggi ia melompat ,, ia mengintruksikan seluruh timnya agar berjalan terlebih dahulu ,,
ia memerintahkan ranghu untuk berjaga-jaga jika ada yang datang mendekat , sedang yang lainnya diperintahkan oleh Raihan agar terus bergerak sampai mereka berhasil keluar dari jalan yang lainnya dari hutan rumput hidup tersebut ,, saat ini Reihan sudah mengambil batu kristal tersebut ia pun segera berlari menyusul timnya yang sudah berlarian di atas dahan yang lainnya ,,
ranghu dan Raihan dapat menghindari dirinya dari tim yang lainnya ,,, sampailah mereka keluar dari dalam hutan rumput hidup ,,,
tim yang tadi melewati lebih awal dari tim yang lainnya sudah menjejakkan kakinya di atas tanah ,, sedangkan Reihan dan ranghu hampir sampai menjejak kakinya diatas tanah ,, hanya dengan satu lompatan saja maka ia akan sampai ,,
Raihan dan ranghu mengintruksikan mereka untuk bersembunyi diantara rumput dan batang pohon besar ,,,
sebab saat ini mereka sedang dikejar oleh tim musuh ,
Raihan melempar batu kristal tersebut kepada Danu ,,
agar Danu menyembunyikan keberadaan batu kristal tersebut ,,
sedangkan dirinya akan terus berlari ,,
dengan membuat kode gerakan tangan ia segera melompat dan menjauh ,,,
setelah Danu dan yang lainnya bersembunyi diantara semak dan batang pohon besar ,,,
tidak berapa lama kemudian tim yang lainnya muncul dari arah belakang ,, ia melihat jejak Raihan yang sengaja ia tinggalkan ,,, agar mereka mengikuti jejak Reihan tersebut ,,,
tim yang melihat jejak tersebut ,,,
segera mengikuti jejak Reihan ,,,
semua anggota tim kecuali Reihan dan ranghu menarik nafas lega ,,,
namun pada saat ini mereka mencemaskan keadaan ketua timnya yang rela berkorban demi tim yang lainnya ,,,
" hai ,,, ini ambil batu kristal ini ,,, biar kami berdua menyusul ketua kita " kata Danu ,,,
awalnya ia menolak namun intruksi dari Danu agar mereka menjaga keamanan batu kristal dan jangan menyia-nyiakan pengorbanan Raihan dan ranghu ,,,
" aku tidak bisa " katanya pada Danu ,,,
" aku harap kamu bisa ,, sebab jangan menyia-nyiakan pengorbanan ranghu dan Raihan ketua kita ,, aku dan kakakku akan membantu mereka berdua " kata Danu menyakinkan dirinya ,,,
dan akhirnya ia pun menganggukkan kepalanya ,,
menyetujui pendapat Danu ,,
__ADS_1
" baiklah ,,, cepatlah pergi dan bantuan Reihan dan ranghu " katanya dengan tatapan berharap agar mereka baik-baik saja ,,,