Pukulan Raja Iblis

Pukulan Raja Iblis
episode 126


__ADS_3

Pada saat ini She Hou dan Shanghu sedang menikmati hidangan makan ,,,


kedua masih mengobrol dan bercerita banyak hal ,,, terlebih lagi mereka memutuskan untuk membuat rencana ,,,


agar dapat mengambil mutiara kristal kehidupan ,,,


⏭️⏭️


pada saat ini Danu dan yang lainnya sudah menuruni jurang ,,,


mereka mencoba meraih batu-batuan untuk di jadikan pijakan agar tidak terpeleset kebawah jurang ,,,


" Danu sebentar lagi kita akan sampai di dasar jurang " kata reinki yang mencoba meraih batu-batuan tersebut ,,,


" haaaa ,,, " Danu tertawa mendengar perkataan reinki ,,,


" kak ,,, jangan kawatir jika terus berusaha kita akan sampai di dasar jurang " Danu mencoba memberikan semangat buat reinki yang tidak terbiasa menggunakan langkah demi selangkah agar sampai didasar jurang ,,,


" Iyah ,,, aku harap kita akan sampai di dasar jurang " kata reinki yang terus menyusuri batu-batuan tersebut ,,,


Sampai pada akhirnya mereka bertiga sudah sampai di dasar jurang ,,,


gelap sekali pencahayaan jurang tersebut ,,,


" di sini gelap sekali ,,, tidak ada cahaya yang masuk ,, " kata Danu ,, seketika reinki membuat api yang dapat menerangi area sekitarnya ,,, ,,,


" Yap ,,, sudah terang " katanya yang sambil mengeluarkan elemen api miliknya ,,,


" ayo ,,, kita lanjutkan perjalanan " kata guru besar akuma kepada Danu dan Reinki ,,, mereka berdua berjalan mengikuti langkah kaki guru besar akuma ,,,


akhirnya mereka tiba di ujung gua yang ditutupi oleh batu besar ,,,


ketiga orang tersebut berhenti pas tepat di depannya ,,,


" guru ,,, jalan buntu ,,, tidak ada celah atau lubang sedikitpun " kata reinki yang saat ini sedang meraba dinding ruangan ,,,


" iya ,,, gunakan Elemen kalian Secara bersama " perintah dari guru besar akuma kepada Danu dan Reinki ,,,


keduanya segera mengeluarkan energi dan kekuatannya ,,,


" ciaatt ,,, hiaat " kedua bocah itu serentak menyerang dinding batu Tersebut ,,,


seketika bunyi ledakan yang sangat keras ,,


" baaaammm " suara ledakan yang keras terdengar ,,,


tiba-tiba saja batu itu bergerak seperti sedang di gelitik orang ,,,


sejurus kemudian ia mengeluarkan suara yang sangat kuat ,,,

__ADS_1


"graaaarrrrrr ,,,grauookhhgg " suara keluar dari benda yang disangka batu ,,


" aa,,, apa ,,, itu benda apa guru " kata Danu yang sangat terkejut melihat sesuatu yang saat ini sedang berada di depannya ,,,


" dia sang pemalas yang menjaga pintu gerbang Ketiga " kata guru besar akuma kepada kedua muridnya Danu dan reinki ,,,


kedua muridnya itu mundur beberapa langkah dari makhluk penjaga pintu gerbang ketiga ,,,


" Danu ,,, Reinki ,,, sekali lagi ,,, gunakan jurus tingkat tinggi ,, " perintah dari guru besar akuma kepada Danu dan Reinki ,,,


" baiklah guru ,,, " kata mereka berdua bersamaan ,,,


keduanya mengulang kembali kekuatan tersebut dan mulai mengeluarkan energi mereka masing-masing ,,,


setelah energi itu telah penuh didalam genggaman tangannya ,,,


maka kekuatan itu langsung ia lepaskan kearah makhluk yang saat ini sedang tertidur pulas ,,,


sekali lagi terdengar suara yang sangat keras sekali sampai tanah yang mereka pinjak bergetar hebat ,,,


" baaaammmmm " suara itu terdengar lagi lebih kuat dan keras sekali ,,,


" apakah kita berhasil kak " Danu mencoba memperhatikan arah depan mereka ,,,


" Hem ,,, hanya membuat terbangun saja kita harus menggunakan energi sekuat ini " Reinki bergumam seperti sedang berbicara dengan dirinya sendiri ,,,


asap dan debu seketika menghilang ,,,


muncullah satu sosok makhluk yang cukup besar sekali ,,,


badan dan kulit tubuhnya sangat keras seperti besi yang dilapisi energi kultivasi ,,,


" aargss ,,, aasggkk ,,, " suara dari mahkluk yang baru bangun dari tidurnya ,,,


" wauw ,,, sang pemalas sudah bangun rupanya " kata guru besar akuma yang melihat makhluk itu sudah tegap berdiri dihadapan Danu dan reinki ,,,


" Pangeran ke dua belas ,, sedang apa kamu datang kemari ,,, apakah kamu kurang kerjaan " kata makhluk tadi yang tidak ada tendeng-tendeng lagi ,,, sebab ia sangat terkejut sekali ,,, di bangunkan dengan cara demikian ,,,


" haaa ,,, kau marah yah ,,, aku sangat senang bisa membangunkanmu dengan cara seperti ini " kata guru besar Akuma yang menatap makhluk tersebut dengan tatapan yang menantang ,,,


" oh ,,, begitu ,,, baiklah " kata makhluk tersebut yang langsung kembali duduk dan ingin tidur kembali ,,, di Balik badannya yang cukup besar itu terdapat pintu Gerbang Ketiga ,,,


saat ini ia sedang menjaga pintu tersebut sambil menutup pintu itu dengan cara ia tidur didepan pintu gerbang ketiga ,,,


melihat makhluk itu sudah berbaring seperti sediakala ,,,


guru besar akuma segera memerintahkan Danu dan Reinki menyerangnya kembali mengunakan energi mereka ,


" Danu ,,, Reinki ,,, sekali lagi " kata guru besar akuma yang memeritahkan keduanya untuk menyerang makhluk tersebut ,,,

__ADS_1


kedua bocah itu mengeluarkan Pukulan Raja Iblis dan elemen api hitam dari neraka ,,,


terdengar lagi suara dentuman yang sangat keras sekali ,,,


dan kali ini Monster penjaga pintu gerbang Sangat marah ,,,


dengan pancaran mata berwarna merah makhluk itu menyerang Danu dan Reinki ,,, kedua bocah itu dengan gesitnya bertarung melawan sang monster penjaga ,,,


⏭️⏭️


pada saat ini Santos masih berjaga disamping ruang kamar kosong yang terdapat pintu dimensi ,,,


" haaa ,,, apakah kamu sudah tidak memiliki jalan lagi " kata Santos yang saat ini masih bermain catur dengan Sansan ,,,


sudah hampir satu Minggu keduanya sering bermain catur sambil mengurangi kebosanan ,,,


" ah ,,, aku kurang berpengalaman bermain catur " kata Sansan yang masih serius bermain dengannya ,,,


" hemm ,,, jadi masih terus nih ,, dan tidak ingin menyerah " kata Santos kepada Sansan yang masih mencari celah untuk melanjutkan permainannya ,,,


" tenang ,,, aku masih berusaha nih ,,, kamu tahu strategi catur seperti Kita berperang melawan musuh " kata Sansan yang masih kekeh mau menjalankan permainan caturnya ,,, menurutnya pasti ada celah yang dapat dijalankan ,,,


sampai suara teriakan shue terdengar oleh mereka berdua ,,,


" Santos ,,, seorang prajurit kerajaan petir datang ingin menemui dirimu " teriakan suara Shue membuat Santos Langsung berdiri menuju arah yang diberitahukan oleh Shue ,,,


Santos terus berjalan menuju kearah tempat utusan mata-mata itu berada ,,,, sampai pada akhirnya ia bertemu dengan orang itu ,, ternyata ia adalah jienam dan Chinhu ,,


" Ahk ,,, kalian berdua ,,, " Santos terkejut dengan kedatangan dua timnya itu ,,,


" yang mulia kaisar memerintahkan kita untuk bersama - sama lagi ,,, Chin Hong dan Bhicong saat ini berada di desa itu mereka juga menyusup kesana ,,, namun yang membuat mereka kesulitan mengenali wajah mereka " kata jienam yang menjelaskan kepada Santos yang langsung pada pokok pembahasan ,,,


" lantas ,,, apa aku harus turun tangan " Santos juga menanyakan hal apa yang harus dilakukannya ,,,


" hemm ,,, kita bertukar posisi ,,, " Chinhu memberikan pendapatnya kepada Santos ,,,


" tapi mereka sudah mengenali aku ,,, pastinya mereka akan curiga " kata Santos kepada kedua temannya ,,,


" apakah trik waktu kita berada didalam kerajaan gelap akan bermasalah buatmu " kali ini Jienam yang mengingatkan kepada Santos prihal penyamaran mereka ,,,


" jadi ,,, kalian ingin aku menyamar " Santos balik bertanya namun keduanya menaikkan kedua bahunya ,,,


" aku akan berbicara dengan Sansan prihal ini ,,, ayo masuk kedalam " kata Santos memerintahkan keduanya masuk kedalam istana ,,,


ketiga orang tersebut segera menemui Sansan yang masih serius berpikir ,,,


" Sansan ada hal yang ingin aku bicarakan " Santos langsung berdiri didepan Sansan ,,, beruntung pada saat ini hausan , Grei dan Shue datang menghampiri mereka berempat ,,,


" oh ,,, kalian ,,, ada hal yang ingin aku rundingkan " kata Santos yang langsung ingin membahas rencana Jienam dan Chenhu ,,,

__ADS_1


__ADS_2