
" Di Dunia ini selalu ada antagonis dan protagonis , pada saat ini protagonis berusaha untuk mempertahankan perdamaian dan stabilitas Dunia , namun sang Antagonis telah membuat tindakan untuk menghancurkan Dunia , bahkan kaisar terdahulu akan dibangkitkan untuk melawan sang Protagonis " Pangeran Ketiga Chu Kheyang menutup kisah cerita yang ia ungkapkan kepada Panglima ,
Pada saat ini Panglima dapat memahami sedikit masalah yang sudah terjadi ,
Dia sendiri dapat mengingat semua kejadian di masa Kaisar ,
Banyak sekali simbol ular yang di terapkan pada pemerintahan , disebabkan banyaknya manusia hanya takut akan kekuatan sang kaisar tapi tidak takut akan perbuatannya terbongkar oleh pihak kerajaan ,
Para penghianat merajai di seluruh wilayah dan negara ,
Nama Kaisar hanya simbol dari kebiadaban yang mereka lakukan ,
" Pangeran , mungkin sejarah akan berulang lagi , yang harus kita lakukan adalah bersiap - siap agar bencana yang akan terjadi bisa kita atasi dengan segera " Kata Panglima yang sudah menasehati Pangeran Ketiga Chu Kheyang ,
" Yang aku ingin lakukan adalah hal itu , namun ... ternyata semua tidak berjalan seperti yang aku prediksikan " Kata Pangeran menatap lurus ke depan berharap agar masa depan selalu berpihak kepadanya ,
" Jika memang takdirnya sudah seperti itu , kita jangan mau mengalah akan jalannya , tapi ... kita harus terus berbegerak maju " Kata Panglima yang membuat Pangeran memiliki sebuah harapan bahwa mereka akan berhasil dari ujian yang diberikan oleh sang penentu jalan takdir ,
" Iyah ... saya faham Panglima , terimakasih atas nasehat yang anda berikan " Pangeran seketika tersenyum kepada Panglima , sedangkan panglima hanya menganggukkan kepalanya saja ,
Setelah perbincangan antara kedua pembesar itu ,
Kini mereka telah kembali ke dalam menara Alkemis ,
⏭️⏭️
Saat ini Danu dan Reinki kembali berlatih ,
Sedangkan she Hou dan Shanghu sudah menyelesaikan tugasnya ,
ketiga pil itu sudah di ekstrak oleh mereka sampai berkali-kali ,
Bentuk pil tersebut telah berubah warna dan wujudnya ,
Kesempurnaan pil tersebut dapat efektif jika melalui pengestrakan ,
Setelah hasil akhir selesai , kedua Alkemis itu mengambil Batu Kehidupan yang sudah di gabungkan menjadi satu ,
Warna dari batu tersebut 3 pancaran saja ,
Batu tersebut hanya berfungsi untuk tiga kali pengaktifan ,
Setelah she Hou mengamati Batu tersebut , kembali she Hou memasukkan batu kehidupan itu disebuah guci yang terbuat khusus ,
" Bagaimana menurutmu Shanghu " She Hou yang baru memasukkan Batu Kehidupan itu Melayangkan pertanyaan kepada Shanghu ,
" Haaaa , kamu pasti akan terkesan dengan keunggulan dari Batu kehidupan itu jika dapat digabungkan " Shanghu memberikan pendapatnya kepada she Hou ,
" Hal itulah yang aku inginkan , berjalan efektif dan Sempurna " Katanya yang langsung menyunggingkan senyum liciknya ,
__ADS_1
" Haaaaa " Kedua Alkemis itu tertawa bersamaan ,
sampai akhirnya mereka menelan satu butir pil gen mutasi ,
Kedua Alkemis itu sudah mulai merasakan perubahan energi pada pil yang mereka minum ,
Semakin lama semakin bertambah pekat kekuatan tersebut ,
Pada akhirnya kedua orang itu tidak sadarkan diri disebabkan pengaruh dari pil tersebut ,
Waktu terus bergulir dan semakin malam , kedua Alkemis itu terbangun dari pingsannya ,
" akhss .. ah .. dimana ini ... " suara she Hou yang baru terbangun dari tidurnya ,
Begitu juga Shanghu yang juga baru sadar ,
" She Hou .. kita dimana ... " Shanghu yang baru sadar ia bertanya kepada She Hou ,
" Entahlah , setahu aku kita telah meminum satu biji pil , setelah itu aku tak tahu lagi ... " kata She Hou sambil memijit kepalanya ,
" apakah .. pengaruh dari pil tersebut , membuat kita tidak sadarkan diri " Shanghu juga masih merasa heran dengan kondisinya pada saat ini ,
Kedua Alkemis itu segera berdiri dari atas lantai , keduanya segera menuju ruang tengah ,
tidak merasa hal yang aneh terhadap dirinya ,
Pada saat ini She Hou dan Shanghu melihat kearah tangan dan sekujur tubuhnya ,
Tubuh mereka dapat merasakan hawa murni yang berbeda ,
Pada akhirnya mereka berdua mencoba untuk duduk bersila ,
Keduanya akan melakukan penetralisir pada seluruh anggota tubuh dan energinya ,
Tidak membutuhkan waktu lama kedua Alkemis itu sudah selesai menetralisir kekuatan dari pil tersebut ,
" hufff ... selsai , aku akan mandi , setelah itu akan berganti pakaian " kata She Hou yang sudah lebih dulu selesai dari meditasinya ,
Ia segera beranjak meninggalkan tempatnya , sedangkan Shanghu ia masih fokus pada aliran yang berbeda pada tubuhnya itu ,
⏭️⏭️
Hari ini Danu dan reinki sudah menggabungkan keseluruhan energi ,
setelah energi itu sudah stabil dan menyatu didalam tubuhnya ,
Kedua bocah itu segera menghentikan aktivitasnya ,
Mereka berdua segera duduk bersila dan mulai berkonsentrasi pada titik temu akupuntur ,
__ADS_1
Disetiap titik temu dialiri energi kekuatan senjata tersebut ,
" Danu , Reinki sudah selesai , ayo kita kembali " Kata Guru Besar Akuma kepada kedua muridnya ,
Akhirnya Guru Besar Akuma membuka pintu portal Dimensi agar mereka dapat keluar dari ruangan tersebut ,
" kak , ayo kita bermain dengan Ranghou " Danu yang saat ini baru keluar dari dimensi lain itu langsung menuju halaman belakang istana ,
" yah ... baiklah ayo kita kesana " kata Reinki yang mendahului langkah Danu ,
Kedua bocah itu juga masih sempat bercanda dan bergurau ,
Sampai akhirnya mereka berdua tiba dihalaman belakang istana ,
Danu dan Reinki melihat Ranghao sedang membantu Shue sedang membersihkan halaman tersebut ,
" Ranghao , kamu berhasil " Danu bertanya kepada Ranghao tentang pelatihanya , sebab kedua bocah itu sudah beberapa hari tidak menjumpai Ranghao , keduanya juga sibuk dengan pelatihanya ,
" Danu , Reinki , tentu .... aku sudah merubah wujudku , apakah kamu tidak melihatnya " Kata Ranghao yang berbalik melihat kedatangan Danu dan Reinki ,
Ranghao yang kebetulan ingin berubah menjadi anak kecil itu dilihat oleh Danu dan Reinki ,
" haaa , Ranghao ini beneran kamu " Reinki seketika memeluk Ranghao yang sudah menjadi bocah kecil berumur 12 th ,
" Ranghao , kamu tampan sekali " Kata Danu yang memuji raut wajah Ranghao yang sangat tampan ,
" heeee .... " Ranghao tertawa kecil mendengar pujian dari Danu ,
" Biar kami membantumu melakukan pekerjaan ini " Kata Reinki yang sibuk membantu Ranghao membersihkan dan memotong Rumput dihalaman ,
" wah .. seperti kalian berdua sudah berhasil , jika hari itu sampai kita akan berjuang bersama-sama yah " Kata Bibi Shue dari arah samping , tak jauh dari keberadaan Ranghao ,
" Bibi apakah kamu ingin berjalan-jalan " Danu bertanya kepada Bibi Shue ,
" Hem .. kemana Danu " Bibi Shue balik bertanya kepada Danu ,
" Bagaimana kalau kita kepasar " Danu menyarankan agar mereka pergi kepasar ,
" untuk apa kita kepasar " Bibi Shue yang saat ini masih memotong rumput ia kembali menanyakan kenapa Danu mengapa ingin pergi ke pasar ,
" Aku cuma ingin melihat keadaan pasar , sudah lama sekali tidak pergi ke sana " kata Danu yang mengutarakan maksudnya ,
" oh .. kamu ingin bersenang-senang " kembali Bibi Shue bertanya kepada Danu ,
" Iyah Bi , Danu ingin sekali melihat-lihat suasana pasar " Kata Danu lagi ,
" Danu , kamu udah besar Bukan anak-anak lagi " kali ini Reinki menyahuti perkataan Danu ,
" Aku hanya Rindu dengan kakek sangmi yang selalu mengajakku pergi berniaga " kata Danu lagi ,
__ADS_1
" yah sudah besok kita akan pergi ke pasar , tapi kita harus meminta izin pada Hausan dan Santos ayahmu " Kata Bibi Shue yang akhirnya setuju dengan ajakan Danu pergi kepada bersama dengan yang lainnya ,
Danupun merasa senang sekali ,