Pukulan Raja Iblis

Pukulan Raja Iblis
episode 138


__ADS_3

Pada saat ini Danu dan Reinki juga Guru Besar Akuma sedang melanjutkan perjalanannya ,


Namun secara tiba-tiba mereka terperosok disebuah lubang , didalam lubang tersebut ada enam macam benda yang merupakan senjata kelas dewa ,


Benda tersebut terdiri dari tali , guci , pil , gelang , baju dan cincin


masing-masing benda itu berada disebuah tempat yang berbeda - beda ,


Guru Besar Akuma yang melihat benda-benda itu segera memerintahkan Danu untuk mengambil benda tersebut ,


Selanjutnya Guru Besar Akuma mencoba mengeluarkan sebuah benda yang termasuk senjata pembuka gerbang Dimensi berbeda ,


Segera Guru Besar Akuma membaca sebuah mantra pembuka pintu Gerbang ,


Pintupun akhirnya terbuka , ketiga orang tersebut segera masuk kedalam ruang pintu ,


Setelah mereka bertiga berada di dalam ruang yang berbeda , ketiga orang tersebut langsung disambut oleh seorang yang berpakaian nyentrik dengan kalung yang penuh dengan kepala tengkorak serta permata ,


" Salam Pangeran Keduabelas , " kata orang yang berpakaian nyentrik tersebut ,


" Iyah ,, Rongshe " Guru Besar Akuma menjawab salam yang diberikan oleh orang yang berpakaian nyentrik itu ,


" silakan pangeran , kehadiran pangeran telah ditunggu yang mulia " kata orang tersebut yang ternyata bernama Rongshe ,


" Baiklah " ketiga orang tersebut langsung mengikuti Rongshe sampai didepan singgasana kerajaan putra iblis ,


" salam , kanda " Guru Besar Akuma memberi salam hormat kepada saudaranya ,


begitu juga dengan Danu dan Reinki mereka berdua mengikuti apa yang dilakukan oleh Guru Besar Akuma ,


" Aku sudah tahu " katanya yang langsung berbicara pada pokok pembahasan ,


Ia pun segera melakukan perubahan terhadap Danu dan Reinki ,


kedua bocah itu tidak mengetahui apa yang sudah di lakukan oleh putra mahkota kerajaan iblis itu ,


Setelah Sang Pangeran selsai dengan tugas yang ia lakukan , segera ketiga orang tersebut dihantar kembali kedunia manusia ,


sesampainya mereka di dunia manusia , ternyata ketiga orang tersebut sampai didepan pintu gerbang istana raja terdahulu ,


" Chin Hong , Bhicong ,,,,, " Guru Besar Akuma mencoba memanggil nama kedua orang yang saat ini berada di halaman istana raja terdahulu ,


" Guru Besar Akuma ,,,,, " kedua orang itu yang tak lain adalah Chin Hong dan Bhicong bersama menyebut nama orang yang sudah memanggilnya ,


keduanya menghampiri pagar depan rumah ,


setelah itu membukanya ,


" Ada kabar apa yang sudah terjadi " Guru Besar Akuma segera masuk kedalam istana kerajaan , begitu juga dengan Danu dan Reinki ,

__ADS_1


mereka mengikuti langkah Guru Besar Akuma ,


" Kabar gawat , semua kristal telah hilang , dan tidak ada satupun yang dapat di cegah " Chin Hong akhirnya menjelaskan kepada Guru Besar Akuma apa yang sudah terjadi selama dia tidak berada di dunia Manusia ,


" yah sudah , itu adalah takdir yang sudah terencana oleh yang maha berkehendak kita ikuti jalan takdir itu " Kata Guru Besar Akuma kepada semua yang berada di tempat itu ,


mereka akhirnya masuk kedalam Istana Raja Terdahulu ,


setelah mengumpulkan semua anggota ,


Guru Besar Akuma segera mengintruksikan kepada mereka , Rencana yang akan mereka gunakan ,


" jadi semua kristal telah hilang dari desa " Guru Besar Akuma memulai perbincangan ,


" Iyah , tidak ada satupun yang dapat kita selamat , sebab mereka berdua terlalu licin " Kata Hausan yang juga memberitahukan kepada Guru Besar Akuma ,


Dan pada akhirnya mereka memutuskan untuk memasang strategi , walau Guru Besar Akuma sendiri tidak yakin bahwa rencana itu akan berhasil , setidaknya ia dapat berusaha


setelah mereka membagi tugas dan kelompok semua yang saat ini berada di istana raja terdahulu segera bersiap - siap , bisa jadi kedua Alkemis itu sudah menyusun Rencana agar dapat memasuki Istana Raja Terdahulu ,


⏭️⏩


Pada saat ini Shanghu dan She Hou sedang membuat penemuan baru , mereka akan melakukan mutasi pada wajah dan tubuh mereka ,


Sebab saat ini mereka sedang membuat Ramuan yang dapat mengubah wajah mereka menyerupai seseorang yang diinginkannya ,


Pada hari ini mereka sudah membuat satu pil ramuan , tersisa dua pil lagi ,


Padahal dengan cara menyamarkan saja itu sudah lebih dari cukup ,


Tapi mereka lebih memilih untuk melakukan mutasi pada wajah dan anggota tubuhnya ,


" Shanghu , ayo kita pergi ke desa ,,,, " kata She Hou yang langsung keluar dari dalam pondoknya ,


Mereka akan melintasi portal penghubung desa dan negri awan putih ,


Sebab mereka masih akan mencari bahan yang lainnya ,


Setelah berjalan sampai didepan pintu portal ,


Segera kedua membuka pintu tersebut dan keluar dari negri awan putih ,


Mereka berdua tidak ingin membuang waktu lagi segera mengunakan gingkang tingkat tinggi milik mereka ,


Sesampainya mereka di desa yang dimaksud Segeralah mereka menuju hutan tertutup ,


Disana mereka sudah mendapat berbagai macam bahan yang mereka inginkan ,


" She Hou , aku rasa ini sudah cukup " Shanghu yang sudah memasukkan semua bahan , segera mendekati She Hou yang saat ini sedang memilah sesuatu ,

__ADS_1


setelah itu tanpa ragu She Hou mengambil bahan tersebut ,


" Yah sudah , ayo kita kembali " Jawab She Hou yang mengetahui bahwa Shanghu sudah berhasil mengumpulkan semua bahan ,


Setelah mereka selesai memanen tanaman serta bahan yang lainnya ,


Segera mereka kembali kedalam pondok penelitian ,


Disana mereka sudah mulai sibuk dengan pekerjaannya ,


" She Hou , besok kita lanjutkan , aku sudah sangat letih " kata Shanghu yang langsung keluar dari ruangan tersebut ,


She Hou yang melihat hanya terdiam , ia sadar bahwa mereka berdua sudah sangat bekerja keras untuk mencapai suatu yang menjadi tujuannya ,


Segera She Hou menyusul Shanghu yang sudah beristirahat terlebih dahulu ,


⏩⏭️


Pagi pun telah datang ,


Pada saat ini Ranghao yang bersama dengan shue sedang duduk di halaman belakang istana ,


Shue sedang menjelaskan semua unsur-unsur yang terkandung pada energi dan sumber kekuatan ,


Bahkan Shue begitu telaten menjawab pertanyaan dari Ranghao yang belum faham dari unsur tersebut ,


" Apakah kedua energi yang tergabung itu dapat maksimal jika kita pecahkan " Ranghao yang belum faham menanyakan kepada Shue ,


Shue yang faham bahwa Ranghao belum memahami maksud dari ucapannya segera menjelaskan ,


bertepatan dengan itu , Danu dan Reinki melihat Ranghao yang mirip sekali dengan Siemens ,


" Danu , lihat itu " Reinki yang sempat terkejut segera menunjuk Ranghao yang sangat mirip dengan Siemens ,


" haaa ,,, mirip sekali " Danu dan Reinki segera mendekati Shue yang begitu telaten mengajari Ranghao ,


" ayo kita kesana " kata Reinki yang melihat Danu sudah melangkah lebih dulu darinya ,


Sesampainya mereka berdua didepan Shue ,


" Danu , Reinki , kalian sudah kembali " kata Shue yang begitu senang melihat kehadiran kedua bocah tersebut ,


" Benar Bibi , kami baru kembali " Danu segera menghampiri Shue ,


" Bibi siapakah dia " Reinki bertanya kepada Shue yang saat ini bersama dengan Ranghou ,


" oh ... dia Ranghao , teman Panglima Jien ma " Akhirnya Shue bercerita kepada Danu dan Reinki prihal Ranghao tunggangan dari Panglima Jien ma ,


" oh ,,, jadi dia bernama Ranghao " Reinki menimpali penjelasan dari Bibi Shue

__ADS_1


" Ranghao , salam kenal , ini aku Reinki dan ini adikku Danu , " kata Reinki yang sudah memperkenalkan dirinya dan adiknya ,


" salam kenal , Reinki , Danu " kata Ranghao yang ingin mengakrabkan dirinya dengan kedua bocah itu ,


__ADS_2