
setelah berpamitan dengan sang kaisar ,,,
panglima jien ma segera pergi meninggalkan tempat kerajaan gelap ,,,
ia akan kembali ke negara kerajaan petir ,,,
dan melaporkan semuanya ,,,
pada saat ini ranghao sudah menganggap panglima jien ma sebagai keluarga yang paling dekat dengan dirinya ,,
ranghao begitu percaya kepada panglima jien ma ,,,
menurut ranghao panglima jien ma tidak seperti orang lain ,, yang tidak ada yang menyukai dirinya ,,,
selain orang yang baik dia juga dapat memahami apa yang dirasakan oleh ranghao ,,,
pertemanan antara ranghao dan panglima jien ma akan segera dimulai ,,,
🔹🔹🔹🏆
pada saat ini seluruh murid junior berbakat ataupun yang baru memasuki perguruan itu telah berkumpul memenuhi ruangan pelatihan ,,,
pada saat ini guru shelung alias Santos akan mengajar mereka mengolah energi yang berada di tubuh manusia ,,
setelah energi terbentuk mereka akan menggabungkan kedua energi yaitu elemen dan sihir ,,,
kedua kekuatan yang berbeda itu akan dijadikan satu ,,,
sebab guru shelung adalah seorang guru dari kerajaan gelap ,,,
pada saat ini guru shelung mengajarkan para murid mengolah energi elemen mereka masing-masing ,,
begitu juga dengan guru she hou yang mengajarkan pelatihan yang sama dengan yang diajarkan oleh guru shelung ,,,
kedua guru itu memulai intruksi dari mengumpulkan energi yang berada dititik pusat ,,,
setelah energi tersebut telah terbentuk ,,,
intruksi berikutnya membuat energi itu saling berlawanan ,,,
setelah perpaduan tersebut maka masih ada tahap berikutnya ,,, yaitu pemurnian energi tersebut ,,
intruksi demi intruksi terus diberikan kepada para murid agar dapat memahami energi gelap yang terkandung didalam wadah sebuah elemen ,,,
Sampai akhir pelajaran telah sekali ,,,,, seluruh anggota murid sudah dapat kembali ke dalam ruangan masing-masing ,,,
dalam perjalanan menuju ruang kamar mereka ,,,
murid - murid senior itu mendapatkan pemberitahuan bahwa pelajaran guru alkemis besok akan ditemani oleh guru lenglie ,,,
" perhatikan murid-murid dari negeri awan putih yang sudah mengikuti pelajaran dari sang guru besok akan diajak kesebuah lokasi disana kita akan ditempa mengunakan energi kita untuk mengendalikan makhluk buatan yang sudah di ciptakan " itu kata sang guru yang sudah memberitahukan kepada para murid agar besok mereka akan berkumpul di dalam ruangan pelatihan dan menunggu kehadiran guru Lenglie dan guru alkemis yang tak lain adalah Shanghu ,,,
__ADS_1
" baik ,,,, guru " serentak seluruh anggota murid menyahuti perintah dari sang guru ,,
setelah itu mereka kembali ke dalam ruang masing-masing ,,,
pada saat ini Danu dan reinki sedang menunggu kedatangan senior Sansan dan yang lainnya ,,,
sebenarnya pada saat ini tim Senior Sansan sedang bertarung melawan senior pilihan ,,
para senior itu berada diatas senior Sansan dan kelima senior lainnya ,,,
mereka berenam terus bertarung ,,,
kedua belah pihak mencari peluang agar dapat menenangkan pertarungan,,,
sampai akhirnya senior yang berangka 5 itu terkena serangan dari arah sampingnya dan senior berangka 4 menolongnya dengan cara mendorong tubuhnya menjauh tak elak senior keempat itu terkena pukulan pada sebelah kakinya ,,,
senior keempat itu terpental cukup jauh ,,, senior berangka 1 tidak ingin bertindak ceroboh ,,, segera ia mencari peluang agar dapat memberikan pelajaran kepada orang yang sudah memberikan Pukulan pada senior angka 4 ,,
setelah melihat celah senior angka 1 langsung melancarkan serangan kepada orang yang telah menyerang senior angka 4 ,,,
seketika orang tersebut terjatuh cukup jauh ,,
pertarung terus terjadi ,,,
Sampai akhirnya permainan itu dimenangkan oleh senior berangka 1 ,,,
sebab senior Sansan telah menyabotase lawan dan membuat tipuan Serangan ,,,
akhirnya tim senior sansanlah pemenangnya ,,
setelah memenangkan permainan ,, keenam senior itu kembali kedalam ruangannya ,,
senior Sansan mengambilkan obat untuk kelima senior yang terluka termasuk dirinya ,,,
setelah mereka semua sampai didepan pintu masuk perpustakaan ,,, keenam senior itu bertemu Danu dan reinki yang sedang menunggu kedatangan para seniornya ,,,
" senior ,,, apa yang sudah terjadi ,,, kenapa kalian terluka seperti itu " Danu bertanya kepada senior-senior yang sedang terluka itu ,,,
" Hem ,,, ini kami mengikuti permainan pertandingan kekuasaan yang diadakan oleh pihak perguruan " kata senior berangka 1 yang menjawab pertanyaan Danu ,,,
" oh ,,, jadi begitu ,,, pantas saja kalian terluka seperti itu " kata reinki yang menambah ,,,
" ahhhaaaaaa ,,, Iyah ,,, kita sering seperti ini ,,, tidak seperti Danu dan reinki yang jarang terluka " kata senior Sansan kepada Danu dan reinki ,,,
" ah ,,, senior ,,, bisa saja ,,, kami tidak seperti yang senior katakan " kata Danu yang canggung atas perkataan dari senior Sansan ,,,
" Danu ,,, aku tahu semuanya ,,, aku tahu siapa kamu " katanya yang tiba-tiba bola mata senior Sansan berwarna merah darah ,,,
Danu dan reinki yang sedang memperhatikan senior Sansan hampir terperanjat ,,, ia begitu kaget melihat ekspresi wajah senior Sansan ,,,
Danu dan reinki terdiam seribu bahasa ,,,
__ADS_1
setelah itu senior Sansan melangkahkan kakinya kearah pintu dan membacakan mantra pembuka pintu masuk ,,
Danu dan yang lainnya segera mengikuti senior Sansan masuk kedalam ruangan ,,,
setelah mandi dan mengobati lukanya ,,,
senior 4 dan 3 segera memasuki ruangan yang ternyata itu adalah ruang dapur ,,,
Danu dan reinki tidak banyak bertanya kepada semua senior itu ,,, sebab mereka juga terdiam seribu bahasa ,,,
sedangkan senior Sansan sudah memasuki ruangannya yaitu ruang baca khusus buat senior Sansan sendiri yang dapat memasuki ruangan tersebut ,,,
setelah hidangan siap disajikan tak berapa lama senior Sansan Keluar dari ruangan tersebut ,,,
setelah mengambil Tempat duduk dan duduk disebelah para senior lain seluruh anggota yang berjumlah delapan orang itu sudah menikmati hidangan yang sudah tersaji ,,,,
suasana ruangan terasa sunyi dan sepi sekali ,,,
sebab semua senior terdiam tanpa berkata apa-apa ,, mereka masih sibuk dengan makanan yang berada di atas meja makan ,,,
suasana itu tidak sama seperti sebelumnya ,,,
namun Danu dan reinki terus saja menikmati hidangan tersebut ,,,
sampai akhirnya mereka telah menyudahi makan bersama , ,,, dan membersihkan sisa-sisa makanan yang berasal diatas meja dan di dalam piring ,,,
Danu mengambil buku yang belum selesai ia baca sedangkan Danu yang biasanya bermain catur kini dia membaca buku ilmu Kanuragan ,,
menurutnya apakah sama ilmu Kanuragan sedang karate dan silat ,,,
reinki terus membaca sambil membolak- balik buku yang saat ini sedang ia baca ,
setelah lama sekali mereka membaca buku ,,
tanpa mereka sadari bahwa seluruh senior itu tertidur pulas ,,,,
" senior ,, " suara Danu lirih ,,
reinki yang dapat memahami maksud Danu ia pun menaruh buku tersebut dan menyusul para senior yang sedang tertidur pulas ,,
Danu yang melihat kakaknya tertidur ia pun mencoba membaringkan tubuhnya di atas tempat tidurnya ,,
pikiran Danu melayang-layang ,,, mengingat tadi sewaktu ingin memasuki ruangan tempat tidur saat ini ,,,
namun dari dalam ruangan senior Sansan Keluar ,,,
ia melambaikan tangannya kepada Danu ,,,
Danu yang melihat senior Sansan yang memanggil sambil melambaikan tangannya segera bangun dari tempat tidurnya dan berjalan mendekatinya ,,
segera Danu ingin bertanya kepada senior Sansan ,,,
__ADS_1