Pukulan Raja Iblis

Pukulan Raja Iblis
episode 127


__ADS_3

" Sansan ada hal yang ingin aku bicarakan " Santos langsung berdiri didepan Sansan ,,, beruntung pada saat ini hausan , grei dan shue datang menghampiri mereka berempat ,,,


" ada apa santos ,,, " Hausan bertanya kepada santos yang saat ini sedang berjalan menghampiri Sansan yang masih fokus pada papan caturnya ,,,


" yang mulia ingin agar aku memata-matai kedua alkemis itu ,,, dan sebagai gantinya kedua temanku ini yang akan membantu Sansan berjaga " kata Santos yang langsung menjelaskan kepada semua orang yang saat ini sedang berada di tempat itu ,,


" hemm ,,, untuk sementara baiklah ,,, " hausan mejawab negosiasi dari Santos ,,,


" kalau begitu baiklah ,,, seperti aku harus segera pergi ,,, sebab mereka berkata alkemis itu sudah menemukan keberadaan mutiara kristal kehidupan itu " kata Santos yang langsung berkemas dan ingin secepatnya berangkat ,,


" Santos ,,, bawah ini ,,, mereka akan faham " kata grei dan shue ,,, sebab desa yang saat ini jadi tujuan Santos dialah yang mendirikannya untuk menolong muridnya ,, namun sang murid sudah lama tidak ada lagi ,,, hanya tertinggal penerusnya saja yang berganti dari tahun ke tahun lamanya ,,,


" apa ini ,,, " Santos yang penasaran benda apa yang diberikan oleh grei tak dapat menolaknya ,,,


" itu plat agar kamu dapat masuk kedalam desa itu ,,, sebab tidak sembarang orang dapat masuk kedalam desa " kata Grei menjelaskan kepada Santos ,,


Santos juga menerima gulungan peta lokasi keberadaan mutiara kristal kehidupan itu ,,,


setelah berpamitan kepada teman- temannya Santos segera pergi meninggalkan istana raja leluhur ,,,


pada saat ini Santos berada didepan pintu gerbang portal ,,


setelah Santos membaca mantra pembuka pintu portal segera Santos berjalan keluar dari negara awan putih ,,,


Santos mencoba mengamati area sekitarnya ,,, setelah itu ia mulai melesat pergi meninggalkan pintu portal ,,,


⏭️⏭️


pada saat ini Danu dan Reinki sedang berhadapan dengan monster penjaga pintu gerbang ketiga ,,,


ketiga makhluk itu terus bertarung ,,,


Danu yang mengetahui kehebatan dari makhluk tersebut tidak ingin membuang waktu ,,, dengan sekuat tenaga ia menyerang dan menangkis kekuatan makhluk tersebut ,,,


begitu juga reinki dengan semangat tinggi ia juga sudah mengeluarkan energi Elemen api Hitam miliknya ,,, keduanya yang ingin mengalah makhluk tersebut tidak ingin meremehkan kekuatan monster tersebut ,,,


suara benturan keras bersaut-sautan ,,,


" ciunggg ,,, jleeegarrr ,,, bammmm ,,,, " suara keras itu berulang-ulang kali terdengar ,,,


sampai akhirnya bagian punggung Danu mengeluarkan cahaya kuning keemasan dan lama -kelamaan cahaya itu berbentuk wujud makhluk kesayangan Danu yaitu Siemens ,,,


" Siemens ,,, " teriakan Danu dan reinki secara bersamaan ,,, pada saat itu juga makhluk itu mundur beberapa langkah ,,,


setelah bentuk Siemens sempurna ,,, segera makhluk itu menyerang Siemens ,,,


Siemens yang diserang olehnya juga tidak ingin tinggal diam ,,, ia segera membalas serangan makhluk itu ,,,,

__ADS_1


" graunggggkk ,,, greerrrrr" suara Siemens yang mengerang marah ,,,


begitu juga dengan makhluk tersebut ,,, ia juga sangat marah sekali ,,, selain sudah diganggu tidurnya ,,, ia Juga tidak Senang dengan kehadiran kedua bocah itu ,,,


" Siemens ,,, " Danu berteriak memanggil nama Siemens ,,


"'graaooooggg ,,,, " raugan suara Siemens yang bersamaan dengan raungan suara monster tersebut ,,,


kedua Suara itu meraung begitu keras dan kuat sekali ,,, seperti ingin menunjukkan siapa diantara mereka berdua yang paling kuat dan perkasa ,,,


" apa yang sudah terjadi ,,, kenapa Siemens sangat marah ,,, begitu juga dengan makhluk itu ,,, mereka berdua sama-sama mirip hanya perbedaan besar tubuh dan kekuatannya " Reinki merasa heran ,, tak biasanya Siemens akan marah hanya dengan masalah seperti ini ,,,


dari tingkah Siemens ia begitu tidak senang kepada makhluk itu ,,,


namun sebaliknya makhluk itu tidak senang kepada Danu dan Reinki ,,,


" errr ,,, greerrrkk ,,,, " suara makhluk itu mengeram ,,,


" aku ingin dia pergi dari sini ,,, " katanya sambil menahan amarahnya ,,,


" Danu ,,, keluarkan Pukulan Raja Iblis tingkat tinggi ,,, " kata Siemens yang biasanya jarang sekali berbicara namun saat ini ia sengaja berbicara dengan Danu ,,,


seketika Danu mundur beberapa langkah ,,,


ia segera mengeluarkan jurus Pukulan Raja Iblis tingkat tinggi ,,,


begitu juga jirah dan tato pada tubuhnya sudah mengeluarkan energi yang sangat besar ,,,,


setelah kekuatan itu terkumpul di dunia tubuhnya sejenak Danu terdiam untuk menetralisir kekuatan tersebut ,,,


" saatnya Danu serang dia " kata Siemens yang sudah melihat energi pukulan raja iblis itu sudah sempurna ,,,


dengan secepat kilat Danu melesat ke arah depan dan sejurus kemudian Danu hantamkan pukulan raja iblis itu telak mengenai tubuh Sang Monster ,,,


" jlegaaaarrrr baaaammmm " suara yang cukup keras menghantam tubuh monster tersebut sampai terpental beribu-ribu meter jauhnya ,,, sehingga pintu gerbang ketiga terbuka dengan sendirinya oleh tubuh besar milik sang monster ,,,


" aakkhh ,,, haaakkkks " monster tersebut mengeluarkan darah segar dari mulutnya ,,,


" Ter,,, nya ,, ta ,,, kak ,, mu yang mulia kaisar " kata monster tersebut ,,, seketika Danu berdiri didepan sang monster dan mencoba memulihkan kondisi monster tersebut ,,,,


tidak butuh waktu lama monster itu telah pulih dari rasa sakit yang dia rasakan ,,,


"salam hormat saya yang mulia kaisar " kata monster itu yang langsung memberikan hormat kepada Danu ,,


" Iyah ,,, sudahlah ,, aku hanya ingin bertemu dengan saudara dari guru besar akuma " kata Danu kepada monster tersebut ,,,,


" yah ,,, sudah ,,, silahkan saja yang mulia " kata monster itu langsung berdiri dari tempatnya dan langsung menuju tempatnya semula ,,,

__ADS_1


ia pun kembali tidur di depan pintu masuk gerbang ketiga ,,,


Danu dan yang lainnya sudah meninggal tempat tersebut ,,,


ia terus berjalan ,,, kali ini tempatnya seperti penuh dengan batu karang dan batu kapur ,,,


jalan yang akan mereka lalui tidak akan sama seperti jalan gerbang pintu kedua ,,


entah monster apa yang akan menanti mereka di depan sana ,,,


" Danu apakah kamu membutuhkan aku " Siemens yang sedari tadi belum masuk kedalam tubuh Danu menawarkan jasa kepada Danu ,,,


" Siemens ,,, heee,,, kamu belum masuk rupanya " kata reinki yang seketika ingin menaikkan punggung Siemens ,,,


" Siemens ,,, sebaik kita berjalan saja ,,, tapi kamu boleh tetap seperti ini " kata Danu kepada Siemens ,,,


" yah sudah ayo kita jalan ,,, masih banyak pintu yang menanti kita didepan sana " kata guru besar akuma kepada mereka semua ,,,


mereka semua akhirnya melanjutkan perjalanan ke desa yang akan mengantar mereka kepada pintu gerbang keempat ,,,


" Danu lihat disana " kata Reinki yang menunjukkan sebuah batu kapur yang memiliki ukiran ,,,


" wahh ,, itu sangat cantik sekali " kata Danu yang kagum melihat batu kapur Tersebut ,,,


reinki yang saat ini sedang berada di atas punggung Siemens dengan Santainya duduk sambil tiduran ,,,


sedangkan Danu dan guru besar akuma mereka lebih memilih untuk berjalan kaki ,,,


⏭️⏭️


saat ini Santos telah sampai didepan pintu gerbang yang terbuat dari bambu ,, yang ternyata pintu bambu itu adalah penghubung dari desa tersebut ,,,


" siapa ,,, " seseorang bertanya dari dalam pintu bambu ,,,


" Santos ,,, ini ,, " Santos langsung memberikan plat yang diberikan grei ,,,


sang penjaga pintu gerbang itu terkejut ,,,


" dari mana kamu dapatkan plat ini " katanya yang terkejut melihat plat yang di bawah oleh Santos ,,,


"plat itu Grei yang memberikannya kepadaku " kata Santos Kepada penjaga tersebut ,,


" tapi ,,, tuan Grei tidak akan sembarangan memberikan plat itu " kata penjaga itu kepada Santos ,,,


" masalah itu ,,, aku tidak tahu ,,, aku sendiri sebenarnya sedang bermain catur dengan Sansan ,,, bahkan Grei dan Shue memasak hidangan yang sangat lezat sekali " kata Santos ,,,


penjaga itu mengetahui siapa nama-nama yang telah ia sebut dan pada akhirnya sang penjaga mau membuka pintu gerbang bambu tersebut ,,,

__ADS_1


__ADS_2