
Bahkan Danu sudah mengeluarkan senjatanya , sambil mengalirkan Pukulan Raja Iblis pada pedangnya , Danu terus mendesak musuhnya ,
Begitu juga dengan Reinki telah mengeluarkan Elemen Api Hitam Nerakanya ,
Api tersebut sudah dibentuk menjadi senjata , dengan perpaduan antara benda yang didapatkan dari Istana Raja Iblis Reinki dapat menjadi Api Hitam itu senjata Spirit Api ,
Sebelum Panglima dari Kaisar Terdahulu kalah oleh Cloning Kaisar Terdahulu ,
Panglima telah membentuk Kristal jiwanya menjadi senjata Api Hitam Dari Neraka ,
Pada saat ini Reinki mengunakan senjata tersebut untuk melawan Lieng Huang Kloning dari Kaisar Terdahulu ,
Begitu juga dengan Danu yang sudah bersiap dengan senjatanya ,
Kedua bocah itu menyerang Lieng Huang secara bersamaan ,
Kembali bumi bergetar hebat , oleh pukulan dan hantaman dari kedua bocah itu dan Lieng Huang ,
" Baaaammmm , ciiiuuuungg , jlegaaaarrrr ......" Suara keras terdengar akibat dari Pukulan ketiga orang tersebut ,
Guru Besar Akuma dan yang lainnya tidak mau kalah dengan Danu dan Reinki yang saat ini sedang bertarung ,
Mereka serentak menyerang para Prajurit Super Kultivasi ,
" Hiaattttt , ciiiaaat " Suara teriakan dari seluruh anggota dari pihak Guru Besar Akuma ,
Suaranya keras kembali terdengar ,
" Baaaammmm "
Pertempuran itu kembali terjadi ,
walaupun mereka kalah jumlah ,
Namun keseluruhan orang tersebut bukanlah manusia biasa seperti terlihat dari fisiknya ,
Sebagian dari orang-orang tersebut sudah memiliki jalan takdir tersendiri ,
mereka bukan manusia biasa , sebab mereka datang dari Istana Kerajaan Iblis ,
" Hausan ... apakah kamu dapat mengalahkan sepuluh monster itu " Grei yang saat ini berwujud seperti penjaga gerbang pintu Istana Kerajaan Iblis itu bertanya kepada Hausan yang saat ini sedang dikeroyok oleh Prajurit Super Kultivasi ,
Hausan yang tidak ingin bermain-main lagi itu telah mengeluarkan jurus andalannya ,
Jurus tapak Iblis itu hampir mirip dengan jurus Pukulan Raja Iblis ,
Hausan terus menyerang musuh-musuhnya , tanpa ampun ia akan mengunakan Kekuatan penuh untuk memukul lawannya ,
Begitu juga Grei dan Shue , ia juga saat ini melawan Sepuluh manusia buatan super kultivasi dan Lima orang Prajurit Super Kultivasi ,
Walaupun pertarungan itu membutuhkan tenaga dan strategi , mereka semua sudah berusaha agar dapat mengalahkan semua lawannya ,
" Bagaimana Shue apakah kamu punya ide " Grei yang saat ini telah melayangkan pukulan telak pada manusia Buatan Super Kultivasi bertanya kepada Shue pasangannya ,
" Bagaimana kalau kita gabungkan " Shue memberikan saran kepada Grei yang saat ini juga sedang bertarung melawan manusia buatan tersebut ,
" baiklah , ayo kita lakukan " jawab Grei yang setuju akan usul Shue ,
__ADS_1
Kedua akhirnya menggabungkan kedua kekuatannya ,
Grei dan Shue melancarkan satu serangan gabungan dari keduanya ,
" Hiaaatttt , hiiiyaaaattt " suara keduanya yang sedang menyerang Prajurit Super Kultivasi ,
Sedangkan Santos dan beberapa pasukan Sin Huang juga tidak ingin kalah dari manusia buatan super kultivasi ,
kedua kubu yang memiliki keunggulan itu sedang mencari kekurangan dan kelemahan lawan ,
Sin Huang yang memiliki energi penyerap itu , mencoba untuk mengambil energi dari manusia buatan super kultivasi ,
Namun gerak - geriknya sudah diketahui oleh lawan ,
maka dari itu Sin Huang tidak dapat menyentuh energi yang dimiliki oleh manusia buatan super kultivasi ,
" er , ubah formasi " kata Santos yang memerintah Pasukan Sin Huang yang dipanggil Er itu ,
" Baik , " jawabnya singkat , sejurus kemudian ia mengubah tata letak formasi dengan demikian ia juga mengubah energi dan gerakannya ,
Seluruh anggota Sin Huang sudah merubah gerakan dan formasi penyerangan ,
Agar mereka dapat menyentuh tubuh sang lawan , maka mereka harus berada di jarak tertentu ,
Lain halnya dengan Guru Besar Akuma , ia begitu gigih bertarung , ada beberapa pasukan dari manusia buatan super kultivasi itu terluka oleh serangannya ,
⏩⏭️
Pada saat ini She Hou sedang berada di suatu tempat ,
Sebab tempat tersebut terbuat dari sebuah kekuatan elemen ,
Kekuatan elemen itu membentuk sebuah ruangan yang hampir sama dengan Ruang Dimensi ,
" Ibu , Paman , akhirnya kita berkumpul kembali " kata She Hou yang saat ini bersama anggota keluarganya ,
" tentu , She Hou kita pasti akan berkumpul kembali " kata Panglima kerajaan Gelap yang menjadi paman dari She Hou ,
" Aku berharap agar peperangan segera berakhir dan tentunya kitalah pemenangnya " kata She Hou dengan serigai liciknya ,
" itu juga yang aku inginkan , keponakanku " kata Panglima Kerajaan Gelap itu sambil tersenyum sama seperti She Hou ,
Akhirnya mereka tertawa bersama-sama ,
Sedangkan Ibu dari She Hou sendiri hanya terdiam , ia sendiri tidak ingin adanya peperangan ,
Yang diinginkan hanyalah perdamaian ,
Namun sang Putra ingin membalas atas perbuatan dari pihak Kerajaan Gelap ,
Ibunda She Hou hanya menatap putra dan saudaranya yang saat ini sedang menertawakan musuhnya yang akan kalah dengan pasukan buatannya itu ,
" Aku ingin seluruh Kerajaan , bahkan Dunia ini mengakui aku , " kata She Hou yang kembali tertawa terbahak-bahak ,
Mereka semua juga tertawa bersama She Hou ,
⏭️⏩
__ADS_1
Pada saat ini Pangeran Ketiga Chu Kheyang sedang bersembunyi di dalam ruangan Dimensi lain ,
Akibat dari pertarungan itu seluruh anggota keluarga kerajaan habis tersapu oleh kekuatan dari Lieng Huang dan para Prajurit Super Kultivasi ,
Pihak kerajaan petir hanya tersisa dirinya saja dan kedua Alkemis kepercayaannya ,
" pang Sheng , Ling Shang , bagaimana situasi diluar sana , apakah ada manusia yang lainnya selamat " Pangeran bertanya kepada kedua Alkemis tersebut ,
" tidak ada yang mulia , hanya tersisa Pasukan bertarung buatan kita dan Kerajaan Gelap beserta panglima jien ma , Santos Guru Besar Akuma juga yang lainnya ,
" aku berharap peperangan ini pihak kita yang akan menang " kata Pangeran ketiga Chu Kheyang yang seperti berbicara dengan dirinya sendiri ,
" semoga saja yang mulia " Jawab Alkemis Pang Sheng ,
Akhirnya Kedua Alkemis itu mengeluarkan sesuatu yang mirip cermin transparan , setelah membaca mantra pembuka ,
Terlihat situasi yang terjadi pada peperangan ,
tempat itu hampir tidak berbentuk lagi ,
Kehancuran dan Tanah yang porak poranda ,
Hampir tidak ada satu makhluk pun yang tersisa hanyalah para pertarung yang saat ini sedang bertarung ,
Pangeran dan kedua Alkemis yang tersisa menyaksikan pertaruhan antara Danu dan pasukannya ,
Mereka semua saat ini mempertaruhkan nyawanya untuk kedamaian Dunia ,
Namun saat ini Dunia hampir rata dengan tanah ,
Tidak ada satupun makhluk yang hidup kecuali mereka dan mungkin para kultivasi yang telah bersembunyi di balik dunia Dimensi ,
Sudah hampir beberapa hari lamanya pertarungan ini terus berlangsung ,
Seperti mereka memiliki energi cadangan ,
Pada saat ini Kerajaan Gelap sudah tidak ada satu pun manusia ,
Bahkan Kaisar sendiri tidak diketahui dimana ia berada saat ini ,
Begitu juga dengan kerajaan lain ,
Hampir sama dengan Kerajaan Gelap , keseluruhan makhluk hidupnya telah tergeletak tertutup debu yang menimbun tubuh mereka ,
Danu yang saat ini berlari kencang kearah Lieng Huang dengan satu pukulan ditangannya dan satu pedagang dalam genggamannya ,
Sedetik kemudian , bunyi dentuman yang sangat keras terdengar ,
" Baaaammmm ...... " Lieng Huang yang menyongsong serangan Danu itu mundur beberapa langkah saja ,
Sungguh sangat hebat sekali Cloning dari Kaisar Terdahulu itu ,
Kekuatan tidak bisa diremehkan lagi ,
Setelah Danu memberi serangan , Reinki maju kedepan menghantam kearah Lieng Huang yang saat ini sedang berdiri ,
Tak urung Lieng Huang terjengkang dan mundur beberapa langkah ,
__ADS_1