Pukulan Raja Iblis

Pukulan Raja Iblis
episode 146


__ADS_3

She Hou dan Shanghu telah berhasil membuat ramuan berikut ,


Kemungkinan besar ramuan yang terakhir tersebut dapat membuat Gen Mutasi menjadi lebih sempurna ,


🔹


Pagi ini She Hou akan melakukan tes pada ramuan yang telah ia ciptakan ,


sebab seingat dia ada sebuah kitab yang ditulis oleh seorang Alkemis kerajaan terdahulu membuat sebuah pil yang dapat mempercepat proses penyempurnaan dari gen mutasi itu ,


Pada saat ini She Hou sedang berada di dalam ruangan penelitiannya ,


She Hou mengambil pil itu ,


Setelah itu meletakkannya dia atas meja ruangan ,


Dari arah luar ruangan penelitian , Shanghu masuk kedalam ruangan tersebut ,


" Ada apa She Hou , apa yang ingin kamu lakukan " Shanghu bertanya kepada She Hou yang saat ini sedang mengamati pil tersebut ,


" tidak , aku hanya merasa , apakah pil ini akan berhasil , sebab Alkemis tersebut telah menulis resep yang belum pernah diuji coba , hal itu seperti ingin memenggal kepala sendiri " kata She Hou yang agak ragu akan pil yang ia ciptakan ,


" Hem , jadi itu yang membuatmu terpikir bahwa rencana ini sama seperti bunuh diri " Shanghu mencoba menafsirkan akan ungkapan dari She Hou ,


" seperti itu , menurutku .... " kata She Hou yang akhirnya terdiam ,


Kedua Alkemis itu sama-sama terdiam ,


Namun tidak lama kemudian , sang Alkemis itu mengambil pil tersebut , tanpa ragu mereka segera meminum pil tersebut ,


Setelah kedua Alkemis itu sudah menelan satu butir pil yang dapat mempercepat proses penyempurnaan dari gen mutasi , tidak lama kemudian kedua Alkemis itu mendadak tubuh terasa seperti tidak memiliki daya , tubuhnya sangat lemah ,


Tubuh keduanya tergeletak di atas lantai sampai berjam-jam ,


Yang mereka rasakan adalah , bagaimana jika ada seorang penjahat yang datang menerobos masuk , tentu tubuh mereka seperti daging cincang tinggal nama ,


" Ssheo , " Suara Shanghu terbatah- Batah ,


" haakkk " suara She Hou yang tak dapat didengar oleh siapapun jika berada di dalam ruangan tersebut , namun pada saat ini yang ada hanyalah dirinya dan Shanghu ,


Hampir 8 jam berlalu , dimulai dari kaki mereka yang sudah mulai dapat digerakkan ,


setelah itu giliran dari organ tubuh yang lainnya ,


" Aak u , kkaa , kii " Suara She Hou yang terbata-bata , ingin memberitahukan kepada Shanghu bahwa kakinya sudah mulai pulih dan dapat bergerak kembali ,


Shanghu yang kurang faham maksud dari ucapan She Hou Lebih memilih terdiam dan tidak banyak berkata apapun ,


Mungkin hal itu dapat menghemat energi yang dimilikinya ,


sampai pada akhirnya tubuh mereka Kembali normal , dan dapat bergerak kembali ,

__ADS_1


" She Hou , aku sudah dapat bergerak " Kata Shanghu yang sangat Senang sekali bahwa dia dapat bergerak kembali ,


" Iyah , aku juga sudah dapat bergerak kembali " She Hou menjawab perkataan dari Shanghu.


" a .. haa .. hee.. lihat , syukurlah " Kata Shanghu yang tidak menyangka bahwa ia akan kembali normal ,


Setelah kedua Alkemis itu kembali seperti sediakala ,


Keduanya segera duduk bersila dan mencoba menetralisir kekuatan dari gen Mutasi ,


" ah .. aku akan mencobanya " kata she Hou yang langsung mencoba merubah wajahnya ,


Selanjutnya ia akan mempertahankan perubahan tersebut mungkin sampai beberapa hari lamanya ,


" Shanghu , bagaimana denganmu " She Hou bertanya kepada Shanghu ,


" ah , aku akan mencoba lagi " katanya menjawab pertanyaan dari She Hou ,


kedua Alkemis itu sudah memulai kembali mengaktifkan gen Mutasi pada tubuhnya ,


sampai pada akhirnya mereka sudah berada di tahap selanjutnya ,


" ahs ... syukurlah , aku sudah memulai tahapan yang jauh lebih baik lagi " kata She Hou kepada Shanghu ,


" Iyah , ini adalah hal yang jauh lebih baik lagi " kata Shanghu ,


" ayolah , sudahlah besok kita akan melanjutkan pelatihanya lagi " Kata She Hou yang merasa puas dengan apa yang sudah dikerjakannya ,


Kedua Alkemis itu langsung pergi meninggalkan tempat pelatihan mereka ,


Pada saat ini She Hou dan Shanghu sedang menuju ruang kamar tidurnya ,


⏩⏭️


Berbeda dengan Danu dan Reinki yang sebelumnya sedang duduk bersila melatih kekuatan dari senjata didalam tubuhnya ,


aura energi terpancar dari penjuru tubuh mereka ,


Begitu juga dengan Reinki , tubuhnya sudah memancarkan aura energi yang sangat pekat ,


setelah melakukan penetralisir kekuatan tersebut , mereka berdua akhirnya telah menyempurnakan energi dari senjata yang berada di dalam tubuh mereka berdua ,


Dari arah luar ruangan , Suara ayahnya Santos memanggil dirinya ,


" Danu , Reinki kalian Dimana , sudah waktunya makan " Suara Santos yang berteriak sangat keras sekali ,


Sedangkan dari arah ruangan yang lainnya , Guru Besar Akuma keluar dari dalam ruangan tersebut ,


" Guru Besar Akuma , anda dari mana , mengapa anda keluar dari ruangan tersebut " Santos yang merasa heran mencoba bertanya kepada Guru Besar Akuma ,


" Ada hal yang ingin aku lakukan " itulah jawaban dari Guru Besar Akuma ,

__ADS_1


Sejenak Santos terdiam dengan jawaban Guru Besar Akuma ,


Sang Guru terus berjalan melewati Santos yang tidak mengerti maksud dari Guru Besar Akuma ,


Namun dari arah depan Danu dan Reinki keluar dari dalam ruangan tersebut ,


" Ayah , kenapa kamu berada di sini ?.... " Danu yang baru keluar dari dalam ruangan tersebut melihat kehadiran Ayahnya ,


" aku sedang mencari dirimu Danu , Reinki " kata Santos kepada kedua bocah anaknya itu ,


" oh , jadi ayah sedang mencari kami " Reinki menimpali perkataan dari Ayah angkatnya ,


" iya , Reinki ayah sedang mencari kalian berdua " Jawab Santos ,


" Kami baru selesai berlatih Ayah " kata Danu yang menjawab perkataan dari ayahnya Santos ,


" yah , sudah ayo kita makan bersama " kata sang ayah kepada kedua anaknya ,


Mereka bertiga akhirnya memutuskan untuk menuju ruang meja makan ,


Sesampainya mereka berdua disana , mereka bertiga melihat kursi meja makan penuh dengan semua orang ,


" wah , semua sudah berkumpul di ruangan ini " kata Danu yang baru saja memasuki ruangan tersebut ,


" Iyah Danu , kami ingin menikmati makanan ini bersama dengan kalian berdua , maka dari itu kita menunggu kedatangan kalian berdua " Kata Hausan kepada kedua bocah itu ,


Yang akhirnya mereka semua dapat menikmati hidangan yang sudah tersaji ,


" wah , hidangan hari sangat lezat sekali , " kata Paman chin hong ,


" tentu , semua ini aku dan grei yang memasaknya " kata Bibi Shue yang menjawab perkataan dari Chin Hong ,


" wah , pantas saja sangat lezat sekali " katanya yang langsung menambah lauk pauknya kedalam piring ,


Saat ini suasana meja makan sangat meriah , sebab bagi mereka akan banyak hal yang akan terjadi , yang entah kapan lagi mereka dapat menikmati suasana kebersamaan yang seperti ini lagi ,


Hal ini terlalu menyenangkan didalam situasi yang sangat rumit ,


Sampai pada akhirnya acara makan bersama telah usai ,


Bibi Shue dan Ranghao serta yang lainnya sedang mengemas sisa makanan yang tersedia di atas meja makan ,


mereka semua saling membantu dan bertukar pengalaman serta cerita , terkadang mereka tertawa bersama-sama ,


Mungkin benar , hari ini adalah hari dimana mereka akan selalu mempertahankan kebahagiaan mereka semua ,


Aku berharap agar hari ini tidak pernah hilang begitu saja ,


agar dunia ini tetap tenang dan damai , tanpa ada pertarungan dan pertikaian ,


* kata Danu yang sedang melihat semua adegan yang mirip seperti sebuah cerita ,

__ADS_1


sebab kedua Alkemis itu sudah menunjukkan kebolehannya dalam merencanakan strategi jitu ,


__ADS_2