Pukulan Raja Iblis

Pukulan Raja Iblis
episode 2


__ADS_3

saat ini kereta kuda milik Danu telah dihadang oleh makhluk yang sangat mengerikan ,,, makhluk itu adalah binatang monster milik penyihir gelap ... saat ini sang monster sedang kelaparan dan ingin memangsa korbannya ,, kuda yang saat ini berada di hadapan nya meringkik keras ,,,


"riiiiiiikhhh...Bukk..Bukk..pakkk..pakk.." suara ringkikkan kuda dan kakinya yang tidak tentu arah karena ketakutan ...


" grauookhhggg..." suara monster itu mengaung keras membuat sang kuda semakin ketakutan ... tiba-tiba , dari balik kereta kuda muncul sinar biru yang langsung menghantam tubuh monster itu ,


" ciuuuttt baaammm" suara hantaman dari sinar biru tersebut telak mengenai tubuh sang monster jadi-jadian tersebut ,

__ADS_1


dan seketika tubuh monster itu menjadi kepulan asap putih dan hilang di terpa angin ,, kakek itu terkesima melihat kejadian yang baru saja terjadi , ia pun tak buang waktu banyak seketika itu juga ia menghentakkan tali pelana kuda dan melajukan gerobak nya mencari penginapan ,,


selang waktu beberapa jam kemudian , mereka menemukan sebuah penginapan cukup besar ,,, banyak sekali para pedagang yang berhenti dan menginap di rumah penginapan tersebut , sang kakek segera mencari gudang kuda dan memarkir kuda dan gerobak nya didalam gudang tersebut , ia dan Danu juga orang tua paruh baya tersebut segera memasuki rumah penginapan itu , setelah berurusan dengan sang pemilik dan mendapatkan kunci serta persetujuan maka mereka pun segera memasuki ruang kamar tidur yang sudah di sediakan oleh pihak penginapan , tidak buang waktu mereka pun segera masuk kedalam dan berbenah diri ,,, esok paginya ...


Danu dan sang kakek juga orang tua paruh baya tersebut telah meninggal tempat penginapan ,, mereka segera menuju desa kampung halamannya , kereta pun terus berjalan menyusuri jalanan yang penuh debu dan kerikil ,,, karena mereka sangat takut dihadang kembali oleh monster milik penyihir gelap ,,, sesampai nya mereka di sebuah lembah dekat pedesaan , mereka pun berhenti dan membereskan semua barang dan peralatan yang dibawanya dari ibu kota ,


Danu Rei sangat sibuk dengan pekerjaan nya sedangkan kakek sudah mulai mengurus tanaman nya yang seharian ia tidak kerjakan , setelah pekerjaan Danu Rei telah selesai , ia pun menggendong orang tua paruh baya tersebut menuju depan bale-bale rumah milik sang kakek ,,

__ADS_1


setelah mendapatkan persetujuan dari sang ayah dengan anggukan kepala nya maka Danu Rei pun segera berlalu dari hadapan sang ayah ,


kakek yang sudah membereskan pekerjaan nya segera menghampiri ayah Danu Rei yang masih diam di tempat nya ,


" Santos ... bagaimana keadaan mu saat ini ... masih ada yang terasa sakit " suara kakek memecahkan keheningan yang saat ini berada dilingkungan orang yang disebut Santos itu , Santos tetap terdiam ,,, raut wajah nya terpancar kesedihan yang amat dalam jika di tanya tentang kedukaan atau rasa sakit yang saat ini ia rasakan ... bagaimana tidak disaat ia sudah merasa bersyukur atas segala hal ,, namun duka telah menerpanya ,,, ia begitu senang karena masih dapat hidup dan melihat istrinya saat ini ,,, namun Tuhan berkehendak lain setelah ia melihat bayi nya terlahir sang istri menghembuskan nafas terakhirnya , dari atas langit muncul monster milik penyihir yang langsung menghujam nya dengan kekuatan sihir gelap ,,, Alhasil tubuh sang istri berlubang , sedang kan ia dan anak nya kembali berlari , namun naas tubuh bayi yang baru lahir terbungkus kain seadanya itu terlempar di atas semak belukar dan tertutup oleh daun-daunan , sedang kan ia sendiri cidera parah sampai tak sadarkan diri , disaat genting itu lah sang kakek yang memiliki ilmu hitam juga telah menyelamatkan diri nya dan bayi yang berada di kerumunan semak belukar ,, ia pun dengan kekuatan nya segera melarikan diri dari kekuatan penyihir gelap milik kerajaan ,,, dengan kemampuan dan kekuatan nya itu lah Santos dan putranya selamat ...


" Santos ... jangan terus bersedih ,,, hanya kamu yang dimiliki oleh Danu saat ini ,,, aku harap kamu berpikir dewasa " kata sang kakek yang sudah berada di dekat nya sambil menepuk bahunya ,,, Santos hanya mengangguk dan berlinang air mata ,,, namun air mata itu segera ia hapus disaat suara Danu terdengar dari arah dapur ,,,

__ADS_1


" ayah ... kakek masakan ku sudah siap ... ayo kita makan bersama " suara Danu nyaring terdengar ...


" haaa...haaa Iyah... ayo kita makan bersama " sautan dari sang kakek dari balek bale depan rumah nya ...


__ADS_2