Pukulan Raja Iblis

Pukulan Raja Iblis
episode 105


__ADS_3

saat ini Danu dan reinki berlari mengejar tim musuh yang mengejar Raihan dan ranghu ,,,


Setelah beberapa jam kemudian mereka berdua telah sampai ,,,


keduanya saat ini sedang dalam pengeroyokan oleh pihak musuh ,,,


Mereka bertarung melawan dua belas orang murid ,,,


Danu dan reinki secepatnya menghampiri keduanya ,,


Raihan dan ranghu ingin berteriak ,, namun tiba-tiba satu serangan telak mengenai tubuh Raihan ,, tak layak ia pun terjengkang jatuh di atas tanah ,,


" Akhhhss,,, " Raihan terpukul telak diatas perutnya ranghu yang saat ini sedang sibuk bertarung merasa kesulitan untuk melindungi Raihan ,,


Danu yang melihat kondisi Raihan segera melompat menyerang tim musuh ,,,


Danu dan reinki segera mengeluarkan jurus andalannya ,, beruntung pukulan raja iblis itu tidak hilang walaupun levelnya berada ditahap ke dua ,, cukuplah untuk mengalahkan semua tim musuh ,,


begitu juga reinki yang sudah mengeluarkan juru api hitamnya ,,


sama halnya seperti Danu pada saat ini ia juga baru memiliki tahapan jurus elemen api hitam level 2 ,,


namun elemen itu bukanlah elemen biasa ,,,


elemen tersebut sudah mendapatkan tempaan pada kekuatan dan jurus-jurusnya ,,,


Rainki dan Danu menyerang tim tersebut dengan kekuatan yang mereka miliki ,, dan aneh tidak satupun yang dapat mengungguli kekuatan mereka berdua ,,


Ranghu sampai terpaku menyaksikan gerakan Danu dan reinki yang seperti sudah biasa bertarung melawan para musuh-musuhnya ,,,


Sampai semua musuh sudah dapat dikalahkan oleh keduanya ,,,


Ranghu berpikir bahwa Danu dan reinki tidak memiliki level tinggi ,,, terbukti dari caranya ia menggunakan gingkang tingkat dua ,,


membuat gerakannya sangat lemah ,,,


Namun pada saat ini mereka menyaksikan Danu dan reinki menyelesaikan pertarungan tanpa hambatan ,,


membuat mereka sadar bahwa ukuran tidak bisa dinilai dari tingkatan level yang terlihat ,,, Raihan dan ranghu tidak ingin meremehkan mereka berdua lagi ,,,


setelah itu danu dan reinki menghampiri Raihan yang masih memegang perutnya yang sakit akibat terkena pukulan dari tim lawan ,,,


Danu segera menolong Raihan ,,, Danu menyalurkan hawa murni kedalam tubuh Raihan agar cepat sembuh dari sakitnya ,,,


Awalnya Raihan menolak ,,,


" Jangan Danu ini cuma sedikit " kata Reihan yang ingin menolak pertolongan Danu ,,,


"Tak apa kak ,,, kita harus mencari batu kristal itu lagi ,, jika kita tidak melakukanya maka nanti akan menghambat pencarian kita " kata Danu yang langsung menempelkan telapak tangannya kedalam perut Raihan ,,,


Sejurus kemudian Raihan tidak merasakan sakit apa-apa lagi ,,,


Mereka berempat segera pergi meninggalkan tempat tersebut ,,, sebelum terlihat oleh tim yang lainnya ,,,

__ADS_1


Setelah mereka bertemu dengan timnya sendiri ,,, mereka secepatnya pergi meninggalkan tempat persembunyiannya tadi ,,,


Dengan kekuatan penuh Reihan dan yang lainnya berlari secepatnya ,,


Hanya Danu ,, reinki dan teman yang tadi membawa batu kristal tersebut berlari mengejar dari arah belakang tim Reihan ,,


sebab kemampuan gingkang Danu dan reinki masih dalam tahap level 2 ,,,


pada saat ini mereka semua terus berlari ,,,


Setelah dirasa cukup jauh dari jarak persembunyian mereka ,,,


Raihan mengisyaratkan kepada kelompok timnya ,,,


" Semua istirahat dulu ,,, sambil beristirahat kita akan menyusun rencana selanjutnya " kata Reihan yang mengintruksikan kepada seluruh anggota tim ,,,


Mereka semua duduk diatas rumput yang tumbuh di antara tanah ,,,


Raihan saat ini akan menuju lokasi batu kristal selanjutnya ,,


Setelah berunding mereka kembali menyusuri jalanan yang akan mereka datangi ,,,


Sambil terus berlari mereka terus bergerak ,,,


Sampai akhirnya mereka sampai disebuah tempat yang terdapat banyak sekali belut lumpur ,,,


Belut tersebut bukan belut biasa ,,


Mereka memiliki sengatan listrik yang dapat membunuh seorang ahli seni bela diri tingkat 10


" Rai ,,, bagaimana ini " kata Danu yang melihat segerombolan belut yang bermain didalam lumpur yang terdapat air itu ,,,


" Itu adalah lumpur hisap siapa saja yang tenggelam didalam lumpur tersebut ,,, bagi yang tidak memiliki kekuatan atau energi kultivasi di pastikan tidak akan selamat ,,, terlebih lagi belut itu ,,, tubuhnya yang membesar ,,, semua murid disini sangat takut dengan belut-belut itu " kata Raihan yang mengetahui sejarah cerita tentang pelatihan yang saat ini mereka jalani ,,,


Bahkan pelatih ini sudah lama terdengar oleh seluruh anggota yang sudah atau belum memasuki perguruan awan putih ,,,


" Lantas apa rencanamu Rai " reinki kini menanyakannya kepada Raihan akan rencana selanjutnya ,,,


" Satu-satunya adalah dengan melompat ,,, namun aku memiliki daya lompatan yang tidak selevel dengan jarak tersebut " kata Reihan menjelaskan kepada seluruh anggota timnya ,,,


" Terus bagaimana caranya agar kamu dapat sampai " kali ini Danu menanyakan rencana selanjutnya ,,,


" Terkecuali jika ada tapak atau jalan yang dibuat untuk melalui belut-belut tersebut " kata Reihan yang seperti anak kecil ,,, padahal jelas bahwa itu tidak mungkin ,,,


" Bagaimana jika aku melemparkanmu dan kamu menggunakan gingkang tingkat tinggimu itu " kata Danu memberikan saran kepada Raihan yang hampir putus asa itu ,,,


" Namun jika tidak sampai pada batu ,,, bagaimana " kali ini ranghu yang bertanya dan diangguki oleh yang lainnya ,,,


" Apakah disini ada sulur atau Rotan kita akan secepatnya menarik Raihan jika terlihat ada kesalahan " kata Danu lagi ,,,


" Hemm ,,,itu usul yang bagus " kata Raihan yang ingin mencoba usul dari danu tersebut ,,,


" Baiklah kalian cari sulur atau Rotan hutan " kata Raihan yang memerintah seluruh anggota timnya ,,,

__ADS_1


Awalnya mereka semua tidak setuju dengan keputusan Raihan ,,, sebab hal itu sangat beresiko tinggi bagi keselamatan Raihan ,,,


Namun bukan Raihan jika dirinya mendapatkan tantangan tersebut ,, sebab Raihan menyukai hal baru ,,,


" Rai ,,, biar mereka yang mencari sulur dan rotan tersebut ,,, sebaiknya kamu berlatih melompat mengunakan energiku sebagai tapak " kata Danu yang saat ini sedang berdua dengan Raihan ,,, sedangkan yang lainnya sudah berpencar mencari sulur dan rotan didalam Hutan ,,,


Raihan yang setuju dengan usul Danu melihat kearah lumpur yang terdapat banyak belut tersebut ,,


Percikan listrik sesekali terlihat oleh mereka berdua ,,,


Keduanya mencoba menebak jarak antara tapakan yang berada di tengah dan daratan yang saat ini mereka pijak ,,,


Setelah memastikan ,,, Danu segera mengeluarkan jurus raja iblis level dua ,,,


Jurus tersebut akan memantulkan Raihan ke tempat tapakan tersebut ,,,


Setelah selesai mengukur jarak ,,,


Keduanya mulai berlatih awal jurus tersebut tidak begitu efisien ,,,


sampai berkali-kali mereka berdua mengulangi dari tempat mereka berdiri sampai beratus meter jauhnya ,,,


Sampai akhirnya keduanya berhasil mencapai targetnya ,,,


Semua anggota tim menyaksikan Danu dan Reihan yang seperti anak monyet yang sedang melompat jarak jauh ,,,


Sedang reinki terlihat biasa saja sebab ia sangat tahu kemampuan Danu yang sebelumnya ,


" Yah sudah ayo kita mencobanya " kata Raihan yang sudah bersemangat ,,,


Seluruh peluh dan keringat membanjiri sekujur tubuhnya ,,,


Setelah tubuh Reihan diikat oleh sulur itu ,,,


Raihan bersiap-siap mencoba melakukannya ,,, Danu yang sudah mengeluarkan jurus raja iblis ,,, saat ini sudah berada di belakang Raihan ,,,


Mereka berdua segera bersiap-siap melakukan lompatan ,,,


Saat ini Danu sudah mengeluarkan energinya ,,, begitu juga dengan Raihan kedua murid yang memiliki kekuatan yang berada itu segera melakukan lompatan ,,,


Danu dengan kekuatan penuh melempar tubuh Raihan menuju target didepan ,,, sedangkan Raihan menambahkan gingkang tingkat tinggi melewati para belut yang ingin mendekati tubuhnya ,,, perpaduan kekuatan tersebut membuat semua anggota tim tersebut berdiri layaknya patung ,,,


Mereka Merasakan ketegangan yang sangat luar biasa ,,,


Seluruh tim menyaksikan Raihan yang melompat mengunakan gingkang miliknya di perpadukan dengan kekuatan jurus raja iblis ,,,


Hampir saja tubuh Raihan tidak sampai pada bibir tapak yang terdapat di tengah-tengah lumpur yang dipenuhi oleh belut listrik ,,,


Semua orang hampir terlonjak melihat atraksi yang dilakukan Raihan tersebut ,, dengan mengunakan sisa gingkangnya tubuh Reihan sudah berada di bibir tapak batu tersebut ,,


akhirnya Reihan mendapatkan batu kristal tersebut ,,, semua orang berseru melihat keberhasilan reihan mendapatkan batu kristal itu ,,,


Suasana yang begitu mengharukan ,,,

__ADS_1


Membuat Mereka semua berpelukan satu dengan yang lainnya ,,,


__ADS_2