
Pertarungan antara Danu dan Reinki terus berlanjut ,
kedua kekuatan itu kembali saling beradu ,
Bunyi dentuman yang sangat keras terdengar seperti suara petasan beruntun ,
Dan lubang menguak lebar dimana-mana ,
Kedua orang itu bertarung seperti sebuah bayangan yang mengeluarkan cahaya terang ,
Guru Besar Akuma yang baru tersadar dari sebuah alam masa lalu , ia kini kembali melihat pertarungan antara Danu , Reinki dan Lieng Huang ,
Ketiga orang itu masih bertarung saling mengalahkan ,
Bunyi ledakan dan Dentuman yang sangat keras terdengar saling bersautan ,
Bunyi itu membahana memenuhi seisi Dunia , seolah-olah ingin menghancurkan Bumi ini ,
" Danu , bagaimana ... " kali ini Reinki bertanya kepada Danu yang saat ini fokus pada titik di depannya , ia terus mengamati titik tersebut ,
Ia begitu penasaran sekali dengan titik yang terlihat olehnya ,
Danu yang masih fokus itu masih dapat mendengar ucapan dari Reinki ,
" kak , kamu ingat dengan kata-kataku ? .... " Danu yang masih fokus itu mengalihkan pandangannya pada Reinki yang juga melihat kearah Lieng Huang ,
" ha... iya ... aku melihatnya " kata Reinki yang masih tetap fokus , namun ia tidak begitu memperhatikan titik yang disebutkan oleh Danu ,
Justru dia fokus akan wajah Lieng Huang yang menampakkan serigai yang mengejek ,
" yah sudah , ayo kita buat strategi satu , mulai rencana " kata Danu yang mengintruksikan kepada Reinki saudaranya itu ,
" baik ... " jawab Reinki singkat , sejurus kemudian Danu dan Reinki melakukan penyerangan , kembali kedua bocah itu bertarung melawan Lieng Huang , Cloning dari Kaisar Terdahulu ,
Walaupun Lieng Huang sebuah Cloning namun dia memiliki kecerdasan yang sama seperti Kaisar Terdahulu ,
Bahkan dari segi kekuatan ia juga tidak kalah dengan kemampuan Kaisar Terdahulu ,
Segala hal yang dimiliki Lieng Huang persis tak ubahnya sosok Kaisar Terdahulu ,
Seperti yang dikatakan oleh sang Kaisar bahwa Cloning tersebut memiliki kesamaan pada genetik yang dimilikinya , pada waktu itu mereka sedang berada di dalam ruangan Guru Besar Akuma yang saat itu terkena reaksi obat yang dilemparkan oleh Shanghu ,
Lieng Huang sangat hebat sekali , bahkan jika mereka dapat membandingkan sang Kaisar yang asli , maka hal itu tidak mudah untuk mengindifikasikan antara keduanya ,
" ayo kak , kita mulai " kata Danu lagi yang sudah mengubah alur serangannya ,
__ADS_1
" baik ... " jawab Reinki singkat ,
kembali Dentuman keras terdengar membahana keseluruh Antero ,
Suara tersebut seperti ingin menghancurkan Bumi ,
Tanah bergetar hebat , merasakan pukulan yang sangat keras itu ,
" bammm ... jlegaaaarrrr " terdengar sangat nyaring sekali bunyinya ,
" Danu ... lihat cahaya itu " kata Reinki yang menunjuk ke arah sebuah cahaya pukulan yang mengandung energi yang sangat besar ,
Sekitar sepuluh cahaya yang menyerang dari berbagai penjuru untuk menyudutkan Danu dan Reinki ,
Sedangkan pada saat ini Danu dan Reinki kembali menahan serangan yang dilakukan oleh Lieng Huang ,
Kedua bocah itu melawan serangan tersebut dan membalas serangan yang dilancarkan oleh Lieng Huang ,
Pertarungan itu pada akhirnya dapat membuat para Dewa dan Dewi keluar dari atas langit ,
Namun ada sebuah pembatas yang dibuat oleh Lieng Huang agar para dewa tersebut tidak ikut campur dalam urusan mereka yang saat ini sedang bertempur ,
Bahkan Danu , Reinki dan Guru Besar Akuma baru menyadari energi tersebut ,
Danu dan Reinki dapat merasakan energi itu ,
" Hem .. ternyata kita masuk perangkapnya " kata Guru Besar Akuma yang sedang bergumam sendiri ,
Namun hal itu tetap saja membuat dirinya tidak merasa kawatir , sebab ia yakin bahwa Danu dan Reinki bisa mengatasi pertempuran kali ini ,
Walaupun pada akhirnya Danu dan Reinki , akan mati dan hidup kembali dengan cara dibangkitkan oleh mutiara kristal kehidupan dari kerajaan Iblis ,
Mutiara kristal kehidupan yang asli itu tidak ada batasnya untuk menghidupkan manusia Dari kematian , walaupun itu menentang kondrad dan takdir manusia ,
Namun dengan adanya Mutiara kristal kehidupan , maka manusia akan kembali hidup dalam kematian ,
Lieng Huang juga memiliki Mutiara kristal kehidupan tersebut , namun perbedaan Mutiara kristal kehidupan yang dimiliki Danu dan Lieng Huang itu sangat berbeda ,
yang dimiliki oleh Lieng Huang hanya dapat menghidupkan 2x kematian seseorang , sedangkan milik Danu tiada batasannya ,
Guru Besar Akuma yang masih menyaksikan pertarung itu masih tetap fokus pada titik yang dilihat oleh Danu ,
Begitu juga dengan Danu yang terus gencar melakukan serangan ,
🔹🔹
__ADS_1
Dilain pihak ,
▫️▫️▫️▫️
Pada saat ini She Hou dan Shanghu terlihat berbeda , seketika wajah mereka berubah , setelah mereka mengetahui bahwa para Dewa ingin turun kebumi itu terhalang oleh tirai segel terlarang ,
Sehingga para Dewa tersebut tidak dapat memasuki Dunia yang saat ini Danu dan Reinki pertahankan ,
" aku pikir mereka dapat menyadari jebakan tersebut , ternyata mereka telah masuk kedalam prangkap yang dibuat oleh mereka sendiri , haaaa.... " tawa She Hou yang keras itu membuat ketiga orang yang sedang menyaksikan pertarungan ikut tertawa keras , setelah mereka menyaksikan para Dewa dan Dewi tidak dapat memasuki dunia manusia ,
" haaaa.... " suara tawa mereka semua secara bersamaan ,
Berbeda dengan Pangeran Ketiga Chu Kheyang , ia terkejut melihat sosok bayangan para Dewa yang sedang berkumpul , namun mereka terbelenggu oleh sebuah portal kaca transparan , dan portal tersebut menjebak para Dewa untuk keluar dari dalam portal tersebut ,
" pang Sheng , Ling shang , apa yang harus kita lakukan " kata Pangeran yang sedikit panik ,
" maaf yang mulia Pangeran , itu adalah segel terlarang yang dibuat oleh para Dewa sendiri , kemungkinan kita tidak dapat membuka segel tersebut " kata Ling shang yang langsung menjelaskan kepada Pangeran Ketiga Chu Kheyang ,
Sejenak sang pangeran terdiam , ia tidak dapat berkata apapun juga ,
" Hem ... sudahlah , kita lihat jalannya pertarung " kata Pangeran ketiga Chu kheyang yang saat ini kembali fokus melihat pertarungan antara , Danu , Reinki dan Lieng Huang ,
Pada saat ini Danu ingin menyerang titik yang sedang ia lihat , namun Danu tidak memiliki celah untuk menyerang titik tersebut ,
Akhirnya keduanya kembali bertarung melawan cahaya yang dilancarkan oleh Lieng Huang ,
Kembali kedua pukulan tersebut beradu , kekuatan yang mengandung energi Kultivator tingkat tinggi itu bertemu ,
Terdengar suara dentuman yang sangat keras terdengar , lubang kembali menganga menguak bumi ,
Danu dan Reinki terengah-engah , merasakan energi yang dikeluarkan untuk melawan energi yang dilancarkan oleh Lieng Huang ,
Sedangkan Lieng Huang sendiri masih tegak berdiri dengan seringai yang sangat mengerikan ,
" Haaaa... kalian benar-benar bukan apa-apa , kemampuan kalian hanya segini saja , hanya sepuluh seperkekuatan yang aku lancarkan , namun sepertinya kalian sudah mendapatkan beberapa ratus kali pukulan " kata Lieng Huang yang masih mengejek kedua bocah itu ,
" kami bisa saja mengalahkanmu , dan kami masih memiliki jurus dan senjata andalan " kata Reinki yang akhirnya menjawab ejekan dari Lieng Huang ,
" Bagus .. kenapa tidak kalian keluarkan " kata Lieng Huang yang masih dengan wajah yang sama ,
" apa harus .... " jawab Reinki yang sedikit kesal , namun Danu langsung memegang tangannya ,
" kak , ... " kata Danu sambil menggelengkan kepalanya agar Reinki jangan berdebat lagi dengan Lieng Huang ,
Lieng Huang yang melihat itu kembali tertawa keras ,
__ADS_1
" haaaa .... bodoh ... sangat bodoh sekali , apa yang kamu serap dari belajar dengan Gurumu itu haks.... " Lieng Huang semakin keji mengeluarkan kata-kata yang sangat pedas ,
Hampir saja Reinki terpancing oleh kata-katanya ,