
pada saat ini Danu dan yang lainnya terus berjalan menyusuri lorong -lorong desa ,,, sampai akhirnya mereka berhenti disebuah tempat ,,,
suasana tempat itu sangat sunyi sekali ,,
ketiga orang tersebut merasakan ada yang janggal dengan situasi saat ini ,,,
" guru ,,,, aura ini seperti ada yang tidak beres " kata Danu kepada gurunya ,,,
" iya aura ini sangat berbeda dari biasanya " kata guru besar akuma yang mencoba mengamati area sekitarnya ,,,
tiba-tiba asap putih muncul memenuhi area sekitar ,,,
guru besar akuma yang menyadari hal itu segera memerintahkan Danu dan reinki agar bersiap-siap untuk menghadapi segala kemungkinan besar yang akan terjadi ,,,
" Danu ,,, reinki ,,, cepat ,,,kalian harus bersiap-siap ,,, jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan " kata guru besar akuma memperingatkan kepada kedua muridnya ,,,
" baik guru ,,, ayo kak " kata Danu kepada saudaranya ,,
keduanya segera mengeluarkan energi dan kekuatannya ,,, aura pekat terpancar dari tubuh danu dan reinki yang saat ini ,,,
" danu waspada ,,, " reinki segera memasang tubuhnya dibalik tubuh danu ,,, jadi posisi danu saat ini sedang saling memunggungi ,,,
dari arah lain terlihat sebuah bayangan berkelebat ,,,
" danu ,,, awas ,,, " teriakan suara reinki yang menyuruhnya untuk menghindar ,,,
" hiaaaatt ,,, ciaat ,,, " danu menghindari satu serangan yang tak terlihat ,,,
namun bayangan itu tidak berhenti sampai disitu saja ,,
satu serangan melesat kearah reinki dan guru besar akuma ,,, guru besar akuma menyongsong energi itu dengan kekuatannya ,,,
seketika suara dentuman keras terdengar ,,,
" ciuuunggg ,,,, jlegeeeerrr " suara dentuman keras terdengar membahana seantero sekitarnya ,,,
begitu juga reinki yang sudah berhadapan dengan satu musuh yang tak terlihat ,,, selain dapat berteleport juga dapat menyembunyikan tubuhnya ,,,
" kak ,,, ayo kita hadapi bersama-sama " seketika danu maju membantu reinki yang saat ini sedang bertarung sendirian ,,,
" awas danu ,,, " reinki berteriak kencang pada saat sebuah pukulan melesat ke arahnya ,,, namun dengan mudah danu menghantam balik seseorang yang sudah menyerang dirinya ,,,
__ADS_1
seketika nampak sesosok tubuh tergeletak menahan rasa sakit akibat pukulannya ,,
" akhss ,,, huukk ,,, hukkk " suara itu terbatuk- batuk menahan rasa sakit pada area dadanya yang terkena serangan danu ,,,
danu yang melihat sesosok wanita yang berpakaian ala penari kerajaan terheran ,,,
wanita muda itu yang telah dilihat Danu dan reinki dibalik dinding besi di sebuah rumah tergolong mewah itu ,,,
" kak ,,, bukankah dia adalah wanita yang Kita lihat tadi " kata Danu yang melihat wanita itu mengeluarkan cairan kental dari dalam mulutnya ,,, sepertinya dia sudah terluka cukup parah ,,,
Danu ingin menghampiri wanita muda tersebut ,, namun di hentikan oleh guru besar akuma ,,,
" Danu ,,, jangan ,,, " guru besar akuma seketika menghentikan Danu dari langkah kakinya ,,,
" kenapa guru ,,, " Danu bertanya kepada guru besar akuma ,,,
" nah ,,, ini ambil ,,, biar dia memulihkan kondisi tubuhnya sendiri " katanya sambil melempar satu butir pil pemulihan ,,,
Danu yang sudah mengambil obat tersebut segera mendekati wanita tersebut ,,,
sebelum ia mengambil pil pemulihan tersebut ,,, wanita itu menunduk memberi salam hormat kepada Danu yang saat ini berada didepannya ,,, Danu membalasnya dengan senyuman ,,,
" salam hormat yang mulia kaisar raja " kata wanita itu sambil memegang dadanya yang terasa sangat sakit sekali ,,,
sang wanita mengambil obat tersebut dari tangan Danu ,,, setelah itu ia menelan pil tersebut ,,, selanjutnya ia mulai mencoba untuk duduk bersila ,,,
tidak membutuhkan waktu lama obat itu sudah bekerja menyembuhkan wanita itu dari rasa sakit yang ia rasakan ,,,
setelah itu ia mulai membuka matanya dan langsung berkata kepada Danu ,,,
" ternyata anda adalah orang pilihan sang kaisar ,,, maaf saya tidak dapat merasakan energi yang anda miliki yang mulia kaisar " kata wanita itu kepada Danu ,,,
" iya tidak apa ,,, " Jawab Danu singkat ,,, seketika Danu berdiri dari posisinya tadi ,,, namun wanita itu menyerahkan 7 bunga anggrek berwarna-warni ,,,
" maaf hamba tidak dapat membantu yang mulia hanya ini saja yang dapat hamba berikan kepada yang mulia kaisar " kata wanita itu yang sudah menyerahkan 7 macam warna bunga anggrek ,,,
Danu menerima bunga anggrek tersebut ,,
" terimakasih ,,, sudah memberikan bunga ini kepadaku " kata Danu yang langsung menyimpan kedalam ruang cincin yang dapat menyimpan segala macam benda dan barang ,,,
setelah itu Danu dan reinki menerus perjalanannya ,, sedang wanita tersebut telah kembali ke tempat asalnya ,,,,
__ADS_1
" Danu ayoh kita percepat langkah kita " kata guru besar akuma yang langsung berjalan terlebih dahulu jalannya seperti layaknya manusia biasa berjalan ,,, semua itu disebabkan gravitasi ruang dimensi yang tidak bisa membuat energi gingkang bekerja secara maksimal ,,, sebab energi tersebut dapat melemahkan kekuatan penggunanya ,,,
sempai akhirnya Ketiga orang tersebut sampai di sebuah jurang yang cukup dalam ,,, ketiganya harus menurun untuk mencari keberadaan pintu gerbang ketiga ,,,
⏭️⏭️⏭️
pada saat ini She Hou dan Shanghu sedang berada disebuah rumah yang memiliki dekorasi dan ukiran disetiap dinding rumah tersebut ,,,
rumah itu terbilang cukup unik dan menarik sekali ,,,
" She Hou ,,, aku merasakan aura mutiara itu berada di tempat ini " kata Shanghu yang langsung memberikan penjelasan kepada she Hou ,,,
sesaat She Hou mengerutkan dahinya ,,
" hemm ,,, kamu yakin ,,, " kata She Hou yang balik bertanya kepada Shanghu apakah dia yakin bahwa mutiara kristal kehidupan itu berada didalam rumah tersebut ,,,
" sangat yakin ,,, " kata sanghu yang meyakinkan kata-katanya ,,,
" baiklah ,,, ayo kita kembali dan menyusun rencana " kata She Hou yang langsung pergi meninggalkan tempat tersebut ,,,
sesampainya di dalam pondok yang ia tinggali keduanya segera masuk kedalam pondok tersebut ,,,
ternyata tidak begitu lama mereka kembali ,,, dari arah luar pondok ,,, pintu pondok diketuk dari arah luar ruangan ,,,
" tok ,,, tok ,,, " bunyi ketokan dari arah luar pondok ,,,
" siapa ,,, " Shanghu mencoba bertanya kepada seseorang yang telah mengetok pintu pondoknya ,,
" saya tuan ,,, ini saya bawakan makanan untuk tuan " kata seseorang yang berada di luar pondok ,,
" yah ,,, sebentar " She Hou berjalan ke arah pintu dan membukakan pintu masuk untuk orang tersebut ,,,
" cekreeeeeekkkk " pintu telah dibuka dari dalam ,,, seseorang membawah talam besar berisi hidangan makanan ,,, ternyata orang yang datang ke pondok Shanghu dan she Hou adalah istri dari ketua desa ,,, ia segera menyerahkan hidangan tersebut kepada tamu desa yang sedang berkunjung ,,,
" ini tuan ,,, hidangannya ,,, silahkan di nikmati " kata wanita tersebut yang langsung pergi meninggalkan pondok Shanghu dan She Hou ,,,
" iya ,,, terimakasih ,,, " kata she Hou yang sudah menerima makanan tersebut ,,, sang wanita hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya saja ,,,
setelah wanita itu pergi meninggalkan tempat tersebut kedua orang alkemis itu langsung menyantap makanan tersebut ,,,
" oh ,,, ternyata dia adalah istri tetua desa yang sedang mengantar makanan " kata Shanghu sambil mengamati makanan yang saat ini ia sedang makan ,,
__ADS_1
" kenapa kamu seperti itu Shanghu " kata She Hou yang saat ini sedang menyuapkan satu gumpal nasi kedalam mulutnya ,,,
" hanya saja jika aku berpikir negatif ,,, bila makanan ini terdapat racun dengan mudahnya kita hanya tinggal nama saja yang terukir dipapan nisan " kata Shanghu yang juga menyuap nasi kedalam mulutnya