Pukulan Raja Iblis

Pukulan Raja Iblis
episode 6


__ADS_3

setelah Danu Rei merasa lebih nyaman ia pun segera berdiri dan mengendong ayahnya kembali ke rumah nya ,, kakek yang sudah mulai menetralisir kekuatan nya segera bangkit dan menyuruh Danu ,,, mereka berjalan beriringan menuju rumah ,,,


esok harinya Danu sudah melakukan aktivitas setiap hari ,,, setelah itu ia pergi ke kebun sejenak ,,, ia akan berlatih ilmu bela diri karena Danu tidak dapat mengunakan kekuatan nya terpaksa ia belajar kemampuan fisik nya saja , bergerak melompat , menghantam , menendang , semua gerakan itu terus berulang-ulang dilakukan ,, setiap hari , Danu terus berlatih mengunakan kekuatan fisik nya agar mendapatkan semangat yang semakin bertambah ,, dari dalam maupun luar ,, sampai Danu lelah ia pun beristirahat ,, kakek yang saat ini menjadi guru Danu sudah dapat bernafas lega melihat perkembangan yang dimiliki Danu ,, sudah hampir satu bulan Danu berlatih ,,, namun kekuatan nya saat ini tidak akan bisa menandingi kekuatan penyihir gelap kerajaan ,,, yang bisa ia lakukan jika bertemu dengan prajurit penyihir gelap hanya bertahan atau berlari menyelamatkan diri dari keganasan kekuatan dan kekuasaan penyihir gelap , hari ini kakek akan pergi menuju ibukota untuk menjual hasil kebun nya , Danu bersama ayahnya akan ikut bersama didalam gerobak milik sang kakek ,,, setelah meletakkan semua barang kedalam gerobak , kereta gerobak pun berjalan melalui jalan setapak khusus pengendara gerobak atau kereta kuda ,, dalam perjalanan gerobak kakek akan melewati desa ,,, di desa ini semua hasil tanaman harus diserahkan kepada pihak kerajaan ,,, sedangkan untuk seseorang yang sudah menyerahkan hasil nya kepada pihak kerajaan akan memberikan upah yaitu bahan makanan yang bisa di makan sehari 2x ,,, terkadang itu juga belum cukup untuk mereka konsumsi ,,, karena ???pemerintah terlalu menekankan segala kepentingan masyarakatnya , di pertengahan jalan kakek melajukan laju gerobak nya , pasalnya hari sudah hampir malam dan itu sangat berbahaya ,,, di tengah laju kereta gerobak nya , kakek sudah dapat melihat penginapan dari kejauhan ,,, karena ia juga tidak ingin berurusan dengan makhluk ciptaan kerajaan gelap ,,, maka ia melajukan gerobaknya sekencang mungkin ,,, sampai lah gerobak di depan pintu penginapan ,,, ia merasa heran kenapa penginapan itu terasa sangat sepi sekali ,, kakek sangmi menjadi penasaran dengan keadaan penginapan itu ,,,

__ADS_1


" sangmi jangan masuk dulu ,, kita pergi dari tempat ini secepatnya " kata Ayah Danu dari dalam gerobak ,,, kakek sangmi pun segera melajukan gerobak nya kembali ,,, ia sudah tidak perdulikan keadaan penginapan itu ,,, ia pun terus melaju .. mempercepat laju gerobak nya ,, sampai di sebuah tempat yang ia rasa aman kakek mengistirahatkan kuda dan gerobak milik nya , ia segera mengikat kuda tersebut tidak terlalu kencang ,, ia pun segera masuk ke dalam gerobak , didalam sudah ada Danu dan ayahnya yang begitu tegang ,,,


" Santos apa yang kamu rasakan " tanya kakek sangmi ,,,

__ADS_1


" didalam ada pemangsa milik penyihir gelap ,,, semua sudah tewas tanpa tersisa,,, tidak ada gunanya Kita berada di dalam penginapan ,,, mahkluk itu berjumlah tiga ,,, aku belum sanggup memusnahkan mereka bertiga " kata Ayah Danu menjelaskan keadaan penginapan tersebut ,,


malam pun semakin larut ,,, bintang mulai bersinar terang ,,, seakan ingin menggoda orang yang melihat nya ,,, suara lolongan serigala pun terdengar lantang sekali gaungnya begitu memilukan ,,, namun tidak membutuhkan waktu lama suara itu pun menghilang yang terdengar saat ini Hanya suara lengkingannya yang sangat mengerikan ,,, seperti nya binatang serigala tersebut telah berakhir dengan suara lengkingannya ,,, namun Danu tidak merasa takut karena ia tidak dapat merasakan keberadaan makhluk penghuni alam kegelapan tersebut , berbeda dengan kakek sangmi dan ayah Danu Santos ,, mereka dapat merasakan kekuatan gelap yang sangat mengerikan ,,, suara lolongan dari serigala itu seakan telah membawa sebuah pentanda kekuatan gelap telah menyelimuti alam sekitar nya ,,, kakek mencoba menetralisir keadaan saat ini ,,, ia begitu tegang sekali sampai mau bernafas saja ia tak bisa lakukan ,,, ketegangan telah menguasai situasi saat ini ,,,

__ADS_1


namun tak berapa lama mereka semua terlelap ,,,


pagi pun telah datang ,,, kakek yang sudah menyadari hari sudah pagi ia pun langsung menuju bagian depan gerobak dan memegang kekang kuda ,, sekali hentak kuda pun melaju , kakek telah melanjutkan perjalanan nya menuju ibukota ,,, dengan kecepatan tinggi gerobak terus berjalan menyusuri jalanan setapak yang biasa digunakan para penguna gerobak atau kereta kuda ,,, sudah hampir siang kakek menempuh perjalanan ,, sampai akhir ia di depan pintu gerbang ibukota yang sudah dijaga oleh para prajurit kerajaan penyihir gelap ,,, ,, setelah melewati jalan di depan dan melalui pemeriksaan , gerobak pun di perbolehkan untuk memasuki ibukota kerajaan penyihir gelap ,,, ramai sekali suasana kota raja ,,, banyak sekali penduduk dan para bangsawan yang berpakaian mewah ,,, gerobak kakek terus menuju lokasi tempat pasar ,,, dimana ia dapat menjual barang dagangan nya ,,, setelah ia tiba didepan pintu masuk kakek segera menemui sang pemilik ,, cukup lumayan juga kakek berbincang-bincang dan bernegosiasi ,,, setelah mendapat kesempakatan kakek segera menurunkan barang dagangan nya dan ia pun langsung menuju sebuah rumah yang agak jauh dari ibukota ,,, namun tempat itu tetap kekuasaan ibukota ,,, setelah kakek berhenti di sebuah halaman luas ia pun langsung memarkir binatang peliharaan nya juga gerobak di tempat yang sudah tersedia ,,,

__ADS_1


__ADS_2