
Ketiga orang tersebut telah memasuki pintu gerbang kelima ,
" Guru , kita sudah sampai di dalam pintu gerbang kelima , mari kita mencari keberadaan gerbang keenam " Danu yang baru saja sampai di dalam gerbang kelima terus berjalan kearah depan ,
begitu juga dengan Reinki dan Guru Besar Akuma yang mengikutinya dari arah belakang ,
mereka bertiga melanjutkan perjalanannya mencari gerbang keenam ,
⏩⏭️
Pada saat ini Santos sedang membantu Jienam dan Chenhu ,
lain halnya dengan panglima Jien ma dan Sansan mereka berdua masih asik bermain catur ,
" Ranghao , ayo kita melanjutkan latihan kemarin " kata Shue yang saat ini sedang membuka portal dimensi lain , sebab mereka akan berlatih di sana ,
" baik ibu ,,, " Ranghao menjawab perintah dari Shue
mereka berdua akhirnya memasuki pintu portal tersebut ,
🔸
Bhicong dan Chin Hong tidak berhasil mencari informasi tentang Shanghu ,
sebab Shanghu telah berhasil kembali ke dalam penginapan ,
Di saat Bhicong dan Chin Hong sedang berada di dalam ruang kamar penginapan , tanpa sepengetahuan dari kedua orang tersebut ,
Shanghu dan She Hou berlari keluar dari jendela penginapan ,,
mereka berdua segera menuju lokasi keberadaan batu delima kehidupan ,
setelah mereka berdua semakin jauh ,
pada saat ini , Chin Hong dan Bhicong merasakan apa yang sudah di lakukannya tidak mendapat hasil apa-apa ,
" Bagaimana ini , Bhicong " Chin Hong bertanya kepada Bhicong ,
" Entahlah ... aku merasa sepertinya mereka sudah mengetahui rencana kita " kata Bhicong yang dapat menyadari bahwa kedua Alkemis itu sudah mengetahui rahasia mereka berdua ,
" mungkin kamu benar , haiss .... " kata Chin Hong yang langsung menghela nafas panjang ,
namun baru saja mereka berhenti berbicara ,
dari arah luar penginapan terdengar suara kebisingan ,
suara itu semakin kuat dan keras sekali , sepertinya mereka sedang mengejar sesuatu ,
Chin Hong dan Bhicong yang tidak menyadari bahwa Batu Delima kehidupan telah dicuri oleh orang tak dikenal ,
sedangkan pencuri tersebut telah kabur entah kemana .
Di saat pagi hari Bhicong dan Chin Hong baru bangun dari tidurnya ,
mereka berdua baru menyadari bahwa dikamar sebelah sudah tidak terdengar seseorang beraktivitas ,
" Chin Hong , aku merasa ada yang aneh " Bhicong yang baru menyadari bahwa kamar sebelah tidak ada orang lagi iapun mencoba mempertajam pendengarannya ,
__ADS_1
" sepertinya begitu " kata Chin Hong singkat ,
" ayo coba kita periksa " kata Bhicong ,
" Baiklah .. ayo " kata Chin Hong , kedua orang itu segera keluar dari dalam ruang kamar tidurnya ,
mereka mencoba mencari keterangan dari salah satu pelayan penginapan ,
namun tetap saja mereka juga tidak mengetahui kedua tamu yang sedang menginap di dalam kamar tidurnya ,
akhirnya Chin Hong memiliki ide agar pintu itu di intip dari atas atap atau pun lubang pintu ,
kedua orang itu segera melakukan apa yang ingin dikerjakannya ,
mereka berdua mencoba mengintip dari lubang pintu ,
kedua orang tersebut sangat terkejut dan baru mengetahui bahwa kedua orang itu telah pergi dari ruang kamar tidurnya ,
segeralah Bhicong dan Chin Hong keluar dari penginapan tersebut ,
tujuan mereka adalah tempat keberadaan Batu Delima kehidupan ,
sesampainya mereka di lokasi keberadaan Batu Delima kehidupan ,
kedua orang itu sangat terkejut , ternyata Batu Delima kehidupan telah hilang dari tempatnya dan yang paling membuat mereka menyesal adalah mereka tidak tahu kejadian tersebut ,
pada akhirnya Bhicong dan Chin Hong kembali ke istana raja terdahulu tempat Santos dan kawan-kawan yang lainnya sedang menunggu informasi dari mereka berdua ,,
" kita gagal lagi , Chin Hong " kata Bhicong yang lemah tak bersemangat ,
sedangkan pada saat ini Shanghu dan She Hou sudah kembali ke dalam pondok milik mereka ,
pondok tersebut tempat mereka akan menjalankan misinya ,
mereka akan menggabungkan 3 batu kristal kehidupan tersebut ,
mulailah mereka melakukan pekerjaannya ,
Berbeda dengan Chin Hong dan Bhicong , mereka telah sampai di depan pintu gerbang istana raja terdahulu ,
setelah keduanya dapat memasuki istana , segeralah mereka berdua masuk kedalam ruangan dan bertemu dengan panglima jien ma dan Sansan yang sedang bermain catur ,
" Panglima , kamu datang kemari " Chin Hong yang tidak menyangka bahwa panglima Jien ma berada di dalam istana raja terdahulu sangat kaget ,
" Hooh .. Chin Hong , Bhicong , apakah misi kalian berhasil " Panglima Jien ma mencoba bertanya kepada kedua bawahannya Pangeran Ketiga Chu Kheyang ,
" Hais .. kami tidak berhasil Panglima " kata Bhi Cong sambil mendesah sebab dia tidak berhasil menjalankan misinya ,
dari dalam ruangan yang berbeda , Santos keluar dan melihat ke arah teman satu timnya sedang dalam keadaan wajah yang memprihatinkan ,
" Bhicong , Chin Hong , bagaimana dengan rencana kalian " Santos langsung memberikan pertanyaan kepada Chin Hong dan Bhicong ,
Akhirnya mereka berdua bercerita tentang kejadian yang dilakukan oleh kedua Alkemis itu ,
sampai akhirnya Batu Delima kehidupan itu telah di curi oleh kedua Alkemis ,
" Jadi mereka berdua telah berhasil mencuri Batu Delima kehidupan " Santos mengulangi perkataan dari kedua temannya ,
__ADS_1
" Iyah " jawab keduanya serentak ,
Sansan yang mendengar cerita dari kedua temannya itu jadi terdiam ,
Ia sendiri tidak tahu apa yang harus dikatakannya
" yah sudah kita tetap harus waspada dan berhati-hati " kata Hausan yang saat ini berada di belakang Santos ,
begitu juga dengan grei , jienam dan Chenhu ,
Pada saat ini mereka sedang berkumpul dan dapat mendengar sebagian penjelasan dari Chin Hong dan Bhicong ,
" Baiklah , kami akan berjaga di bagian halaman depan saja " kata Chin Hong yang diangguki oleh Bhicong ,
" Terserah kalian berdua saja , tapi saat ini lebih baik kalian beristirahat terlebih dahulu " Hausan menyarankan kepada mereka berdua agar beristirahat ,
Kedua orang itu menyetujui anjuran dari Hausan dan segera menuju ruang kamar tidurnya ,
sejenak ruangan tersebut menjadi sunyi , tidak ada perbincangan ataupun perkataan yang menjadi bahan untuk diperbincangkan ,
" sudahlah , ayo kita lanjutkan permainan kita " kata Sansan kepada Panglima Jien ma ,
" Iyah baiklah " Panglima Jien ma menjawabnya singkat ,
kedua orang itu kembali bermain catur ,
sedangkan Santos kembali beraktivitas membantu Hausan dan Grei ,
sedangkan Jienam dan Chenhu juga sudah melakukan aktivitasnya ,
🔸🔸
Shanghu dan She Hou sedang berada di dalam ruang penelitian yang baru mereka miliki ,
Tempat itu khusus untuk menciptakan berbagai macam barang dan bahan yang akan mereka gunakan untuk menghidupkan jasad Kaisar Terdahulu ,
kedua Alkemis itu masih sibuk dengan aktivitasnya ,
" She Hou , apakah seperti ini " pada saat ini Shanghu yang tidak mengerti ia pun bertanya kepada She Hou keturunan murni dari Kaisar Terdahulu ,
" Bukan ,, itu seperti ini " kata She Hou yang langsung menjelaskan kepada Shanghu ,
setelah bertukar pikiran dan pendapat kedua Alkemis itu sudah menyelesaikan tugasnya ,,
tersisa bagaimana caranya mereka mendapatkan jasad Kaisar Terdahulu ,
" sebaiknya kita beristirahat dulu " kata She Hou yang langsung berjalan menuju ruang kamar tidurnya ,
Begitu juga dengan Shanghu yang langsung masuk ke dalam ruang kamar tidurnya ,
kedua Alkemis itu merasa puas dengan pekerjaan yang sudah di lakukannya ,
malampun semakin larut , Binatang pun sudah mulai bernyanyi ,
sebagian orang yang masih beraktivitas mereka terus bekerja ,
sedangkan sebagian orang tidak beraktivitas lebih memilih merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur yang nyaman
__ADS_1