Pukulan Raja Iblis

Pukulan Raja Iblis
episode 137


__ADS_3

Ketiga orang tersebut telah memasuki pintu gerbang kelima ,


" Guru , kita sudah sampai di dalam pintu gerbang kelima , mari kita mencari keberadaan gerbang keenam " Danu yang baru saja sampai di dalam gerbang kelima terus berjalan kearah depan ,


begitu juga dengan Reinki dan Guru Besar Akuma yang mengikutinya dari arah belakang ,


mereka bertiga melanjutkan perjalanannya mencari gerbang keenam ,


⏩⏭️


Pada saat ini Santos sedang membantu Jienam dan Chenhu ,


lain halnya dengan panglima Jien ma dan Sansan mereka berdua masih asik bermain catur ,


" Ranghao , ayo kita melanjutkan latihan kemarin " kata Shue yang saat ini sedang membuka portal dimensi lain , sebab mereka akan berlatih di sana ,


" baik ibu ,,, " Ranghao menjawab perintah dari Shue


mereka berdua akhirnya memasuki pintu portal tersebut ,


🔸


Bhicong dan Chin Hong tidak berhasil mencari informasi tentang Shanghu ,


sebab Shanghu telah berhasil kembali ke dalam penginapan ,


Di saat Bhicong dan Chin Hong sedang berada di dalam ruang kamar penginapan , tanpa sepengetahuan dari kedua orang tersebut ,


Shanghu dan She Hou berlari keluar dari jendela penginapan ,,


mereka berdua segera menuju lokasi keberadaan batu delima kehidupan ,


setelah mereka berdua semakin jauh ,


pada saat ini , Chin Hong dan Bhicong merasakan apa yang sudah di lakukannya tidak mendapat hasil apa-apa ,


" Bagaimana ini , Bhicong " Chin Hong bertanya kepada Bhicong ,


" Entahlah ... aku merasa sepertinya mereka sudah mengetahui rencana kita " kata Bhicong yang dapat menyadari bahwa kedua Alkemis itu sudah mengetahui rahasia mereka berdua ,


" mungkin kamu benar , haiss .... " kata Chin Hong yang langsung menghela nafas panjang ,


namun baru saja mereka berhenti berbicara ,


dari arah luar penginapan terdengar suara kebisingan ,


suara itu semakin kuat dan keras sekali , sepertinya mereka sedang mengejar sesuatu ,


Chin Hong dan Bhicong yang tidak menyadari bahwa Batu Delima kehidupan telah dicuri oleh orang tak dikenal ,


sedangkan pencuri tersebut telah kabur entah kemana .


Di saat pagi hari Bhicong dan Chin Hong baru bangun dari tidurnya ,


mereka berdua baru menyadari bahwa dikamar sebelah sudah tidak terdengar seseorang beraktivitas ,


" Chin Hong , aku merasa ada yang aneh " Bhicong yang baru menyadari bahwa kamar sebelah tidak ada orang lagi iapun mencoba mempertajam pendengarannya ,

__ADS_1


" sepertinya begitu " kata Chin Hong singkat ,


" ayo coba kita periksa " kata Bhicong ,


" Baiklah .. ayo " kata Chin Hong , kedua orang itu segera keluar dari dalam ruang kamar tidurnya ,


mereka mencoba mencari keterangan dari salah satu pelayan penginapan ,


namun tetap saja mereka juga tidak mengetahui kedua tamu yang sedang menginap di dalam kamar tidurnya ,


akhirnya Chin Hong memiliki ide agar pintu itu di intip dari atas atap atau pun lubang pintu ,


kedua orang itu segera melakukan apa yang ingin dikerjakannya ,


mereka berdua mencoba mengintip dari lubang pintu ,


kedua orang tersebut sangat terkejut dan baru mengetahui bahwa kedua orang itu telah pergi dari ruang kamar tidurnya ,


segeralah Bhicong dan Chin Hong keluar dari penginapan tersebut ,


tujuan mereka adalah tempat keberadaan Batu Delima kehidupan ,


sesampainya mereka di lokasi keberadaan Batu Delima kehidupan ,


kedua orang itu sangat terkejut , ternyata Batu Delima kehidupan telah hilang dari tempatnya dan yang paling membuat mereka menyesal adalah mereka tidak tahu kejadian tersebut ,


pada akhirnya Bhicong dan Chin Hong kembali ke istana raja terdahulu tempat Santos dan kawan-kawan yang lainnya sedang menunggu informasi dari mereka berdua ,,


" kita gagal lagi , Chin Hong " kata Bhicong yang lemah tak bersemangat ,


sedangkan pada saat ini Shanghu dan She Hou sudah kembali ke dalam pondok milik mereka ,


pondok tersebut tempat mereka akan menjalankan misinya ,


mereka akan menggabungkan 3 batu kristal kehidupan tersebut ,


mulailah mereka melakukan pekerjaannya ,


Berbeda dengan Chin Hong dan Bhicong , mereka telah sampai di depan pintu gerbang istana raja terdahulu ,


setelah keduanya dapat memasuki istana , segeralah mereka berdua masuk kedalam ruangan dan bertemu dengan panglima jien ma dan Sansan yang sedang bermain catur ,


" Panglima , kamu datang kemari " Chin Hong yang tidak menyangka bahwa panglima Jien ma berada di dalam istana raja terdahulu sangat kaget ,


" Hooh .. Chin Hong , Bhicong , apakah misi kalian berhasil " Panglima Jien ma mencoba bertanya kepada kedua bawahannya Pangeran Ketiga Chu Kheyang ,


" Hais .. kami tidak berhasil Panglima " kata Bhi Cong sambil mendesah sebab dia tidak berhasil menjalankan misinya ,


dari dalam ruangan yang berbeda , Santos keluar dan melihat ke arah teman satu timnya sedang dalam keadaan wajah yang memprihatinkan ,


" Bhicong , Chin Hong , bagaimana dengan rencana kalian " Santos langsung memberikan pertanyaan kepada Chin Hong dan Bhicong ,


Akhirnya mereka berdua bercerita tentang kejadian yang dilakukan oleh kedua Alkemis itu ,


sampai akhirnya Batu Delima kehidupan itu telah di curi oleh kedua Alkemis ,


" Jadi mereka berdua telah berhasil mencuri Batu Delima kehidupan " Santos mengulangi perkataan dari kedua temannya ,

__ADS_1


" Iyah " jawab keduanya serentak ,


Sansan yang mendengar cerita dari kedua temannya itu jadi terdiam ,


Ia sendiri tidak tahu apa yang harus dikatakannya


" yah sudah kita tetap harus waspada dan berhati-hati " kata Hausan yang saat ini berada di belakang Santos ,


begitu juga dengan grei , jienam dan Chenhu ,


Pada saat ini mereka sedang berkumpul dan dapat mendengar sebagian penjelasan dari Chin Hong dan Bhicong ,


" Baiklah , kami akan berjaga di bagian halaman depan saja " kata Chin Hong yang diangguki oleh Bhicong ,


" Terserah kalian berdua saja , tapi saat ini lebih baik kalian beristirahat terlebih dahulu " Hausan menyarankan kepada mereka berdua agar beristirahat ,


Kedua orang itu menyetujui anjuran dari Hausan dan segera menuju ruang kamar tidurnya ,


sejenak ruangan tersebut menjadi sunyi , tidak ada perbincangan ataupun perkataan yang menjadi bahan untuk diperbincangkan ,


" sudahlah , ayo kita lanjutkan permainan kita " kata Sansan kepada Panglima Jien ma ,


" Iyah baiklah " Panglima Jien ma menjawabnya singkat ,


kedua orang itu kembali bermain catur ,


sedangkan Santos kembali beraktivitas membantu Hausan dan Grei ,


sedangkan Jienam dan Chenhu juga sudah melakukan aktivitasnya ,


🔸🔸


Shanghu dan She Hou sedang berada di dalam ruang penelitian yang baru mereka miliki ,


Tempat itu khusus untuk menciptakan berbagai macam barang dan bahan yang akan mereka gunakan untuk menghidupkan jasad Kaisar Terdahulu ,


kedua Alkemis itu masih sibuk dengan aktivitasnya ,


" She Hou , apakah seperti ini " pada saat ini Shanghu yang tidak mengerti ia pun bertanya kepada She Hou keturunan murni dari Kaisar Terdahulu ,


" Bukan ,, itu seperti ini " kata She Hou yang langsung menjelaskan kepada Shanghu ,


setelah bertukar pikiran dan pendapat kedua Alkemis itu sudah menyelesaikan tugasnya ,,


tersisa bagaimana caranya mereka mendapatkan jasad Kaisar Terdahulu ,


" sebaiknya kita beristirahat dulu " kata She Hou yang langsung berjalan menuju ruang kamar tidurnya ,


Begitu juga dengan Shanghu yang langsung masuk ke dalam ruang kamar tidurnya ,


kedua Alkemis itu merasa puas dengan pekerjaan yang sudah di lakukannya ,


malampun semakin larut , Binatang pun sudah mulai bernyanyi ,


sebagian orang yang masih beraktivitas mereka terus bekerja ,


sedangkan sebagian orang tidak beraktivitas lebih memilih merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur yang nyaman

__ADS_1


__ADS_2