
Santos dan Panglima Jien ma telah dikalahkan ,
Kali ini Grei dan Shue juga telah kalah ,
Semua orang yang dekat dengan Danu sudah banyak yang meninggal ,
Namun Peperangan terus berlangsung ,
Pasukan Sin Huang dan Prajurit Buatan mereka dapat mengimbangi kekuatan dari Prajurit Super Kultivasi ,
Seketika Hausan memerintahkan pasukan Sin Huang untuk membuat formasi penyerangan ,
" Sin Huang , sekarang " teriakan dari Hausan ,
Sedangkan Prajurit Buatan tersebut masih dalam formasi yang sama ,
Namun Hausan memberi tanda agar mengubah formasi tersebut ,
Kali ini Hausan memerintahkan pasukan dari Prajurit Buatan Super ,
" Prajurit , bentuk farmasi unggulan , aba-aba tiga langsung serang ..... " Kembali Hausan berteriak keras ,
Pertempuran terus berlangsung sengit ,
Terdengar lagi Suara dentuman dan pukulan yang sangat keras terdengar membahana ke seluruh Antero area peperangan ,
⏩⏭️
Danu dan Reinki terus bertempur , kedua bocah itu dengan gigihnya terus menyerang Lieng Huang ,
Lieng Huang yang memiliki sifat jahat , tidak memberi ampun kepada kedua bocah yang saat ini sedang ia lawan ,
" Haaaa..... ayo Lawan lagi , jangan pernah menyerah " Lieng Huang yang memang dirancang agar dapat mengalahkan Danu dengan ambisi dan emosionalnya itu terus memancing kedua bocah itu agar mengeluarkan seluruh kemampuannya ,
" kenapa kalian diam , apakah segini saja kemampuan kalian hakks.... haaaaa ... " tawa Lieng Huang membahana ke seluruh Antero ruangan ,
" Kak ... " Danu kembali memanggil Reinki Saudaranya itu ,
" tenang Danu , jangan terpancing , apa kamu sudah melihat titik kelemahannya " Reinki yang merasakan bahwa Danu gusar kembali menenangkan adiknya itu ,
" aku hanya melihat satu jirah yang tertoreh di telapak tangan dan satu garis memanjang , namun aku belum yakin apakah itu adalah titik kelemahannya " kata Danu yang menjelaskan kepada Reinki saudaranya ,
" kita coba , jika berhasil maka kita akan menyerang secara bersamaan " kata Reinki yang memberi aba-aba kepada Danu ,
" Baik kak .... " Jawab Danu singkat dan langsung menyerang ke arah depan ,
Begitu juga dengan Reinki yang mengikuti gerakan Danu dari arah berlawanan ,
kedua bocah itu telah mengepung Lieng Huang dari arah depan dan belakangnya ,
⏭️⏩
__ADS_1
Hausan dan para Pasukannya terus menyerang Prajurit Super Kultivasi ,
Hausan tidak ingin mengalah dari lawannya , dengan strategi yang pernah diketahui dari Santos Hausan terus memimpin kedua pasukan dari kerajaan yang berbeda ,
kedua pasukan itu juga memiliki formasi yang berbeda dalam segi kekuatan dan penyerangan ,
Hausan yang memang terlahir sebagai seorang pimpinan itu harus memberikan komando dan instruksi kepada pasukannya ,
" Sin Huang , formasi bibit unggul tiga gerbang , serang .... " kembali Hausan berteriak mengubah arah serangan ,
melihat pasukan Sin Huang dapat menyerang dengan baik , kembali Hausan berteriak keras ,
" Prajurit buatan super , buat formasi digma label , serang .... " teriakkan dari suara Hausan membuat Pasukan Buatan Super itu kembali mengubah mode serangan ,
Kembali pasukan itu mengubah strategi arah serangan ,
Hausan dan Pasukan yang dipimpinnya itu terus memberikan perlawanan , walaupun mereka kalah jumlah , namun dengan adanya Hausan pasukan itu begitu gigih dan bersemangat ,
teriakkan dari suara Hausan yang menginstruksikan kepada mereka , membuat mereka tidak gentar sedikitpun ,
Lainnya halnya dengan Siemens dan Ranghao keduanya seperti sedang bekerja sama ,
Kedua makhluk tunggangan itu juga tak kalah dengan Danu dan yang lainnya ,
Mereka saling gigih menyerang dan membantu ,
Disaat Ranghao hampir mendapatkan serangan , Siemens dengan sigap membantu Ranghao , begitulah seterusnya ,
Berbeda dengan Guru Besar Akuma yang saat ini juga bertempur Walaupun terlihat rapuh , namun serangan dari sang Guru dapat membuat satu Prajurit itu cedera parah ,
" Ciatt , haasp " suara sang Guru yang melancarkan serangannya ,
Kembali kedua kekuatan itu beradu ,
Dua jenis pukulan yang berbeda itu begitu dahsyatnya ,
Kembali Dentuman yang sangat keras terdengar ,
" Ball Mmmm .. jelegerrr "
suara dua buah pukulan yang sangat kuat ,
Di lain tempat , Danu dan Reinki juga sedang melancarkan sebuah pukulan tingkat tinggi ,
Kembali Suara keras terdengar membahana Tak kalah dengan suara pukulan yang dilancarkan oleh Guru Besar Akuma ,
" Ball MmmmBaaaammmm .... "
Tanah kembali terkuak lebar-lebar , membuat lubang menganga di atas bumi ,
⏩⏭️
__ADS_1
Pada saat ini She Hou dan para anteknya sedang melihat jalannya petarung ,
Sebab saat ini mereka sedang bersembunyi di balik Ruang Dimensi yang dibuat olehnya dan beberapa manusia buatan super kultivasi ,
" Apa ... ahk .... Aku yakin Lieng Huang dapat mengalahkan bocah te*g*k itu " kata She Hou yang hampir terjengkang sebab kedua kekuatan itu hampir imbang , She Hou tidak memikirkan Dampaknya ,
Sebab Mutiara kehidupan itu akan berfungsi dua kali saja ,
Jika ia tidak dapat mengalahkan Danu dan Reinki maka dipastikan Lieng Huang akan memakai Batu tersebut ,
Sedangkan tanpa disadari oleh She Hou bahwa Danu memiliki Batu mutiara kehidupan yang asli mereka dapatkan dari Istana Kerajaan Iblis ,
She Hou dan Shanghu kembali berpikir keras ,
Ia sendiri tidak menyangka bahwa kedua bocah itu begitu tangguh sekali ,
Tidak seperti biasanya , Lieng Huang dapat dengan mudahnya memusnahkan seluruh musuh-musuhnya namun kali ini Lieng Huang mendapatkan musuh yang sepadan dengan Kultivator yang ia miliki ,
" She Hou , tenang jangan panik begitu , Lieng Huang masih memiliki jiwa yang dapat menghidupkan dirinya kembali " kata Panglima yang saat ini menyemangati She Hou yang hampir kecewa dengan hasil penemuannya itu ,
" ini sudah hasil paling maksimal , tidak ada cara yang lebih bagus lagi , semua sesuai rencana kita " kata Shanghu lagi , ia merasa bahwa semua Rencananya begitu sempurna ,
" aku tahu Shanghu , kita sudah bekerja terlalu keras , namun aku tidak menyangka bahwa kedua bocah itu begitu hebatnya , terlebih lagi Danu Bocah penerus Kaisar itu , mereka seperti diciptakan kembali oleh penguasa , Iyah .... mereka terlahir kembali " kata She Hou dengan raut wajah yang tidak seperti sedia kala ,
She Hou merasa bahwa Lieng Huang dapat mengalahkan Danu dan seluruh pasukan yang ada di dunia ini ,
Namun nyatanya , Lieng Huang tidak dapat berkutik oleh kekuatan Danu dan Reinki ,
Terlihat sekilas kedua musuh itu seimbang , namun lain halnya yang dapat dilihat oleh She Hou Bahwa Lieng Huang tidak dapat mengalahkan kedua bocah tersebut ,
Begitu juga dengan Shanghu yang merasakan hal yang sama , tidak dengan Panglima paman dari She hao yang tidak merasakan apapun , yang ia ketahui hanyalah Prajurit Super Kultivasilah yang dapat memenangkan pertempuran ,
Ketiga Panglima dan kedua Alkemis itu terus memperhatikan jalannya pertempuran ,
Peperangan kali ini akan menentukan hasil dari legenda Dunia ini ,
Pada akhirnya , para pasukan dan beberapa Prajurit itu sudah banyak bergelimpangan ,
Prajurit super kultivasi yang berjumlah lebih banyak itu saat ini tersisah Dua puluh orang pasukan ,
Sedangkan pasukan dari sin Huang hampir habis tak tersisa , begitu juga Prajurit Buatan Super ,
Saat ini para pejuang tersisa Guru Besar Akuma , Hausan , Siemens , Ranghao , Danu dan Reinki ,
sedangkan Pasukan Hausan hanya tersisa 3 orang saja ,
Hausan yang sudah merasa bahwa mereka akan dapat menenangkan pertempuran , tiba-tiba terdengar suara teriakan keras dari Danu dan Reinki ,
Kedua bocah itu mendapatkan serangan telak pada titik kelemahannya ,
seketika Danu dan Reinki tergeletak di atas tanah ,
__ADS_1
Kedua bocah itu mengeluarkan Darah segar dari mulutnya ,