Pukulan Raja Iblis

Pukulan Raja Iblis
episode 180


__ADS_3

Santos dan Panglima Jien ma telah dikalahkan ,


Kali ini Grei dan Shue juga telah kalah ,


Semua orang yang dekat dengan Danu sudah banyak yang meninggal ,


Namun Peperangan terus berlangsung ,


Pasukan Sin Huang dan Prajurit Buatan mereka dapat mengimbangi kekuatan dari Prajurit Super Kultivasi ,


Seketika Hausan memerintahkan pasukan Sin Huang untuk membuat formasi penyerangan ,


" Sin Huang , sekarang " teriakan dari Hausan ,


Sedangkan Prajurit Buatan tersebut masih dalam formasi yang sama ,


Namun Hausan memberi tanda agar mengubah formasi tersebut ,


Kali ini Hausan memerintahkan pasukan dari Prajurit Buatan Super ,


" Prajurit , bentuk farmasi unggulan , aba-aba tiga langsung serang ..... " Kembali Hausan berteriak keras ,


Pertempuran terus berlangsung sengit ,


Terdengar lagi Suara dentuman dan pukulan yang sangat keras terdengar membahana ke seluruh Antero area peperangan ,


⏩⏭️


Danu dan Reinki terus bertempur , kedua bocah itu dengan gigihnya terus menyerang Lieng Huang ,


Lieng Huang yang memiliki sifat jahat , tidak memberi ampun kepada kedua bocah yang saat ini sedang ia lawan ,


" Haaaa..... ayo Lawan lagi , jangan pernah menyerah " Lieng Huang yang memang dirancang agar dapat mengalahkan Danu dengan ambisi dan emosionalnya itu terus memancing kedua bocah itu agar mengeluarkan seluruh kemampuannya ,


" kenapa kalian diam , apakah segini saja kemampuan kalian hakks.... haaaaa ... " tawa Lieng Huang membahana ke seluruh Antero ruangan ,


" Kak ... " Danu kembali memanggil Reinki Saudaranya itu ,


" tenang Danu , jangan terpancing , apa kamu sudah melihat titik kelemahannya " Reinki yang merasakan bahwa Danu gusar kembali menenangkan adiknya itu ,


" aku hanya melihat satu jirah yang tertoreh di telapak tangan dan satu garis memanjang , namun aku belum yakin apakah itu adalah titik kelemahannya " kata Danu yang menjelaskan kepada Reinki saudaranya ,


" kita coba , jika berhasil maka kita akan menyerang secara bersamaan " kata Reinki yang memberi aba-aba kepada Danu ,


" Baik kak .... " Jawab Danu singkat dan langsung menyerang ke arah depan ,


Begitu juga dengan Reinki yang mengikuti gerakan Danu dari arah berlawanan ,


kedua bocah itu telah mengepung Lieng Huang dari arah depan dan belakangnya ,


⏭️⏩

__ADS_1


Hausan dan para Pasukannya terus menyerang Prajurit Super Kultivasi ,


Hausan tidak ingin mengalah dari lawannya , dengan strategi yang pernah diketahui dari Santos Hausan terus memimpin kedua pasukan dari kerajaan yang berbeda ,


kedua pasukan itu juga memiliki formasi yang berbeda dalam segi kekuatan dan penyerangan ,


Hausan yang memang terlahir sebagai seorang pimpinan itu harus memberikan komando dan instruksi kepada pasukannya ,


" Sin Huang , formasi bibit unggul tiga gerbang , serang .... " kembali Hausan berteriak mengubah arah serangan ,


melihat pasukan Sin Huang dapat menyerang dengan baik , kembali Hausan berteriak keras ,


" Prajurit buatan super , buat formasi digma label , serang .... " teriakkan dari suara Hausan membuat Pasukan Buatan Super itu kembali mengubah mode serangan ,


Kembali pasukan itu mengubah strategi arah serangan ,


Hausan dan Pasukan yang dipimpinnya itu terus memberikan perlawanan , walaupun mereka kalah jumlah , namun dengan adanya Hausan pasukan itu begitu gigih dan bersemangat ,


teriakkan dari suara Hausan yang menginstruksikan kepada mereka , membuat mereka tidak gentar sedikitpun ,


Lainnya halnya dengan Siemens dan Ranghao keduanya seperti sedang bekerja sama ,


Kedua makhluk tunggangan itu juga tak kalah dengan Danu dan yang lainnya ,


Mereka saling gigih menyerang dan membantu ,


Disaat Ranghao hampir mendapatkan serangan , Siemens dengan sigap membantu Ranghao , begitulah seterusnya ,


Berbeda dengan Guru Besar Akuma yang saat ini juga bertempur Walaupun terlihat rapuh , namun serangan dari sang Guru dapat membuat satu Prajurit itu cedera parah ,


" Ciatt , haasp " suara sang Guru yang melancarkan serangannya ,


Kembali kedua kekuatan itu beradu ,


Dua jenis pukulan yang berbeda itu begitu dahsyatnya ,


Kembali Dentuman yang sangat keras terdengar ,


" Ball Mmmm .. jelegerrr "


suara dua buah pukulan yang sangat kuat ,


Di lain tempat , Danu dan Reinki juga sedang melancarkan sebuah pukulan tingkat tinggi ,


Kembali Suara keras terdengar membahana Tak kalah dengan suara pukulan yang dilancarkan oleh Guru Besar Akuma ,


" Ball MmmmBaaaammmm .... "


Tanah kembali terkuak lebar-lebar , membuat lubang menganga di atas bumi ,


⏩⏭️

__ADS_1


Pada saat ini She Hou dan para anteknya sedang melihat jalannya petarung ,


Sebab saat ini mereka sedang bersembunyi di balik Ruang Dimensi yang dibuat olehnya dan beberapa manusia buatan super kultivasi ,


" Apa ... ahk .... Aku yakin Lieng Huang dapat mengalahkan bocah te*g*k itu " kata She Hou yang hampir terjengkang sebab kedua kekuatan itu hampir imbang , She Hou tidak memikirkan Dampaknya ,


Sebab Mutiara kehidupan itu akan berfungsi dua kali saja ,


Jika ia tidak dapat mengalahkan Danu dan Reinki maka dipastikan Lieng Huang akan memakai Batu tersebut ,


Sedangkan tanpa disadari oleh She Hou bahwa Danu memiliki Batu mutiara kehidupan yang asli mereka dapatkan dari Istana Kerajaan Iblis ,


She Hou dan Shanghu kembali berpikir keras ,


Ia sendiri tidak menyangka bahwa kedua bocah itu begitu tangguh sekali ,


Tidak seperti biasanya , Lieng Huang dapat dengan mudahnya memusnahkan seluruh musuh-musuhnya namun kali ini Lieng Huang mendapatkan musuh yang sepadan dengan Kultivator yang ia miliki ,


" She Hou , tenang jangan panik begitu , Lieng Huang masih memiliki jiwa yang dapat menghidupkan dirinya kembali " kata Panglima yang saat ini menyemangati She Hou yang hampir kecewa dengan hasil penemuannya itu ,


" ini sudah hasil paling maksimal , tidak ada cara yang lebih bagus lagi , semua sesuai rencana kita " kata Shanghu lagi , ia merasa bahwa semua Rencananya begitu sempurna ,


" aku tahu Shanghu , kita sudah bekerja terlalu keras , namun aku tidak menyangka bahwa kedua bocah itu begitu hebatnya , terlebih lagi Danu Bocah penerus Kaisar itu , mereka seperti diciptakan kembali oleh penguasa , Iyah .... mereka terlahir kembali " kata She Hou dengan raut wajah yang tidak seperti sedia kala ,


She Hou merasa bahwa Lieng Huang dapat mengalahkan Danu dan seluruh pasukan yang ada di dunia ini ,


Namun nyatanya , Lieng Huang tidak dapat berkutik oleh kekuatan Danu dan Reinki ,


Terlihat sekilas kedua musuh itu seimbang , namun lain halnya yang dapat dilihat oleh She Hou Bahwa Lieng Huang tidak dapat mengalahkan kedua bocah tersebut ,


Begitu juga dengan Shanghu yang merasakan hal yang sama , tidak dengan Panglima paman dari She hao yang tidak merasakan apapun , yang ia ketahui hanyalah Prajurit Super Kultivasilah yang dapat memenangkan pertempuran ,


Ketiga Panglima dan kedua Alkemis itu terus memperhatikan jalannya pertempuran ,


Peperangan kali ini akan menentukan hasil dari legenda Dunia ini ,


Pada akhirnya , para pasukan dan beberapa Prajurit itu sudah banyak bergelimpangan ,


Prajurit super kultivasi yang berjumlah lebih banyak itu saat ini tersisah Dua puluh orang pasukan ,


Sedangkan pasukan dari sin Huang hampir habis tak tersisa , begitu juga Prajurit Buatan Super ,


Saat ini para pejuang tersisa Guru Besar Akuma , Hausan , Siemens , Ranghao , Danu dan Reinki ,


sedangkan Pasukan Hausan hanya tersisa 3 orang saja ,


Hausan yang sudah merasa bahwa mereka akan dapat menenangkan pertempuran , tiba-tiba terdengar suara teriakan keras dari Danu dan Reinki ,


Kedua bocah itu mendapatkan serangan telak pada titik kelemahannya ,


seketika Danu dan Reinki tergeletak di atas tanah ,

__ADS_1


Kedua bocah itu mengeluarkan Darah segar dari mulutnya ,


__ADS_2