
Pada saat ini Santos dan Panglima Jien ma sedang menerus perjalanannya ,
Ranghao yang menjadi tunggangannya terus melaju dengan kecepatan tinggi ,
tubuh Ranghao cepat sekali melesat ,
" Santos , aku ingin segera sampai di Istana Raja Terdahulu , agar Guru Besar Akuma cepat tersadar " Kata Panglima Jien ma kepada Santos yang saat ini sedang berada di belakangnya ,
" Iyah , aku juga berharap demikian " jawab Santos ,
Sejenak suasana hening ,
Tiada satupun yang akan bicara , Ranghou yang terus terbang membelah awan putih melesat jauh meninggalkan awan-awan yang dilaluinya ,
🔹⏭️
Pada saat ini She Hou telah mengeluarkan jasad Kaisar Terdahulu ,
Tubuh tersebut telah ia letak pada sebuah papan panjang ,
She Hou seketika mengeluarkan energi yang ia miliki , begitu juga dengan Shanghu melakukan hal yang sama ,
Kedua Alkemis tingkat tinggi itu sama-sama mengeluarkan energi mereka , sambil memegang sebuah batu kehidupan , She Hou merapalkan sebuah mantra yang dapat menghidupkan jasad sang Kaisar ,
Tubuh kaisar bergetar hebat ,
Sampai tanah berguncang dan bergoyang hebat , kembali Shanghu dan She Hou mengulang kembali Matra tersebut ,
Pada akhirnya sinar dari batu kehidupan bermunculan , warnanya berputar-putar mengelilingi area sekitarnya ,
Tidak berapa lama kemudian , tangan dari jasad Kaisar Terdahulu bergerak ,
diikuti anggota tubuh yang lainnya ,
Dan yang terakhir mata Kaisar Terdahulu terbuka lebar ,
Shanghu dan She Hou yang melihat mereka telah berhasil , dapat tersenyum lega
" She Hou , kita berhasil " kata Shanghu yang merasa senang sekali melihat keberhasilan yang ia dapatkan ,
She Hou terus merapal mantra dan semakin memperkuat energi yang dimilikinya ,
Tubuh kaisar Terdahulu bangkit dan terduduk ,
melihat hal itu akhirnya She Hou menghentikan aksinya ,
Ia segera melihat jasad Kaisar Terdahulu yang telah terbangun ,
Shanghu mengambil sebuah pena kuas dan tinta ,
Dengan kecepatan tinggi She Hou segera menulis segel darah pada area tertentu pada tubuh Kaisar Terdahulu ,
__ADS_1
sejurus kemudian ia mengambil batu kehidupan dan langsung meletakkan pada tubuh sang Kaisar , Batu itu ia tanam pas di dada Kaisar Terdahulu ,
Setelah ia berhasil dan menyelesaikan sisa terakhir aktivitasnya , segera She Hou mengajak bicara Kaisar Terdahulu yang telah dibangkitkannya ,
" Salam hormat Hamba Yang Mulia Kaisar " kata She Hou yang membungkuk memberi hormat kepada kaisar ,
Begitu juga dengan Shanghu mengikuti apa yang dilakukan oleh She Hou ,
Kedua Alkemis itu , mendapatkan Respon dari kaisar terdahulu ,
" kamu siapa , dan apa maksudmu menghidupkanku kembali " Kaisar bertanya kepada She Hou dan Shanghu ,
Kedua Alkemis itu saling pandang , sejenak mereka berpikir , setelah itu She Hou berkata ,
" Kami ingin Yang Mulia Kaisar membantu kami untuk memberantas kejahatan " kata She Hou yang akhirnya mengarang sebuah cerita palsu ,
Agar Kaisar mau membantu mereka dalam meluruskan Rencananya ,
" Baiklah , aku akan membantu kalian " kata Kaisar ,
" terimakasih yang mulia kaisar " kata She Hou dan Shanghu yang hampir bersamaan ,
⏭️⏩
Pagi ini Danu dan Reinki ingin keluar dari ruangan Guru Besar Akuma ,
Namun mereka harus menjaga tubuh Guru Besar Akuma ,
Kedatangan Ayahnya Santos dan Panglima Jien ma mereka telah nantikan ,
pintu diketuk oleh seseorang , setelah mendapatkan persetujuan dari dalam ruangan , segera orang yang mengetuk pintu tersebut membuka knop pintu ,
" Danu , ini kakek yang ingin melihatmu " kata kakek sangmi yang sudah masuk terlebih dahulu ,
Disusul dari arah belakang , kakek sanghu dan Bibi Maiylang ,
" Kakek , Bibi , kalian sedang apa " Danu yang mengetahui siapa yang datang segera menanyakan kepada kakek Sangmi dan juga yang lainnya ,
" Kakek ingin menemanimu disini " kata Kakek yang langsung mendekati tubuh Guru Besar Akuma yang masih setia diatas tempat ranjang tidurnya ,
" boleh kek , kalian boleh disini " kata Danu yang diangguki oleh Reinki saudaranya itu ,
Akhirnya kelima orang itu terlibat perbincangan ,
Kelimanya saling bertukar pendapat dan jalan pikiran masing-masing ,
" kek , aku ingin sekali kembali kedesa dimana kita dulu tinggal di desa Kerajaan Gelap " kata Danu yang saat ini sedang memeluk kakek sangmi ,
" he...he... Danu kamu seperti anak kecil saja " kata Kakek sangmi yang sudah memeluk cucunya itu ,
" kek , bagaimana dulu Danu masih kecil " Reinki bertanya kepada Kakek Danu ,
__ADS_1
" Hem , Danu cenderung anak yang baik , tidak pernah membuat kesalahan , sepertinya Danu memiliki sifat lembut ayahnya dan kecerdasan seperti ibunya " kata Kakek sangmi menceritakan sifat dan karakter Danu dimasa kecil ,
" haaa .. aku pikir dia sangat bandel , ternyata dia sangat baik sekali " kata Reinki sambil cengengesan ,
" kak , Danu tidak memiliki siapapun selain kakek dan Ayah , tentu Danu Sangat berbakti kepada Ayah dan Kakek " kata Danu ,
" iya .. Iyah ... kakak cuma bercanda , jangan marah " kata Reinki yang langsung tertawa lagi ,
" Danu , bagaimana pelatihanmu " Kakek sangmi bertanya kepada Danu ,
" Danu dan Reinki sudah memulai mencapai kesempurnaan " Danu menjelaskan kepada sang kakek energi dan kekuatan yang dimiliki Danu juga Reinki ,
" cucu Kakek sudah banyak perkembangan " kata kakek sangmi lagi yang terus Tertawa lucu ,
" tentu kek , Danu sangat hebat di bidang ini semua " kata Danu yang mencoba membanggakan diri ,
" haaaaa ... " semua sudah mulai tertawa melihat tingkah Danu yang seperti anak kecil ,
" Danu , kamu harus terus belajar dan berusaha , jangan pernah meremehkan lawanmu " kata Kakek sangmi yang menasehati kedua cucu itu ,
Begitu juga dengan Bibi Maiylang yang menasehati Danu dan bagaimana menggunakan energi yang dimilikinya , ia juga mengajar strategi mendeteksi energi yang dimiliki lawan ,
Danu dan Reinki melihat semua pelajaran yang di berikan oleh Bibi Maiylang ,
Kakek Sanghu juga memberi masukan kepada kedua bocah tersebut ,
kedua sangat bersemangat mendapatkan pengalaman baru dari kakek dan Bibi Maiylang ,
Setelah cukup lama kelima orang tersebut berbincang-bincang akhirnya kakek dan Bibi Maiylang memutuskan untuk membantu Hausan bekerja membereskan Istana ,
" Danu , kakek Dan bibi harus bekerja membantu paman Hausan , kamu baik-baik saja yah " kata kakek yang langsung memeluk Danu dan pergi meninggalkan Ruangan Guru Besar Akuma ,
" Iyah , kek .... Danu akan banyak belajar " kata Danu yang melambaikan tangannya , kedua bocah itu merasa sedikit lega dengan kedatangan dari kedua Kakek dan Bibi Maiylang ,
" kakek sangmi dan kakek sanghu sangat baik Yah Danu !' .... " Reinki tersenyum melihat Raut wajah Danu yang masih memancarkan kebahagiaan ,
" Hem ... iya ayo kita bermain catur , meluangkan waktu segang , sambil menunggu kedatangan ayah " kata Danu mengajak Reinki bermain catur ,
" Baiklah , ayo " jawab Reinki singkat , mereka berdua kembali diatas meja yang sudah tersedia buah catur yang tersusun rapi ,
Keduanya sudah memulai mengatur kembali strategi bermain catur ,
⏭️⏩
Pada saat ini She Hou dan Shanghu telah membangkitkan Jasad Kaisar Terdahulu ,
Dan mereka memanggil sang kaisar dengan nama Liang Hou ,
" yang mulia , mari ikut saya ada hal yang ingin saya berikan kepada anda " Kata She Hou yang saat ini sedang ingin mengajak Kaisar Terdahulu ,
She Hou mengajak sang kaisar yang baru bangkit itu untuk memperbaiki energi yang tersegel ditubuhnya ,
__ADS_1
Sepertinya Guru Besar Akuma telah menyegel kekuatan yang dimiliki oleh Kaisar Terdahulu ,
melihat kondisi dari sang kaisar saat ini Tubuh Kaisar seperti penduduk awam pada umumnya , tidak memiliki energi kultivasi atau seorang Kultivator ,