Pukulan Raja Iblis

Pukulan Raja Iblis
episode 114


__ADS_3

pada saat ini ranghao sedang melakukan perjalanan jauh menuju negara awan putih ,,,


" ranghao ayo kita bergerak cepat ,,, agar kita lekas sampai " kata panglima jien ma yang memerintah ranghao agar bergerak secepat mungkin ,,,


" baik ,,, panglima " kata ranghao yang langsung menambahkan energi kultivasinya ,,,


ranghao pun langsung melesat jauh seperti angin terbang di atas awan putih ,,,


⏩⏩



kedua orang tua senior Sansan ,, grei dan shue


pada saat ini Danu dan reinki sudah selesai menyantap hidangan yang sudah disajikan oleh keluarga senior Sansan ,,,


senior Sansan mengajak keduanya pergi ke belakang rumahnya ,,,


di belakang rumah senior sansan hanya ada taman , meja dan tempat duduk ,,,


ketiga bocah itu duduk di kursi yang terdapat di taman rumah belakang senior sansan ,,


" Danu ,,, reinki bagaimana situasi rumah Keluargaku ,,, " senior Sansan bertanya kepada Danu dan reinki ,,,


" keluarga senior Sansan sangat baik ,,, " kata reinki yang menjawab pertanyaan senior Sansan ,,,


" iya ,,, keluarga senior Sansan baik sekali ,,, tapi ,,, " Danu juga menjawab pertanyaan senior Sansan namun diujung kata-katanya ia ragu untuk mengatakannya ,,,


" kenapa Danu ,,, apakah ada sesuatu " senior Sansan melihat keraguan pada raut wajah Danu ,,


"" senior ,, siapakah mereka itu " Danu tidak dapat menyembunyikan rasa penasarannya ,,,


" Danu ,,, kenapa begitu ,,,, bukankah senior sudah mengatakannya kepadamu " reinki ingin menasehati adik angkatnya itu sebab ia sangat takut jika Danu menyinggung perasaan senior sansan ,,,


" hemmm ,,,, sudah kuduga kamu penasaran yah ,,,,, " senior Sansan ingin sekali menggoda Danu ,,,


Danu terdiam ,,, ia tidak menunjukkan ekspresi wajahnya ,,,


" yah ,, sudah dengan satu syarat ,,, kamu harus mengalahkan dia dulu ,,, sebab dia tidak akan berkata jujur jika kamu tidak dapat mengalahkannya " kata senior Sansan kepada Danu ,,,


akhirnya Danu menyanggupi persyaratan dari senior Sansan ,,,


" baik ,,, senior ,,, tapi energiku tersegel oleh guru besar akuma" kata danu menerangkan kepada senior Sansan ,,,,


" oh baiklah ,,, tidak menyapa ,, cukup tiga jurus saja " kata senior Sansan yang mengajukan persyaratannya ,,,


" baiklah senior ,,, kapan ,,, " Danu bertanya kepada senior Sansan ,,,


" sebentar ,,, grei ,, shue ,,, kemarin sebentar " senior sansan memanggil seseorang dari dalam rumahnya ,, tiba-tiba kedua orang tua senior Sansan datang menghampiri senior Sansan ,,

__ADS_1


" ada apa ,,, kenapa kamu memanggilku dengan sebutan demikian " kata grei yang baru datang ,,


" ada seseorang yang mau menantang kalian berdua ,, apakah kalian berdua ingin mengalahkan mereka berdua " senior Sansan bertanya kepada kedua orang tuanya itu ,,


" ah ,,, kamu itu seperti anak kecil saja ,,, yah sudah aku akan bermain sebentar dengannya " kata orang tua dari senior Sansan ,,


kali ini kedua orang tua itu melawan Danu dan reinki ,,


kedua petarung handal itu menyerang Danu dan reinki ,,


pertarung mengunakan kekuatan super kultivasi itu tidak dapat diprediksi ,,


sebab keduanya benar-benar memiliki kekuatan dewa ,,


terlebih danu dan reinki yang memiliki kekuatan sang raja iblis ,,,


pertarung sengit sudah terjadi ,,, tiba-tiba grei dan shue menghentikan aksinya ,,


mereka mundur beberapa langkah ,,, sambil matanya lekat mengawasi Danu dan reinki yang menjadi lawan mainnya ,,,


" siapa kalian berdua ,, kenapa aku begitu mengenal kalian berdua " grei yang penasaran ingin mengetahui siapa Danu dan reinki ,,,


" justru itu ,,, kalian nanti akan saling mengenal jika kalian terus bertarung " kata senior Sansan kepada grei yang saat ini sedang melihat lekat Danu dan reinki ,,,


" aku sudah tahu mereka berdua ,,, tapi aku belum yakin siapa mereka berdua sebenarnya ,, " kata grei menyelidik ,,


mereka berdua memiliki aura sang raja iblis pemurnian ,,


" salam yang mulia ,,, anda telah datang kembali " kata shue yang akhirnya memberikan salam kepada Danu ,,,


" aku juga yakin bahwa kedua bocah itu memiliki darah dari sang raja iblis " kata grei yang menambahkan perkataan shue ,,,


" haaaa,,,, ternyata kalian baru menyadari semuanya ,,, hemm ,,,, Iyah mereka adalah pewaris dari kekuatan sang raja iblis " kata senior Sansan menjelaskan kepada kedua orang tuanya ,,,


" salam yang mulia ,,, selamat datang kembali " kata grei yang juga memberi salam hormat kepada Danu dan reinki ,,,


" hee,,, heee Iyah paman ,,, bibi " kata Danu kepada kedua orang tua senior Sansan ,, kedua orang tersebut berubah menjadi monster yang hampir mirip dengan penjaga istana kerajaan iblis ,,,


" apa,,, bukankah mereka adalah makhluk yang mengajarkan kita ilmu bela diri ,,, ya kan Danu ,,, di istana kerajaan iblis " kata reinki yang bertanya kepada Danu ,,


" seperti Paman grei yang kita jumpai itu ,,, " Danu menambahkan perkataan saudaranya reinki ,,,


" Iyah ,, kamu benar ,,, mirip sekali " kata reinki lagi ,,


akhirnya senior Sansan mengubah bentuk dan penampilannya menjadi Siemens ,,


" Danu ,,, " suara senior sansan yang memanggil Danu ,,,,


" haaa,,,, senior ,,, kemarilah aku ingin memelukmu " kata Danu yang sudah merentangkan kedua tangannya ,,,

__ADS_1


" Danu apakah tungganganmu seperti itu manjanya ,," kata senior sansan alias pecahan Siemens ,,


" haaaa ,,, Iyah bahkan kami berdua seperti saudara " Danu menjawab perkataan senior sansan ,, reinki yang melihat hal itu ,, ia lebih dulu maju untuk memeluk senior Sansan ,,


senior Sansan yang mendapatkan pelukan dari reinki hanya terdiam dan duduk diatas tanah ,,


begitu juga paman grei dan shue yang sudah lama tinggal di bumi ini ,,,


Akhirnya Danu maju kedepan dan memeluk senior Sansan ,,


kedua bocah itu sangat suka dengan bulu senior Sansan ,,


" ah ,,, sudahlah Danu aku juga ingin sekali berlama-lama dengan kalian tapi ,, aku lebih suka dengan wujudku yang saat ini sudah menjadi Sansan " kata senior Sansan yang langsung merubah penampilannya ,,,, begitu juga dengan paman grei dan shue ,,


mereka berdua kembali berwujud ibu dan ayah senior Sansan ,,,


" haaa,,, senior ,,, kayaknya kamu sudah terbiasa dengan wujudmu seperti ini " kata Danu ,,,


senior Sansan tersenyum kepada Danu ,,,


" Iyah Danu ,,, besok aku akan mengajakmu berkeliling desa dan menikmati acara yang digelar setiap tahunnya " kata senior Sansan yang sangat antusias sekali melihat keramaian yang akan terjadi besok ,,,


" baiklah senior " jawab Danu singkat sedangkan Reinki hanya menganggukkan kepalanya saja ,,,


" ayo Danu kita kekamar tidur dan bertukar cerita " kata senior Sansan kepada Danu dan reinki ,,, mereka bertiga menuju ruang kamar tidur ,,,


Danu meminta satu kamar dengan reinki yang akhirnya senior Sansan pun ikut menjadi satu kamar dengan Danu dan reinki ,, mereka berdua akhirnya tertidur pulas ,,,


⏩⏩⏩


saat ini ,,,,


panglima Jien ma dalam perjalanan menuju negara awan putih ,,,


ia hampir sampai pada gerbang masuk negara tersebut ,,,


" ranghao kita hampir sampai " kata panglima jien ma kepada ranghao ,,,


" iya panglima kita hampir sampai " kata ranghao yang menjawab pertanyaan panglima jien ma ,, dari arah lain seseorang menghampiri sang panglima ,,, ternyata mereka adalah mata-mata yang ditugaskan oleh pangeran ketiga Chu kheyang untuk memeriksa negara tersebut sebagai mata - mata ,,,


" salam ,,,, panglima jien ma " kata orang tersebut ,,


" Iyah ,, siapa kalian ini " panglima jien ma mencoba bertanya kepada ketiga orang tersebut ,,,


" kami utusan dari pangeran ketiga Chu kheyang ,,, kami ditugaskan dibagian kerajaan awan putih ,,, beliau sudah berpesan kepada kami agar menyambut Anda panglima ,,, sekaligus mengantarkan Anda pada lokasi batu kristal itu " kata salah satu dari mereka yang berada di depan panglima jien ma ,,,


" oh baiklah kita akan kemana " panglima jien ma bertanya kepada mereka bertiga ,,,


" mari ikut kami panglima ,, hari sudah gelap sebaiknya Anda menginap di kediaman kami " kata salah satu dari mereka yang akhirnya membimbing panglima jien ma menuju lokasi lainnya ,,,

__ADS_1


__ADS_2