Pukulan Raja Iblis

Pukulan Raja Iblis
episode 96


__ADS_3

saat ini Danu sedang menyaksikan pertarung lidi ,,,


permainan itu sungguh menarik perhatian keempat orang tersebut ,,,


keempatnya mendekati para pemain yang sedang asik bermain kekuatan ,,,


lidi sekecil itu dapat berlari , melompat ataupun menyerang lawan ,,,


semua orang yang menyaksikan sangat kagum dan tegang sekali ,,,


terkadang ada seutas senyum yang terselip diantara para penonton yang melihat pertarungan lidi tersebut ,,,


Danu dan reinki Sangat tegang menyaksikan permainan tersebut ,, walau itu hanya sebatang lidi yang dimasuki oleh sebuah energi ,,


namun permainan itu jarang sekali mereka lihat ,,


jiwa seorang anak muda yang belum dewasa merasakan bahwa hiburan seperti itu sangat menarik perhatiannya ,,,


" lihat Danu warna dari lidi tersebut ia bergerak seperti manusia " kata reinki yang menunjukkan lidi yang berwarna dengan tulisan segel kecil di batangnya ,,,


" iya tulisan segel itu seperti lukisan yang sangat cantik " Dany menimpali perkataan reinki ,,


reinki yang membenarkan perkataan Danu hanya menganggukkan kepalanya saja ,,,


" hemm " reinki mengangguk kepalanya ,,,


sedangkan Santos dan guru besar akuma terus memperhatikan permainan dari anak-anak muda itu ,,


terkadang ia tersenyum ,,, kadang kala bergumam ,,,


" aku kira bocah berambut perak itu adalah pemenangnya " kata guru besar akuma ,,,



permainan lidi


⏭️⏭️


saat Santos yang sedang keasikan menonton permainan lidi tersebut seperti membayangkan andai saja yang saat ini sedang bertarung adalah manusia sungguh ,,


pasti akan jauh lebih seru ,,


sampai akhirnya sesuatu keluar dari dalam lidi tersebut ,,,


semakin terlihat sesuatu itu berupa asap putih yang semakin tebal ,,


dan akhirnya lidi yang mengeluarkan asap tersebut menjadi terbakar dan hangus ,,,


akhirnya lidi tersebut telah kalah ,


sorak -sorai dari teman -teman pendukung menyemangatinya ,,


Danu dan reinki ikut merasa senang dengan keberhasilan anak tersebut yang telah dengan gigihnya menenangkan permainan ,,,


setelah mereka berempat melihat permainan yang sangat unik tersebut,, Santos dan yang lainnya kembali ke dalam ruangan deknya ,,,


mereka segera mengemas seluruh barang yang mereka bawa ,,


semua itu juga agar tidak menimbulkan kecurigaan , pada orang yang melihat kondisi mereka ,,,


ternyata kapal sudah ingin mendarat di sebuah anjungan ,,,


__ADS_1


setelah kapal mendarat ,,, para penumpang sangat ramai yang ingin lebih dulu keluar dari dalam kapal tersebut ,,


pada saat ini Danu dan yang lainnya segera turun dari dalam kapal ,,,


mereka berempat untuk saat ini mencari tempat untuk beristirahat ,,,


sebab hari telah malam sekali ,,


pada saat ini guru akuma menjadi pemandu mereka berempat ,,,


sebab guru besar akuma mengetahui jalan yang akan mereka tuju ,,


namun untuk saat ini mereka mencari sebuah penginapan terlebih dahulu ,,,


negri awan tergolong negeri yang sangat makmur ,,,


perdagangan dari berbagai negara lain banyak sekali berdatangan ,,,


disebabkan kemakmurannya dalam bidang hal apapun ,, itulah membuat negri awan sangat kaya akan berbagai hal yang menyangkut perekonomian negara tersebut ,,


" ayo kita cari penginapan ,,, " guru besar memerintahkan mereka bertiga untuk mencari tempat peristirahatan ,,,


" baik guru " kata Danu yang menjawab perintah dari guru besar akuma ,,,


begitu juga dengan reinki dan Santos mereka juga menjawab perintah dari guru besar akuma ,,


mereka berempat terus berjalan ,,,


disepanjang jalan mereka menemukan berbagai macam perdagangan ,,,


dari olahan makanan ,,


tembikar ,,,


pada saat ini guru besar akuma mendekati sebuah warung penjual daging panggang ,,,


didalam warung tersebut ada sebuah penginapan yang sangat murah ,,,


jika mereka beruntung mereka akan mendapatkan satu ruang kamar untuk mereka tinggali ,,,


guru besar menemui seorang bibi yang sangat muda ,, ia segera mendekati sang bibi tersebut ,,


" hallo Rossa apa kabarmu " guru besar akuma menyapa bibi tersebut ,,,


" oh , Lenglie ,,, kaukah itu ,,, "


bibi yang disapa bernama Rossa itu langsung menanyakan nama orang yang sudah menyebut namanya ,,,


" Iyah ,, ini aku " kata guru besar akuma yang menjawab pertanyaan bibi Rossa ,,


" wauw ,,, apa kabarmu lenglie " bibi Rossa bertanya lagi kepada guru besar akuma ,,,


" aku sehat dan baik-baik saja ,,, Rossa apakah ada ruangan untuk aku tempati bersama anak dan cucuku " guru besar akuma Langsung menanyakan perihal tujuannya datang ketempatnya ,,,


" masih tersisah satu ruangan ,,, tapi apakah mereka tidak keberatan satu ruangan denganmu " bibi Rossa mencoba menawarkan satu ruangan untuk mereka berempat ,, sebab ia agak ragu prihal ruangan yang akan mereka tinggali ,,,


" iya ,,, itu tidak masalah ,, kami ambil kamar Tersebut " kata guru besar akuma yang sudah menyepakati menyewa ruang kamar tersebut ,,,


" yah sudah ,,, ini kunci kamarnya " bibi Rossa segera memberikan kunci kamar tidur Danu dan yang lainnya ,,


guru besar akuma segera mengambil kunci tersebut ,,,


dan mereka segera meninggalkan tempat bibi Rossa menuju ruangan yang sudah diberitahu Kepada mereka berempat ,,,

__ADS_1


guru besar akuma yang berjalan di depan mereka segera menuju ruangan tersebut ,,,


setelah mereka sampai di depan pintu masuk ,, segeralah mereka masuk kedalam ruangan tersebut ,,,


⏭️⏩


pada saat ini didalam perguruan paman jienva ,,


panglima jien ma ,, shunkai dan timnya sudah datang kerumah paman jienva ,,


pada saat ini mereka sedang menyusun rencana , untuk menangkap makhluk siluman yang sangat berbahaya tersebut ,,,


paman jienva dan bibi maiylang menceritakan kronologi dari makhluk tersebut juga ciri-ciri dan sebagainya ,,,


setelah mereka bertukar pendapat ,,,


mereka berbagi kelompok untuk menangkap Siluman yang sudah banyak memakan korban jiwa ,,,


" shunkai kamu dan jienam menjadi satu kelompok ,,, sedangkan bhicong dan Chenhu satu kelompok ,, aku dan jienva jadi satu kelompok ,, sedangkan maiylang dan sensen menjadi satu kelompok ,, kita menjadi berkelompok untuk meneruskan pencarian ,,, jika diantara kita sudah menemukan keberadaan makhluk tersebut maka Kita harus saling menghubungi " kata panglima jien ma memberi arahan dan berbagai rencana yang akan digunakan untuk menangkap makhluk siluman tersebut ,,,


sampai pada akhirnya mereka segera bergerak dengan cepat untuk mencari persembunyian dari makhluk itu ,,,


pada saat ini mereka yang menjadi pimpinan berpencar kesegala arah ,,,


perjalanan yang sangat melelahkan ,,,


mereka mencari makhluk itu tanpa menggunakan energi pendeteksi kekuatan ,,


namun setelah merasakan cukup jauh mereka mencari dan belum mendapatkan apa-apa akhirnya keseluruhan prajurit serta pimpinan masing-masing mencari keberadaan makhluk itu dengan menggunakan energi pendeteksi kekuatan ,,,


setelah mereka dapat merasakan energi yang sangat berbeda mereka segera berlari menuju arah tersebut ,,,


" ayo kita bergerak kearah energi yang sangat berbahaya itu " kata panglima jien ma dan tim-nya ,,, dari kejauhan ternyata para pemimpin itu saling bertemu ,,,


sebab mereka dapat merasakan keberadaan energi dari makhluk tersebut ,, dengan sigap mereka mengintai makhluk yang pada saat ini sedang memangsa korban ,,,


entah apa sebabnya makhluk tersebut bisa membuat korbannya tidak dapat mengeluarkan suara atau apapun untuk melindungi diri sendiri dari kejahatan makhluk tersebut ,,,


dengan sigap guru besar akuma segera mengunakan pukulan yang sangat besar untuk menyerang makhluk tersebut ,,,


begitu juga dengan yang lainnya ,, seperti bibi maiylang, bhicong , Chin Hong , jienam , dan yang lainnya mereka semua serentak menyerang makhluk tersebut ,,,


namun dengan lincahnya makhluk itu dapat menghindari monster yang sangat berbahaya ,,


" semua buat penghalang agar monster itu tidak dapat kabur " kata panglima jien ma yang meneritahkan semuanya ,,,


segeralah mereka semua membuat formasi ,,,


formasi tersebut adalah dinding tanpa terlihat atau tersentuh tangan ,,


" panglima ,,, kita sudah siap " kata paman jienva yang langsung berteriak keras kepada panglima jien ma ,


" bagus ,,, pertahankan ,,, " kata panglima jien ma yang langsung menyahuti perkataan paman jienva ,,


sejurus kemudian mereka semua telah mengepung makhluk yang telah hampir memakan mangsanya itu ,,


orang yang tadi sudah diselamatkan oleh panglima jien ma ,,,


segera memerintahkan para prajurit untuk membawa pergi ketempat yang lebih aman ,,,


setelah memerintahkan prajurit untuk membawa orang itu pergi


panglima jien ma sudah mulai bereaksi ,,,

__ADS_1


para prajurit dan ketua pimpinan mengomandoi mereka agar terus waspada


__ADS_2