Pukulan Raja Iblis

Pukulan Raja Iblis
episode 134


__ADS_3

sang nenek segera mengukir sebuah tulisan diatas telapak tangan Danu ,,,


setelah itu sang nenek menaruh batu kristal kehidupan itu diatas telapak tangan Danu ,,


dan sejurus kemudian sang nenek juga mengajarkan Danu Mantra agar Danu dapat mengeluarkan batu tersebut dan menggunakannya ,,,


⏩⏭️


pada saat ini ranghao sudah terbangun dari tidurnya ,, grei dan shue melihat ranghao dengan tatapan yang sangat tajam ,,,


seperti Sansan ia sendiri tidak begitu menyukai ranghao ,,, namun shue dapat memaklumi hal itu pada akhirnya shue mau berteman dengan ranghou ,,,


ia segera mengambil ranghao dari gendongan panglima jien ma ,,


grei yang melihat shue sedang menggendong ranghao seakan ia memiliki saingan yang harus disingkirkan ,,,


ia pun seketika meraung ,,,


" greerrrrr ,,,, ,,, grauookhhggg " suara grei yang akan mengubah bentuk aslinya ,,,


" grei ,,, jangan begitu ranghao tergolong masih mudah diantara kita ,,, tidakkah jauh lebih baik kita mengasuh dia menjadi murid kita ,,, siapa tahu ranghao berguna untuk Pangeran " kata shue yang sudah menasehati grei ,,,


" greerrrrr ,,, ahkksss ,,, baiklah ,,, kalau kamu berpendapat begitu ,,, tapi aku tidak ingin menjadi gurunya " kata grei yang langsung bergegas pergi meninggalkan shue dan ranghao ,,,


" baiklah ranghao ,,, jika kamu bersikap baik aku akan mengajarkanmu menjadi manusia dalam bentuk anak kecil ,,, aku harap nantinya kamu bisa menjadi adik Sansan ,,, sebab itulah penyamaran kami dibumi ini ,,, kamu paham " kata shue kepada ranghao ,,,


" baiklah bibi shue ,,, ranghao bersedia menerima tempaan dari bibi " kata ranghao yang langsung turun dari gendongan shue ,,,


" bukan bibi ranghao tapi ,,, ibu " kata shue lagi kepada ranghao ,,,


ranghao pun menjawabnya singkat ,,,


" baiklah ibu " kata ranghao ,,


" bagus ,,, begitu ranghao ayo aku akan melatihmu ,,, setelah itu kamu bantu memasak Yah " kata Shue yang penuh kelembutan sebagai seorang ibu ,,


kedua makhluk itu akhirnya menuju kebelakang halaman istana raja terdahulu ,,,


di tempat itu memang tersedia banyak alat untuk berlatih ,,,


" ayo ranghao ,,, kita sudah sampai ,,, mulailah pelatihannya " kata shue kepada ranghao ,,,


akhirnya kedua makhluk itu berlatih ,,,


Suara dentuman dan pukulan keras terdengar menggetarkan bumi ,,,


membuat Sansan , Santos dan panglima jien ma berhambur melihat kebisingan yang diciptakan oleh pukulan shue dan ranghao ,,,


" shue ,,, apa yang sudah kamu lakukan " Sansan bertanya kepada shue yang masih bertarung melawan ranghao ,,,


ia pun sambil bergerak menjawab pertanyaan dari Sansan ,,,

__ADS_1


" aku sedang ingin melatih ranghao menjadi muridku " katanya enteng tanpa ada rasa bersalah ,,,


" oh begitu ,,, baiklah ,,, " akhirnya Sansan menyerang kedua makhluk tersebut dengan satu pukulan saja ,,,


membuat kedua makhluk itu terjengkang ke tanah perpuluh-puluh meter jauhnya ,,,


" haaittt ,,, hiaattt ,,, bummmmm " pukulan Sansan telak mengenai dua makhluk tersebut ,,,


" san ,,, apa yang sudah kamu lakukan " kata shue yang marah sekali ,,,


" jadi ,,, kamu masih berpura-pura bodoh ,,, " kata sansan yang akan mengeluarkan Kekuatannya lagi ,,,


" baiklah ,,, aku akan membawa ranghao keruang dimensi untuk berlatih " katanya yang langsung membawa ranghao menghilang tanpa jejak sama sekali ,,,


akhirnya Sansan kembali pada posisi semula ,,, ia mulai berdiri tegak dan selanjutnya ia kembali pada kursi meja caturnya ,,


Sansan kembali fokus pada papan catur miliknya ,,,


begitu juga Santos dan panglima jien ma yang langsung mencari tempat duduk berseberangan dengan Sansan ,,,


" Sansan ,,, aku tidak menyangka kamu memiliki kekuatan sehebat itu ,,, pantas saja yang mulia sangat menyukaimu " kata panglima jien ma yang memuji kehebatan Sansan ,,


" Hem ,,, saat ini aku yang bertugas menjaga kedua makhluk nakal itu ,,, " kata Sansan yang masih mengamati papan catur miliknya ,,,


" hemm ,,, aku pernah melihat Siemens yang mirip sekali dengan ranghao ,,, aku sengaja memungut ranghao dari balas dendamnya ,,, sebab ,,, anggota keluarga ranghao telah dibunuh oleh alkemis itu ,,, mereka mengambil kristal dari tubuh mereka agar dapat di pergunakan sebagai bahan menciptakan manusia super kultivasi untuk melawan danu dan reinki " akhirnya panglima jien ma menceritakan semua kisah ranghao dan keluarganya ,,,


Sansan yang mendengar kisah ranghao yang sendirian tanpa ada satu orangpun yang bisa memahami perasaannya akhirnya dapat mengerti keadaan ranghao ,,,


" baiklah aku akan menjadi guru ranghao ,,, mulai dari hari ini " kata Sansan yang ternyata sudah dapat menemukan jalan permainannya ,,,


" terimakasih Sansan ,,, kamu mau menjadi baik dengan ranghou " kata panglima jien ma yang sudah melangkah satu jalan diatas petakan papan catur miliknya ,,


mereka berdua terus bermain ,, sedangkan Santos duduk santai melihat permainan keduanya ,,,


⏭️⏩


pada saat ini she Hou dan Shanghu sedang berada di dalam penginapan ,,,,


sedang bhicong dan Chin Hong berada tepat di samping ruangan she Hou dan Shanghu berada ,,,


tanpa disadari oleh kedua alkemis itu Chin Hong dan bhicong sudah mendengar percakapan mereka berdua ,,,


" setelah ini aku akan keluar kamar ,,, kamu tunggu saja disini yah " kata Shanghu kepada she Hou ,,,


" yahh ,,, terserah kamu saja ,, kabari aku jika ada kemajuan " kata she Hou yang langsung tertidur ,,,


pada saat ini Shanghu mulai memeriksa barang bawaannya ,,,


" oh ,,, semua masih lengkap ,,, " katanya yang masih memeriksa barang bawaannya ,,,


tidak berapa lama kemudian Shanghu membangunkan she Hou ,,,

__ADS_1


" she Hou aku akan berangkat ,,, kamu berjaga disini saja " Shanghu yang sudah membangun she hou ,,, akan segera keluar dari dalam ruang kamar tidurnya ,,,


she Hou yang baru saja bangun dari tidurnya menjawab perkataan Shanghu ,,,


" yah sudah sana ,, " kata she Hou yang langsung menguap ,,,


" ingat Jangan tidur lagi " kata Shanghu lagi yang langsung pergi meninggalkan kamarnya ,,,


tidak berapa lama Shanghu keluar dari ruangannya ,,,


bhicong segera mengikuti jejak Shanghu yang keluar dari penginapan ,,,


⏩⏭️


nenek telah selesai dengan tugasnya ,,,


ia segera meminum teh panas yang tadi ia sudah buat ,, keempat orang tersebut sudah memulai perbincangan mengenai dunia luar ,,,


banyak sekali tragedi dimasa lalu sebelum kaisar terdahulu memimpin dunia ,,


banyak sekali para pemimpin sekelas kaisar terlahir dan membersihkan kerusuhan yang telah dibuat oleh manusia itu sendiri ,,,


bahkan yang saat ini terjadi juga adalah tindakan dari manusia yang tidak memiliki hati nurani ,,,


mereka sangat keji dan tidak berprikemanusiaan ,,,


bumi bisa saja menjadi debu oleh keangkara murkaan serta keegoisan mereka ,,


guru besar akuma dan kedua muridnya yang telah mendengar cerita dari sang nenek menghela nafas panjang ,,,


" dahulu muridku juga pernah menegakkan keadilan ,,, dia juga tutup usia disaat Dunia ini sudah kembali seperti sediakala " kata nenek yang akhirnya ikut menghela nafas panjang ,,,


'" sungguh pengalaman cerita yang menegangkan ,,, banyak sekali tragedi dan peristiwa bersejarah telah menoreh diatas bumi ini " kata Danu yang mengutarakan pendapatnya ,,


" Iyah ,,, peristiwa yang tidak dapat diutarakan lagi ,,, jika mereka hidup di era mereka berjuang mempertahankan kedamaian dunia ,, di era kita akan ada peristiwa yang sama ,,, hufff ,,, " reinki menghela nafas panjang ,,,


"yah sudah ,,, setelah ini kita akan segera melanjutkan perjalanan " kata guru besar akuma yang sudah menyeruput teh buatan sang nenek ,,,


Danu dan reinki juga mengambil Cawan yang berisi teh panas itu ,,,


sejenak keheningan tercipta ,,, satu kedipan mata saja mereka saat ini berada di sebuah jalan membentang ,,,


ketiga orang tersebut merasa heran ,,, padahal baru saja ia dapat menikmati hangatnya teh dan bercerita kisah tentang raja dan pemimpin terdahulu sebelum mereka ,,


kini mereka dengan Secara ajaib tiba disebuah dataran yang tidak memiliki sumber kehidupan ,,,


" Danu ,,, reinki ,,, putri Dewi salju telah mengantarkan kita sampai di pintu gerbang kelima " kata guru besar akuma kepada kedua muridnya ,,,


" jadi ini adalah tempatnya guru " Danu bertanya kepada gurunya ,,,


" sepertinya ini memang jalannya " guru besar akuma menjawab pertanyaan dari Danu ,,,

__ADS_1


__ADS_2