
reinki sudah mulai akrab dengan Danu , saat ini tubuh Danu sudah mulai pulih ,,, ramuan obat yang diberikan oleh alkemis tersebut dapat memulihkan tenaga dan kultivasinya ,
saat ini reinki mengajak Danu kesebuah tempat , jelasnya tempat itu hutan buatan , walau hanya hutan buatan namun pemandangannya tak kalah dengan hutan asli diantara lebatnya hutan , terdapat sebuah hamparan rumput dan sebuah batang kayu yang tersusun rapi , Danu dan Reinki tiba di tempat itu , reinki melepaskan genggaman tangannya dari Danu ,
" Danu ayo kita berlatih di tempat ini " kata reinki setengah berteriak ,
" baiklah ayo " Danu mengejar langkah kaki reinki , sampai akhirnya mereka melihat batang kayu yang tersusun rapi , dari jejakan paling rendah , naik setingkat demi setingkat sampai jarak menentukan , jejak langkah tersebut harus melalui dengan lompatan demi lompat , Danu yang melihat reinki sudah meloncat diatas batang kayu , dari satu kayu ke batang kayu yang lainnya , gerakan lompatan tersebut seperti sebuah jurus melompat dan menghindari , melihat gerakannya tak salah lagi , ini bukan lompatan biasa , tapi lompatan yang mengandung unsur seni gerak , Danu pun akhirnya melakukan hal sama seperti reinki , melompat dari yang bawah ketempat selanjutnya , sampai di titik terakhir lompatan , berulang-ulang mereka melakukan hal seperti itu , keringat dan peluh sudah membanjiri tubuh mereka , tidak tahu sudah kesekian kali berapa mereka melakukannya , namun semakin lama gerakan mereka semakin laju , sampai akhir reinki memerintahkan Danu untuk beristirahat ,
" Danu kita beristirahat dulu yah ,, dan lagi hari sudah sore ,, kita harus kembali ke bilik peristirahatan " kata reinki ,
" Iyah sudah Kita beristirahat dulu " Danu langsung menselonjorkan kakinya , begitu juga reinki yang sudah duduk di samping Danu , reinki menatap Danu seketika pandangan Mereka berdua bertemu , keduanya akhirnya sama-sama tertawa kecil , sampai akhirnya ,
" ayo kita kembali ,,," kata reinki ,
" ayo ,,,, " akhirnya mereka berdua meninggalkan tempat itu ,
🔀⏭️➿
saat ini kedai warung Santos sepi pengunjung , pasalnya tidak ada orang yang mau datang , penyebab utamanya adalah warga desa sekitar tidak memiliki uang untuk membeli makanan , dan akhirnya warung hanya lengang tanpa pengunjung ,
saat ini bhi chong sedang duduk santai , terdengar derap kaki kuda berhenti didepan kedai miliknya , seketika bhi chong melongok keluar , melihat siapa orang yang Sudi datang ke tempat warung makannya ,
" permisi ,,, apakah warung ini masih dibuka " kata pengunjung itu sopan ,
" Iyah sudah dibuka " jawab bhi Chong ,
" bisakah saya memesan sesuatu yang ingin saya makan " tanya pengunjung itu lagi ,
" tentu ,,, anda mau memesan makanan apa ?..." bhi Chong balik bertanya kepada pengunjung itu ,
__ADS_1
'' apa saja yang penting bisa dimakan , nasi beserta lauk pauknya " kata pengunjung itu yang sudah masuk dan duduk di kursi tamu ,
" yah sudah saya akan siapkan pesanan anda " kata bhi chong yang sudah berlalu pergi meninggalkan tamu tersebut , tak membutuhkan waktu lama bhi Chong sudah membawa masakan untuk di hidangan , bhi chong segera meletakkan makanan tersebut diatas meja tamunya , setelah menaruh masakannya , Santos dari arah dalam rumah muncul ,
" a'bhi ,, apakah kamu sudah menyiapkan makan siang buatku " Santos yang baru datang langsung bertanya kepada bhi Chong ,
" sebentar suamiku , aku akan menyiapkan untuk kita semua ,,, " setelah berkata begitu bhi chong langsung pergi ke dapur untuk menyiapkan hidangan yang akan disantap untuk tim nya , setelah menaruh makanan di dalam rumah , bhi chong memanggil Santos dan yang lainnya untuk memakan masakannya ,
" a'bhi ,,, masakan mu selalu lezat " kata chin Hong ,
" hakk ,,, kamu hanya tahu makan saja ,,, tidakkah kamu tahu tentang misi yang belum kamu selesaikan " bhi Chong mengingat Chin Hong ,
" tenang saja , aku pasti bisa ,, kamu jangan kawatir " jawab chin Hong , akhirnya mereka semua memakan masakan bhi chong , sedangkan bhi chong sendiri sudah keluar dari ruang makan , ia langsung menuju meja tamunya yang sedang menikmati hidangan makanan ,
" wauw tuan sudah menghabiskan semua masakan saya ,,, sepertinya tuan sangat suka dengan hidangan yang saya sajikan " kata bhi chong yang sudah duduk di samping sang tamu ,
" Iyah ,,, masakan anda sungguh lezat nyonya " kata tamu tersebut , memang saat ini bhi Chong sedang menyamar menjadi istri Santos yang kedua ,
" saya mau ke desa mata air " jawab tamu tersebut ,
" oh tuan ,, desa mata air yah , bukankah itu sangat jauh ,, " kata bhi chong ,
" iya sangat jauh ,,, mau bagaimana lagi saya mau berdagang " jawab tamu bhi chong ,
setelah perbincangan antara keduanya , tamu itu akhirnya pamit untuk melanjutkan perjalanannya , bhi chong sejenak terdiam ,,,
" Chin Hong , jienam , chienhu " bhi chong memanggil ketiga temannya itu untuk segera menemuinya ,
" ada apa a'bhi " Chin Hong bertanya kepada bhi chong ,
__ADS_1
" aku ingin kalian mengikuti tamu tadi " kata bhi chong ,
" oh ,,, baiklah nyonya rumah " kata chin Hong , sedangkan jienam , chienhu hanya tertawa kecil , bhi chong dan Chin Hong terkadang memang seperti itu ,
mereka bertiga pun segera menggunakan ginkang nya untuk segera pergi meninggalkan tempat warung makan Tersebut , mereka terus berlari seperti bayangan gelap , tidak membutuhkan waktu lama , jienam yang memakai pakaian wanita tiba-tiba berpura-pura terjatuh , tamu yang tadi datang ke warung makan segera turun dari kereta kudanya , setelah turun tamu tersebut melihat jienam sudah tersungkur di tanah , tamu yang tadi segera mendekati tubuh jienam ,
" nona apakah anda baik-baik saja " tamu itu bertanya kepada jienam ,
" aduh kakiku terkilir " jienam berpura-pura kakinya terkilir ,
dari kejauhan terdengar suara Chin Hong dan chienhu ,
" kakak kamu tidak apa-apa " chienhu bertanya kepada jienam ,
" aku tidak apa-apa adik , paman mereka berdua saudara ku , kami sedang melakukan perjalanan menuju desa mata air , tapi kakiku sedang sakit ,,, bagaimana ini " kata jienam ,
" wah ,,, kebetulan saya juga mau kesana , bagaimana jika anda Sudi ikut dengan saya " kata tamu itu , mereka bertiga sangat senang karena aksi mereka dapat membuahkan hasil ,
" terimakasih tuan dengan senang hati " kata jienam , begitu juga chin Hong dan chienhu , mereka Juga mengatakan kata terimakasih kepada tamu tersebut ,
" oh yah ,,, panggil saya bhihong , paman bhihong " kata tamu itu yang bernama bhihong ,
" iya paman bhihong " jawab jienam , akhirnya mereka melanjutkan perjalanan menuju desa mata air ,
🔀⏭️➿
saat ini Danu sudah berada didalam ruangannya , ia bersama reinki sedang menikmati hidangan makan malam ,, kali ini panglima negara petir sedang menemani mereka berdua , karena panglima negara petir akan menjadi guru reinki dan Danu Rei ,
mereka yang masih menikmati hidangan makan malam hanya tunduk tanpa berkata apapun , pasalnya kedua bocah itu masih canggung dengan kehadiran panglima negara petir ,
__ADS_1
" kalian jangan seperti itu ,,, santai saja ,, besok aku sudah menjadi guru kalian , Danu ayah mu berpesan agar kamu giat berlatih , ini juga perintah dari sang pangeran " kata panglima itu sambil menjelaskan , keduanya hanya menganggukkan kepalanya , tak berani untuk menjawab perkataan sang panglima negara petir yang sebentar lagi akan menjadi guru mereka berdua ,