
"grauookhhggg ,,, auggggkkk "" suara raungan Siemens yang langsung pergi meninggalkan ruangan tersebut dan memasuki tubuh Danu Rei ,
sesaat suasana menjadi hening kembali ,,,
" Danu bagaimana rencana kamu selanjutnya " reinki bertanya kepada Danu ,
" kita akan menyelamatkan orang-orang yang sudah terkena sayatan pedang dan memulihkan nya " kata Danu Rei ,
" ah iya baiklah " akhirnya guru jien ma dan kedua muridnya membantu para ahli seni bela diri tingkat dewa itu untuk menyembuhkan dari sakit akibat sayatan Gadis pedang sepirit ,
setelah hampir beberapa jam ,,, mereka semua dapat memulihkan semua orang yang terkena sayatan pedang sepirit ,
dengan menggunakan obat yang didapatnya dari kerajaan petir , reinki yang sedang membalut salah satu teman satu timnya berkata ,,
" semua sudah ku oles obat dan ku balut dengan kain " kata reinki ,
" yah sudah ayo kita istirahat dulu ,, baru meneruskan perjalanan " kata guru jien ma ,,
semua ahli bela diri saat ini sedang mencoba memulihkan tenaganya ,
" Danu bagaimana dengan pedang sepirit itu " kata reinki kepada Danu ,
" mungkin raja naga emas Long tien hung tahu harus bagaimana " kata Danu kepada sahabatnya reinki ,
" simpan saja ,,, itu milik mu Danu " kata raja naga emas Long tien hung kepada Danu Rei ,
Danu pun mengambil pedang naga perak , ia pun membalutnya dengan kain putih setelah itu ia mengikatkan tali di dalam pedang dan mengaitkannya ,
" terimakasih untuk kalian semua yang telah menolong kami lagi " kata tetua ahli seni bela diri ,
" iya sama-sama " kata guru jien ma ,
mereka pun akhirnya beristirahat sejenak untuk menstabilkan energi , luka yang didapat dari sayatan pedang sepirit Sangat banyak dan cukup dalam sekali , beruntung tubuh mereka tidak sampai terbelah ,
setelah seluruh energi tim ahli seni bela diri stabil , mereka berdiri untuk melanjutkan perjalanan kembali memasuki ruangan berikutnya , guru jien ma ingin memeriksa terlebih dahulu ukiran atau tulisan yang terdapat ditepi dinding ruangan tersebut ,,
__ADS_1
didalam tulisan itu terdapat sebuah ruangan gelap yang menyimpan sejuta kutukan ,
didalam ruangan kutukan tersebut ahli seni bela diri akan di tempa oleh berbagai kekuatan magis yang sangat besar , namun seseorang ahli seni bela diri harus memiliki tekad dan jiwa besar ,
jika keduanya tidak dimiliki seorang ahli seni bela diri mereka akan langsung berubah menjadi monster penjaga menara dewa ,
namun jika mereka Lolos dari kutukan hawa Gelap mereka akan bertemu dengan anak raja iblis ,
kekuatan tersebut akan diturunkan olehnya melalui kutukan dan kekuatan hitam ,
seorang ahli bela diri yang mampu bertahan dalam segala ujian yang dilaluinya ia akan mendapatkan kekuatan elemen api hitam ,
" kak reinki ,,, berarti energi elemen hitam tersebut terdapat didalam ruangan ini " kata Danu menunjuk sebuah tulisan yang tertera dinding ruangan ,
" Hem memang benar ,,, energi elemen api hitam adalah kutukan dari leluhur , namun tidak disebutkan bahwa kekuatan itu adalah milik dari anak raja iblis " kata reinki yang tidak mengetahui prihal tersebut ,
" Hem terus bagaimana ,,, apakah kita akan memasuki ruangan ini , agar dapat memastikan kekuatan yang kamu miliki reinki " kata guru jien ma bertanya kepada kedua muridnya reinki dan Danu ,
" kak reinki bagaimana ,, " Danu juga bertanya kepada reinki ,
" Menurut seluruh ahli seni bela diri disini tidak mungkin akan memasuki ruangan kutukan tersebut , mereka akan lebih memilih tempat yang terdapat tanaman beracun " kata guru jien ma mencoba memberikan pendapatnya ,
" tapi yang mulia pangeran ketujuh berkata bahwa reinki harus memiliki sesuatu yang bisa di pergunakan " kata guru jien ma melanjutkan perkataannya ,
" yah sudah kita akan pergi keruangan kutukan " kata Danu menyarankan ,,,
" terus bagaimana dengan seni ahli bela diri yang lainnya ,,, tempat tumbuh beracun itu sangat berbahaya " kata reinki ,,
" jangan kawatir ,,, setelah kita selesai dengan ruangan itu kita akan pergi ke dalam ruangan tumbuhan " kata Danu yang mengerti akan maksud dari sahabatnya reinki ,
" yah sudah ayo kita pergi kesana , namun kita harus berpamitan kepada yang lainnya " kata reinki yang sudah mendekati semua anggota seni bela diri ,
" kami mendengar perbincangan kalian ,, " kata tetua ahli seni bela diri tingkat dewa itu ,
" Iyah ,,, kalian boleh pergi kesana ,, jika sempat kalian boleh membantu kita " kata teman tetua itu ,
__ADS_1
" terimakasih paman ,,, andai dapat secepatnya kita akan segera kembali kesana " kata Danu dan reinki bersamaan , setelah memberi hormat kepada seluruh tetua dan shunkai , akhirnya mereka bertiga meninggalkan ruangan tersebut , saat ini para tetua beristirahat di dalam ruangan , mereka mungkin akan mengulur waktu , agar Danu bisa tepat waktu datang , mereka semua juga akan memulihkan tenaga yang sudah banyak keluar akibat pertarungan dengan Gadis pedang sepirit , bahkan Luka sayatan pedang juga masih belum pulih sepenuhnya ,
🔀💙
saat ini Danu telah sampai di sebuah ruangan terdapat sebuah pintu ukiran ,, ditengah pintu tersebut terdapat kaca transparan mirip seperti air jernih , Danu melihat pintu itu tidak semestinya ,
ia mencoba memeriksa pintu tersebut ,
Danu merasakan sesuatu energi yang sangat pekat dan Gelap , energi tersebut berasal dari pintu tersebut , begitu juga guru jien ma ,, ia lebih merasakan lagi aura kegelapan yang timbul dari hawa yang terpancar dari pintu yang berukir itu ,
" Danu ,,, mungkin pintu itu yang dimaksud oleh tulisan didalam dinding " kata guru jien ma ,,,
" seperti nya begitu guru ,,, lantas apa yang mesti kita lakukan " kata Danu yang menyahuti perkataan gurunya ,
" apakah guru jien ma dan Danu merasakan sesuatu ,,," reinki mencoba menebaknya,
" kak reinki cobalah gunakan energi pendeteksi ,,, pasti kakak dapat merasakan kekuatan tersebut " kata Danu ,
" yah sudah baiklah ,,, " reinki menyetujui pendapat Danu , ia pun segera memusatkan Kekuatan nya , setelah itu ia mulai membuka aura energi pendeteksi kekuatan ,
perlahan-lahan ia dapat merasakan energi tersebut dari kecil sampai terbesar , dan akhirnya ia dapat mengetahui pasti energi tersebut ,
" benar sekali Kekuatan itu sangat besar sekali ,,, seperti kekuatan yang sangat pekat dan kuat sekali " kata reinki yang hampir takjub akan energi yang keluar dari balik pintu gerbang kaca transparan tersebut ,
" bagaimana Danu apakah kita akan memasuki ruangan itu " kata reinki lagi ,
" Hem ,,, kayaknya kita harus masuk kedalam ruangan " kata Danu lagi ,
" Iyah sebaiknya segera masuk kedalam ruangan " guru jien ma menimpali perkataan kedua muridnya , mereka pun akhirnya masuk kedalam ruangan ,
reinki yang tangannya sudah menyentuh pintu gerbang serasa menyentuh air yang bergelombang ,,, sejenak reinki mundur kebelakang ia memastikan bahwa pintu gerbang tersebut aman ,
reinki pun ragu untuk memasuki , Danu yang melihat reinki ragu untuk memasuki pintu gerbang , seketika ia mencoba sendiri masuk ke dalam ruangan pintu gerbang tersebut ,
saat ini Danu sudah didalam ruangan hampa udara , namun masih bisa bernafas , entah apa sebabnya ruangan ini tidak jauh beda dengan ruangan yang berada di luar ruangan , setelah Danu memasuki ruangan tersebut , reinki dan guru jien ma ikut masuk ke dalam ruang tersebut , seperti yang Danu rasakan hawa yang sama seperti ruangan sebelum mereka masuki ,,,
__ADS_1