
malam pun semakin larut dipenuhi oleh bintang-bintang berwarna merah terang ,,,
⏺️⏺️⏺️⏺️⏺️
pagi ini semuanya sudah bangun dari tidurnya ,,
" semua sudah siap ,, ayo kita segera berkemas ,,, saat ini kita akan pergi ke suatu tempat yang berbeda " kata guru jien ma kepada mereka berdua ,,
reinki dan Danu yang masih bermalas-malasan , masih duduk tenang di tempat duduknya ,,
" hap ,, hup ,,, " suara Akuma membuat keduanya seketika terbangun ,, entah apa yang dilakukannya ,, namun keduanya langsung berdiri dengan keadaan yang sudah mulai bersemangat ,,
" ayoh kita berangkat " kata akuma ,, mereka berempat berjalan keluar dari rumah ,,
sampai jauh mereka melewati hutan yang penuh dengan pohon-pohon besar yang berada di atas bukit tempat mereka biasanya berlatih ,,
mereka terus berjalan melalui tempat tersebut , sampai akhir akuma membaca sebuah mantra dan mulai melebarkan jari tangannya , setelah itu cahaya berwarna terang kebiruan keluar dari telapak tangannya , semakin lama cahaya tersebut semakin bertambah lebar dan sangat terang sekali , sampai akhirnya mereka dapat melihat sebuah tempat yang sangat berbeda sekali , tempat itu begitu gersang , tanah yang ada penuh dengan retakan dan lubang besar , danu , reinki dan guru jien ma merasakan aura yang sangat berbahaya dari tempat tersebut ,
'' jien ma ini adalah tempat keberadaan siluman bahkan makhluk spirit yang telah membuat kehancuran , tempat ini biasanya akan dijadikan tempat pelatihan seniman bela diri , namun tidak semua orang dapat memasuki wilayah ini tanpa seizin saudara tertuaku , sebab wilayah ini hanya menampung makhluk yang sangat berbahaya , di dunia manusia makhluk tersebut sudah tidak ada lagi '' kata akuma yang menjelaskan kepada mereka semua ,,
'' lantas apa tujuanmu membawah kita kemari '' tanya jien ma kepada akuma ,
'' tentu untuk melatih danu dan reinki , apakah kamu tidak menyadari bahwa kemampuan mereka sudah mendapatkan peningkatan , bahkan ruang dimensi bergetar akan hantaman dan pukulan mereka berdua , inilah saatnya mereka menguji kemampuan mereka dengan cara bertarung melawan para monster yang sangat berbahaya tersebut '' kata akuma kepada jien ma ,,
'' oh,,, aku faham maksudmu '' kata jien ma ,
'' danu ,, reinki ,,, saatnya kalian berpetualang ,, carilah musuh yang menurutmu seimbang dan kalahkan mereka , aku dan jien ma membuat lintasan agar tidak mengganggu pelatihanmu , kami akan memperhatikan kalian , jadi berusahalah '' kata akuma yang langsung membuat dinding penghalang ruang dimensi dengan menggunakan segel darah iblis sebagai garis penghalang ,,
danu dan reinki seketika mengeluarkan aura yang dimilikinya , kekuatan yang maha besar itu seperti guruh yang sangat dahsyat , setelah melalui tahapan penyempurnaan kedua pemuda sakti itu segera melesat seperti anak panah , tubuh mereka sengaja ia keluarkan aura agar keberadaannya terdeteksi oleh para monster atau siluman spirit ,
semakin jauh tubuh danu dan reinki bergerak semakin banyak para monster yang berdatangan dan ingin menyerang mereka berdua ,
pertarungan antara danu dan reinki akhirnya terjadi dengan energi yang dimiliki mereka berdua para monster tersebut seperti lalat yang berterbangan hinggap dan di hantam oleh pukulan mereka berdua , suara dentuman dan retakan serta lubang sudah bertebaran dimana-mana ,
__ADS_1
suara monsterpun sudah tidak terdengar lagi , yang ada hanya suara angin yang menyapu debu ,
danu dan reinki dapat merasakan energi mereka mengalami peningkatan ,
'' kak kita berhasil '' kata danu yang langsung tersenyum kepada reniki ,
'' hemmm '' reinki hanya menjawabnya dengan anggukan kepala , mereka berdua sama-sama tertawa senang ,
'' apakah kita akan kembali , atau akan berburu monster lagi '' tanya danu kepada reinki saudara angkat danu ,
'' kita lanjutkan sampai sepersekian , setelah itu kita akan kembali lagi '' kata reinki yang langsung melesat pergi lebih dulu meninggalkan danu , danu yang mengetahui reinki berlari lebih dulu ia pun langsung mengejar reinki secepat kilat ,
mereka berdua akhirnya berlari saling mendahului ,, namun baru sebentar mereka berlari mereka telah dihadang oleh puluhan makhluk sepirit tingkat tinggi ,,
keduanya pun akhirnya menghentikan laju larinya dan mulai bersiap untuk melawannya para monster yang sudah menghadang jalannya ,
pertarungan kembali terjadi , kali ini Danu dan reinki akan lebih berusaha keras untuk mengalahkan para binatang sepirit tersebut ,,
pertarungan terus berlangsung , sampai guru jien ma dan akuma datang menghampiri mereka , namun keduanya masih tetap memperhatikan jalannya pertarungan antara reinki dan Danu ,
kedua guru besar itu tidak ada niat untuk membantu keduanya ,,
sampai akhirnya tersisa satu makhluk sepirit saja yang hampir tewas oleh pukulan Danu , dengan satu jentikan saja monster tersebut telah menyusul teman-temannya ,
" guru ,, kalian disini ,,, apakah kalian sedang menghawatirkan aku " kata Danu kepada guru jien ma dan akuma ,,
" tentu tidak ,,, kami hanya ingin mengatakan ,, pelatihan hari ini cukup sekian ,,, hari sudah mau gelap , jadi kita akan kembali " kata guru akuma alias si tua gila ,
" baiklah guru ,, pantas saja perutku sangat lapar sekali " kata reinki yang membuat semua orang yang berada disitu tertawa terbahak-bahak ,,
" haaaa ,,, " tawa guru jien ma dan akuma sedangkan Danu ,,,
" haaaa ,,, ada-ada saja kamu kak " kata Danu yang akhirnya mereka semua pergi meninggalkan tempat itu ,,
__ADS_1
pada saat ini mereka sudah berada di dalam kediaman pangeran ketiga Chu kheyang , kedua guru itu sedang asik memasak di bantu oleh Danu dan reinki ,, masakan pun dengan cepat tersaji ,,
⏭️⏭️
hari ini bhicong dan chienhu sedang berada di dalam ruang pangeran keempat mereka berdua menjadi pelayan kepercayaan pangeran ,,
pada saat ini sang pangeran sedang menikmati teh hijau buatan bhicong ,,
teh itu sangat nikmat , selain dari rasanya , teh tersebut dapat membantu pemulihan ,
sang pangeran tetap terdiam ia masih memegang cangkir teh , sedikit ia sesap untuk menikmati harum dan rasa dari teh tersebut ,
terdengar seorang prajurit melapor , bahwa panglima pertama ingin menghadap pangeran alias kaisar raja ,
" yang mulia , panglima izin menghadap " kata prajurit tersebut setelah memberi hormat kepada pangeran keempat atau saat ini sudah menjadi kaisar raja ,
" suruh dia masuk " Suara tegas dari pangeran atau kaisar itu di dengar oleh prajurit yang melapor ,
segera prajurit itu undur diri dan meminta panglima untuk masuk kedalam ruangan pangeran alias sang kaisar raja ,,
" salam hormat saya yang mulia " kata panglima yang baru datang dari arah luar ruangan ,,
" Iyah ,,, ada apa panglima ,, kenapa kamu datang kemari " kata kaisar kerajaan gelap ,
" yang mulia ,, putri dari Utara datang menghadap yang mulia ,, beliau adalah calon istri pangeran pertama , namun sang pangeran telah tiada jadi yang mulia ibunda ratu menginginkan Yang mulia menyambut kehadirannya " kata panglima pertama melaporkan kepada yang mulia kaisar kerajaan gelap ,
" haahhss ,,, baiklah saya akan pergi menemuinya " kata kaisar tersebut ,,
setelah panglima pertama pergi ,
sang kaisar memerintahkan bhicong dan Chenhu mengikuti dirinya ,
mereka bertiga akan menemui putri dari Utara tersebut
__ADS_1