
saat ini kakek dan Danu sudah berada di dalam rumah teman seperjuangan kakek ,,, mereka berusia sama ,,, kakek sianghu ia begitu baik dan sangat ramah sekali ,,, saat ini Danu dan kedua orang tua nya sudah berada didalam pondok kakek sianghu ,,
" bisa-bisa nya kamu datang kemari sangmi ..." kakek sanghu datang membawa cangkir air minum dan beberapa potong kue untuk disajikan ,,
" Iyah ada hal yang ingin aku ambil ,,, barang itu milik cucu ku Danu ,, Danu perkenalkan dirimu pada kakek sanghu ,, " kakek sangmi menyuruh Danu Rei agar memperkenalkan dirinya ,,
" baik kek ... nama saya Danu Rei kek ,,, salam kenal " kata Danu Rei memperkenalkan dirinya ,
" heeee...heee.. Iyah..Iyah ...kau tampan sekali seperti ayahmu dulu Danu " kata kakek sanghu sambil tertawa ,,,
__ADS_1
mereka pun akhirnya berbincang-bincang lama sampai waktu pun tak terasa sudah malam ,,, saat ini Danu tidur bersama ayah nya ,,, namun tiba-tiba pintu kamar terbuka ,,, kakek yang saat ini berada diluar ruangan ,,, memberikan isyarat kepada Danu ,,
" Danu ,,,ini saat nya ,,, ayoh , kita ditemani oleh kakek sanghu " kata sang kakek ,,, karena tempat penyimpanan pedang tersebut tidak lah dijaga ketat ,,, penyebab nya adalah energi dari pedang naga kutukan ,,, semua orang tidak berani mendekati nya ,,, terlebih lagi jika ada orang yang ingin berniat jahat mereka tidak akan bisa selamat dari pengaruh kekuatan energi kutukan sang naga ,,, setiap orang yang berada sepuluh meter dari nya ,,, maka tubuh nya akan tersisah tulang belulang ,, andai orang tersebut seorang pesilat handal maka dia hanya akan lama bertahan saja ,,, setelah itu bentuk nya akan serupa dengan orang yang tidak memiliki kekuatan ,,, di depan bahkan di sekeliling area banyak sekali terdapat tengkorak berserakan dimana-mana ,,, semua itu adalah orang-orang yang bermaksud ingin mengambil pedang tersebut ,,, saat ini kakek sudah berada di dalam hutan dekat tempat vihara , tempat penyimpanan pedang tersebut ,,, mereka tidak ingin lebih dekat dari tempat itu ,,,
" Danu jangan mendekatinya lebih dari sepuluh meter jika ada hal yang tidak baik " kata kakek sangmi mengintruksikan kepada Danu dan menjelaskan semua nya ,,, Danu melangkah kan kaki setapak demi setapak ,,, semua sangat tegang dengan situasi saat ini ,,, akhirnya Danu dekat dengan tempat itu hampir sepuluh meter jauhnya ,,, hawa yang dikeluarkan pun sudah dapat dirasakan oleh Danu ,, tekanan aura yang ditimbulkan oleh kekuatan pedang tersebut dapat Danu rasakan ,, semakin dekat dengan jarak sepuluh meter kekuatan itu terasa sangat berat sekali ,,, ia pun mulai merasakan lebih tertekan oleh kekuatan itu ,, namun Danu terus berjalan ,,, sampai langkah kaki nya sudah melewati batas sepuluh meter ,,, tubuh Danu memancarkan warna kuning keemasan ,,, Jirah dan tato mulai bermunculan ,, semakin dekat tubuh Danu dengan pedang tersebut ,,, semakin kuat cahaya energi yang berada ditubuh Danu ,,, saat ini tubuh Danu hanya terlihat warna terang kuning keemasan ,,, Jirah dan tato ditubuh Danu silih berganti bergerak ,,, mereka seperti mengitari tubuh Danu ,, mencari titik kekuatan hawa murni yin dan yang ,, mereka terus bersinar dan bergerak ,,, merambat kesana kemari ,,, sampai Danu tidak merasa tekanan dari kekuatan pedang tersebut ,,, jari-jari Danu meraba gagang pintu masuk ruangan ,,, namun secara tiba-tiba pintu itu terbuka dengan sendirinya ,,, Danu yang tahu kalau dia belum memegang pintu itu merasa heran ,,, dari rasa heran tersebut Danu menjadi tercengang melihat warna dari Padang tersebut sama seperti warna ditubuh Danu ,,, Danu segera berlari memegang gagang pedang tersebut dan dengan mudah nya ia dapat melepaskan pedang yang tertancap pada tanah , setelah pedang terlepas Danu segera mengayunkan pedangnya dan Jirah ditubuh Danu seakan menjadi sarung dari pedang tersebut ,, ia menelan pedang itu kedalam tubuh Danu yang terdapat Jirah berwarna keemasan , Jirah tadi sudah bergambar pedang naga emas kutukan ,, dan warna keemasan didalam tubuh Danu seketika menghilang ,,, kakek yang sudah dapat merasakan keanehan dengan hawa di sekitar pedang tersebut , segera beranjak dari tempat persembunyiannya ,,, disusul oleh kakek sanghu yang sangat takjub dan heran ,, kalau kaisar pedang emas telah kembali ,,, ada sebagian merasa senang ada sebagian merasa Takut terhadap sang kaisar ,,, kakek ingat cerita leluhur nya terdahulu ,,, akibat cinta sang kaisar hampir menghancurkan seluruh dunia ,,, peperangan dan penghianat merebak tanpa ia sadari ,,, semua orang penjilat didepan sang kaisar , ia akan mengatakan semua baik-baik saja , namun semua itu kedok mereka untuk menghancurkan sang kaisar ,,, sampai akhirnya seseorang menghasut ratu untuk mengkhianatinya ,,, dan akhirnya kaisar murka dan hampir memusnahkan semua yang ada dihadapannya ,,, sang ratu pun akhirnya tewas terbunuh oleh kekuatan kaisar pedang emas ,,, itu secuil cerita yang ia tahu dari mulut ke mulut para penduduk desa dan para leluhur terdahulu ,,, saat ini kedua kakek itu sudah berada di belakang danu ,, mereka berdua masih sempat melihat cahaya yang keluar dari tubuh Danu yang semakin lama semakin hilang tertelan tubuh Danu ,,, kakek juga merasakan hawa dari pedang itu hilang ,, saat ini yang dirasakan adalah hawa alami dari suasana hutan yang asri ,,,
" Danu ini kakek sangmi ,,, kakek yang sudah merawat mu dari kecil Danu " kata kakek sangmi berulang-ulang ,,, sedang kan Danu sendiri saat ini berada di alam yang ia sendiri tidak tahu ,,,
*** yang mulia kaisar ,,, sudah lama sekali hamba menunggu mu " kata suara yang tak terlihat wujud nya ,,
__ADS_1
" long tien hung .. apakah itu kamu ?... " suara itu terdengar dari arah dada Danu Rei ,,,
*** iya yang mulia .. ini hamba ,,, abdi mu *** kata long tien hung yang tidak ada wujudnya ,,,
" haaa...haa.. " tawa itu sangat keras sekali sampai Danu merasa sedikit nyeri dada nya ,, namun samar-samar ia dapat mendengar suara dari luar ,, ** Danu ,,, Danu ini kakek sangmi ,,, kakek yang sudah merawat mu dari kecil *** suara itu berulang-ulang Danu dengar ,,,
" kakek ... aku ingin bertemu kakekku " teriakan dari Danu Rei ,,,
*** Rei .... sabar dulu Rei ... kekuatan ini hampir sempurna ,,, bersabar lah *** suara dari long tien hung ,,, Danu pun akhirnya dapat memahami nya ,,,
__ADS_1