
pada saat ini Danu , reinki dan guru besar akuma sedang melakukan perjalanan menuju lokasi gerbang pintu keempat ,,,
gerbang tersebut berada di kedalaman hutan yang penuh dengan darah yang mendidih ,,,
" guru hutan apa ini ,,, kenapa bau amis menyengat hidung " Danu yang tidak tahan dengan bau tersebut sampai menutup Indra penciumannya ,,,
" kolam darah ,,, hutan Jigoku " kata guru besar akuma yang menjawab pertanyaan dari Danu ,,,
" apa ,,, namanya saja serem pasti didalam juga menyeramkan " reinki menimpali perkataan dari guru besar akuma ,,,
" ayo ,,, kita cari gerbang pintu keempat ,,, " kata guru besar aku yang terus berjalan kearah darah tersebut ,,, namun dari dalam darah muncul sesuatu yang sangat mengerikan tubuhnya penuh dengan darah anyir yang menyengat hidung ,,,
" hakk ,,, bau sekali " kata reinki dan Danu yang tidak tahan dengan bau tersebut ,,,
" Danu ,,, segera keluar gingkang tingkat tinggi " guru besar akuma memerintahkan Danu mengeluarkan gingkang tingkat tinggi ,,,
" tapi ,,, guru ,, bukankah kita tidak bisa menggunakan ,, sebab gravitasi yang dimiliki oleh ruang dimensi ini ,,, " Danu yang kurang yakin dengan perintah gurunya ia pun mengutarakannya ,,,
" coba saja ,,, " lagi-lagi guru besar akuma memerintahkan Danu agar mau mengikuti perintahnya ,,
" baiklah guru ,,, Danu akan mencobanya " kata Danu yang akhirnya mengeluarkan gingkang tingkat tinggi miliknya ,,, seketika tubuhnya terbang keatas dan melompat dari dahan ke dahan yang lainnya ,,, sampai akhirnya dipertengahan jalan Danu berhenti ,,,
" sekarang kamu reinki ,,, " guru besar akuma memerintahkan Reinki agar melakukan hal yang sama ,,
" baik guru ,,, " seketika reinki mengeluarkan gingkang tingkat tinggi miliknya sampai ia dapat melakukan beberapa kali lompatan ,, sampai akhirnya reinki dapat menyusul Danu ,,,
begitu juga dengan guru besar akuma yang juga mengeluarkan gingkang tingkat tinggi miliknya ,,,
sedangkan Siemens terbang keatas melalui pohon - pohon yang berada diarea sekitarnya ,,
" terus saja Danu jangan berhenti " perintah dari guru besar akuma ,,,
" baiklah ,, guruuu ,,, " Danu menjawabnya sambil terus melompat ,,,
Sampai akhirnya mereka bertiga tiba disebuah air terjun ,,, dan herannya air terjun itu begitu jernih sekali sampai dasarnya terlihat ,,, banyak sekali monster ikan yang berkeliaran ,,,
monster Ikan itu bukan monster ikan biasa ,,,
tapi mahkluk ikan yang dapat memakan siapa saja yang datang menjejakkan kakinya di tempat air terjun tersebut ,,,
" Danu berhenti sejenak ,,, sebentar lagi kita akan turun tapi jangan jejakkan kaki di air terjun ataupun sekitarnya ,,, tapi jejakkan kaki pada batu besar itu " guru besar akuma menunjukkan sebuah batu besar yang berada di dekat air terjun ,,,
__ADS_1
" baik guru " Danu dan reinki menjawab intruksi dari guru besar akuma ,,,
setelah itu mereka segera melompat menggunakan gingkang tingkat tinggi miliknya ,,,
kedua bocah itu melompat tepat pada batu besar yang berada di sekitar air terjun ,,,
satu kali lompatan tubuh mereka telah sampai diatas batu ,, dari dalam air ikan monster yang melihat mangsa yang mendekat seketika ingin melompat dan memangsa Danu dan yang lainnya ,,,
ikan-ikan itu berlomba-lomba ingin memakan tubuh mereka bertiga ,, sampai akhirnya seekor ikan yang memiliki mahkota dan memiliki ekor yang berwarna-warni indahnya ,,,
" cantik sekali bentuk ikan itu " Danu sedang memperhatikannya seekor ikan yang berbeda dari Ikan yang lainnya ,,
" itu pangeran ikan " guru besar akuma menjawab pertanyaan Danu ,,,
" oh ,,, pangeran ikan " reinki mengulangi perkataan dari guru besar akuma ,,
" Iyah ,,, reinki keluar jurus api hitam tingkat akhir " kata guru besar akuma kepada reinki ,,,
seketika reinki mengeluarkan jurus elemen api hitam miliknya ,,,
tubuhnya sudah penuh dengan aura hitam elemen api ,,,
setelah energi itu sudah sempurna , maka ,,,,
bunyi suara air yang terkena pukulan api ,,,
" bammmm ,,, srrkk,,, srrrkk " air itu tiba-tiba mengering dengan sendirinya sedang api hitam tidak dapat dipadamkan dan api itu membuat air terjun tidak mengeluarkan air lagi ,,,
sejurus kemudian ikan yang berada di dalam kolam tadi menggelepar-gelepar akibat tidak ada air yang mengalir didalam kolam tersebut ,,,
dan selanjutnya ikan tersebut berubah menjadi gumpalan - gumpalan dan menyatu dari tubuh satu ke tubuh yang lainnya ,, sampai pada akhirnya ikan tersebut menjadi besar ,,, dan berubah menjadi sosok manusia yang sangat tampan dan tubuhnya penuh dengan sisik ikan ,,,
dialah pangeran ikan ,,,
" wah ,,, sang pangeran sudah menunjukkan wujud sebenarnya " kata guru besar akuma kepadanya ,, sebab saat ini pangeran Ikan sudah berdiri tepat di hadapannya ,,,
" salam pangeran keduabelas ,,, " kata pangeran ikan itu memberikan salam hormat kepada guru besar akuma yang dipanggil pangeran keduabelas ,,,
" Iyah ,, pangeran kimhe ,, salam " guru besar akuma membalas salam hormat pangeran ikan ,,,
begitu juga Danu dan reinki yang saat ini mengikuti guru besar akuma yang sedang memberi salam hormat kepada pangeran ikan ,,,
__ADS_1
" Iyah ,,, apa gerangan yang membuat pangeran datang kemari " pangeran ikan itu mencoba bertanya kepada guru besar akuma ,,
" aku ingin bertemu dengan kakak pertama " akhirnya guru besar akuma menjelaskan prihal yang terjadi pada dunia manusia dan rencana manusia jahat yang ingin menghancurkan dunia ini ,,,
" hemm ,,, masalah Dunia bawah aku memang tidak bisa ikut campur ,,, walaupun separuh tubuhku ini adalah seorang dewa ,,, tetap saja hal itu bukan kehendakku ,,, " penjelasan dari pangeran ikan ,,,
" Iyah ,,, aku tahu hal itu ,,, semua aturan itu hanya para dunia atas yang akan menjalankannya " kata guru besar akuma yang masih berbincang-bincang dengan pangeran ikan ,,,
" baiklah ,,, kalian silahkan masuk pintu gerbang keempat " kata Pangeran Ikan itu kepada mereka bertiga ,,, sebab Siemens sudah masuk kedalam tubuh Danu ,,,
ketiga orang tersebut langsung turun kebawah kolam yang sudah tidak memiliki air itu ,,,
sebelum mereka pergi meninggalkan tempat tersebut dengan melalui lubang kecil yang Terdapat di kolam ,,, Danu menghilangkan api hitam yang tadi menyebar keseluruhan area kolam dan air terjun ,,,
sebelum air itu kembali Danu dan yang lainnya telah meluncurkan ke lubang yang ternyata adalah gerbang pintu keempat ,,
mereka bertiga terus meluncur dan pada akhir mereka sampai pada suasana yang sangat dingin sekali ,,,
ternyata di tempat seperti ini ada salju es yang menutupi area sekitarnya ,,,
mereka terus berjalan melalui salju yang begitu tebal ,,,
⏭️⏭️
pada saat ini penduduk desa bambu sedang melakukan aktivitas seperti biasanya ,,, penduduk desa bambu sudah tidak bisa bekerja selayaknya didesa mereka ,,,
namun mereka memiliki berbagai keterampilan dan bakat ,,, setiap hari mereka berbaur dengan penduduk negeri awan putih ,,,
tidak ada kekerasan ataupun penganiayaan ,,, hidup rukun dan saling menolong ,,,
lain halnya dengan kerajaan petir yang saat ini sang pangeran ketiga Chu kheyang sedang menyelesaikan semua penemuan yang sudah diperhitungkannya ,,,
selanjutnya alkemis itu telah membuat berbagai obat dan bermacam-macam pil ,,,
sedangkan panglima jien ma pada saat ini sudah hampir sempurna melatih ranghao menjadi bintang spirit sekelas dewa dan Dewi diatas langit ,,,
semakin hari kekuatan ranghao Semakin bertambah ,,, terlebih lagi panglima jien ma dalam kurun tertentu memberikan obat penambah energi kultivasi ,,,
" ranghao ,,, tidak lama lagi kita akan berperang ,,, aku harap kamu jangan pernah meninggalkan aku ,,, sebab aku tidak akan tega membunuhmu " kata panglima jien ma kepada ranghao ,,,
" panglima ,,, hanya kamu saja yang aku miliki didunia ini ,,, tidak ada satu mahkluk pun yang menganggapku ini keluarga kecuali kamu ,,, " kata ranghao kepada panglima jien ma yang saat ini sedang membelai bulu halus ranghao ,,,
__ADS_1
" baiklah ranghao ,,, ayo kita segera masuk kedalam " panglima jien ma mengajak ranghao masuk kedalam ruangan ,,