Pukulan Raja Iblis

Pukulan Raja Iblis
episode 142


__ADS_3

Pagi ini setelah mendapatkan izin dari Santos dan Hausan ,


Mereka berempat berencana pergi ke pasar ,


" wah , akhirnya ayah mau mengizinkan kita " kata Danu yang menggandeng tangan Saudara Reinki ,


" Haaa ... pasti akan sedih jika dilarang " Kata Reinki ,


" Heeeeee , kakak bisa aja , ayo kita mencari sesuatu " Kata Danu yang sudah menarik kedua tangan teman dan saudaranya ,


Danu yang sedang menggandeng tangan Ranghao dan Reinki terus menyusuri jalanan ,


Saat ini suasana pasar semakin bertambah ramai , sebab semenjak kehadiran dari penduduk Desa Bambu , membuat suasana pasar semakin bertambah banyak penjual dan pembeli ,


" wah , suasana pasar semakin ramai saja " kata Danu yang melihat hiruk pikuk suasana pasar , sambil mengamati dan melihat sekelilingnya keduanya terus menyusuri jalan dan lorong ,


" Iyah , sebab penduduk Desa Bambu telah diizinkan tinggal di negeri awan putih ini " Bibi Shue yang sedang mengikuti mereka dari arah belakang menyahuti perkataan Danu ,


" oh , pantas saja Susana pasar begitu ramai sekali " kali ini Reinki menimpali perkataan Bibi Shue ,


" haaa , iya .. sebab mutiara kristal kehidupan telah di curi oleh kedua Alkemis jahat itu , sehingga Desa sudah tidak aman lagi untuk ditinggali " Akhirnya Bibi Shue bercerita kepada Danu dan yang lainnya ,


Ketiga bocah itu hanya menganggukkan kepalanya saja ,


" Pantas saja , kasian sekali penduduk Desa Bambu itu " kata Danu lagi ,


" ahhh , sebaiknya kita kekedai warung nasi , kita cari makan terlebih dahulu , setelah itu kita melanjutkan lagi " Bibi Shue menyarankan kepada mereka bertiga ,


" baik Bibi , ayo kita mencari warung makan " Danu setuju dengan usul Bibi Shue yang menyarankan agar mereka mengisi perut terlebih dahulu ,


" yah , sudah ayo kita makan " Kata Reinki yang mempererat pegangan tangannya ,


Akhirnya mereka mendapatkan warung yang sesuai dengan selera mereka , tidak ingin membuang waktu lagi keempat orang tersebut langsung saja memasuki warung tersebut dan memesan makanan yang mereka inginkan ,


" Hem , Bibi Shue sangat pandai mencari tempat yang sesuai selera kita " Kata Reinki memuji Bibi Shue ,


Sang Bibi hanya tersenyum saja dipuji seperti itu oleh Reinki ,


Tak lama kemudian hidanganpun telah datang , pelayanan itu menyajikannya di atas meja makan ,


Keempat orang tersebut segera menyantap makanan yang sudah tersaji ,


" wah , ini sangat enak sekali Bibi " Ranghao yang tidak biasa memakan - makanan seperti itu , ia pun memuji hidangan yang saat ini mereka makan ,


" Haaa , Ranghao kamu akan terbiasa dengan makanan yang manusia makan dan tidak dengan pil ataupun energi manusia saja " Kata Bibi Shue yang dapat memahami bahwa Ranghao tidak pernah memakan - makanan manusia ,


Sebab yang di makan oleh Ranghao adalah sel energi dari tubuh manusia dan kekuatan energi yang terdapat pada benda atau sejenisnya ,

__ADS_1


" heee , iya ibu ... Ranghao tidak pernah makan - makanan yang seperti ini " kata Ranghao sambil tertunduk malu ,


" yah , tidak apa ... saatnya kamu menikmati makanan ini " Kata Bibi Shue yang sudah hampir habis makanannya ,


" Hem , ini memang enak " Danu juga memuji makanan yang saat ini mereka santap ,


Setelah mereka selesai makan dan membayar hidangan makanan , segera mereka berempat keluar dari warung makan tersebut ,


" Kita akan kemana lagi ? ... " Bibi Shue menghentikan langkahnya dan bertanya kepada ketiga bocah tersebut ,


" aku ingin membeli sesuatu" kata Danu yang langsung menjelaskan keinginannya ,


" Hem , Bukankah itu sudah ada , mengapa kamu ingin membelinya lagi " Bibi Shue mencoba bertanya kepada Danu mengapa ia ingin membeli benda tersebut , sebab Danu sudah memilikinya ,


Namun pada akhirnya Bibi Shue mengantar mereka berdua kesebuah pasar yang menjual peralatan yang diinginkan oleh Danu ,


Setelah sampai di tempat itu , ketiga bocah itu langsung berhambur mencari sesuatu yang diinginkannya ,


Sampai akhirnya mereka bertiga sudah mendapatkan sesuatu yang diinginkannya ,


Bibi Shue sudah membayar semua barang yang sudah dibeli oleh ketiga bocah tersebut ,


setelah selesai membayar , Bibi membujuk mereka agar kembali pulang ke istana raja terdahulu ,


" Sebaiknya kita kembali , aku takut Santos dan yang lainnya tidak senang jika kita terus berkeliaran di pasar ini " katanya yang masih terus berjalan melalui lorong jalan ,


" yah baiklah , ayo kita kembali pulang " kata Danu dan Reinki hampir bersamaan , mereka pun akhirnya kembali berjalan menuju arah istana raja terdahulu ,


keempat orang tersebut telah sampai di depan pintu masuk istana ,


⏭️⏭️


Pada saat ini She Hou dan Shanghu sedang meminum pil yang kedua ,


Kedua Alkemis itu kembali merasakan ada hal yang tidak berkenan pada kondisi tubuh mereka setelah menelan pil tersebut ,


Dan pada akhirnya mereka kembali tergeletak di atas lantai ruangan ,


Sampai beberapa jam kemudian mereka terbangun kembali dari pingsannya dan tersadar bahwa mereka telah tergeletak di atas lantai ruangan ,


Keduanya kembali berdiri dari tempatnya , namun setelah menyadari satu hal kembali mereka berdua duduk bersila sambil berkonsentrasi pada energi yang mengalir di dalam tubuh mereka , kembali kedua Alkemis itu menyatukan kedua energi pil yang mereka telan ,


Tidak membutuhkan waktu lama keduanya telah berhasil menyempurnakannya ,


" she Hou , sebaik kita lakukan sekarang " Shanghu mencoba memberikan pendapat kepada she Hou ,


" tidak , aku tidak ingin ada kegagalan pada gen kita , sebaiknya besok kita meminum pil yang ketiga " kata She Hou kepada Shanghu ,

__ADS_1


Akhirnya She Hou berdiri dari duduk bersilanya , ia langsung menuju ruang kamar tidur dan mengunci dirinya dikamar tersebut , sedangkan Shanghu ia kembali pada meja penelitiannya ,


Sejenak ia melihat seluruh bahan yang tersisa , kembali Shanghu mengambil seluruh bahan - bahan tersebut dan mengelolanya menjadi pil pemulihan dan pil penambah energi ,


Setelah cukup lama Shanghu dengan semua bahan yang di kelolanya , bahan tersebut dengan mudahnya ia buat ,


Shanghu segera menyimpan bahan tersebut pada botol penyimpan obat , dan kembali mengemas semua barang - barang ,


Sebab tidak lama lagi mereka akan ada misi kedua yaitu mengambil jasad kaisar terdahulu dari tempatnya , bagaimanapun caranya ,


Shanghu akhirnya berjalan menuju ruang kamar tidurnya ,


⏭️⏭️


Pada saat ini Danu dan yang lainnya telah sampai di dalam istana raja terdahulu ,


" Bagaimana , apakah hari ini acara kalian cukup menyenangkan " Hausan yang berpapasan dengan mereka berempat menegurnya ,


" tentu , hari ini sangat menyenangkan , Paman " jawab Danu sambil menyunggingkan senyuman ,


" Baguslah , Tapi tuan akuma sedang menunggu kehadiran kalian didalam ruangannya , segeralah temui beliau " Kata Hausan lagi yang sudah memberitahukan kepada kedua bocah itu yang tak lain Danu dan Reinki ,


" Baiklah paman , Terimakasih banyak " akhirnya keduanya pergi meninggalkan Ranghao dan Bibi Shue yang akan kembali membantu grei , jienam dan Chenhu juga yang lainnya ,


Sesampainya kedua bocah itu didepan ruangan Guru Besar Akuma , kedua bocah itu mengetuk pintu ruangan tersebut ,


" tok .. tok ... " suara ketokkan pintu ruangan ,


" Masuk , " ada sautan dari dalam ruangan ,


Danu dan Reinki segera memasuki ruangan tersebut ,


Didalam ruangan itu sudah ada Guru Besar Akuma yang sedang membawa Kitab Kaisar ,


Kitab tersebut adalah semua jurus dan kekuatan kaisar yang dituliskan oleh seorang Alkemis ,


Alkemis itu adalah Alkemis kerajaan juga kepercayaan dari Kaisar Terdahulu ,


Kitab itu menjelaskan seberapa besar kekuatan yang dimiliki oleh kaisar terdahulu ,


Sehingga semua ahli seni bela diri takut terhadapnya ,


Semua itu dilakukan untuk membuat seseorang tunduk kepada kekuasaannya ,


jika mereka masih ingin menyerang sang kaisar , tubuh mereka seketika menjadi debu berterbangan ,


semua kisah yang ia tulis dalam bentuk gambar dan hologram itu dapat mudah dipahami oleh siapapun juga ,

__ADS_1


__ADS_2