Pukulan Raja Iblis

Pukulan Raja Iblis
episode 98


__ADS_3

pada saat ini Danu dan reinki sedang berada di dalam ruang meja makan ,,


setelah mereka berempat menyelesaikan makanannya ,,


ketiga orang tersebut segera digiring oleh guru besar akuma menuju sebuah ruangan yang tidak memiliki apapun juga ,,,


namun setelah guru besar akuma mengucapkan sebuah mantra ,,, ruang dimensi lain dengan Secara ajaib terbuka ,,


akhirnya mereka berempat masuk kedalam ruangan tersebut ,,,


setelah mereka semua berada di dalam ruangan ,,


Danu dan reinki terkesima ,,,


ia melihat sebuah peti dengan ukiran emas murni di hiasi intan , berlian yang berkilauan ,,


Danu mendekati peti tersebut ,, dari arah belakang reinki berjalan mendekat ,,, begitu juga Santos dan guru besar akuma ,, mereka semua melihat isi peti emas yang sangat megah tersebut ,,


Danu dan reinki terkesima melihat isi di dalam peti emas tersebut ,,


" siapa orang yang berada di dalam peti tersebut guru " Danu bertanya kepada guru besar akuma ,,


" dia adalah jasad kaisar terdahulu ,,, aku menyimpannya didalam ruang dimensi ini ,, tidak ada satu orangpun yang dapat masuk kedalam ruangan yang sudah aku tutup dengan mantra iblis " kata guru besar akuma yang memberitahukan kepada Danu dan reinki ,,


kedua bocah tersebut mendekati jasad kaisar terdahulu ,,


melihat wajah yang begitu tampan dan berwibawa membuat keduanya terkagum-kagum ,,,


" Danu kaisar Sangat tampan yah " reinki memuji ketampanan wajah kaisar terdahulu ,,


" Iyah kak ,,, sangat berwibawa sekali " kata Danu yang menambahkan ,,,


" Danu,, reinki ,,, aku akan menambah mantra didalam gelang dan kalung kalian ,, ingat jangan sampai tubuh kaisar diketahui oleh pihak musuh ,, terlebih lagi musuh yang sudah membuat manusia super kultivasi itu " guru besar akuma memperingatkan kepada mereka semua agar jangan sampai membocorkan prihal keberadaan jasad kaisar terdahulu ,,


" baik guru " kedua bocah itu kompak menyahuti peringatan dari guru besar akuma ,,


Santos terdiam ,,, wajahnya yang mencerminkan kesedihan dan kebahagiaan terpancar didalam raut mukanya ,,


" ada apa Santos " guru besar akuma akhirnya bertanya kepada Santos ayah Danu ,,


" dia adalah leluhurku ,,, dia adalah kaisar yang disegani oleh semua rakyat dan masyarakat ,, aku sangat senang sekali dapat melihatnya ,, walau dalam wujud seperti ini ,, aku bangga menjadi garis keturunannya ,,, huhhh,,,, huhh " kata Santos yang langsung mengeluarkan airmata keharuan ,,


sebab semenjak kaisar terdahulu telah pergi ,, seluruh garis keturunan di depak dan dikhianati oleh orang kepercayaannya ,,


padahal dahulu disaat sang kaisar memimpin kerajaan tidak ada satu orang pun yang berani menginjak-nginjak harga diri garis dari keturunan sang kaisar ,,

__ADS_1


" haaa,,, Santos kamu cengeng sekali pantas saja Danu memiliki hati yang lembut ,, tapi itu justru sangat bagus jiwa yang lembut juga dapat menjadi penolong juga dapat menjadi sebuah bencana ,, aku berharap Danu dapat memperhatikan segala hal yang terjadi dan tidak sembarang mengambil keputusan " kata guru akuma yang mulai reda dengan rasa tawanya ,,


" guru besar aku berterimakasih sebab anda telah mengizinkan saya melihat jasad leluhur saya " kata Santos yang sudah menghapus jejak air matanya ,,


" iyah Santos ,, aku juga senang melihat reaksimu terhadap leluhurmu sendiri ,, tidak dengan kebanyakan orang yang dalam golongannya " kata guru besar akuma yang sangat Senang melihat Santos tidak sedikitpun membenci kaisar terdahulu sebagai leluhurnya ,, tidak seperti garis keturunan yang lainnya atau orang yang selama ini mengikuti dirinya ,,,


" yah sudah ayo kita keluar dari ruangan ini , aku akan menutup ruangan tersebut dan menyegelnya " kata guru besar akuma yang mengajak mereka keluar dari ruangan tersebut ,,


setelah menulis sesuatu mengunakan darah dan membacakan beberapa Mantra pintu dimensi tersebut sudah tertutup kembali ,,,


" ayoh Danu ,,, reinki kita beristirahat ,, besok aku antar kalian untuk pengetesan murid baru " kata guru besar akuma yang memerintahkan kedua muridnya itu untuk segera beristirahat ,,


mereka semua saat ini sedang menuju ruang kamar tidur masing-masing ,,,


hari pun sudah sangat larut malam ,,


bintang-bintang banyak bermunculan dengan sinar yang sangat indah berkelipan ,,,


⏩⏭️


pada saat ini panglima jien ma sedang bertarung melawan monster siluman yang sangat ganas ,,


para pemimpin Kelompok yang terdiri dari panglima jien ma , bhicong, Chin hong, jienam , chinhu paman jienva dan bibi maiylang dengan gencarnya ia menyerang siluman Monster tersebut ,,


sang monster bukanlah makhluk yang bodoh sebab dia memiliki kepintaran dan kelicikan dari sifat manusia dan iblis ,,


bunyi dentuman dan ledakan yang sangat keras terdengar bertubi-tubi memenuhi area sekitarnya ,,,


" maiylang ,, beri arahan ,, kita tidak bisa terus seperti ini " kata panglima jien ma ,,


maiylang yang mengerti maksud dari ucapan panglima jien ma segera membuat strategi penyerangan ,,,


sejurus kemudian bibi maiylang memberikan sebuah tanda dengan tangannya ,,


mereka yang berjumlah delapan orang pemimpin tim itu segera menghentikan gerakannya ,, mereka berdiri tegak mengelilingi makhluk tersebut ,,


makhluk itu berdiri sambil mengeluarkan dengusannya berkali - kali ,,


makhluk tersebut seperti ingin marah kepada semua musuhnya ,,, yang saat ini sedang mengepung dirinya ,,,


" semua ikuti aku " kata bibi maiylang yang langsung menyerang ,,,


makhluk itu sebenarnya sedikit memahami strategi penyerangan dari bibi maiylang ,,


melihat monster tersebut menghindar sambil mengeluarkan asap berwarna kuning gelap ,,,

__ADS_1


monster itu terus mempertahankan diri dari serangan para musuhnya ,,


bibi maiylang tahu bahwa asap tersebut adalah asap beracun ,, dengan kekuatan penuh ia menepis asap itu berbalik kearah sang monster ,,,


dengan sigap monster tersebut menghirup kembali asap tersebut ,,,


bibi maiylang sangat kesal sekali melihat monster itu lolos dari rencananya ,,,


" jien ma ayoh ikuti aku " kata bibi maiylang yang sudah meredam kekesalannya ,, ia segera mengunakan gingkang tingkat tinggi tubuh bibi maiylang seperti terbang ke atas langit dengan secepat kilat ,,,


panglima jien ma berlari kearah sang monster yang saat ini diserang oleh bhicong dan yang lainnya ,,


sedangkan bibi meiylang menyerang sang monster dari atas langit ,,,


panglima jien ma juga tidak ingin kalah dari bibi maiylang ia juga mengunakan jurus tersebut ,, bedanya ia mengatur jarak penyerangannya ,,


Monster itu sudah mulai tersudut ia mulai terdesak sebab saat ini bhicong dan yang lainnya Tidak ingin membuat peluang untuk monster itu berkelit ataupun menghindari serangan dari bhicong dan yang lainnya ,,,


ternyata taktik jitu bibi maiylang yang belum diketahui oleh monster tersebut telak mengenai badan tubuh monster tersebut ,,,


dengan itu suara raungan yang sangat keras terdengar ,,


sebab bibi maiylang memakai pukulan yang dialiri oleh energi yang sangat besar ,,,


setelah mendengar raungan Dari sang monster ,,, panglima jien ma dengan kesempatan itu ia pun segera melancarkan serangan berikutnya ,,,


kembali suara raungan yang sangat kuat Terdengar


" grauookhhggg auggggkkk "


suara raungan sang monster Siluman ,,,


" ayo kita maju menyerang monster tersebut ,,, " kata bhicong yang langsung menyerang monster tersebut ,,,


namun ketika ia hendak menyerang sang monster panglima jien ma menghentikan bhicong dan yang lainnya untuk menyerang sang monster ,,


panglima jien ma ,,, memperhatikan makhluk tersebut mirip sekali seperti Siemens ,,, bahkan bulu dan warnanya ,,,


melihat panglima jien ma enggan untuk membunuh makhluk tersebut membuat bibi maiylang yang ingin marah segera berkata ,,


" jien ma ,, apa lagi yang kamu pikirkan " kata bibi maiylang yang menyadarkannya dari lamunannya ,,,


" maiy ,,, apakah kamu tidak memperhatikan bentuk dan tubuh makhluk tersebut " kata panglima jien ma yang menunjuk kearah sang makhluk Monster yang sedang mengerang kesakitan ,,,


" dia mirip ,,, em ,,, siapa yah ,,, mirip Chin Hong ,,,,, haaaaaa " kata bibi maiylang yang langsung tertawa terbahak-bahak ,,,

__ADS_1


" maiy coba perhatikan betul-betul ,,,, jangan bercanda " kata panglima jien ma menegaskan ,,, akhirnya tawa bibi maiylang terhenti ,,, namun kali ini yang menyahuti adalah paman jienva ,,,


" dia mirip Siemens ,, tunggangan dari kaisar terdahulu " kata paman jienva yang menebak monster tersebut ,,,


__ADS_2