Pukulan Raja Iblis

Pukulan Raja Iblis
episode 129


__ADS_3

Hausan memperingatkan mereka semua ,, agar saat ini mengikuti perintah dari Guru Besar Akuma ,,


" untuk sekarang kita fokus akan tugas dari guru besar akuma saja ,,, jangan kemana-mana lagi , hal itu sudah tidak mungkin ,, sebab saat ini kita membutuhkan banyak tenaga untuk menjaga Istana Raja Terdahulu " kata Hausan yang langsung menjawab perkataan dari Santos ,,,


akhirnya mereka semua ,, memasuki istana raja terdahulu ,,


⏭️⏭️


pada saat ini Danu dan yang lainnya berjalan menyusuri batu-batuan ,,


tidak membutuhkan waktu lama mereka tiba disebuah desa sederhana ,,,


penduduk desa selayaknya seperti penduduk desa pada umumnya ,,


mereka bekerja dan bercocok tanam ,,, melakukan aktivitas seperti manusia biasa ,,,


pada saat ini mereka sedang berjalan menuju ke arah keramaian ,,, yang ternyata keramaian tersebut adalah pasar ,,,


penduduk desa membuat pasar tradisional ,,, menjual hasil pangan dan usaha mereka ,,,


suasana pasar sangat ramai sekali ,,, suara percakapan dan gaduh terdengar riuh ,,,


namun pada saat Danu dan yang lainnya berjalan melewati pasar tersebut ,, tiba-tiba Susana pasar mendadak hening lengan ,,, sepertinya mereka sedang memperhatikan Danu , Guru Besar Akuma , Reinki yang saat ini sedang duduk di atas punggung Siemens ,,,


mereka terus berjalan menyusuri jalanan pasar ,,, pada akhirnya mereka menyadari bahwa mereka sedang diperhatikan oleh para penduduk Desa ,,, terlihat dari sikap mereka yang terdiam dan memperhatikan mereka ,,,


" Danu ,,, suit ,, suit ,,, ada apa " Reinki mencoba bertanya kepada Danu ,,


" mereka hanya kaget saja mengapa ada kita didesa seperti ini " kata Guru Besar Akuma menjelaskan kepada mereka berdua yang bingung tentang sikap penduduk desa ,, yang saat ini tiba-tiba terdiam dan berhenti dari aktivitasnya ,,


" oh ,, begitu ,, aku pikir mereka tidak senang dengan kehadiran kita didesa ini " Reinki menyahuti perkataan dari guru besar akuma ,,,


" termasuk itu ,,, sebab mereka sudah ribuan tahun tidak memakan daging manusia " kata guru besar akuma menambahkan ,,


" a ,, apaaa ,,, " kedua bocah itu terkejut setelah mendengar perkataan yang terakhir guru besar akuma katakan ,,,


" haaaa ,,, haa " namun Guru Besar Akuma tertawa terbahak-bahak ,,,


" hais ,,, Guru ,, " kembali kedua bocah itu mengungkapkan kekesalannya sebab sudah dikerjain oleh gurunya ,,


" haaa,,, haa " Guru Besar semakin kuat tertawanya ,,,


akhirnya Danu melompat ke punggung Siemens dan merebahkan tubuhnya diatas punggungnya ,,,


sampai akhirnya ada seorang Kakek tua berjanggut putih dan membawa sebotol arak ,,,

__ADS_1


dari kondisi tubuhnya kakek itu sudah mabuk berat ,,,


namun tanpa disadari oleh Danu dan reinki yang saat ini berada di atas punggung Siemens kakek tersebut menyerang keduanya dari tempatnya berada ,,,


satu pukulan dapat mereka elakkan ,,,


" hiaat ,,, ciaatt ,,, " teriakan kakek tersebut disaat ia sedang melancarkan serangan ,,,


" ho'up ,, hiaat ,, " pada saat ini reinki yang menyongsong pukulan dari kakek tersebut ,, sebab pada saat ini Danu asik berbaring diatas punggung Siemens ,,,


kembali sang kakek menyerang ,, kali ini serangannya ia lancar kearah Danu yang saat ini sedang berbaring ,,,


Reinki yang melihat Danu akan diserang segera bergerak menyongsong pukulan dari kakek tersebut ,,


dan pada akhirnya reinki bertarung melawan sang kakek ,,,


kakek itu melayani serangan Reinki yang saat ini belum mengunakan elemen api hitam ,,,


" Reinki jangan sekali-kali meremehkan lawan " kata guru besar akuma kepada reinki yang saat ini sedang bertarung melawan kakek tua tersebut ,, kakek itu tidak melawan reinki dengan sungguh-sungguh ,,


maka dari itu Reinki melakukan hal yang sama ,,


namun setelah mendengar teriakkan dari guru besar akuma ,, seketika Reinki mengunakan elemen api hitam tingkat tinggi ,,,


akhirnya kedua belah pesilat tangguh itu memulai serangan yang tidak dibilang dengan kata tingkat tinggi saja tapi melalui Level akhir kekuatan ,,,


kakek tua itu segera menyerang reinki yang seluruh badannya penuh dengan Api hitam ,,


" heee,,, ternyata kamu dewa api hitam ,,, hoohho ,,, ambil ini " sebuah asap putih keluar dari dalam tangan dan tubuh kakek tua itu ,, seketika asap putih itu meluncur kearah reinki dengan demikian asap itu membungkus tubuh Danu dan herannya asap itu tidak berpengaruh oleh elemen api hitam milik Reinki ,,


saat ini Reinki kesulitan untuk melepaskan diri dari asap putih yang melilit tubuhnya ,,,


bahkan api hitam milik reinki seketika padam ,,,


Danu yang merasakan saudaranya dalam kesulitan segera turun dari badan Siemens ,,


" kakkk ,, " Danu berteriak memanggil Reinki ,,


sedangkan Reinki terus membuat perlawanan agar dirinya terlepas dari lilitan asap putih tersebut ,,


sejurus kemudian Danu mengeluarkan jurus Pukulan Raja Iblis level 11 , dengan kecepatan tinggi Danu segera melesat menyerang asap putih yang melilit tubuh Reinki ,,


" hiaattt ,,, " teriakan Danu disaat ia sedang melancarkan serangan ,,


" jlegaaaarrrr baaaammmm " suara pukulan raja iblis itu berbenturan dengan asap putih yang saat ini melilit tubuh Reinki ,,

__ADS_1


seketika asap putih itu pudar menghilang tak berbekas ,,


" haaaaa ,,,,, bagus ,,, bagus aku suka itu ,,, nah aku ingin kamu juga merasakannya " kata kakek itu yang langsung melancarkan serangannya kearah Danu ,,,


melihat asap itu semakin dekat kearahnya Danu seketika mengeluarkan Pukulan Raja Iblis tingkat akhir ,,,,


Danu yang sangat waspada dengan segala kemungkinan tidak menyangka bahwa asap putih itu tidak ada apa-apanya bagi Pukulan Raja Iblis milik Danu seketika asap putih itu bertaburan seperti tertiup angin ****** beliung ,,,


" kraakkk ,, baarrrr " suara benturan Pukulan Raja Iblis melawan kekuatan dari asap putih milik Kakek tua tersebut ,,,


" haaaa ,,, haaaa " tawa keras terdengar dari mulut kakek tua itu ,,, semua orang yang melihat pertarungan antara Danu dan sang kakek seketika berlutut dan memberi hormat kepada Danu ,,,


" selamat datang yang mulia Kaisar Raja Iblis ,,, salam hormat kami " suara seluruh penduduk desa itu mengucap salam Secara bersamaan ,,,


Danu yang tidak menyangka mendapatkan perlakuan dari seluruh penduduk setempat akhirnya memerintahkan mereka untuk berdiri dan beraktivitas kembali ,,


" Iyah Paman dan Bibi semua ,, silahkan kalian melanjutkan aktivitasnya " kata Danu kepada seluruh penduduk desa yang saat ini sedang berlutut dan memberi salam hormat ,,


" terimakasih yang mulia Kaisar Raja Iblis " mereka pun masih mengucapkan kata-kata secara bersamaan sambil berdiri tegak dan memulai aktivitas mereka kembali ,,,


" guru ,,, apakah kita akan melanjutkan perjalanan " Reinki yang sudah terbebas segera bertanya kepada gurunya ,,,


" salam hormat saya yang mulia pangeran kedua belas " kata kakek tua itu kepada Guru Besar Akuma ,,,


" Iyah ,,, Rangshan ,,, terimakasih kamu mau memberikan pelajaran buat Danu dan Reinki " kata guru besar akuma kepada Kakek tua yang bernama Rangshang tersebut ,,,


" heee ,,, ambilah ,,, aku akan bersantai sejenak " katanya yang langsung pergi dari hadapan guru besar akuma dan Danu juga Reinki ,,,


melihat sang kakek sudah pergi dari hadapannya ,,, Danu dan yang lainnya segera melanjutkan perjalanannya menuju pintu gerbang keempat ,,


⏭️⏭️


saat ini Santos dan yang lainnya sudah memenuhi ruangan ,,,


mereka akan membuat peraturan untuk mereka semua ,,


dan juga membuat sandi kata yang tidak boleh diketahui oleh orang luar ,,


setelah membuat pengaturan dan sebuah sandi ,,, pada saat ini Hausan mengantar tim Santos menuju ruang yang akan mereka tempati ,,,


setelah mereka sampai didalam ruangan tersebut segera mereka beristirahat ,,,


sedangkan pada saat ini Sansan dan Jienam masih bermain catur ,,,


sedangkan Santos membantu Grei dan Shue bekerja di belakang istana ,,,

__ADS_1


__ADS_2