
Santos yang sudah menutup energi telepatinya segera menghubungi Hausan yang saat ini sedang fokus pada arah dimana dulu ia merasa energi tersebut ,
Namun ia dikejutkan oleh suara Santos yang bertanya kepadanya ,
"huff , jadi kalian sedang menunggu pasukan dari Kerajaan Petir " Hausan kembali bertanya kepada Santos ,
" Iyah .. aku hanya ingin bertanya apakah kamu dapat merasakan pergerakan dari musuh " Santos yang masih bertanya kepada Hausan , seketika Hausan menjawabnya ,
" tidak , aku dari tadi Fokus pada jalan yang pernah aku rasakan itu , namun belum ada tanda-tandanya " kata Hausan memberitahukan kepada Santos ,
" Baiklah Hausan Terimakasih atas informasinya , aku juga ingin mendeteksi keberadaan energi musuh " kata Santos yang akhirnya menutup percakapan mereka berdua ,
Kembali Santos menerawang energi musuh yang kemungkinan besar mereka akan datang ,
Begitu juga dengan Santos , melakukan hal yang sama ,
Sedangkan Danu dan Reinki , sudah dari tadi waspada akan segala kemungkinan ,
Sebab Peperangan hari ini akan sangat berbeda dari yang dulunya ,
Guru Besar Akuma masih santai diatas punggung kudanya ,
Ia sebenarnya sudah mendapat kabar dari seorang Iblis yang melaporkan segala macam rencana dari Alkemis itu ,
Ia juga mengetahui bahwa pihak musuh sedang bersiap-siap menyusun rencana ,
Bahkan kali ini mereka bukan orang seperti dulu , bahkan lebih berkali-kali lipat ,
Yang membuat Guru Besar Akuma masih yakin Kalau Danu dan Reinki dapat menang adalah , dengan adanya dukungan dari pihak keluarganya ,
Dan beberapa benda yang didapatkan dari Istana Raja Iblis ,
Dari kejauhan muncul sesuatu yang lebih mirip burung ,
Namun dari arah berlawanan , Pasukan super kultivasi itu beserta manusia buatan bergerak dengan cepat , mereka menggunakan energi gingkang tingkat tinggi ,
tubuh mereka seperti bayangan yang sedang terbang di atas langit ,
Pasukan yang berjumlah besar itu , bertambah 300 RB pasukan ,
seluruh pasukan hampir mencapai 500rb prajurit super kultivasi dan manusia buatan super kultivasi ,
mereka adalah pasukan yang tidak bisa dianggap enteng , kekuatan mereka tidak biasa ,
mereka lebih mirip seperti monster dewa pembunuh yang sangat keji ,
Sebab mereka akan menghabisi seluruh pasukan tanpa tersisa sama sekali ,
kekejaman mereka seperti dewa pembantaian ,
Dengan menggunakan kekuatan mereka ,
pasukan itu dengan santainya sudah berada di depan para prajurit yang dipimpin oleh para panglima , Danu dan Reinki ,
__ADS_1
Tidak membuang waktu ,
Pasukan itu langsung menyerang dan menghabisi siapapun yang berada di hadapannya ,
Pasukan Hausan dan Pasukan Negri Awan Putih menyongsong serangan dari manusia buatan super kultivasi itu ,
Sedangkan Prajurit super kultivasi langsung menyerang pasukan Santos dan pasukan kerajaan Petir ,
Peperangan tidak terelakkan ,
Santos dan Panglima Jien ma juga menyongsong pasukan dari Prajurit buatan dari She Hou itu ,
Seperti Dena pada hologram berjajar , para prajurit itu dari berbagai Aliansi ,
mereka tidak menunggu lama lagi , dari berbagai Pemimpin telah kehabisan separuh dari Pasukan mereka ,
Sedangkan Prajurit dari musuh tidak ada satupun cedera ataupun terluka ,
Panglima dari negeri angin mulai panik , sebab pasukannya hanya tersisa seratus lebih orang saja ,
Prajurit yang awalnya berjumlah sepuluh ribu lebih orang itu , hanya tersisa seratus orang saja ,
Ia kelabakan sekali , melihat dari tingkah kepanikannya , Hausan yang berada didekatnya itu , segera memerintahkan Pimpinan dan Pasukannya untuk mundur ,
Namun terlambat , tanpa ampun Pasukan Negeri Angin itu hanya tersisa panglima yang saat ini sedang bertarung mempertahankan dirinya ,
Hausan yang melihatnya dari jarak jauh , ingin mendekatinya ,
Dengan satu hentakan kaki Hausan sampai di sampingnya ,
" Panglima , bertahan aku akan membantumu " setelah mengatakan hal itu Hausan segera mendekati Panglima yang baru saja menangkis serangan ,
Pada saat ini Hausan berada di dekatnya ,
kedua orang itu mulai bertarung saling mendukung ,
sebab saat ini Hausan memiliki ke unggulan lebih sedikit darinya , Hausan dan Panglima sedang dikepung oleh sepuluh pasukan Prajurit super kultivasi ,
Pertarungan yang tidak seimbang itu membuat Hausan kewalahan ,
Sedangkan Panglima dari kerajaan Angin itu sudah banyak berlumur Darah disebabkan terkena banyaknya sayatan ,
Pada Akhirnya ia berjongkok , menahan berbagai pukulan dan sayatan ,
Darah kental keluar dari mulutnya ,
Danu yang saat ini dapat merasakan salah satu dari seorang Panglima terluka ,
dengan sekali kelebat tubuhnya sudah berada di samping Hausan ,
" Kak aku akan membantu Paman Hausan , kamu layani mereka semua , sepuluh orang sudah terluka , aku akan kesana sebentar " kata Danu yang selepas berkata demikian ia segera berkelebat dan langsung berada di samping Paman Hausan yang saat ini sedang kuwalah bertarung melawan manusia buatan super kultivasi itu ,
" Paman Hausan ... " Danu memanggil nama Hausan ,
__ADS_1
Hausan yang dapat merasakan kehadiran Danu seketika dapat bernafas lega ,
kembali mereka bertarung , kali ini pertarungan berbalik ,
Manusia buatan super kultivasi itu sudah dapat dihantam mundur oleh Danu dan Hausan , bahkan ada yang terluka dalam walaupun terlihat baik saja ,
" Danu ayo serang lagi , " kata Hausan yang langsung menerjang ke arah depan ,
Begitu juga dengan Danu , ia mulai menyerang manusia buatan super kultivasi ,
Namun pada saat ini seluruh pasukan yang tidak memiliki kekuatan yang sama seperti Santos dan Panglima Jien ma telah tersapu habis ,
Pada saat ini Sin Huang yang memiliki kekuatan setara dengan Manusia buatan super kultivasi itu masih bertahan , terlebih lagi mereka memiliki strategi penyerangan dan menyerap energi yang dimiliki oleh Prajurit yang telah gugur dimedan perang ,
Dengan demikian , kekuatan mereka seimbang dengan Pasukan Prajurit Super Kultivasi ,
Kekuatan kerajaan itu sudah mulai terlihat , banyak yang merasa kuwalah menangani Pasukan Super Kultivasi itu ,
Dari kejauhan muncul sosok sayap hitam seperti burung terbang kearah mereka ,
Awalnya Santos dan yang lainnya hampir putus asa melihat makhluk yang mendekati mereka ,
Mereka pikir itu adalah bantuan dari pasukan musuh ,
Namun ternyata mereka adalah pasukan yang datang dari Kerajaan Petir ,
Melihat gelagat mereka yang langsung menyerang Manusia Buatan Super Kultivasi itu ,
Makhluk bersayap itu sepontanitas menyerang Pasukan Super Kultivasi itu ,
Santos dan Panglima Jien ma yang melihatnya ,
Dapat menebak bahwa mereka adalah Pasukan yang sudah ditunggunya ,
" Santos mereka telah Datang " teriakan dari Panglima Jien ma yang saat ini sedang melawan dua Prajurit Super Kultivasi itu ,
Satu Prajurit saja membuat Panglima Jien ma sedikit kuwalah , ditambah satu lagi ,
Panglima Jien ma hampir terdesak oleh mereka ,
Namun Pasukan yang dikirim oleh Pangeran Ketiga Chu Kheyang berhasil membantu Panglima Jien ma ,
Seketika Pangeran bertanya kepada Panglima Jien ma keadaan didalam peperangan ,
" Jien ma , bagaimana situasi saat ini " Pangeran yang mentransfer energi suaranya melalui telepati itu dapat didengar oleh Panglima Jien ma ,
" mereka terlalu kuat yang mulia , kami hampir keseluruhan habis , hanya para petinggi saja yang tersisa , sedangkan seluruh Prajurit telah musnah " kata Panglima Jien ma yang langsung menjelaskan situasi di dalam Peperangan ,
" Jadi aku harus mengirimkan pasukan lagi " Pangeran Ketiga Chu Kheyang menanyakan kembali kepada Panglima Jien ma ,
" kami ingin makhluk bersayap saja yang datang yang mulia , seorang Prajurit tidak dapat menahan kekuatan mereka , semua akan terasa sia-sia " Kata Panglima Jien ma kepada Pangeran Ketiga Chu Kheyang ,
" Baiklah Jien ma aku segera mengirim mereka lagi " katanya yang langsung menutup energi telepatinya ,
__ADS_1
Panglima Jien ma masih bertarung melawan Prajurit Super Kultivasi itu ,
Dibantu dengan Pasukan dari Pangeran Ketiga Chu Kheyang , Panglima Jien ma dapat mengimbangi jalannya pertarung ,