Pukulan Raja Iblis

Pukulan Raja Iblis
episode 175


__ADS_3

Santos yang sudah menutup energi telepatinya segera menghubungi Hausan yang saat ini sedang fokus pada arah dimana dulu ia merasa energi tersebut ,


Namun ia dikejutkan oleh suara Santos yang bertanya kepadanya ,


"huff , jadi kalian sedang menunggu pasukan dari Kerajaan Petir " Hausan kembali bertanya kepada Santos ,


" Iyah .. aku hanya ingin bertanya apakah kamu dapat merasakan pergerakan dari musuh " Santos yang masih bertanya kepada Hausan , seketika Hausan menjawabnya ,


" tidak , aku dari tadi Fokus pada jalan yang pernah aku rasakan itu , namun belum ada tanda-tandanya " kata Hausan memberitahukan kepada Santos ,


" Baiklah Hausan Terimakasih atas informasinya , aku juga ingin mendeteksi keberadaan energi musuh " kata Santos yang akhirnya menutup percakapan mereka berdua ,


Kembali Santos menerawang energi musuh yang kemungkinan besar mereka akan datang ,


Begitu juga dengan Santos , melakukan hal yang sama ,


Sedangkan Danu dan Reinki , sudah dari tadi waspada akan segala kemungkinan ,


Sebab Peperangan hari ini akan sangat berbeda dari yang dulunya ,


Guru Besar Akuma masih santai diatas punggung kudanya ,


Ia sebenarnya sudah mendapat kabar dari seorang Iblis yang melaporkan segala macam rencana dari Alkemis itu ,


Ia juga mengetahui bahwa pihak musuh sedang bersiap-siap menyusun rencana ,


Bahkan kali ini mereka bukan orang seperti dulu , bahkan lebih berkali-kali lipat ,


Yang membuat Guru Besar Akuma masih yakin Kalau Danu dan Reinki dapat menang adalah , dengan adanya dukungan dari pihak keluarganya ,


Dan beberapa benda yang didapatkan dari Istana Raja Iblis ,


Dari kejauhan muncul sesuatu yang lebih mirip burung ,


Namun dari arah berlawanan , Pasukan super kultivasi itu beserta manusia buatan bergerak dengan cepat , mereka menggunakan energi gingkang tingkat tinggi ,


tubuh mereka seperti bayangan yang sedang terbang di atas langit ,


Pasukan yang berjumlah besar itu , bertambah 300 RB pasukan ,


seluruh pasukan hampir mencapai 500rb prajurit super kultivasi dan manusia buatan super kultivasi ,


mereka adalah pasukan yang tidak bisa dianggap enteng , kekuatan mereka tidak biasa ,


mereka lebih mirip seperti monster dewa pembunuh yang sangat keji ,


Sebab mereka akan menghabisi seluruh pasukan tanpa tersisa sama sekali ,


kekejaman mereka seperti dewa pembantaian ,


Dengan menggunakan kekuatan mereka ,


pasukan itu dengan santainya sudah berada di depan para prajurit yang dipimpin oleh para panglima , Danu dan Reinki ,

__ADS_1


Tidak membuang waktu ,


Pasukan itu langsung menyerang dan menghabisi siapapun yang berada di hadapannya ,


Pasukan Hausan dan Pasukan Negri Awan Putih menyongsong serangan dari manusia buatan super kultivasi itu ,


Sedangkan Prajurit super kultivasi langsung menyerang pasukan Santos dan pasukan kerajaan Petir ,


Peperangan tidak terelakkan ,


Santos dan Panglima Jien ma juga menyongsong pasukan dari Prajurit buatan dari She Hou itu ,


Seperti Dena pada hologram berjajar , para prajurit itu dari berbagai Aliansi ,


mereka tidak menunggu lama lagi , dari berbagai Pemimpin telah kehabisan separuh dari Pasukan mereka ,


Sedangkan Prajurit dari musuh tidak ada satupun cedera ataupun terluka ,


Panglima dari negeri angin mulai panik , sebab pasukannya hanya tersisa seratus lebih orang saja ,


Prajurit yang awalnya berjumlah sepuluh ribu lebih orang itu , hanya tersisa seratus orang saja ,


Ia kelabakan sekali , melihat dari tingkah kepanikannya , Hausan yang berada didekatnya itu , segera memerintahkan Pimpinan dan Pasukannya untuk mundur ,


Namun terlambat , tanpa ampun Pasukan Negeri Angin itu hanya tersisa panglima yang saat ini sedang bertarung mempertahankan dirinya ,


Hausan yang melihatnya dari jarak jauh , ingin mendekatinya ,


Dengan satu hentakan kaki Hausan sampai di sampingnya ,


" Panglima , bertahan aku akan membantumu " setelah mengatakan hal itu Hausan segera mendekati Panglima yang baru saja menangkis serangan ,


Pada saat ini Hausan berada di dekatnya ,


kedua orang itu mulai bertarung saling mendukung ,


sebab saat ini Hausan memiliki ke unggulan lebih sedikit darinya , Hausan dan Panglima sedang dikepung oleh sepuluh pasukan Prajurit super kultivasi ,


Pertarungan yang tidak seimbang itu membuat Hausan kewalahan ,


Sedangkan Panglima dari kerajaan Angin itu sudah banyak berlumur Darah disebabkan terkena banyaknya sayatan ,


Pada Akhirnya ia berjongkok , menahan berbagai pukulan dan sayatan ,


Darah kental keluar dari mulutnya ,


Danu yang saat ini dapat merasakan salah satu dari seorang Panglima terluka ,


dengan sekali kelebat tubuhnya sudah berada di samping Hausan ,


" Kak aku akan membantu Paman Hausan , kamu layani mereka semua , sepuluh orang sudah terluka , aku akan kesana sebentar " kata Danu yang selepas berkata demikian ia segera berkelebat dan langsung berada di samping Paman Hausan yang saat ini sedang kuwalah bertarung melawan manusia buatan super kultivasi itu ,


" Paman Hausan ... " Danu memanggil nama Hausan ,

__ADS_1


Hausan yang dapat merasakan kehadiran Danu seketika dapat bernafas lega ,


kembali mereka bertarung , kali ini pertarungan berbalik ,


Manusia buatan super kultivasi itu sudah dapat dihantam mundur oleh Danu dan Hausan , bahkan ada yang terluka dalam walaupun terlihat baik saja ,


" Danu ayo serang lagi , " kata Hausan yang langsung menerjang ke arah depan ,


Begitu juga dengan Danu , ia mulai menyerang manusia buatan super kultivasi ,


Namun pada saat ini seluruh pasukan yang tidak memiliki kekuatan yang sama seperti Santos dan Panglima Jien ma telah tersapu habis ,


Pada saat ini Sin Huang yang memiliki kekuatan setara dengan Manusia buatan super kultivasi itu masih bertahan , terlebih lagi mereka memiliki strategi penyerangan dan menyerap energi yang dimiliki oleh Prajurit yang telah gugur dimedan perang ,


Dengan demikian , kekuatan mereka seimbang dengan Pasukan Prajurit Super Kultivasi ,


Kekuatan kerajaan itu sudah mulai terlihat , banyak yang merasa kuwalah menangani Pasukan Super Kultivasi itu ,


Dari kejauhan muncul sosok sayap hitam seperti burung terbang kearah mereka ,


Awalnya Santos dan yang lainnya hampir putus asa melihat makhluk yang mendekati mereka ,


Mereka pikir itu adalah bantuan dari pasukan musuh ,


Namun ternyata mereka adalah pasukan yang datang dari Kerajaan Petir ,


Melihat gelagat mereka yang langsung menyerang Manusia Buatan Super Kultivasi itu ,


Makhluk bersayap itu sepontanitas menyerang Pasukan Super Kultivasi itu ,


Santos dan Panglima Jien ma yang melihatnya ,


Dapat menebak bahwa mereka adalah Pasukan yang sudah ditunggunya ,


" Santos mereka telah Datang " teriakan dari Panglima Jien ma yang saat ini sedang melawan dua Prajurit Super Kultivasi itu ,


Satu Prajurit saja membuat Panglima Jien ma sedikit kuwalah , ditambah satu lagi ,


Panglima Jien ma hampir terdesak oleh mereka ,


Namun Pasukan yang dikirim oleh Pangeran Ketiga Chu Kheyang berhasil membantu Panglima Jien ma ,


Seketika Pangeran bertanya kepada Panglima Jien ma keadaan didalam peperangan ,


" Jien ma , bagaimana situasi saat ini " Pangeran yang mentransfer energi suaranya melalui telepati itu dapat didengar oleh Panglima Jien ma ,


" mereka terlalu kuat yang mulia , kami hampir keseluruhan habis , hanya para petinggi saja yang tersisa , sedangkan seluruh Prajurit telah musnah " kata Panglima Jien ma yang langsung menjelaskan situasi di dalam Peperangan ,


" Jadi aku harus mengirimkan pasukan lagi " Pangeran Ketiga Chu Kheyang menanyakan kembali kepada Panglima Jien ma ,


" kami ingin makhluk bersayap saja yang datang yang mulia , seorang Prajurit tidak dapat menahan kekuatan mereka , semua akan terasa sia-sia " Kata Panglima Jien ma kepada Pangeran Ketiga Chu Kheyang ,


" Baiklah Jien ma aku segera mengirim mereka lagi " katanya yang langsung menutup energi telepatinya ,

__ADS_1


Panglima Jien ma masih bertarung melawan Prajurit Super Kultivasi itu ,


Dibantu dengan Pasukan dari Pangeran Ketiga Chu Kheyang , Panglima Jien ma dapat mengimbangi jalannya pertarung ,


__ADS_2