
panglima jien ma mengikuti utusan dari pangeran ketiga Chu kheyang ,,,
tujuannya adalah kediaman mereka yang bekerja di dalam istana negara awan putih ,,,
panglima dan Ketiga anak buah dari pangeran ketiga Chu kheyang itu terus bergerak ,,,
dan akhirnya mereka tiba dikediaman yang sudah disebutkan ,,
setelah menjamu panglima dan mengantarkan panglima jien ma menuju ruang kamar tidurnya ,,,
para prajurit itu kembali ke tempatnya semula ,,,
⏩⏩
Danu dan reinki
pada saat dirumah senior
sansan
⏩⏩⏩
pagi ini Danu dan reinki sudah bangun dari tidurnya ,,,
mereka mendapati senior sansan sudah tidak ada ditempatnya ,,
Danu segera membersihkan diri ,,,
setelah itu ia kembali kedalam kamar ,,, melihat saudaranya reinki yang baru selesai mandi ia pun menghampirinya ,,
" kak ,,, sudah siap ,,, aku mencoba mencari senior tapi dianya tidak ada " kata Danu yang duduk di samping tempat tidur ,,
" yah sudah ,,, ayo kita cari dia sekarang " kata reinki kepada Danu ,,
kedua bocah itu keluar dari dalam ruang kamar tidurnya ,,, mereka mencari keberadaan senior Sansan ,,,
ternyata senior sedang membantu para warga yang sedang menghiasi jalan sebab raja negri awan akan berkeliling keseluruhan penjuru desa dan kota ,,,
perayaan ini menyambut hari kemenangan dari negri ini ,,,
dahulu sering kali ada penjajahan yang selalu menindas negeri awan ,,, menguras habis hasil jerih payah rakyat dan sebagainya ,,,
disaat kemerdekaan telah diumumkan negri tersebut menciptakan berbagai macam Perdamaian , perdagangan bahkan memajukan negaranya dalam segi ekonomi ,,,,
setelah menyelesaikan tugas terakhirnya ,, senior Sansan melihat Danu dan reinki yang sedang menghampirinya ,,,
" Danu ,,, reinki ,,, kalian sudah bangun rupanya " kata senior Sansan kepada mereka berdua ,,,
senyum senior Sansan membuat keduanya semakin bersemangat ,,,
__ADS_1
" Iyah senior ,, kenapa kamu tidak membangunkan kami berdua " kata Danu kepada senior Sansan ,,,
" haaa,,,, kalian berdua tamuku mana mungkin aku tega melakukan hal seperti itu " kata senior Sansan sambil tertawa ,,,
" kami tidak keberatan jika senior Sansan mengajak kami membantu warga " reinki menimpali perkataan senior sansan ,,
" iya ,,, Iyah lain kali saja aku akan mengajak kalian ,,, saat ini ayo kita pulang ,,, aku ingin memakan hidangan yang sudah di siapkan oleh kedua orangtuaku " kata senior Sansan kepada kedua bocah itu ,,
" yah ,,, baiklah senior " kata Danu yang akhirnya mereka bertiga kembali pulang ke rumah senior sansan ,,,
⏩⏩
pagi ini panglima jien ma akan pergi kesebuah tempat ,,
tempat itu adalah tempat terlarang yang penuh dengan binatang buas dan makhluk sepirit ,,,
pada saat ini panglima jien ma dan beberapa prajurit kerajaan awan putih dan kerajaan petir sedang bergegas menuju lokasi keberadaan batu kristal itu ,,,
seketika 20 orang lebih yang mengawal panglima jien ma menuju lokasi keberadaan batu tersebut ,,
🔹🔹
lain halnya dengan guru besar akuma dan Santos yang saat ini mendapatkan undangan dari pihak kerajaan ,,, mereka akan melakukan upacara penghormatan kepada petinggi kerajaan yang sudah berkorban ,,,
setelah itu mereka akan berkeliling keseluruhan penjuru desa dan kota ,,,
sampai penghujung acara mereka akan menggelar hiburan yang sangat meriah ,, seluruh rakyat dan warga dianjurkan datang menyaksikan pagelaran tersebut ,,,
" guru Lenglie ,,, apakah kedua bocah itu baik-baik saja " ayah Danu bertanya kepada guru besar akuma yang di panggil Lenglie ,,
" tentu mereka akan baik-baik saja sebab ada Siemens alias Sansan disana ,,, " kata guru besar akuma yang langsung menjelaskan sedikit tentang keberadaan mereka berdua
Santospun dapat bernafas lega mendengar berita Danu dan reinki ,,,
sebab pada saat ini Santos mendapatkan kabar bahwa panglima jien ma sedang berada di negara awan putih ,,
bukannya melarang mereka untuk bertemu tapi pada saat ini sanghu dan she Hou sedang mengawasi kedua bocah tersebut ,,,
makanya keduanya tidak boleh ketahuan identitasnya ,,,
🔹🔹
saat ini panglima jien ma sedang diserang oleh sekawan srigala bertanduk dengan mata merah menyala ,,,
binatang sepirit yang tidak lazim itu menyerang prajurit kerajaan dan panglima jien ma ,,,
mungkin hal itu yang ditakutkan oleh Santos ayah Danu dan reinki ,,
pertarung yang menegangkan itu membuat semua yang menyaksikan sangat ngeri ,,, sebab srigala itu tidak sedikit jumlahnya ,,
walaupun mereka adalah spirit dalam level 2 ataupun lebih tetap saja mereka terlalu banyak ,,
__ADS_1
panglima jien ma segera memutuskan untuk mundur dari wilayah tersebut ,,, ia segera memancing srigala itu menuju tempat lain ,,,
setelah 19 orang itu keluar dari area berbahaya itu Santos segera terbang bersama ranghao ,,
setelah itu ia berkomunikasi dengan salah satu utusan dari pangeran ketiga Chu kheyang ,,
" cjienjien ,,, aku saat ini berada di atas awan ,, kasi tahu aku lokasi keberadaan batu kristal itu " kata panglima jien ma yang masih berkonsentrasi kepada telepatinya ,,,
" panglima ,,, anda baik -baik saja " cjienjien bertanya keadaan panglima jien ma ,,,
" Iyah ,,, cjienjien ,,, aku baik-baik saja " jawab panglima jien ma ,,,
" oh ,,, panglima letak dari batu kristal itu berada didalam hutan jurang " kata cjienjien yang langsung menjelaskan kepada panglima jien ma keberadaan batu kristal tersebut ,,,
perjalanan menuju tempat batu kristal itu cukup jauh ,,
dan akhirnya panglima jien ma pergi sendirian menuju lokasi keberadaan batu kristal tersebut ,,,
🔹🔹
malam telah tiba ,,,
setelah mengadakan upacara dan mulailah perayaan yang terakhir malam hiburan dan sebagainya ,,,
suasana malam ini sangat meriah sekali ,,,
banyak sekali penduduk yang datang berbondong-bondong ,,,
termasuk senior 1 sampai lima ,,, Danu bertemu dengan mereka semua ,,
pada saat ini mereka sedang menikmati perlombaan melempar bola kedalam keranjang yang berjarak 10 meter ,,,
keenam orang tersebut terus bermain sampai harus ada yang dikalahkan sedangkan Danu , reinki dan senior Sansan berjumpa dengan Reihan dan ranghu yang sedang asik menikmati makanan yang berbahan gula ,,,
" hai Danu ,,, sini ,,, ini sangat enak ,,, tidak perlu membayar ayo sini " kata reihan yang menawarkan suatu makanan yang belum pernah Danu atau reinki nikmati ,,
" ayo Danu ,,, cobain ini ,, ini enak sekali " kata ranghu yang mulutnya penuh dengan makanan yang manis ,,,
Danu dan reinki yang melihat kedua teman satu perguruan itu ,, keduanya menghampiri kedua temannya yang sedang asik menikmati makanan kegemarannya ,,
sedangkan senior Sansan tahu-tahu sudah berada di belakang kedua bocah tersebut membuat Reihan dan ranghu terkejut dengan keberadaan senior Sansan yang tiba-tiba muncul itu ,,,
" haaa ,,, aku pikir siapa ,, ternyata senior Sansan " dikedua tangan senior Sansan sudah ada makanan yang sama dengan yang dinikmati oleh Raihan dan ranghu ,,
Danu yang melihat tingkah senior Sansan jadi tertawa ia tak dapat menahan rasa gelinya melihat tingkahnya ,,,
" haaa ,,,, senior kamu takut aku dan kak reinki menghabiskan makanan itu yah " Danu terus tertawa ,, begitu juga reinki yang saat ini berada di samping Danu keduanya mendekati ke-tiga temannya itu ,,,
sedangkan senior sansan yang sedang menikmati makanan yang saat ini berada di kedua tangannya sambil berkata ,,,
" Danu ,, ini memang enak ,, cepatlah keburu habis ,,, nanti tidak dapat kebagian Lo " kata senior Sansan yang begitu lahapnya menikmati makanan tersebut ,,,,
__ADS_1
" haa,,, iya ,,,iya senior kami datang " kata Danu ,, reinki terus tertawa sambil menggeleng-gelengkan kepalanya disebabkan tingkah lucu senior Sansan ,,,