
saat ini panglima kerajaan petir sedang berdiri diantara para murid yang sudah berkumpul di tengah lapangan yang biasa digunakan untuk menguji kemampuan seseorang ,
" semua ,,,, " suara lantangnya terdengar ,,,
" kalian semua akan mendapatkan kompensasi dari pihak kerajaan ,,, barang siapa yang memenangkan pertandingan ini , pihak kerajaan akan memberikan hadiah , sebuah lencana kerajaan dan senjata tempaan khusus berlogo kerajaan petir , yang sama artinya kalian termasuk pasukan prajurit kerajaan petir " kata panglima kerajaan petir memberitahukan kepada seluruh murid-murid yang berada di tempat itu ,
ia pun melanjutkan perkataannya ,
" apakah ada pertanyaan ,,, silahkan ajukan ?...." panglima itu terdiam sejenak , namun tidak ada satu suara pun yang ingin bertanya ,
setelah lama menunggu dan tidak ada yang ingin bertanya , maka sang panglima kerajaan petir segera menyudahi acara nya , ia pun segera berpamitan kepada semua yang berada di tempat itu , sesaat semua murid berbicara satu dengan yang lainnya , mereka sebenarnya penasaran dengan apa yang ingin di ucapkan nya , namun mereka tidak ada keberanian untuk bertanya ,
sampai akhirnya mereka di perintahkan untuk pulang kerumah masing-masing ,
satu Minggu lagi acara uji kemampuan akan di selenggarakan , paman jienva memerintahkan seluruh murid agar berlatih juga dirumahnya ,
__ADS_1
setiap murid yang sudah memiliki lencana kerajaan , mereka akan dibawah oleh pihak kerajaan untuk belajar di dalam kota raja , disana mereka akan di ekstrak agar mendapatkan benih yang berkualitas bagi kerajaan petir , dalam kurun tertentu mereka juga sering mengadakan lomba berburu binatang buas sejenisnya ,
hari ini Danu sudah mendorong ayahnya menuju bukit bambu , saat ini ia sedang berlatih , ayah Danu yang sudah berada di bawah rindangnya pohon , memperhatikan seluruh gerakan Danu , yang saat ini sedang mengayunkan pedang naga emas miliknya , sepertinya Danu sudah mulai sesi pertamanya , ia mungkin dapat berkembang lebih cepat , terlebih lagi Siemens yang selalu berada disisinya , semua pelatihan Danu akan cepat di serap dan di kembangkan , kemampuan danu akan ada peningkatan pesat kali ini , Santos tersenyum lega , melihat danu dalam usia seperti ini saja , sudah bisa memiliki kemampuan sebesar master jendral , akan sangat susah untuk mengimbangi kekuatan Danu untuk saat ini , bahkan jika seluruh kemampuan master guru di kumpulkan mungkin akan sepadan dengan kekuatan yang Danu miliki , karena sesungguhnya kekuatan raja iblis itu , berada didalam tubuh Danu , siapa pun bukanlah lawan yang seimbang baginya , bahkan dewa perang sekali pun , di saat ini Danu terus berlatih , mulai dari menarik pedangnya , menebas , menikam , gerakan Danu Rei seperti seorang wanita yang sedang penari , sangat lembut namun mematikan , berulang-ulang gerakan itu ia terapkan , bahkan setiap hari Danu terus berlatih mengerakkan pedang naga emas sebagai bahan pelatihan seni bela diri berpedang ,
tak terasa waktu telah menjelang sore , sudah saat nya bagi Danu untuk kembali pulang , Danu segera mendorong kursi roda milik ayahnya , mereka menuruni bukit bambu tempat nya berlatih , ternyata kehadiran nya sudah di tunggu oleh semua orang yang berada di rumah paman jienva ,
" Danu ,,, apakah kamu mau ikut turnamen " paman jienva bertanya kepada Danu ,
" apakah di perbolehkan paman " Danu balik bertanya kepada paman jienva ,
" tentu boleh , kamu sudah termasuk keluarga besar ku , tentu bisa " kata paman jienva ,
selanjutnya acara makan malam sudah di mulai , mereka banyak bercerita tentang kisah masa lampau kerajaan petir , banyak kisah - kisah peperangan dan kemampuan master kungfu yang menjadi topik percakapan nya ,
tak terasa malam pun sudah benar-benar tiba , seluruh anggota keluarga Danu termasuk kakek dan pamannya sudah terlelap dalam mimpi yang indah , sampai waktu yang telah di tunggu-tunggu telah tiba , di saat ini pangeran dari negeri petir telah datang , ia bersama kedua komandan perang dan satu orang perdana menteri kerajaan , mereka sedang duduk diatas panggung yang khusus bagi para petinggi dan para shifu atau pun guru besar , suasana saat ini sangat ramai , ternyata beberapa murid dari ibukota kerajaan juga memeriahkan acara kontes seni bela diri bagi pemula dan menengah , di saat ini semua peserta yang mengikuti kontes tidak terlalu banyak , sekitar 70 murid saja , kesemuanya itu sudah di tahap menengah , seorang pemula kebanyakan tidak ingin mengikuti kompetisi , mungkin mereka enggan mengikuti kompetisi tersebut , sebab murid dari ibu kota telah mengikuti kompetisi , sebagai pemula mereka merasa tidak sebanding atau sepadan dengan kemampuan murid dari ibukota kerajaan ,
__ADS_1
acara pun akhirnya di gelar , pidato dari sang pangeran membuat semua murid bersemangat dan ingin memenangkan kompetisi seni bela diri dan menjadi seorang seniman bela diri yang tangguh dari negeri petir , sang pangeran pun melantangkan suaranya hingga terdengar oleh semua orang ,,,
" saat ini bagian Utara kerajaan sedang ada masalah cukup serius , kita sebagai penduduk kerajaan petir tentu tidak akan senang dengan kekacauan yang mereka perbuat , secepatnya lah kita akan membuat para pembelot itu menyerah dan mendapatkan hukuman " suara sang pangeran lantang terdengar , dan seterusnya ia pun melanjutkan pidatonya , sampai akhir penutup kata , ia pun kembali ketempat semula ,
di saat ini semua orang sedang fokus pada area laga pertandingan , kedua peserta yang sedang berhadapan memiliki kemampuan yang dapat mengeluarkan energi petir , diantara keduanya harus ada yang saling mengunggulinya , karena pastilah akan ada salah satu dari mereka yang harus mencapai kemenangan ,
yang perlu diingat oleh para peserta adalah cara menggunakan elemen petir dengan baik , setelah itu bagaimana caranya elemen petir tersebut menjadi senjata dan perlindungan diri , hal yang harus di perhatikan juga adalah aturan dan pantangan yang berlaku bagi semua peserta yang mengikutinya ,
suasana di Medan laga masih terlihat seru sekali , mereka yang memiliki kekuatan elemen pertama dengan berkemampuan yang paling tinggi , dan dapat membuat Serangan petir yang cukup besar miliki kilatan cahaya yang sangat kuat , namun alhasil kemampuan dari murid perguruan paman jienva dapat dikalahkan oleh murid dari ibukota kerajaan , tepuk tangan dan sorak Sorai terdengar dari seluruh penonton yang menghadiri pertandingan ,
saat ini pertandingan sesi kedua , kali ini semua peserta beranggotakan lima banding lima , jadi di dalam area pertandingan terdapat sepuluh peserta , kesemuanya murid sudah saling berhadapan , mereka semua memang pada dasarnya memiliki elemen petir , namun ada juga penggunaan elemen air , api dan angin , di negara petir ini sangat jarang sekali melihat seseorang pengguna elemen lain , selain elemen petir , namun saat ini diantara mereka ada yang memiliki elemen yang berbeda , justru elemen tersebut dapat mengimbangi keselarasan negeri petir , saat ini laga pertarungan keduanya sudah di mulai , pertarungan satu lawan satu akan terjadi , masing-masing harus membentuk regu , dan ketua tim , pertarungan awal tadi adalah permulaan dari pembuka acara , saat ini pertarungan kedua belah pihak sangat sengit sekali , diantara kedua belah pihak sudah mengeluarkan kekuatan elemen masing-masing ,
⏭️⏩
saat ini Danu sedang berada tak jauh dari atas panggung pangeran negeri petir , pangeran itu sangat tampan sekali , Danu selalu curi-curi pandang untuk melihat sang pangeran , yang di perhatikan sendiri hanya berfokus pada laga pertandingan , namun tiba-tiba Danu yang duduk di samping ayahnya merasakan ada sebuah energi yang ingin menyedot kekuatannya , namun setelah ia merasakan energi tersebut , Ternyata energi itu adalah telepati dari seseorang , suara itu terdengar dekat di daun telinga Danu Rei , ia sedang membisikkan sesuatu ,
__ADS_1
" apa yang sedang kamu perhatikan , raja iblis " kata suara yang Danu tidak mengenalnya ,
Danu yang kurang faham akan kekuatan itu hanya terdiam tanpa menjawab apapun , pasalnya ia tidak begitu faham bagaimana cara mengunakan transfer suara melewati angin dan energi udara ,