Pukulan Raja Iblis

Pukulan Raja Iblis
episode 44


__ADS_3

seluruh ahli seni bela duduk diatas rumput halus , menghirup udara segar disekelilingnya ,, begitu jugalah guru jien ma , reinki dan Danu ,, mereka melepaskan lelah dan penat ,


⏭️⏩


setelah mereka berpisah dari anggota tim seni bela diri dan shunkai , Danu ,guru dan temannya Reinki melanjutkan perjalanan menuju hutan gelap yang banyak dihuni oleh para binatang sepirit ,


saat ini guru jien ma dan kedua muridnya , Danu dan reinki sedang berlari mengunakan jurus ginkang tingkat tinggi ,,, tubuhnya berlari laksana terbang ke atas ,


sampai akhirnya mereka sampai disebuah desa dekat lembah ,, desa itu memiliki air terjun yang sangat jernih ,


guru jien ma dan kedua muridnya mencari sebuah penginapan yang cukup murah ,,


akhirnya mereka mendapatkan penginapan tersebut ,


setelah mereka sampai di dalam ruang kamar tidur , Danu dan reinki berada di satu kamar yang sama , sedangkan guru jien ma memesan kamar sendiri , sebab reinki ingin selalu berada di dekat Danu ,,


reinki begitu menyayangi Danu , seperti adiknya sendiri ,


" Danu setelah selesai mandi , kita cari makan dulu yah " kata reinki kepada Danu ,,


" Iyah kak ,,, " jawab Danu singkat ,


" Danu bisakah aku meminta sesuatu kepadamu " mimik reinki begitu serius sekali ,,,


" haaa,,haa,, kak kamu lucu Jika seperti ini " Danu malah tertawa terbahak-bahak ,,


" Danu aku serius ,,," reinki berbicara sangat serius ,, Danu yang mendengar ucapan dan ekspresi wajah reinki akhirnya menghentikan tawanya ,,,


" yah ,,, sudah ,,, jika aku mampu dan bisa ,,, katakanlah " kata Danu yang juga mulai serius ,,


" Danu maukah kamu menjadi adik aku " kata reinki yang masih serius dengan perkataannya ,


" hemmm ,,,, " Danu sejenak terdiam sambil berpikir ,,, sedangkan reinki masih tetap pada sikapnya , karena merasa terlalu lama danu menjawabnya reinki pun menjadi tegang ,,


" haaaa ,,,haaa ,,, Iyah ,,, Iyah aku mau " kata Danu yang sudah tidak tahan melihat raut wajah reinki yang tegang itu ,,,


sejenak reinki merasa sangat lega mendengar Danu bersedia menjadi adiknya ,


" ayo kita penuhi janji sumpah kita " kata reinki kepada Danu ,,, Danu yang kurang faham akhirnya mengikuti arahan dari reinki , mereka melanjutkan sumpah bersama Dengan di saksikan bulan dan bintang ,


setelah itu mereka berdua keluar dari ruangan kamar tidur mereka berdua , keduanya baru berjalan beberapa langkah mereka telah melihat guru mereka ,,


Danu dan reinki mendapati guru jien ma yang sedang asik menyantap hidangan makanan ,


" Danu ,, reinki kalian berdua sudah terlambat " kata guru jien ma yang melambaikan tangan kepada Danu dan reinki ,


sedangkan Danu dan reinki malah terlihat seperti tidak senang ,,


'" guru bukan kami yang Terlambat tapi guru yang terlalu cepat sangat " reinki masih cemberut ,,, sedangkan Danu hanya tersenyum mendengar ucapan reinki yang sudah menjadi kakaknya saat ini ,

__ADS_1


akhirnya mereka menikmati hidangan yang sudah di pesan oleh guru jien ma ,


⏭️⏩


saat ini Santos sudah sampai di depan gerbang masuk kerajaan gelap ,, suasana kerajaan tersebut tidak seperti dahulu ,,


kota kerajaan gelap begitu Sunyi lengang ,, para pedagang saja sudah tidak begitu banyak lagi seolah-olah Kota ini hampir menjadi kota mati ,,,.


" huh kota ini sudah seperti ini ,,, bagaimana dengan penduduk desa apakah masih tetap berada di desa mereka atau sudah tidak ada lagi " kata Santos seolah-olah berbicara pada dirinya sendiri ,


"ayo kita berpura-pura jadi warga kota ini ,,, tapi bagaimana , kita tidak ada sesuatu yang menjadi alasan kita untuk menyamar " kata chin Hong sambil melihat kearah teman-temannya ,


" ayo ikut aku " Santos mengintruksikan kepada mereka semua ,,, merekapun mengikuti Santos dari arah belakang ,,, tak berapa lama mereka sampai di sebuah desa yang agak lusuh ,,, Santos menuju sebuah rumah ,,dan membuka pintu rumah tersebut , ternyata barang dan sebagainya berserakan di sembarang tempat , Santos mengambil baju dan sesuatu yang layak untuk digunakan ,,


begitu juga teman-teman Santos semua pada memungutin sesuatu yang masih berharga ,


setelah semua selesai terkumpul , mereka mencoba membersihkan dan melipat serta menyusun barang-barang tersebut ,,


" kalau untuk penyamaran tidak perlu yang terlalu mewah yang terpenting kita tidak dianggapnya musuh " kata Santos pada teman-temannya ,


merekapun setuju dengan pendapat Santos , tersisa wadah dan tempatnya ,,,


setelah memasukkan kedalam sebuah kain besar dan menjadi tiga buntalan , Santos dan yang lainnya mulai menghias Wajah mereka dengan sesuatu agar terlihat berbeda ,


mereka pun akhirnya kembali kedalam ibu kota lagi disana mereka menggelar dagangannya ,


Santos dan yang lainnya menyusun barang-barang tersebut seperti seorang yang sedang ingin berdagang ,,,


setelah selesai menyusun seorang prajurit kerajaan gelap datang menghampiri mereka berlima ,,,


" apakah ini daganganmu " prajurit yang datang bertanya kepada mereka berlima yang sudah menyusun barang-barang ,


" Iyah ini dagangan kami " kata bhicong yang menjawab pertanyaan prajurit kerajaan gelap ,,,


" oh ,,, begitu ,,, kamu tahu aturan didalam kerajaan ini bukan " kata prajurit satu lagi ,


" oh ,,, tentu " Chun hai memberikan Beberapa keping uang logam kepada prajurit itu dan prajurit tadi memberikan Sempel kerajaan gelap sebagai seorang pedagang ,


sampai siang hari tidak ada satu pengunjungpun datang membeli dagangan mereka , akhirnya mereka mengemas semua barang dagangan mereka ,,,


Santos dan yang lainnya mencari sebuah penginapan , kali ini mereka akan tidur di satu kamar saja ,, setelah mendapat penginapan Santos dan yang lainnya menaruh barang-barang tersebut ,,, setelah itu mereka mencari tempat makan sederhana ,


⏩⏭️


misi Santos sudah mulai dibuka ,,,


saat ini Danu dan yang lainnya sudah melanjutkan perjalanan mereka ,,,


setelah membeli perbekalan guru jien ma dan yang lainnya akan singgah di sebuah rumah ,

__ADS_1


" Danu ,,, reinki kita singgah dirumah tetua desa muara jernih " kata guru jien ma ,,


mereka berdua hanya mengangguk kepalanya saja


" siapa dia guru " Danu bertanya kepada guru jien ma ,


" dia adalah kepercayaan pangeran ketiga Chu kheyang " guru jien ma menjawab pertanyaan Danu ,


merekapun terus melanjutkan perjalanan mereka ,,


sampai mereka tiba disebuah rumah yang paling besar ,,,


guru jien ma mengetok pintu masuk rumah tersebut ,


dari arah dalam rumah seorang pengurus rumah tangga membuka pintu masuk ,


" tuan panglima " kata pengurus itu yang mengenali guru jien ma ,


" iya dimana san hung " kata guru jien ma yang bertanya kepada pengurus rumah tangga itu ,


" didalam tuan ,,, masuklah kedalam ruangan " kata pengurus rumah tangga kepada mereka bertiga ,,


guru jien ma dan kedua muridnya memasuki rumah yang sangat besar tersebut ,


setelah mereka sampai di sebuah teras depan rumah ,,, guru jien ma sudah dapat melihat san hung sedang duduk santai sambil menikmati teh hijau yang sangat harum ,,


" oh engkau rupanya jien ma ,,, sedang Apa kamu sudi datang ke rumahku " kata san hung yang masih memegang cangkir teh dan menyesapnya ,,


" aku hanya lewat saja ,,, ada hal yang harus aku kerjakan " kata guru jien ma yang sudah duduk berhadapan dengan san hung ,,


''em ,, begitu ,, jadi hanya singgah ,,, apakah kamu akan ketempat itu " san hung bertanya kepada guru jien ma ,


sedangkan guru jien ma hanya mengangguk kepalanya saja ,


" ah sini biar aku yang tuangkan teh buatmu dan siapa mereka berdua jien ma " kata San Hung yang bertanya kepada guru jien ma sambil melihat ke arah Danu dan reinki berada ,


" mereka adalah muridku , mereka akan menjadi kepercayaan pangeran " kata guru jien ma menjelaskan kepada san Hung ,,, san hung mengangguk-anggukkan kepalanya saja ,


" oh begitu ,,, baguslah " kata san Hung ,,


akhirnya mereka berbincang-bincang lama sekali bahkan san hung menginginkan mereka untuk menginap dirumah san Hung ,


" tinggallah di sini satu hari saja " kata san Hung menyarankan kepada mereka bertiga ,


" lain kali saja san Hung aku harus cepat ,,, perjalananku masih membutuhkan beberapa hari lagi jika tidak ada kendala " kata guru jien ma kepada san Hung ,


" yah ,,, baiklah ,,, terserah kamu saja " kata san hung akhirnya mau mengerti ,,


mereka pun meninggalkan rumah san hung untuk meneruskan perjalanan mereka ,

__ADS_1


__ADS_2