
mereka bertiga bersiap -siap berangkat meninggalkan rumah persinggahan pangeran ketiga Chu kheyang , saat ini tujuan Mereka adalah Hutan gelap , setelah keluar dari wilayah persinggahan , mereka masih harus melewati sebuah desa dan hutan kecil , saat ini perjalanan mereka hampir mencapai gerbang gapura desa dwangi , desa tersebut juga sangat ramai sama seperti ibu kota kerajaan , karena desa tersebut adalah kota perdagangan senjata tempaan , Danu , reinki dan panglima telah sampai di sebuah warung makan , ketiganya Langsung memasuki warung yang cukup ramai pengunjung , selain para pedagang , juga ada para ahli bela diri dari kota raja yang datang ingin membeli persenjataan ,
" Danu semua orang di sini adalah para ahli bela diri , jadi jangan membuat kerusuhan , sebab saat ini sang panglima guru kita itu sedang menyamar sebagai rakyat biasa " reinki berbicara setengah berbisik ,
" Iyah ,,, " jawab Danu singkat , namun tidak disangka guru mereka berdua telah bertemu musuh bebuyutannya , sebab jika mereka berdua bertemu selalu ingin mengadu kekuatan mereka , ujung-ujungnya mereka akan bertarung sampai salah satu diantara mereka berdua dapat dikalahkan , panglima melihat gelagat yang kurang baik ingin menghindari situasi seperti ini , namun apa boleh buat , ranfodt telah melihat kehadirannya ,
sejenak Danu terdiam , ia dapat merasakan aura bertarung diantara guru dan orang yang berada di samping meja makan mereka bertiga , alhasil panglima pasti akan bersih tegang dengan mereka ,
" Danu kita cari meja yang lainnya ,,, ayo reinki ikuti aku " suara perintah dari sang panglima yang diikuti langsung kedua anak muda itu ,
di tanah ini Danu akan mendapatkan pengalaman yang cukup banyak sekali , berbeda dengan tanah kelahirannya , yaitu kerajaan gelap , saat ini kerajaan gelap hampir hancur karena keegoisannya , dulu tanah kelahirannya sangat indah dan makmur sekali , tapi sekarang sudah akan menjadi puing-puing kehancuran ,
dimana sewaktu dulu kaisar sebagai pemimpin yang sangat baik , namun penuh dengan tekanan , banyak orang yang merasa takut kepada sikap dan sifatnya , ditangan sang kaisar kejayaan dan kemakmuran seperti surga dunia , kerajaan menjadi damai dan tentram , pertanian yang berlimpah , perdagangan yang sukses , bahkan hasil bumi dan lautan tiada kekurangannya , sungguh seorang kaisar adalah raja yang ditakuti oleh seluruh makhluk namun sejatinya sang kaisar raja iblis yang memiliki predikat kejam sebagian pemimpin ,
namun kaisar adalah pemimpin yang pantas menjadi mahadiraja kekaisaran kerajaan gelap ,
🌹
saat ini Danu dan yang lainnya berpindah tempat mereka mencari pojokan warung dan langsung memesan makanan juga penginapan , karena hari sudah hampir gelap , mereka akan melanjutkan perjalanan besok pagi ,
suasana warung itu semakin malam semakin ramai , mereka akan tutup pada waktu tengah malam , panglima yang tidak memiliki kendala hari ini , merasa agak sedikit tenang sebab ranfodt tidak membuat masalah dengan mereka bertiga ,
namun disaat mereka bertiga ingin berdiri dari tempat duduknya , mereka bertiga mendengar seseorang mengatakan ada menara dewa yang memiliki 70 tingkatan , menara dewa tersebut akan turun jika dalam kurun waktu seratus tahun sekali , mereka juga bercerita kalau menara tersebut akan muncul jika ada angin tornado yang menculang keatas langit , setelah reda maka menara dewa akan turun dari atas langit , kelebihan dari menara tersebut adalah memiliki persenjataan tingkat dewa , memiliki pil kultivasi tahap dewa , buku atau kitab yang mengajarkan berbagai ilmu dan jurus tingkat dewa , namun tidak semua orang yang dapat masuk kedalam menara dewa , didalam menara seperti puing-puing peninggalan kuno yang dijaga oleh ribuan monster dan binatang spirit , bahkan pintu menara dewa itu juga tidak mudah dibuka , sebab pintu tersebut hanya dapat dimasuki bagi orang yang memiliki tingkat dewa dan kultivasi di jalan ilahi , tingkatan -tingkatan itu hanya bisa dimiliki oleh seorang panglima kerajaan petir dan pada tingkatannya ,
__ADS_1
Danu dan yang lainnya mendengar dengan seksama kejadian langka yang terjadi dalam kurun seratus tahun sekali itu ,
" panglima ,,, " reinki berkata setengah berbisik ,
" aku tahu ,,, besok kita akan mencari tahu , jika beruntung kita akan pergi kedalam menara dewa tersebut " kata panglima guru Danu dan reinki ,
" baik guru " jawab Danu singkat ,
" yah sudah kita tidur dulu , aku akan memberi kabar yang mulia Pangeran ketiga " kata panglima kepada kedua pemuda itu , mereka bertiga menuju ruang kamar tidur yang sudah di sewanya , baru saja mereka memasuki ruangan tiba-tiba pintu kamar di ketuk dari luar ruangan ,
" tokk ,,,,, tok ,,,,, " suara ketokkan pintu dari luar kamar tidur ,
panglima yang baru ingin menjejakkan kaki diatas ranjang tidur mau tak mau harus kembali ke depan pintu , ia pun membuka pintu kamar tidurnya ,
" ada apa ,,," panglima bertanya kepada orang yang berada di depan pintu masuk ruang kamar tidurnya ,
" ini dari yang mulia ,,, dia berkata agar kamu bisa melaksanakannya " kata orang itu , sedetik kemudian ia pun pergi meninggalkan tempat panglima berada ,
Panglima kembali menutup pintu kamar tidurnya , dan membuka sebuah kotak berukir , ternyata di dalam kotak tersebut terdapat surat dari yang mulia pangeran ketiga Chu kheyang ,
" paman ,,, aku harap kamu dapat menunda keberangkatanmu pergi kedalam hutan larangan , aku ingin kamu menyempatkan diri singgah ke menara dewa , dan setidaknya dapat memiliki pil kultivasi dewa dan kitab jalan ilahi untuk reinki " kata yang mulia Pangeran ketiga Chu kheyang dalam surat tersebut ,
panglima meletakkan kembali isi surat tersebut kedalam kotak berukir dan menyimpannya kembali ,
__ADS_1
saat ini panglima berjalan kearah kedua bocah yang baru selesai mandi ,
" Danu , reinki ,,, " sejenak panglima terdiam lalu ia berkata lagi ,
" yang mulia pangeran menginginkan kita pergi ke menara dewa ,,, dan mengambil pil dewa ataupun kitab jalan ilahi " kata panglima kepada kedua bocah tersebut ,
" benarkah ,,, jadi kita akan kesana ?.." reinki sangat senang sekali mendengar kabar kalau besok perjalanan mereka akan menuju menara dewa yang langka sekali itu ,menara dewa akan keluar selama seratus tahun sekali , bagi siapapun yang dapat masuk ke dalam menara dewa , maka mereka akan mendapatkan kemampuan seperti pada tulisan atau pun catatan yang tertera di depan pintu masuk atau benda yang lainnya , sedangkan Danu yang kurang mengerti hanya tersenyum -senyum kecil
" ayoh lekaslah kalian tidur , besok Kita akan berangkat menuju menara dewa " kata panglima yang langsung berbaring tidur , namun Danu dan reinki mengingatkan panglima agar sebaiknya membersihkan diri terlebih dahulu ,
" guru apakah kamu sebaiknya pergi membersihkan diri terlebih dahulu " Danu mengingat kepada sang panglima ,
" yah... baiklah aku akan segera mandi " panglima berdiri dan langsung berjalan menuju ruang kamar mandi ,
tak terasa malam semakin larut , ketiga orang tersebut telah terlena dalam indahnya mimpi ,
keesokan harinya ⏭️🔀
Danu dan reinki segera bersiap-siap menuju lokasi menara dewa , begitu juga dengan panglima , mereka akan melanjutkan perjalanannya menuju lokasi keberadaan menara dewa ,
di tengah perjalanan menuju lokasi keberadaan menara dewa , mereka bertemu dengan ranfodt didalam perjalanan menuju lokasi menara dewa ,
" waow lihatlah kita berjumpa dengan siapa " kata ranfodt kepada teman-temannya ,
__ADS_1
" haaaa,,,, " semua teman ranfodt tertawa terbahak -bahak , namun panglima hanya menghadapi mereka dengan raut datar , begitu juga reinki dan Danu , mereka biasa saja , walau sang panglima tidak memberitahukan kepada mereka prihal ranfodt tetapi mereka sudah dapat menebak bahwa ranfodt bukanlah orang baik-baik ,