Pukulan Raja Iblis

Pukulan Raja Iblis
episode 124


__ADS_3

pada saat ini guru besar akuma berserta kedua muridnya sedang berada didalam gerbang kedua ,,,


ternyata gerbang kedua penuh dengan pohon-pohon dan tanaman hijau ,,,


membentang luas di area sekitarnya ,,


mereka bertiga terus berjalan menyusuri jalanan tersebut sampai pada akhirnya mereka sampai disebuah desa yang sunyi lengang ,,,


" Danu ,,, sebaiknya kita istirahat di sini lebih dahulu ,, setelah itu kita akan melanjutkan perjalanan ,, sebab pintu gerbang kedua berada di bawah jurang terjal ,,,


Malam pun terus merambat jauh ,,,


sampai pekatnya menyelimuti alam sekitarnya ,,,


entah sudah beberapa hari Danu dan reinki berada di dimensi lain ,,,


pada saat ini Danu dan reinki serta guru besar akuma menyusuri lorong-lorong rumah ,,,


namun desa yang tadinya terasa sunyi kini terasa cukup ramai sekali ,,,


setiap pintu rumah terbuka lebar dan seluruh penduduk keluar dari balik pintu rumah ,, yang lebih mengerikan lagi tubuh manusia itu penuh dengan sisik ular ,,,


Danu sempat terkejut melihat kondisi manusia penghuni rumah yang tiba-tiba saja keluar dari dalam rumah ,,


" oh ,,, maaf saya tidak sengaja " katanya yang langsung pergi meninggalkan Danu dan reinki yang mematung melihat manusia yang barusan Lewat didepannya ,,


" Danu ,, reinki ,, ayo segera kita lanjutkan perjalanan " kata guru besar akuma yang menyadarkan mereka dari rasa terkejutnya ,,,


" oh ,,, iya ,, guru " kata Danu gugup menjawab perkataan dari gurunya ,,,


kedua bocah itu mengikuti langkah dari guru besar akuma ,,,


sampai mereka berada disebuah rumah yang tertutup Dinding pagar besi ,,,


jika di intip dari balik pagar terlihat banyak sekali wanita sangat cantik ,,,


namun yang mengherankan dari semua tubuh pria tersebut penuh dengan sisik ular ,,


" Danu ,,, reinki ayo lekas kita teruskan perjalanan ,, " kata guru besar akuma yang masih menegur mereka yang saat ini memperhatikannya manusia dibalik dinding tersebut ,,,


⏭️⏭️


pada saat pangeran ketiga Chu Kheyang sedang berkomunikasi dengan kaisar Bhu Thiong Hao ,,,

__ADS_1


" salam hormat yang mulia kaisar ,,, " pangeran ketiga Chu Kheyang memberi salam hormat kepada kaisar Bhu Thiong Hao ,,,


ia pun membalas salam hormat dari sang pangeran,,,


" salam hormat saya juga pangeran ketiga Chu Kheyang " kata kaisar yang sudah membalas salam hormat dari sang pangeran ketiga Chu Kheyang ,,


setelah berbasa-basi sebentar akhirnya yang mulia pangeran memberikan informasi kepada kaisar Bhu Thiong Hao ,,,


" yang mulia ,, sebelum saya mohon maaf , ada kabar yang ingin saya sampaikan ,, bahwa saat ini kita harus bersiap-siap untuk menghadapi segala bencana ,,, sebab musuh sudah mulai bergerak sedikit demi sedikit ,,, " kata pangeran ketiga Chu Kheyang akhirnya mereka menjelaskan semua informasi yang diberikan oleh Santos dari negeri awan putih ,,,


setelah mendengar banyak hal yang di ceritakan oleh pangeran yang mulia kaisar Bhu Thiong Hao seketika tegang mendengar informasi tersebut ,,,


sebabnya jika kedua kekuatan itu beradu dunia ini akan hancur menjadi debu ,,,


" lantas rencana apa yang akan kita lakukan pangeran " kaisar Bhu Thiong Hao bertanya kepada pangeran ketiga Chu Kheyang ,,, sang pangeranpun menjawab pertanyaan dari sang kaisar yang mengatasnamakan bahwa ia sudah menciptakan berbagai senjata dan perlengkapan untuk melawan musuh dunia ,,,


setelah lama perbincangan mereka berdua ,, akhirnya komunikasi mereka sudahi ,,,


" baiklah sang kaisar saya undur diri ,,, suatu hari nanti saya akan berkunjung ke Istana Kerajaan Gelap " kata Pangeran ketiga Chu kheyang ,,,


sejenak suasana hening ,,,


setelah Pangeran mengucapkan salam perpisahan ,,, pada saat ini yang mulia kaisar Bhu Thiong Hao langsung menuju ruang alkemis kerajaan gelap ,,,


namun perbedaan manusia ini bisa berdegenerasi dengan cara menyerap energi Lawan ,,,


seberapa besar kekuatan lawan , manusia itu bisa menampung energi yang cukup untuk dirinya dan menggunakannya sebagai kekuatan untuk menyerang musuh-musuhnya ,,,


setelah melihat sebentar pembuatan manusia buatan tersebut ,, ia pun segera kembali kedalam biliknya dan mulai menenangkan dirinya dari berbagai macam masalah yang menegangkan ,,,


andai saja disini masih ada Santos dan Bhicong serta yang lainnya ,,, mungkin dia akan meminta pendapat dari mereka langkah apa yang mesti ia ambil dalam situasi genting dan darurat ,,


⏭️⏭️⏭️


Lain halnya Santos pada saat ini melihat Sansan sudah membalikkan keadaan melawan kembali Santos dalam permainan catur ,, namun Grei dan Shue sudah memanggil mereka untuk menyantap hidangan yang sudah mereka siapkan ,,


" Sansan ,, Santos ,,, ayo sini lekas makan ,,, semua sudah terhidangkan " kata Shue yang memanggil mereka agar cepat menghentikan permainan caturnya ,,,


" ah ,,, Iya ,, baiklah ,,, " kata Santos dan Sansan yang hampir bersamaan ,,,


keduanya pun tidak ingin membuang waktu lama segera mereka menuju ruang makan , dan segera menyantap hidangan yang sudah tersaji di atas meja makan ,,,


setelah mereka selesai menikmati makan bersama segera keduanya kembali ke tempat semula ,,,

__ADS_1


" Santos ,,, Sansan ,, tadi ada seorang mata-mata datang membawa informasi ,,, dia mengatakan bahwa alkemis itu saat ini berada di dalam desa diluar negara awan putih ,,, aku kurang faham maksud tujuan mereka berdua kesana " kata Grei yang tadi menjumpai seseorang yang ingin menyelinap ,,, setelah diselidiki dan ditanya ternyata mereka utusan mata -mata dari Pangeran Ketiga Chu Kheyang ,,,


setelah lama ia berbincang-bincang dengan mata-mata tersebut Grei dapat yakin bahwa orang tersebut memang utusan dari pangeran ketiga Chu kheyang ,,,


Setelah memberikan informasi ia segera pergi meninggalkan tempat tersebut dan hilang dibalik dinding rumah para warga ,,,


⏭️⏭️⏭️


pada saat ini She Hou dan Shanghu sedang berada di dalam sebuah ruangan yang diberikan oleh kepala desa untuk mereka tinggali sementara waktu ,,,


" She Hou ,,, bagaimana " kata Shanghu yang langsung bertanya kepada She Hou ,,


" masih belum ,,, nanti kita akan berpura-pura berkeliling keseluruhan pelosok desa ,,, setelah mengetahui lokasinya ,,, baru kita akan menjalankan rencana kita " kata she Hou panjang lebar ,,,


" yah sudah ,,, sebaiknya saat ini kita istirahat dulu " kata Shanghu kepada She Hou , sambil merebahkan tubuhnya diatas mantras yang terbuat dari kulit binatang ,,,


" kamu tidur dulu ,,, aku ingin melakukan satu hal ,, setelah itu aku akan tidur " kata She Hou yang menjawab perkataan dari Shanghu ,,,


" yah sudah ,, terserah kamu " Shanghu menjawabnya sambil mencoba memejamkan matanya dan akhirnya Shanghu sudah tertidur pulas ,,,


pada saat ini She Hou membuka satu botol besar berwarna biru ,,,


ia mencoba memeriksa botol tersebut tidak ada yang berubah dari serbuk yang saat ini berada di dalam botol ,,,


ia kemudian mengeluarkan semua barang-barang yang di bawahnya ,,,


setelah lama memeriksa kondisi barang-barang yang dibawahnya ,,, kemudian she Hou memasukkan kembali barang-barang tersebut ,,,


selesai dengan urusan yang dilakukan ia pun berbaring di samping Shanghu ,,,


🔹


Esok paginya Shanghu dan she Hou bangun dari tempat tidurnya ,,,


Setelah membersihkan diri mereka berdua keluar dari bilik tersebut ,,,


Mereka berdua terus berjalan menyusuri jalan desa ,,, dari setiap pelosok dan sudut desa ,,


" bagaimana ,,, kamu dapat merasakan keberadaannya " She Hou bertanya kepada Shanghu ,,,


" tidak ,,, tidak sama sekali " jawab sanghu singkat ,,,


" yah sudah kita lanjutkan perjalanan ,,, aku rasa kita harus berusaha keras mencari keberadaan mutiara kristal tersebut" kata she Hou yang langsung terus berjalan menuju arah depan ,,,

__ADS_1


Sanghu mengikuti dirinya dari arah belakang ,,,


__ADS_2