
tukang kebun itu bergegas memanggil Santos yang saat ini sedang bermain catur bersama Sansan ,,,
ia segera menghampiri kedua orang tersebut ,,,
" maaf tuan Santos ada yang sedang mencari anda " kata tukang kebun itu memberitahukan kepada Santos yang saat ini melihat Sansan yang terus fokus pada papan catur miliknya ,,,
" siapa orang itu " Santos bertanya kepada sang tukang kebun ,,,
" beliau mengatakan bahwa dirinya dari kerajaan petir yang bernama panglima jien ma " kata tukang kebun itu mengatakan kepada Santos ,,
" oh ,,, jien ma ,,, mengapa ia datang kesini " ia ingin berdiri dari tempat duduknya , namun tukang kebun itu berkata lagi ,,,
" beliau di perintahkan oleh sang pangeran dari kerajaan petir " kata si tukang kebun ,,
" oh ,,, begitu ,, terimakasih ,, " Santos segera bergegas meninggalkan tempat Sansan berada ,,,
ia segera menuju kedepan pagar dimana panglima jien ma berada ,,,
setelah Santos berada di depan ia melihat panglima jien ma sedang berbicara dengan ranghou tunggangannya ,,,
" wauw ,,, apa itu Siemens " Santos bertanya sambil membukakan pintu pagar depan istana ,,,
" Santos ,,, pangeran memerintahkan aku untuk membantumu " kata panglima jien ma yang langsung berhambur kearahnya ,,,
" wahh ,,, duplikatku ada ditempat ini " dari belakang Santos muncul Sansan yang mengikutinya dari arah belakang
" siapa dia ,,, " panglima jien ma bertanya kepada Santos,,
" dia Sansan Siemens yang berada di dunia ini ,, ceritanya panjang suatu hari nanti aku akan menjelaskan kepadamu " kata Santos yang menjawab pertanyaan panglima jien ma ,,,,
" oh ,,, apa dia dapat berwujud seperti ranghao " panglima jien ma bertanya lagi ,,,
" ranghao ,,, siapa ranghao " Santos tidak mengerti siapa ranghao yang dimaksud oleh panglima jien ma ,,,
" ranghao yang mirip dengan Siemens ,,, itu ,,, dia adalah ranghao " kata panglima jien ma menunjuk kearah ranghao yang masih tegap berdiri ,,,
" oh ,,, tunggangan itu bernama ranghao ,,, oh baiklah ,, " kata Santos yang akhirnya mempersilahkan panglima jien ma dan ranghao masuk kedalam ,,,
sesampainya ranghao didalam Sansan dan ranghao saling bertatapan ,,,
keduanya terdiam tanpa ada satupun kata-kata ,,,
panglima jien ma dan Santos yang tadi ingin melanjutkan perbincangan tiba-tiba melihat kedua makhluk yang hampir sama itu bersitatap ,,
__ADS_1
entah apa yang dirasakan oleh keduanya namun ada yang membuat keduanya seperti menyimpan tanda tanya ,,
namun akhirnya Sansan unjuk bicara ,,,
" dari mana asalmu ,,, bukankah kau itu siluman " kata Sansan yang mencurigai ranghao ,,,
" aku dari hutan rumput dewa ,,, disana semua makhluk seperti diriku hidup ,,, namun kini semua telah musnah ,,, hanya tersisa aku saja " kata ranghao yang menjawab pertanyaan Sansan ,,,
ranghao sadar bahwa Sansan bukan makhluk biasa dia adalah utusan dari dewa dan raja iblis ,,,
sehingga bagi Sansan ranghao adalah santapan yang paling lezat untuk ia makan ,,,
" oh ,,, begitu ,,, lantas apa maksudmu datang kemari " Sansan masih saja mencurigai ranghao ,,,
" aku bersama panglima jien ,,, kami dari kerajaan petir , kami datang atas perintah dari pangeran ketiga Chu kheyang " kata ranghao menjelaskan kepada Sansan ,,,
" apa itu benar Santos " Sansan masih menatap tajam ranghao ,,,
" ah ,,, ayolah Sansan ,,, apakah kamu tidak bisa melihat bahwa ia datang bersama dengan utusan dari kerajaan petir panglima jien ma ,,,, " Santos menjelaskan kepada Sansan yang terlihat tidak Senang dengan kehadiran ranghao ,,,,
dari arah belakang grei dan shue Juga tidak senang dengan kehadiran ranghao ,,,,
" greeerrr ,,,, rrrr ,,,, siapa kamuuu ,, " kedua makhluk itu mengerang bersama dan hampir merubah wujudnya ,,,
" oh ,,, ada tamu rupanya " dari belakang grei dan shue hausan datang menghampiri mereka semua ,,,
" iya ,,, mereka adalah utusan dari pangeran ketiga Chu kheyang " Santos kembali menjelaskan siapa mereka yang baru saja datang ,,,
" Hem ,,, kenapa Mirip Sansan apakah dia Adik dari Sansan " kata hausan yang ingin mengajak bercanda Sansan dan yang lainnya ,,,
" tentu saja bukan ,,, hanya aku satu-satunya yang memiliki tanda dewa dari raja iblis dan kaisar langit " kata Sansan yang tak kalah sengit mengatakannya kepada semua yang berada di tempat itu ,,,
" haaaa,,, iya sebab kamu terlahir dari atas ,,, sedang dia terlahir dibumi " kata hausan yang melihat reaksi dari Sansan yang tidak senang dengan kehadiran ranghao ,,,
" Hem ,,, apakah kamu sangat baik " akhirnya Sansan mencoba berdamai dengan ranghou yang saat ini masih terdiam dan tidak bereaksi apapun ,,,
" tentu ,,, aku akan setia kepada panglima jien ma yang sudah memungutku " kata ranghao yang hampir sedih mengatakan bahwa panglima jien ma yang sudah membawanya untuk dijadikan teman baiknya sekaligus tunggangan panglima jien ma ,,,
" hemm ,,, baiklah kamu diterima disini tapi ,,, kamu harus mentaati peraturan yang sudah ditetapkan " kata Sansan yang berlalu pergi meninggalkan tempat tersebut ,,, ia juga mengisaratkan grei dan shue untuk ikut bersama dirinya masuk ke istana raja terdahulu ,,,
sejenak ranghao terdiam menyaksikan punggung Sansan yang sudah mendapatkan gelar dari atas langit ,,, dalam hati ranghao ia sangat ingin seperti Sansan yang kuat dan hebat ,,,
" ranghao ,,, " Santos memanggil ranghao yang masih lekat melihat punggung Sansan , grei dan shue ,, mereka adalah utusan dari dewa dan kaisar langit ,, tentu mereka adalah makhluk penegak keadilan ,,,
__ADS_1
ranghao akhirnya fokus pada sosok orang yang sedang memanggil namanya ,,, orang itu tak lain adalah panglima jien ma ,,,
" ada apa panglima ,,, " ranghao bertanya kepada panglima jien ma ,,,
" ranghao ,,, salam kenal aku Santos sahabat jien ma ,,, jangan kamu ambil hati Sansan alias Siemens itu yah " kata Santos yang memperkenalkan dirinya kepada ranghao ,,,
" salam kenal Santos ,,, tidak aku tidak marah sama dewa Sansan atau Siemens itu " kata ranghao yang memanggil Sansan dengan sebutan dewa ,,,
" haaaa ,,,, kamu memang baik ,,, Sansan pasti akan senang jika bertemu dengan satu teman lagi ,,, kamu yang sabar yah " kata hausan yang langsung membelai bulu halus ranghao ,,,
" iya ,, tuan hausan ,,, Anda juga sangat baik " kata ranghao kepada hausan ,,,
hausan hanya tertawa saja ,,,
" oh ,,, iya ,,, ranghao apakah kamu bisa berubah seperti Sansan dan yang lainnya " hausan bertanya kepada ranghao ,,,
" tidak sepenuhnya ,,, dan ada batas waktu ,,, " ranghao menjawab pertanyaan hausan ,,,
" oh ,,, itu pasti sangat sulit ,,, kamu harus lebih giat lagi berlatih agar bisa menyamai Sansan dan yang lainnya " kata hausan kepada ranghao ,,
ranghao pun menjawabnya singkat ,,,
" baik tuan hausan ,,, saya akan berlatih dan ingin sekali seperti dewa Sansan " ranghao menjawab dengan kesungguhan ,,,
" bagus " hausan mengacungkan dua jempolnya ,,,
" yah sudah ranghao apakah tubuhmu bisa mengecil " kali ini Santos yang bertanya kepada ranghao ,,,
" bisa ,,, tentu bisa " jawab ranghao yang langsung mengecilkan tubuhnya ,,,
" bagus ranghao ,,, jadi kamu bisa ikut masuk kedalam ruangan bersama panglima jien ma " kata Santos lagi kepada ranghao ,,,
setelah ranghao tubuh mengecilkan segera ia digendong oleh panglima jien ma masuk kedalam istana raja terdahulu ,,,
didalam ternyata Sansan sedang asik bermain catur sendirian ,,, sedangkan grei dan shue sibuk melakukan aktivitasnya ,,, sedangkan jienam dan Chenhu Juga sudah kembali pada pekerjaannya ,,,
panglima jien ma yang mengendong ranghao mendekati Sansan yang saat ini sedang bermain catur ,,,
" Sansan cobalah kamu bermain dengan panglima jien ma " kata Santos yang saat ini sudah berada di dekat Sansan ,,,
" tentu ,,, " baru saja ia berkata demikian ia cukup tidak senang dengan kehadiran ranghao yang saat ini berada di dalam gendongan Sansan ,,,
" ranghao ,,, tubuh kecilmu itu sangat bagus " kata Sansan ,,, walaupun Sansan terlihat tidak senang namun melihat tubuh ranghao yang sudah mengecil terlihat sangat imut dan lucu
__ADS_1