Pukulan Raja Iblis

Pukulan Raja Iblis
episode 51


__ADS_3

Di saat Danu bertemu dengan orang tua yang aneh ,, ia terus meracau mencari tuannya ,,


perkisaran umur orang tua tersebut sekitar seratus tahun lebih ,, terlihat dari rambut putih dan kulit wajah serta area sekitarnya , namun anehnya suara orang tua tersebut seperti seorang yang baru berusia tiga puluh tahunan lebih , terlihat segar dan mudah ,,,


" Danu kenapa orang tua itu aneh sekali " reinki memperhatikan orang tua itu ,,


" entahlah kak ,,, aku rasa dia sedang mencari seseorang " Danu menjawab pertanyaan reinki ,, mereka berdua saling berbisik-bisik ,,


" sudahlah ayo kita makan ,, dia adalah si tua gila , itu adalah nama julukannya , ia sedang mencari kaisar yang selama ini menjadi rajanya " guru jien ma menjelaskan kepada Danu dan reinki ,, mereka berdua terkejut ,,,


" jadi yang dicari " kedua pemuda itu saling tunjuk ,


" Iyah ,,, dia sedang mencari mu ,,, tapi dia sudah tua dan tidak mengenalimu lagi ,, tapi jika kamu mengeluarkan aura naga atau sang raja iblis , dia akan dapat mendeteksi keberadaanmu " kata guru jien ma yang sudah mulai menguyah makanannya ,


" Hem ,,, begitu " baru saja Danu berkata demikian , seseorang telah menyerang Danu dengan sigap Danu segera menangkis serangan tersebut ,,, beruntung si tua gila tidak merespon ,, ia tetap diam sambil memakan daging ayam di kedua tangannya ,


setelah serangan itu meleset


serangkaian jarum melesat menyerang semua yang duduk di tempat itu , dengan sigap reinki dan Danu mengeluarkan energi elemen api hitam dan Danu mengeluarkan pukulan sang raja iblis ,,, lain halnya dengan guru jien ma ia tetap menyantap hidangannya ,, sedangkan kakek tua itu sudah berubah ekspresi wajahnya ,,, tiba-tiba ia tersenyum sambil tertawa-tawa ,,, namanya saja si tua gila , pastinya sifatnya akan sama seperti namanya ,,


dalam hitungan detik tiba-tiba saja orang tua tersebut sudah menjadi pemuda yang berusia 20 lebih tahun sangat tampan dan gagah sekali ,, hanya saja rambutnya sedikit awut-awutan ,


dalam satu kali gerakan saja orang tua itu sudah berdiri disamping orang yang sudah menyerang reinki dan Danu ,, orang tersebut yang melihat si tua gila yang berubah menjadi anak mudah awalnya hanya mengira ia adalah anak jalanan ,, namun sekali ia perhatikan orang tua yang biasa duduk di bangku kursinya sudah tidak ada ,,, ia baru sadar kalau orang tua tersebut telah merubah penampilannya menjadi jauh lebih mudah ,,,


" kenapa kamu ikut campur orang tua " kata orang itu kepada si tua gila ,,,


" kau ingin menyerang tuanku ,,, jadi kau berhadapan dengan ku" kata si tua gila kepada orang tersebut ,,


" hemm ,,, aku tidak ada urusan denganmu , segera pergilah " kata orang itu lagi ,,


namun si tua gila tidak bergeming ia malah mengeluarkan jurus Andalannya ,,


energi angin yang dapat mengikat tubuh seseorang dan melemparkannya keluar dari warung makan ,,,


suasana menjadi hening ,,


tidak ada satu suarapun terdengar ,,

__ADS_1


namun ,,,


" heee,,heee ,,, hilang lah kau ,,, heee,,,,heee,,, " kata si tua gila sambil tertawa selengehan ,,,


baru saja ia menghentikan tawanya , si tua gila entah dengan cara apa ia telah kembali ke tempat semula , duduk santai sambil memakan paha ayam yang lumayan enak ,,


" tuan aku mau ayam seperti itu " katanya sambil menunjuk ke arah paha ayam milik reinki ,,,


sedangkan Reinki langsung menoleh dan keheranan melihat orang tua itu sudah duduk di kursinya ,,,


" hah ,,, sejak kapan ia berpindah " kata reinki yang keheranan ,,,


" sudahlah kak ayo kita makan lagi " kata Danu ,,, namun tiba-tiba ayam reinki Hilang dari piringnya ,,


" kemana ayamku " reinki celingukan mencari ayamnya yang hilang ,,,


" sudahlah kak kita pesan lagi " kata Danu yang langsung memanggil pelayan pramusaji ,,,


" iya tuan ,,, " pelayan tersebut telah menghampiri Danu ,,


" ayam bumbu rempah yah , empat " kata Danu yang di angguki oleh pramusaji itu ,


sedangkan Reinki masih terdiam sambil mengobrak-abrik nasinya ,, ia merasa aneh saja dengan ayam yang ia pesan tiba-tiba hilang sedangkan guru jien ma sudah selesai dari makannya ,


" sudahlah reinki ,, itu ayammu sudah datang ,, segeralah habiskan " kata guru jien ma ,


orang tua itu terus memperhatikan reinki sampai reinki yang ingin menggigit ayam tersebut secara tiba-tiba hilang dari genggaman tangannya ,


" hahkk ,,, mana ayam ku " kata reinki yang langsung berteriak ,,,


sebab ayam tersebut telah berpindah tangan , reinki yang celingukan mencari ayamnya membuat Danu mengambil ayam itu lagi dan memberikan pada reinki ,,,


" kak ,,, sudahlah ini makan jangan pikirkan lagi " kata Danu kepada reinki , yang langsung mengeluarkan api hitam didalam tubuhnya ,, sehingga api tersebut hampir membakar semuanya ,, guru jien ma seketika melompat menghindar api tersebut ,


sedangkan Danu hanya mundur dua langkah dari api tersebut ,, lain halnya dengan kakek tua itu malah hilang dan berpindah ketempat yang lainnya , ia malah asik memakan semua ayam yang di beli oleh Danu ,


reinki segera mengendalikan apinya dan api tersebut tidak sampai menyebar , api tersebut berada pada genggaman tangannya , agar tidak mengenai area yang menurutnya tidak penting ,

__ADS_1


reinki terus menyerang orang tua itu , namun orang tua tersebut dengan entengnya tetap tenang dan tidak melakukan tindakan apapun ,,, namun tiba-tiba orang itu langsung hilang entah kemana ,, reinki sangat marah sekali ia segera mengejar orang tua tersebut , sedangkan api tersebut telah Danu padamkan tanpa merusak apapun juga ,,, dan Danu juga sudah membayar kerugian pada pemilik warung ,,,


setelah itu Danu dan guru jien ma segera mengejar Reinki dan orang tua itu yang pergi entah kemana ,


guru jien ma segera melacak energi reinki , dan ternyata mereka sudah sampai di sebuah lembah dan bagian lembah terdapat menara dewa ,, keduanya sudah bertarung dan saling berlawanan ,, Danu segera menghampiri kedua dan berteriak ,,


" kak sudahlah ayo kita beristirahat ,,, jangan meladeni dia ,,, tunggu ilmu kita sempurna baru kita hadapi dia lagi " kata Danu namun serangan yang tanpa disadari Danu telah menerjang Danu,,,,


Dengan satu kebasan saja serangan jarak jauh itu telah hilang dan memudar ,,


disamping Danu , Siemens dan raja naga sudah berdiri ,,


mereka memperhatikan jalannya pertarungan antara reinki dengan orang tua itu , guru jien ma terdiam menyaksikan kedua kekuatan maha dewa bertarung,,


dari dalam menara muncul bayangan hitam menerobos keluar dan menghampiri reinki yang begitu berambisi untuk mengalahkan orang tua tersebut ,,


dari arah belakang reinki , sesosok bayangan hitam telah keluar dengan mengunakan sebuah mahkota iblis ,,


dialah anak raja iblis ,,, pemilik api hitam yang tak dapat di padamkan oleh siapapun ,,, reinki yang belum menyadari bahwa anak raja iblis sudah berdiri di belakangnya terus saja menyerang orang tua itu tanpa Jedah ,,


" Danu panggill api itu " kata anak raja iblis kepada Danu


" baiklah ,,, api hitam " Danu menuruti apa yang dikatakan oleh anak raja iblis itu ,,


seketika api hitam itu menuju tempat Danu berada dan masuk ke dalam tubuhnya ,,,


" a,,,, haaaa ,,,, " orang tua itu seketika tertawa terbahak-bahak ,, melihat reinki tanpa api hitam lagi ,,


" da ,,,, " baru saja reinki ingin menyebut nama Danu reinki langsung berhadapan dengan anak raja iblis yang berdiri di belakangnya ,,


" reinki ,,, ilmumu belum sempurna ,,, jadi jangan gunakan lagi " kata anak raja iblis kepada reinki ,,


" dan dia adalah panglima ayah yang sudah di turunkan kebumi ,, dia itu makhluk immortal ,, walau tidak meminum darah tapi dia memiliki tetesan darah iblis,,, dia adalah anak ayahku juga , yang dari dunia lain " kata anak raja iblis menjelaskan kepada reinki ,


" hakk ,,, tapi dia sudah menggangguku , dan aku tidak suka diganggu " kata reinki yang sudah marah akibat ulah dari orang tua itu ,,


" dia akan menjadi guru mu sekaligus penjagamu " kata anak raja iblis tanpa bantahan , reinki cemberut seperti anak kecil yang sedang ngambek ,,

__ADS_1


sedangkan orang tua itu hanya menggaruk kepalanya dan kemudian mencoba berpikir ,,


" ah sudahlah ,,, dia adalah titisan dari api hitam itu juga , mungkin jauh lebih baik dia mengikuti saran saudaraku " kata orang tua itu yang kemudian merubah Wujudnya menjadi mudah kembali dengan rambut awut-awutan ,,


__ADS_2