Pukulan Raja Iblis

Pukulan Raja Iblis
episode 139


__ADS_3

Danu yang sudah berada di dekat Bibi Shue segera bertanya siapa yang saat ini berada di dekatnya ,


sang bibi segera memberitahukan kepada Danu dan Reinki bahwa dia adalah Ranghao , tunggangan Panglima Jien ma sekaligus teman baiknya ,


⏭️⏩


Pada saat ini She Hou dan Shanghu sedang membuat satu pil lagi ,


Setelah kedua Alkemis itu telah menggabungkan ketiga Batu Kristal kehidupan ,


Kedua orang tersebut masih ingin menciptakan ramuan yang dapat membuat diri mereka bermutasi ,


keduanya saat ini sedang menggabungkan berbagai macam ramuan dan bahan yang mereka dapatkan di Desa Bambu ,


Desa Bambu yang sudah lama ditinggalkan , sebab Mutiara kristal kehidupan telah dicuri oleh She Hou dan Shanghu ,


Mutiara kristal kehidupan itu akan mereka pergunakan sebagai bahan untuk membangkitkan kaisar terdahulu ,


" She Hou , bagaimana dengan milikmu ? ... apakah sudah berhasil " Shanghu mencoba melihat She Hou dengan ramuan yang sedang ia kerjakan ,


sedangkan Shanghu masih dalam tahap penyesuaian bahan ,


" masih belum , kita membutuhkan kesabaran jika menginginkan hasil yang maksimal " Jawab She Hou yang masih memegang semua bahan tersebut ,


" yah sudah , aku mengerjakan yang lainnya dulu , agar nanti kita menyelesaikan secara bersamaan " kata Shanghu yang langsung berjalan kearah meja yang lainnya ,


🔹


Berbeda dengan Danu , Reinki , Ranghao dan Shue


mereka berempat sedang memasuki dimensi yang dibuat oleh shue ,


ruangan itu sengaja di ciptakan untuk melatih Ranghao ,


sebab Sansan sangat marah sekali jika dia membuat kegaduhan ,


" Danu ayo kita berlatih , sudah lama kita tidak mengerakkan energi kultivasi kita " Kata Reinki yang sudah memulai pada titik energinya ,


Danu yang melihat saudaranya sudah menggerakkan kedua tangan dan kakinya segera membuat gerakan ,


keduanya memulai mengerakkan jurus dan energi kultivasi mereka ,


Sedangkan shue dan Ranghao sedang bertarung ,


kedua makhluk itu lebih suka berlatih dalam mode bertarung ,


Berbeda dengan Reinki dan Danu yang saat ini hanya mengunakan pelatihan dasar ,


Jadi hanya kaki dan tangan mereka yang bergerak kesana-kemari , terkadang mereka membuat lompatan dan perputaran tubuh ,


Setelah cukup lama mereka berlatih , ke empat orang tersebut langsung keluar dari dimensi tersebut ,


" wah ... lelah sekali " Reinki seketika berbaring di atas rumput yang tumbuh di sekitar halaman belakang istana raja terdahulu ,

__ADS_1


Begitu juga Danu ia mengikuti saudaranya itu ,


melepaskan lelah yang mendengar ,


sedangkan Shue dan Ranghao segera menuju ke arah dapur membantu grei dan Hausan yang tengah sibuk memasak hidangan makanan ,


⏩⏭️


Pagi ini She Hou dan Shanghu memulai kembali aktivitasnya ,


Ia kembali membuat ramuan yang kedua ,


Setelah pil pertama yang ia ciptakan telah dibuatnya ,


Pil kedua sudah mulai tahap selanjutnya ,


Kedua Alkemis itu tengah sibuk dengan berbagai macam ramuan yang saat ini sedang mereka kerjakan ,


" She Hou , apakah setelah ini kita akan membuat pil ketiga ,,, " pertanyaan yang sangat konyol yang diutarakan oleh Shanghu ,


" Shanghu , " She Hou yang ingin membalas ucapan Shanghu , namun ia urungkan niatnya , sebab She Hou tahu Shanghu sudah mengetahui bahwa istana raja terdahulu telah dijaga ketat oleh banyak ahli seni bela diri kultivasi ,


mereka semua adalah seorang ahli seni bela diri tingkat tinggi ,


Sedangkan keduanya bukanlah tandingan dari semua ahli seni bela diri itu ,


terlebih disana ada kedua panglima kerajaan , dan beberapa utusan pangeran ketiga Chu kheyang ,


" Shanghu , kita belajar dari keberuntungan kita pada saat ini " She Hou mencoba menenangkan Shanghu ,


⏭️⏩


Setelah Danu kembali dari perjalanannya ,


Kini mereka berdua sedang berhadapan - hadapan dengan Guru Besar Akuma , bahkan Sansan , Panglima Jien ma dan Santos ,


mereka semua telah berkumpul di dalam suatu ruangan ,


Sebab Danu dan Reinki akan memulai pelajaran ,


Guru besar akuma mengintruksikan kepada kedua muridnya agar benda-benda yang mereka dapatkan itu segera mereka aktifkan ,


" Kalian berdua telah mendapatkan berbagai macam jenis senjata dan barang , gunakan barang tersebut di saat masa genting , dan jika sesuatu yang akan terjadi , Guru harap kalian terus bekerja sama " kata Guru Besar Akuma yang akhirnya menjelaskan kepada kedua muridnya ,


" Baik Guru " keduanya menjawab perkataan dari Guru Besar Akuma ,


" letakkan senjata itu pada lantai ini , kemudian cobalah menyalurkan energi kalian , biar senjata tersebut yang akan memilih tuanya " kata Guru Besar Akuma menjelaskan kepada mereka berdua ,


" Baik Guru " jawab keduanya singkat ,


Akhirnya Danu dan Reinki mulai duduk bersila ,


Danu mengeluarkan senjata dan benda yang mereka dapatkan dari perjalanan menuju istana Anak Raja Iblis ,

__ADS_1


Setelah senjata tersusun rapi diatas lantai , keduanya melakukan instruksi dari Guru Besar Akuma ,


Sejurus kemudian Benda dan senjata tersebut berubah menjadi sebuah sinar cahaya yang berwarna - warni , dan langsung menuju kearah genggaman kedua tangan bocah tersebut ,


" Senjata itu telah memilih tuanya , kalian segera menetralisir kekuatan senjata itu menjadi satu dengan jiwa kalian berdua " kata Guru Besar Akuma yang memang sedang mengajarkan kedua muridnya tersebut ,


Sampai akhirnya Sansan berubah Wujudnya menjadi Siemens dan menembus tubuh Danu ,


Sansan berbaur menjadi satu dengan tubuh Siemens yang saat ini berada di dalam tubuh Danu ,


" huhh .. hahhh .. " Akhirnya Danu telah selesai menyatukan kekuatannya dengan semua senjata yang ia dapatkan dari perjalanan ruang dimensi ,


" Bagus , kamu berhasil Danu " kata Guru Besar Akuma ,


Di susul oleh Reinki yang baru selesai dari menyatukan kekuatannya ,


" Kamu juga Reinki , bangunlah kalian berdua " Guru Besar Akuma mengajak mereka menuju portal Dimensi ,


Danu dan Reinki diajak untuk melatih senjata-senjata tersebut ,


Dengan demikian mereka dapat mengunakan senjata tersebut dalam pertempuran antara Danu , Reinki , Kaisar Terdahulu dan panglima dari sang Kaisar ,


Kedua bocah itu telah masuk kedalam Dimensi yang dibuat oleh Guru Besar Akuma ,


Didalam Dimensi itu Danu dan Reinki sudah mendapatkan pelatihan dari sang guru ,


Santos yang melihat Danu dan Reinki telah pergi , ia juga meninggalkan ruangan tersebut ,


Begitu juga dengan Panglima Jien ma ,


kedua orang itu melihat papan catur dimana biasanya Sansan bermain catur dengan dirinya , Sansan kini kembali menyatu dengan Siemens didalam tubuh Danu ,


" Jien ma , seperti ada sesuatu yang kurang " Santos bertanya kepada Panglima Jien ma ,


" Hem , Iyah kehadiran Sansan , membuat suasana yang berbeda " Panglima Jien ma menjawab pertanyaan dari Santos yang akhirnya duduk di kursi meja Sansan ,


Sedangkan Panglima Jien ma duduk berhadapan dengan Santos ,


kedua orang besar itu telah kembali melanjutkan permainannya ,


Jienam dan yang lainnya Melihat Sansan yang tidak hadir di kursinya mulai bertanya ,


" Dimana Sansan ? ,,,,, " Jienam mencoba bertanya kepada Santos dan Panglima Jien ma ,


" Sansan sudah kembali pada tubuh aslinya " jawab Santos sambil memulai mengatur posisi catur miliknya ,


" oh , jadi sudah berada di tubuh Danu " kali ini chinhu yang bertanya kepada Santos ,


" Iyah ,,, " jawab Santos singkat ,


setelah itu keempat orang tersebut yang tak lain adalah , Chin Hong , Chinhu , Bhicong dan jienam kembali melanjutkan langkah kakinya menuju ruang kamar tidurnya ,


sebab mereka akan segera membersihkan diri setelah beraktivitas seharian ,

__ADS_1


Ranghao yang sudah selesai dengan pelatihanya ia tampak berbeda , kini Ranghao dapat berubah menjadi bocah berumur 12 th ,


__ADS_2