
Danu yang sudah berada di dekat Bibi Shue segera bertanya siapa yang saat ini berada di dekatnya ,
sang bibi segera memberitahukan kepada Danu dan Reinki bahwa dia adalah Ranghao , tunggangan Panglima Jien ma sekaligus teman baiknya ,
⏭️⏩
Pada saat ini She Hou dan Shanghu sedang membuat satu pil lagi ,
Setelah kedua Alkemis itu telah menggabungkan ketiga Batu Kristal kehidupan ,
Kedua orang tersebut masih ingin menciptakan ramuan yang dapat membuat diri mereka bermutasi ,
keduanya saat ini sedang menggabungkan berbagai macam ramuan dan bahan yang mereka dapatkan di Desa Bambu ,
Desa Bambu yang sudah lama ditinggalkan , sebab Mutiara kristal kehidupan telah dicuri oleh She Hou dan Shanghu ,
Mutiara kristal kehidupan itu akan mereka pergunakan sebagai bahan untuk membangkitkan kaisar terdahulu ,
" She Hou , bagaimana dengan milikmu ? ... apakah sudah berhasil " Shanghu mencoba melihat She Hou dengan ramuan yang sedang ia kerjakan ,
sedangkan Shanghu masih dalam tahap penyesuaian bahan ,
" masih belum , kita membutuhkan kesabaran jika menginginkan hasil yang maksimal " Jawab She Hou yang masih memegang semua bahan tersebut ,
" yah sudah , aku mengerjakan yang lainnya dulu , agar nanti kita menyelesaikan secara bersamaan " kata Shanghu yang langsung berjalan kearah meja yang lainnya ,
🔹
Berbeda dengan Danu , Reinki , Ranghao dan Shue
mereka berempat sedang memasuki dimensi yang dibuat oleh shue ,
ruangan itu sengaja di ciptakan untuk melatih Ranghao ,
sebab Sansan sangat marah sekali jika dia membuat kegaduhan ,
" Danu ayo kita berlatih , sudah lama kita tidak mengerakkan energi kultivasi kita " Kata Reinki yang sudah memulai pada titik energinya ,
Danu yang melihat saudaranya sudah menggerakkan kedua tangan dan kakinya segera membuat gerakan ,
keduanya memulai mengerakkan jurus dan energi kultivasi mereka ,
Sedangkan shue dan Ranghao sedang bertarung ,
kedua makhluk itu lebih suka berlatih dalam mode bertarung ,
Berbeda dengan Reinki dan Danu yang saat ini hanya mengunakan pelatihan dasar ,
Jadi hanya kaki dan tangan mereka yang bergerak kesana-kemari , terkadang mereka membuat lompatan dan perputaran tubuh ,
Setelah cukup lama mereka berlatih , ke empat orang tersebut langsung keluar dari dimensi tersebut ,
" wah ... lelah sekali " Reinki seketika berbaring di atas rumput yang tumbuh di sekitar halaman belakang istana raja terdahulu ,
__ADS_1
Begitu juga Danu ia mengikuti saudaranya itu ,
melepaskan lelah yang mendengar ,
sedangkan Shue dan Ranghao segera menuju ke arah dapur membantu grei dan Hausan yang tengah sibuk memasak hidangan makanan ,
⏩⏭️
Pagi ini She Hou dan Shanghu memulai kembali aktivitasnya ,
Ia kembali membuat ramuan yang kedua ,
Setelah pil pertama yang ia ciptakan telah dibuatnya ,
Pil kedua sudah mulai tahap selanjutnya ,
Kedua Alkemis itu tengah sibuk dengan berbagai macam ramuan yang saat ini sedang mereka kerjakan ,
" She Hou , apakah setelah ini kita akan membuat pil ketiga ,,, " pertanyaan yang sangat konyol yang diutarakan oleh Shanghu ,
" Shanghu , " She Hou yang ingin membalas ucapan Shanghu , namun ia urungkan niatnya , sebab She Hou tahu Shanghu sudah mengetahui bahwa istana raja terdahulu telah dijaga ketat oleh banyak ahli seni bela diri kultivasi ,
mereka semua adalah seorang ahli seni bela diri tingkat tinggi ,
Sedangkan keduanya bukanlah tandingan dari semua ahli seni bela diri itu ,
terlebih disana ada kedua panglima kerajaan , dan beberapa utusan pangeran ketiga Chu kheyang ,
" Shanghu , kita belajar dari keberuntungan kita pada saat ini " She Hou mencoba menenangkan Shanghu ,
⏭️⏩
Setelah Danu kembali dari perjalanannya ,
Kini mereka berdua sedang berhadapan - hadapan dengan Guru Besar Akuma , bahkan Sansan , Panglima Jien ma dan Santos ,
mereka semua telah berkumpul di dalam suatu ruangan ,
Sebab Danu dan Reinki akan memulai pelajaran ,
Guru besar akuma mengintruksikan kepada kedua muridnya agar benda-benda yang mereka dapatkan itu segera mereka aktifkan ,
" Kalian berdua telah mendapatkan berbagai macam jenis senjata dan barang , gunakan barang tersebut di saat masa genting , dan jika sesuatu yang akan terjadi , Guru harap kalian terus bekerja sama " kata Guru Besar Akuma yang akhirnya menjelaskan kepada kedua muridnya ,
" Baik Guru " keduanya menjawab perkataan dari Guru Besar Akuma ,
" letakkan senjata itu pada lantai ini , kemudian cobalah menyalurkan energi kalian , biar senjata tersebut yang akan memilih tuanya " kata Guru Besar Akuma menjelaskan kepada mereka berdua ,
" Baik Guru " jawab keduanya singkat ,
Akhirnya Danu dan Reinki mulai duduk bersila ,
Danu mengeluarkan senjata dan benda yang mereka dapatkan dari perjalanan menuju istana Anak Raja Iblis ,
__ADS_1
Setelah senjata tersusun rapi diatas lantai , keduanya melakukan instruksi dari Guru Besar Akuma ,
Sejurus kemudian Benda dan senjata tersebut berubah menjadi sebuah sinar cahaya yang berwarna - warni , dan langsung menuju kearah genggaman kedua tangan bocah tersebut ,
" Senjata itu telah memilih tuanya , kalian segera menetralisir kekuatan senjata itu menjadi satu dengan jiwa kalian berdua " kata Guru Besar Akuma yang memang sedang mengajarkan kedua muridnya tersebut ,
Sampai akhirnya Sansan berubah Wujudnya menjadi Siemens dan menembus tubuh Danu ,
Sansan berbaur menjadi satu dengan tubuh Siemens yang saat ini berada di dalam tubuh Danu ,
" huhh .. hahhh .. " Akhirnya Danu telah selesai menyatukan kekuatannya dengan semua senjata yang ia dapatkan dari perjalanan ruang dimensi ,
" Bagus , kamu berhasil Danu " kata Guru Besar Akuma ,
Di susul oleh Reinki yang baru selesai dari menyatukan kekuatannya ,
" Kamu juga Reinki , bangunlah kalian berdua " Guru Besar Akuma mengajak mereka menuju portal Dimensi ,
Danu dan Reinki diajak untuk melatih senjata-senjata tersebut ,
Dengan demikian mereka dapat mengunakan senjata tersebut dalam pertempuran antara Danu , Reinki , Kaisar Terdahulu dan panglima dari sang Kaisar ,
Kedua bocah itu telah masuk kedalam Dimensi yang dibuat oleh Guru Besar Akuma ,
Didalam Dimensi itu Danu dan Reinki sudah mendapatkan pelatihan dari sang guru ,
Santos yang melihat Danu dan Reinki telah pergi , ia juga meninggalkan ruangan tersebut ,
Begitu juga dengan Panglima Jien ma ,
kedua orang itu melihat papan catur dimana biasanya Sansan bermain catur dengan dirinya , Sansan kini kembali menyatu dengan Siemens didalam tubuh Danu ,
" Jien ma , seperti ada sesuatu yang kurang " Santos bertanya kepada Panglima Jien ma ,
" Hem , Iyah kehadiran Sansan , membuat suasana yang berbeda " Panglima Jien ma menjawab pertanyaan dari Santos yang akhirnya duduk di kursi meja Sansan ,
Sedangkan Panglima Jien ma duduk berhadapan dengan Santos ,
kedua orang besar itu telah kembali melanjutkan permainannya ,
Jienam dan yang lainnya Melihat Sansan yang tidak hadir di kursinya mulai bertanya ,
" Dimana Sansan ? ,,,,, " Jienam mencoba bertanya kepada Santos dan Panglima Jien ma ,
" Sansan sudah kembali pada tubuh aslinya " jawab Santos sambil memulai mengatur posisi catur miliknya ,
" oh , jadi sudah berada di tubuh Danu " kali ini chinhu yang bertanya kepada Santos ,
" Iyah ,,, " jawab Santos singkat ,
setelah itu keempat orang tersebut yang tak lain adalah , Chin Hong , Chinhu , Bhicong dan jienam kembali melanjutkan langkah kakinya menuju ruang kamar tidurnya ,
sebab mereka akan segera membersihkan diri setelah beraktivitas seharian ,
__ADS_1
Ranghao yang sudah selesai dengan pelatihanya ia tampak berbeda , kini Ranghao dapat berubah menjadi bocah berumur 12 th ,