Pukulan Raja Iblis

Pukulan Raja Iblis
episode 144


__ADS_3

Guru Besar Akuma telah menyadari bahwa Kedua Alkemis itu telah berhasil menelan pil gen mutasi yang akan membuat mereka melakukan penyamaran yang begitu sempurna tanpa ada yang dapat mengetahui siapa Diantara orang-orang yang berada di istana ini dapat mengenali dirinya ,


⏭️⏭️


Danu yang masih berlatih didalam ruang Dimensi ,


semakin lama semakin kuat sekali getaran dan gelombang energi yang dibuat oleh pukulan kedua bocah itu , dan pada akhirnya juga ,


" ckreeekkk .... bammmmmm " tiba-tiba Terdengar Suara retakan pada dinding ruang Dimensi , Dan sedetik kemudian , ruangan tersebut pecah ,


Danu dan Reinki terjatuh dari ketinggian ,


Disebabkan ruang Dimensi adalah ruangan lain dari dunia manusia , maka kedua bocah itu terjatuh dari ketinggian rata-rata , dari balik awan meluncur kedua tubuh bocah tersebut ,


Bibi Shue yang panik melihat keatas langit ,


" Danu .. Reinki , kalian .. dari atas " itulah kata-kata yang diucapkan oleh Bibi Shue yang sangat terkejut mendengar pecahan dari Dunia Dimensi buatannya ,


namun dari arah belakang Bibi Shue ,


" haaaa .... haaaa.... aku sudah menduganya akan terjadi hal demikian " kata Hausan yang terus Tertawa , sedangkan dari arah lainnya , anggota tim Santos dan Panglima Jien ma ikut tertawa , bahkan grei dan Guru Besar Akuma ,


" Haaaa ... Haaaaa.... "


Namun Bibi Shue malah heran dengan sikap semua orang yang berada di situ ,


" apa .. kenapa kalian malah tertawa terbahak-bahak , Danu dan Reinki jatuh dari ketinggian dan Dunia Dimensi telah rusak , " katanya yang sangat kesal terhadap tingkah semua yang berada di tempat itu ,


lain halnya dengan Ranghou yang saat ini sedang menahan tawa , sebab dia sangat takut kalau Bibi Shue akan memarahinya ,


" Shue ... Ruang Dimensi itu tidak dapat menampung kekuatan dari Danu dan Reinki , tentu saja ruang itu akan rusak dan pecah " kata Guru Besar Akuma yang membuat Bibi Shue tidak jadi marah akibat tingkah semua teman-temannya ,


" hais ... sebab itu aku terkejut dan merasa heran " katanya lagi sambil menahan amarah ,


Sedangkan Danu dan Reinki telah mendarat dengan menggunakan gingkang tingkat tinggi , sehingga tubuh mereka tidak mendapatkan cedera apapun juga ,


" Guru , paman , ayah " kedua Bocah itu memanggil semua orang yang berada di tempat itu ,


" Danuuuu .... Reinkiiiii .... " teriakan dari Suara Bibi Shue yang berlari menghampirinya ,


Sang Bibi langsung memeluk Danu dan Reinki ,


" Kalian tidak apa-apa " katanya sambil terus memeluk keduanya ,


" Bibi , kami baik-baik saja " kata Danu dan Reinki hampir bersamaan ,

__ADS_1


" Syukurlah , kalian selamat " katanya lagi ,


Namun grei langsung menimpali ,


" Apa maksudmu , kamu pikir Danu dan Reinki nyamuk apa , kenapa tak kamu kawatir Ruang Dimensi buataanmu itu " kata grei yang seakan tidak setuju kalau Bibi Shue yang harus menghawatirkan Danu dan Reinki ,


Namun semua orang yang mendengar perkataan Grei seketika tertawa terbahak-bahak ,


" Haaaaa....haaaa.... " tawa semua orang ,


Bibi Shue yang saat ini sedang memeluk keduanya seketika melepaskan pelukan dan menghadap kearah Grei ,


" hoo... kamu pikir aku tidak mendengar ucapanmu itu " kata Bibi Shue yang langsung berkacak pinggang ,


Grei yang melihat Bibi Shue yang akan marah segera menyelinap dari kerumunan orang dan menghilang entah kemana ,


Hal itu juga membuat semua orang tertawa lagi ,


" Yah sudah ayo kita lanjutkan beraktivitas " kata Guru Besar Akuma kepada yang lainnya ,


mereka semua akhirnya kembali pada posisi pekerjaannya ,


Sedangkan Danu dan Reinki mendapatkan arahan dari Guru Besar Akuma ,


Guru Besar Akuma menerangkan prihal yang akan terjadi , sebab prajurit iblis telah memberi kabar prihal keberhasilan She Hou dan Shanghu yang sudah menelan ketiga pil yang dapat bermutasi ,


Sebab .. jika terlalu banyak yang mengetahui kemajuan dari kedua Alkemis itu maka semakin banyak masalah yang akan terjadi ,


" Danu , Reinki , aku harap kalian dapat merahasiakan prihal ini , sebab semakin banyak yang akan tahu hal itu dapat membahayakan semua orang " Dan akhirnya Guru Besar Akuma menjelaskan kepada Danu dan Reinki ,


" Jadi kedua Alkemis itu telah menyempurnakan gen mutasi pada tubuhnya , dan hal itu akan membuat kita tidak dapat mengenali penyamaran mereka berdua " kata Danu yang sangat terkejut mendengar bahwa kedua Alkemis itu lebih cepat dalam membuat rencana , bahkan rencana mereka berdua bukanlah rencana biasa saja ,


" Mereka sangat hebat sekali " kata Reinki yang sudah mendengar cerita dari Guru Besar Akuma ,


" Maka dari itu , tetaplah waspada " Guru Besar Akuma akhirnya masuk kedalam istana raja terdahulu , ia segera menuju ruangannya ,


Sedangkan Danu dan Reinki , kedua bocah itu sejenak terdiam ,


Namun kemudian mereka juga melangkah meninggalkan tempat tersebut ,


⏭️⏭️


Pada saat ini She Hou dan Shanghu sedang melatih energi gen mutasi ,


Tubuh keduanya sudah memulai tahap awal ,

__ADS_1


Kedua Alkemis itu mencoba merubah bentuk tubuh dan wajah mereka secara permanen ,


Sejurus kemudian keduanya sudah berubah sesuai dengan keinginan mereka , Namun tiba-tiba tubuh mereka kembali seperti sediakala ,


kedua Alkemis itu tampak heran , mengapa mereka belum berhasil mencapai kesempurnaan ,


Padahal mereka sudah berlatih cukup lama ,


" She Hou , apa yang sudah terjadi , mengapa gen mutasi ini hanya bertahan beberapa detik saja " Kata Shanghu yang mulai ragu dengan rencana yang mereka buat ,


" Mungkin butuh penyesuaian terlebih dahulu " kata She Hou yang sudah menjawab pertanyaan dari Shanghu ,


" ah ... baiklah aku mencobanya lagi " kata Shanghu yang mulai kembali melatih Gen Mutasi pada tubuhnya ,


Kedua Alkemis itu terus berlatih , sampai berhari-hari mereka melakukan pelatihan ,


Saat ini mereka sudah dapat mempertahankan waktu mutasi pada tubuhnya ,


" ah ... ini hanya 24 jam saja , masih kurang " Kata Shanghu yang terus mencobanya berulang-ulang sampai akhirnya mereka akan berhasil dengan sempurna ,


" haaaa , Iyah jangan menyerah terus saja berlatih " She Hou juga sudah mendapatkan kemajuan dalam berlatih gen Mutasi pada tubuhnya ,


Sudah hampir 20 hari mereka berlatih , bagi keduanya tidak menyangka bahwa akan selama ini mereka akan berlatih ,


🔹


sedangkan Danu dan Reinki juga sudah jauh lebih sempurna dalam pelatihan mereka , tubuh mereka seperti kapas yang terbang cepat ,


Bahkan bayangan mereka berdua aja tidak terlihat oleh mata telanjang ,


Membutuhkan kekuatan Dewa saja , maka mereka dapat melihat bayangan Danu dan Reinki ,


" Danu , Reinki , kemarilah ada hal yang ingin aku sampaikan " Guru Besar Akuma segera berbicara dengan mereka melalui celah angin yang terbuat dari energi kultivasi , cela angin tersebut dapat menembus energi yang terdapat pada kekuatan kedua bocah tersebut ,


" Guru .. kak Guru memanggil kita " Danu yang dapat mendengar suara dari Guru Besar Akuma seketika berhenti dari pelatihanya ,


Begitu juga dengan Reinki , ia sendiri juga dapat mendengar suara Gurunya dan Danu adiknya ,


Akhirnya kedua bocah itu menghentikan pelatihan mereka dan langsung menuju ruangan Guru Besar Akuma ,


Sesampainya kedua bocah itu didepan pintu masuk , segera mereka berdua mengetuk pintu ruangan tersebut ,


" tok ... tok .. " suara ketokkan dari arah luar ruangan ,


" Masuk , Danu , Renki " Ada sautan dari dalam ruangan ,

__ADS_1


Ternyata Guru Besar Akuma sedang menunggu kedatangan mereka berdua ,


__ADS_2