Pukulan Raja Iblis

Pukulan Raja Iblis
episode 16


__ADS_3

pagi ini semua seperti biasanya , Danu akan membantu bibi untuk memasak sebelum ia akan berangkat berlatih , setelah sarapan pagi , kakek dan yang lainnya segera Menuju ruang kelas mereka masing-masing , saat ini Danu sudah mendorong kursi roda ayahnya menuju hutan bambu yang akan dibuatnya untuk berlatih , saatnya Danu mulai pelatihannya , setelah menaruh ayah dan kursi roda dibawah pohon yang rindang , Danu segera duduk diatas tanah rumput , ia mulai bersemedi , mengatur julur aliran Ki , setelah hawa murni tersalurkan di berbagai dentian dan titik aku puntur jalan kultivasi naga emas Long tien hung , Danu terus mempertinggi kultivasi dari seluruh persendiannya , semakin lama , semakin kuat hawa kultivasi naga emas yang berada didalam tubuh Danu , mula-mula singa' bertanduk Siemens yang berwujud singa bertanduk rusa , setelahnya aliran jiwa naga emas yang keluar , tubuh Danu sudah mulai memancarkan cahaya terang keemasan , Siemens yang sudah berwujud singa bertanduk terduduk melihat sang majikan telah salah jalur kultivasi nya ,


" maaaunggg ,,,aaaakkk " suara Siemens memperingatkan Danu , seketika Danu mengubah jalur kultivasi naga nya , ia kembali kedalam Dentian , setelah memperkuat aliran energi Ki dan energi hawa murni kehidupan , Danu seterusnya berpusat pada kekuatan itu , terus - menerus , sampai kekuatan itu berbentuk sebilah pedang yang langsung keluar dari tubuh Danu dan menancapkan pas di depan nya , Siemens yang mengetahui bahwa majikan sudah berhasil mengeluarkan pedang didalam tubuhnya , seketika bersuara seperti orang yang sedang gembira ,


" maungg ,, haungg ,,, mauungg " suara kecil Siemens sangat lucu sekali , Danu terus berkonsentrasi pada titik temu jalan jalur pedang naga emas , satu jam lebih Danu dalam posisi seperti itu , setelah kekuatan energi yang dihasilkan maksimal , Danu perlahan-lahan membuka matanya , ia langsung berdiri dan mengikuti bayangan yang sudah di bentuk oleh energi naga emas Long tien hung , Danu langsung memegang pedangnya , dan mengayunkan menurut bayangan emas , yang terbentuk oleh energi kekuatan naga long tien hung , ia turus bergerak dan mengayunkan nya sampai hampir 3 jam Danu melakukan gerakan yang sama ,


Danu pun akhirnya bisa menghapal semua gerakan-gerakkan itu tanpa melihat bayangan long tien hung lagi , setelah hampir 5 jam ia lakukan , ia pun memutuskan untuk beristirahat ,


" ayah ,,, Danu berhasil ,, berada di tingkat tahap awal pelatihan " suara Danu yang masih mengatur nafasnya ,

__ADS_1


" Iyah ,,, ayah sudah lihat , Danu harus terus kembangkan yah " kata ayah Danu yang mulai terharu akan perjuangan putra semata wayangnya ,


" Danu mengerti ayah ,, Danu akan berusaha semaksimal mungkin " semangat Danu mulai terbuka kembali , namun disaat kedua ayah dan anak itu sedang Asyik berbincang-bincang , tiba-tiba terdengar suara gemuruh yang sangat kuat dan besar ,, Danu dan ayahnya sangat kaget mendengar dentuman yang sangat kuat itu hampir tanah ini bergerak karena kuatnya , sebuah energi yang saling menghantam ,


" ayah ,,, apa yang sudah terjadi ?..." Danu merasakan hal yang tidak baik terjadi ,


" itu seperti di tempat pelatihan , atau ruang kelas " kata ayah Danu yang ingin memastikan lokasi tempatnya ,


" maungg,,, muungg ,,, aungg,,, grookgg " suara Siemens yang memberikan kode kepada majikannya agar jangan takut kepada pihak kerajaan petir , ia hanya ingin mengukur kemampuan dari paman jienva , sekejap Danu merasa lega mendengar penjelasan dari Siemens binatang spirit tunggangan nya itu , ayah Danu sudah berada didekat kakek sangmi dan yang lainnya , Danu yang berada di belakangnya , Masih memegang pemegang kursi roda milik ayahnya , saat ini semua orang sedang menyaksikan pertarungan antara panglima kerajaan petir dan paman jienva ,

__ADS_1


kedua petarung itu sudah mengeluarkan elemen mereka masing-masing , seketika angin kencang berderu , cahaya petir terlihat dari kedua belah pihak pengguna elemen petir , kekuatan itu seperti sudah ingin bertempur melawan dan menggungguli masing-masing kekuatan , akhirnya pertarungan pun di mulai dari Serangan dari paman jienva , komandan kerajaan petir itu juga tidak tinggal diam , ia pun membalas serangan dari paman jienva , aksi saling serang pun tak terhindari , berbagai kemampuan dan keterampilan juga keahlian dari masing-masing pengguna elemen , sampai akhir dari kemampuan paman jienva , batas dari kekuatan nya ia gunakan untuk menyerang panglima tersebut tidak dapat menyakiti ataupun menyentuh sang panglima , Paman dinyatakan kalah dalam pertarungan , semenit kemudian pertarungan pun berakhir , dengan kekalahan dari paman jienva , membuat semua orang yang berada di tempat situ tidak merasa senang , pasalnya menurut mereka bahwa guru jienva adalah yang paling hebat , namun pidato dari sang panglima dapat membesar hati semua orang , mereka pun akhirnya menerima segala keputusan yang sudah terjadi , didalam ruangan tamu , bibi sinna dan bibi maiylang sudah menyiapkan hidangan masakan yang sangat lezat sekali , setelah pertandingan selesai semua murid sudah dapat berlatih atau pun beristirahat terlebih dahulu , saat ini adalah waktu jam makan siang , Danu dan yang lainnya sudah menyantap hidangan yang sudah di sediakan oleh kedua bibi Danu itu ,


" oh ,,, aku tadi belum berkenalan denganmu , nama kamu siapa ? .. " sang panglima bertanya diakhir ia sudah menyelesaikan hidangan terakhir yang ia makan ,


" Danu ,,, panglima ,,, " kata Danu singkat ,


" hemm ,,,, Danu apakah kamu ingin menjadi panglima seperti aku ini ?..." panglima itu bertanya secara tiba-tiba , Danu yang ditanya Secara sepontan itu malah tertunduk diam ,


" Danu ,,, jangan takut ,,, jawab saja ,, kakek dan ayah tidak akan keberatan andai Danu bisa menjadi prajurit " kata kakek sangmi menerangkan kepada Danu ,

__ADS_1


" untuk saat ini tidak kakek , Danu masih ingin di samping ayah ,,, dan tidak ingin meninggalkannya sendirian , dan lagi kemampuan Danu belum sempurna ,,, Danu belum layak " kata Danu menjelaskan kepada semua orang yang berada di tempat itu ,


" haaaaa,,, Danu ,,, tentu bukan sekarang ,,, umurnya masih 12 th ,,, Belum bisa dan pihak kerajaan tidak akan mengizinkan , terkecuali jika ada sesuatu hal maka kamu akan di perbolehkan untuk menjadi prajurit kerajaan petir " kata panglima itu menjelaskan kepada Danu , mereka semua akhirnya terlibat percakapan yang sangat penting dan terkadang juga ada sedikit Senda gurau untuk mencairkan suasana agak tidak terlalu kaku dan tegang , sampai acara makan siang selesai mereka semua langsung mengumpulkan para murid - murid , karena kedatangan panglima ingin mengukur kemampuan para murid dalam belajar ,


__ADS_2