
saat ini Danu dan yang lainnya segera pergi meninggalkan ruang kutukan ,,, sesegera mungkin mereka mengejar para ahli seni bela diri tingkat dewa tersebut , sesampai nya mereka di ruangan tersebut ternyata semuanya sudah memasuki ruang tanaman beracun ,
" kak reinki , guru jien ma , mereka tidak ada di dalam ruangan " kata Danu ,
" iya ,,," reinki mengawalnya ,
" sebaiknya kita cepat , agar bisa dapat membantu teman-teman kita " kata guru jien ma yang langsung menuju pintu ruangan tanaman beracun ,
sesaat guru jien ma merasa heran , ruangan ini sangat sepi sekali , seperti tidak ada orang sama sekali ,
" guru apakah mereka telah berhasil " kata reinki yang bertanya kepada guru jien ma yang masih terheran-heran ,
" entahlah , tapi mungkin Saja , namun aku sangat curiga sekali " kata guru jien ma ,
" guru di balik rimbunan tanaman yang berada ditengah-tengah itu adalah ,,, " reinki bertanya kepada guru jien ma sambil menunjuk ke arah di balik rimbunan tanaman ,
Danu seketika mengeluarkan jurusnya , tato dan Jirah di dalam tubuh Danu telah aktif sinar keemasan telah keluar dari Jirah dan tato yang bergerak mengelilingi tubuh Danu , sejurus kemudian sebuah pedang keluar dari dalam badannya dan Jirah hitam berbentuk gierbooster naga juga melekat di tangan Danu Rei , dengan kecepatan bayangan ,Danu melesat dan menebas seluruh tanaman yang berada di dalam ruangan tersebut sampai tak tersisa , dan ternyata seluruh anggota seni bela diri terkubur didalam tumpukan tanaman tersebut , reinki yang sudah pendapat energi elemen api segera mengaktifkan energi elemen api hitam yang sudah di turun oleh anak raja iblis , tubuh reinki seketika memancarkan sinar terang dan sejurus kemudian berubah menjadi kepulan asap hitam mengitari seluruh anggota tubuh reinki , asap hitam itu ternyata elemen api hitam abadi milik anak raja iblis , api tersebut tidak mudah padam , tidak seperti api-api pada umumnya , ia akan terus menyala , terkecuali seorang ahli seni bela diri tingkat tinggi yang dapat menghapus energi api hitam tersebut ,
reinki yang sudah bersiap-siap dengan api hitam seketika melesat dan membakar seluruh tanaman menjadi debu tanpa sisa , sedangkan Danu membersihkan sisa api hitam yang belum padam , dengan menyerap energi yang berada di dalam api hitam menjadi energi kutukan milik sang raja iblis ,
setelah membereskan semua yang berada di ruangan tersebut , Danu segera mengangkat tubuh ahli seni bela diri yang masih dapat di selamatkan , reinki segera menurunkan energi api hitam kedalam tubuhnya kembali , ia berjalan mendekati semua tubuh yang tergeletak di atas lantai , segera mereka mengeluarkan seluruh para ahli seni bela diri tersebut , setelah mereka menyusun tubuh tersebut sebagaian dari mereka telah menghitam ,
__ADS_1
" guru bagaimana ini " Danu Mulai Bingung dan mulai bertanya kepada gurunya ,
" mungkin ada petunjuk " kata guru jien ma yang mencoba mencari tahu , setelah ia berada di samping dinding ruangan , guru jien ma memeriksa setiap sudut ruangan dan sesuatu yang dapat dijadikan petunjuk ,
sejenak kemudian , didalam dinding ruangan tertulis sesuatu , guru jien ma mencoba menerjemahkan tulisan dan aksara yang terdapat di balik dinding tersebut ,
" ambil mutiara didalam mulut tanaman pemangsa , mutiara tersebut adalah penawar racun , tidak boleh menunggu waktu satu jam maka seseorang akan menjadi manusia kutukan dari menara dewa , Danu yang mendengar isi terjemahan dari guru jien ma segera mungkin bergerak melesat secepat angin menuju induk tanaman yang terdapat sebuah monster tanaman pelahap segala , disana Danu sudah bersiap-siap dengan pedang dan gierbooster naganya ,
pedang Danu seketika menari-nari menebas seluruh tanaman yang berada di tempat itu , reinki melihat Danu bertarung sendiri segera mengeluarkan energi api hitam dan melesat kearah tanaman tersebut dan membakarnya sampai tak tersisa , Mutiara pun berjatuhan dari moncong tanaman pemangsa , Danu tak ingin membuang waktu segera mengambil tanaman tersebut dan kembali kepada teman tadi , begitu juga dengan reinki ia segera melesat dan menghampiri Danu ,
" guru ini mutiaranya " kata Danu yang ingin menyerahkan Mutiara tersebut ,
" berikan pada ahli seni bela diri" kata guru jien ma mengintruksikan kepada kedua muridnya , reinki dan Danu segera mendekati tubuh yang paling parah terkena , kemungkinan selanjutnya dan seterusnya , setelah selesai mereka juga membawa energi pemulihan kepada para ahli seni bela diri , Danu dan reinki yang sudah sangat lelah akibat mengeluarkan banyak energi mencoba beristirahat sambil menunggu apakah ada kemajuan pada ahli seni bela diri tersebut ,
hampir satu jam keseluruhan ahli seni bela diri itu terbangun , dan mulai stabil dari reaksi rancun yang menjalar di sekujur tubuh mereka , bahkan salah satu seni bela diri yang tadinya kulit tubuhnya sudah kebiruan beransur membaik dan normal kembali ,
" syukur lah ,, walau tersisa ini yang terpenting Kita masih sempat untuk menyelamatkan nya " kata Danu Rei seperti berbicara dengan dirinya sendiri ,
" Hem ,,, " sautan reinki singkat ,
" yah memang syukurlah kita masih sempat menolong mereka " kata guru jien ma Setuju akan ucapan Danu ,
__ADS_1
setelah keadaan anggota seni bela diri itu pulih , selanjutnya semua duduk bersila sambil melihat area sekitar mereka , tetua dari tim itu Sadar bahwa ia sudah selamat dari maut ,
" panglima jien ma , terimakasih telah menyelamatkan kami " kata tertua itu yang berterima kasih atas bantuan guru jien ma , reinki dan Danu ,
" Iyah semua ini berkat kedua murid ku reinki dan Danu " baru saja panglima berkata demikian tiba-tiba suara tawa terdengar dari arah tumbuhan yang mengeluarkan mutiara obat ,
" Haaaaa ,,,,,,,, " suara tawa itu menggema keseluruhan penjuru ruangan ,
" siapa itu ,,, " suara reinki yang tak kalah kerasnya , sebab saat ini ia masih dalam tahap mengunakan elemen api hitam , ia juga tidak ingin berbuat ceroboh , sebab ia yakin bahwa masih ada makhluk Monster penjaga , dan monster tersebut belum menampakkan wujudnya ,
" hemm kau sudah mewarisi kekuatan anak iblis ,,, bagus aku akan mendapatkan lawan yang tangguh , dan bukan semut-semut kecil itu " kata suara itu lagi ,
" berarti Kita akan bertarung ,,, itu sangat luar biasa ,,, aku akan menyerangmu juga saat ini , muncullah,,,,, " suara reinki membahana keras sekali ,
sejenak hening tak terdengar apapun , namun sedetik kemudian ,
"braaaaakkkkk ,,,kreteeeeekk" suara lantai yang sedang bergerak seolah-olah ingin menghancurkan tempat itu ,
" kak Rei jangan remehkan lawan , dia juga salah satu anak iblis ,,, berhati-hatilah " kata Danu setengah berteriak ,,,
" Iyah aku akan waspada " reinki menjawab peringatan Danu Rei ,
__ADS_1
Danu menyimpan pedangnya , ia akan mengunakan pukulan raja iblis miliknya yang saat ini baru tahap dua , dan belum sempurna