
reinki di perintahkan oleh anak raja iblis menjadi murid si tua gila ,,, sedangkan si tua gila pun akhirnya bersedia menerima tawaran dari saudaranya itu ,,
" ah sudahlah ,,, dia adalah titisan dari api hitam itu juga , mungkin jauh lebih baik dia mengikuti saran saudaraku " kata orang tua itu yang kemudian merubah Wujudnya menjadi mudah kembali dengan rambut yang masih awut-awutan ,,
setelah pertemuan singkat tersebut ,, anak raja iblis kembali kedalam menara Dewa ,,
sedangkan untuk Danu dan reinki juga guru jien ma telah kembali ke dalam penginapannya ,,
sebab esok mereka akan kembali ketempat persinggahan pangeran ketiga Chu kheyang ,,
saat ini Danu dan yang lainnya sudah berada di dalam penginapan sedangkan si tua gila telah pergi entah kemana , mereka tidak dapat mencari keberadaannya ,,,
sampai esok harinya mereka meneruskan perjalanan menuju rumah persinggahan ,,,
mereka akan melalui anak sungai dan hutan kecil ,,, setelah satu hari perjalanan mereka akan sempai di desa yang kedua ,,,
dan seterusnya mereka melewati sebuah hutan kecil dan anak sungai ,,
" ah tak terasa kita sudah hampir sampai di desa yang kedua " kata reinki kepada Danu dan guru jien ma ,,
" Iyah setelah sampai kita akan beristirahat terlebih dahulu ,,, esok harinya kita akan mulai berlatih meningkatkan energi dan kemampuan kita " kata guru jien ma yang saat ini sedang memanggang daging buruan ,,
sebab mereka sedang melintas hutan kecil yang terdapat anak sungai ,,
Danu hanya terdiam menyimak arah percakapan reinki dan guru jien ma ,,
dari atas pohon Terdengar suara orang yang sedang bernyanyi dan tertawa ,,,
rupanya si tua gila itu telah mengikuti mereka tanpa sepengetahuan reinki dan yang lainnya ,
" guru bukankah itu suara si tua gila " kata reinki kepada gurunya ,,
" seperti iya ,,, itu dia " jawab guru jien ma singkat ,,
" kakek sini kita makan daging " kata Danu setengah berteriak dan masih dapat didengar oleh si tua gila yang langsung turun kebawah tanah ,
" Danu kamu baik sekali " kata si tua gila yang masih cengengesan ,
reinki mendekati si tua gila itu dan memberikan sepotong daging agak lumayan besar untuknya ,,
" maaf atas ke kurang ajaranku " kata reinki sambil membungkuk meminta maaf sambil menyerahkan sepotong daging panggang ,
orang tua gila itu menerima daging pemberian dari reinki sambil berjalan mendekati Danu ,,,
__ADS_1
" salam tuan ,,, namaku akuma " si tua gila itu menyebut nama asli panggilannya ,,
" namaku Danu kakek akuma " kata Danu yang sudah memperkenalkan diri kepada si tua gila ,
" panggil saja Kuma ,, jangan panggil kakek ,, umurku memang lebih tua dari kalian , namun tetap saja aku ingin kita jadi selaras " kata si tua gila lagi ,
Danu pun hanya mengangguk kepalanya saja sambil menjawab ,,
" baiklah akuma " kata Danu kepada si tua gila tersebut ,,
reinki menghampiri mereka berdua dan akhirnya mereka berdua menjadi akur dan semakin dekat ,,
sampai akhirnya mereka meneruskan perjalanan ,,
banyak sekali kisah cerita sang kaisar yang di ceritakan oleh akuma alias si tua gila itu ,, Danu , reinki dan guru jien ma sangat takjub akan sikap dan perilaku sang kaisar dimasa remaja ,,,
ternyata guru sang kaisar adalah akuma atau si tua gila ,,
akuma suka sekali bersyair dan bernyanyi ,,, terkadang lantunan lagu yang beriramakan sedih dan terkadang sangat menyayat hati , tapi entah angin dari mana lagu tersebut tiba-tiba sangat romantis dan sangat menarik untuk di dengar ,,,
💖🌹
tanpa mereka sadari akhirnya mereka sampai juga didesa berikutnya ,,
setelah mendapatkan penginapan yang di inginkan oleh mereka ,,, Danu saat ini akan jadi satu kamar dengan reinki ,,,
sedangkan guru jien ma dan akuma akan tinggal di satu kamar sebelahnya ,,
setelah selesai beraktivitas ,, keempat orang tersebut , mencari sebuah warung makan yang tak begitu jauh dari penginapan mereka tempati ,
namun disaat mereka keluar kamar ,, Danu dan yang lainnya tidak bertemu dengan akuma lagi ,, entah kemana dia pergi ,,,
Danu dan Reinki mencoba mencari keberadaan akuma , namun yang di cari tidak nampak batang hidungnya ,
" kemana paman akuma pergi yah " kata Danu yang masih gak habis pikir dengan sikap si tua gila akuma itu ,,
" entahlah ,,, mungkin dia sedang ada urusan yang lainnya kali " kata reinki menjawab perkataan Danu ,, sedangkan guru jien ma terus berjalan menuju warung makan itu ,,
dan ternyata kakek akuma atau si tua gila itu sudah menyantap makanan yang sudah tersaji banyak sekali di atas meja ,, Danu dan reinki sempat terkejut dengan aksi orang tua tersebut , namun tidak dengan guru jien ma yang sudah banyak mendengar sifat akuma atau si tua gila yang sangat aneh ,
namun guru jien ma tidak menyangka bahwa dia juga adalah termasuk anak iblis ,,
guru jien ma Duduk berhadapan dengan akuma yang sangat lahap menyantap makanannya ,, sedangkan Danu dan reinki malah duduk di samping mereka berdua ,,
__ADS_1
akuma segera menyerahkan piring dan lauknya kepada reinki dan Danu ,,, begitu juga kepada guru jien ma yang kebagian jatah makanan ,,
tidak membuang waktu mereka pun langsung menyantap makanan tersebut sampai tak tersisa ,
" wah rasanya enak sekali " kata Reinki dengan senyum senangnya ,
" Iyah ,,, sangat lezat " kata Danu yang juga tersenyum senang ,,,
entah resep masakan apa yang begitu lezat sekali ,,,
yang Danu tahu itu hidangan yang sangat berbeda dan rasanya sangat enak ,,,
bahkan guru jien ma juga baru tahu resep masakan tersebut ,,
setelah mereka membayar tagihan makanan ,,
Danu dan yang lainnya berjalan keluar dari tempat warung makan ,, akuma mengajak mereka kesebuah tempat yang sangat asing awalnya tempat itu terlihat sepi ,,
namun setelah melewati beberapa lorong dan ruangan gelap , barulah mereka sampai di sebuah tempat yang sangat ramai dikunjungi oleh banyak orang ,,, yang herannya tempat ini sangat asing bagi Danu , reinki dan guru jien ma ,,
" kita akan kemana paman " Danu bertanya kepada akuma ,,
" kita pergi ke dimensi lain ,, disini tempat aku tinggal ,," kata akuma menjelaskan tempat tersebut ,,,
memang tempat ini terlihat sangat asing dan berbeda , terlebih lagi penduduk sekitarnya ,,,
guru jien ma baru paham ini adalah dimensi Ziro ,, dimensi pelintasan antara Dunia manusia dan dunia para monster spirit ,,,
dimensi ini berbeda-beda , lokasi dan tempatnya , bahkan disetiap tempat akan banyak perbedaannya ,
" ayo kesini ,,, ini tempatku " kata akuma yang sudah merubah wujudnya menjadi lebih mudah ,,, rambut putihnya terikat sangat rapi , sedangkan wajahnya sungguh tampan sekali ,
mereka memasuki sebuah area pertarungan ,,, tempat itu untuk uji nyali dan bakat mereka ,, bahkan pertaruhannya juga bukan hanya sekedar harta atau apapun tapi juga diri sendiri yang dapat dijadikan budak peliharaan ,,
akuma hanya terus berjalan melewati kerumunan orang tersebut yang sedang menyaksikan pertandingan dua Lawan tiga ,,
sampai mereka tiba di sebuah pintu berwarna red ,,,
akuma mencoba merapalkan mantra pembuka segel ,,,
sebab siapapun yang ingin masuk kedalam ruangan tersebut harus tahu caranya membuka segel dari pintu masuk tersebut ,,
setelah akuma berkomat-kamit pintupun terbuka dari dalam ,,, disana terdapat makhluk yang sangat aneh sekali ,, makhluk itu berkaki enam dan berekor tiga ,,,
__ADS_1
akuma segera masuk kedalam ,,, begitu juga Danu dan yang lainnya mereka mengikuti akuma yang sudah berjalan terlebih dahulu dari yang lainnya ,