Pukulan Raja Iblis

Pukulan Raja Iblis
episode 169


__ADS_3

"Yang Mulia hamba tidak menyangka bisa bertemu anda untuk kesekian kalinya " kata Panglima yang merasa terharu dan senang sekali ,


" Iyah , panglima saya juga senang sekali bisa bertemu kembali , denganmu dan Guru " katanya sambil tersenyum kearah Panglima kepercayaannya itu ,


" Guru , ..... " kembali mata Panglima beredar Kesemua arah , dan tatapannya tertuju pada sosok yang begitu berwibawa ,


Dan sosok tersebut adalah Guru Besar Akuma ,


" Guru besar ... salam hormat saya " kata panglima yang langsung memberi salam kepada Guru Besar Akuma ,


" Iyah ... Panglima , akhirnya kita dapat bertemu kembali " kata Guru Besar Akuma ,


" hal yang sangat mengharukan " kata Panglima Jien ma , dari dalam kerumunan orang banyak , muncul Ranghao dalam bentuk mirip Siemens ,


" Siemens .... " suara Kaisar Terdahulu memanggil Ranghao yang disangka Siemens ,


Namun Ranghao yang tidak mengerti hanya terdiam ,


Kaisar segera mendekati Ranghao yang masih berdiri di samping Panglima Jien ma ,


" Ma.. maaf yang mulia nama saya Ranghao " kata Ranghao sambil mengedipkan matanya ,


Namun dari dalam tubuh Danu muncul asap berwarna kuning keemasan , dan asap tersebut bergumpal membantu tubuh Siemens ,


" Yang Mulia , ini aku " kata Siemens yang sudah berdiri di samping Danu ,


Kaisar yang mengenal suara Siemens segera berbalik arah melihat kehadiran Siemens ,


" haks... itu ...ini " kata Kaisar gagap , namun ia segera menghampiri arah suara yang ia kenal itu ,


" Siemens ... itu Siemensku " katanya yang langsung berlari ke arah Siemens yang asli ,


" Siemens .... " Kaisar Langsung memeluk Siemens yang sudah dianggap sebagai saudara sendiri itu ,


Siemens yang mendapatkan perlakuan sedemikian rupa dari Tuannya yang sudah lama pergi , ia segera menyongsong pelukan dari Kaisar Terdahulu ,


" Yang mulia , sudah lama kita tidak bertemu " kata Siemens yang memiliki bulu yang sangat halus itu ,


" Hem... " Kaisar hanya berdehem ,


Namun Panglima Jien ma membuka percakapan ,


Yang mengharuskan semua untuk mengikutinya ,


" Sebaiknya kita beristirahat di dalam penginapan , aku ingin sekali bertukar pikiran dengan kalian semua " kata Panglima Jien ma ,


Hal itu membuat sang Kaisar melepaskan pelukannya kepada Siemens ,


Akhirnya petinggi kerajaan itu memasuki ruang penginapan ,


Di dalam penginapan tidak ada satupun yang boleh masuk ke dalamnya ,


Sebab semua Prajurit berjaga di depan pintu masuk ,

__ADS_1


⏭️⏩


Lain halnya dengan Prajurit super kultivasi yang ditugaskan oleh She Hou untuk mencari informasi ,


Ia telah kembali ke desa Dimana She Hou dan Shanghu berada ,


Sedangkan Prajurit super kultivasi yang lainnya telah menyebar keseluruhan penjuru kota ,


🔹


Pada saat ini She Hou dan Shanghu telah selesai dengan tugasnya , ia mulai mempersiapkan segalanya ,


Agar Rencana mereka berjalan dengan lancar , semua persiapan sudah ada ,


" Bagaimana " She Hou bertanya kepada Shanghu yang saat ini sedang meletakkan semua senjata ciptaannya ,


Namun dari arah luar ruangan , muncul Prajurit super kultivasi yang di tugas oleh Lieng Huang datang menghampiri kedua Alkemis itu ,


Kebetulan Lieng Huang sendiri juga berada di dalam ruangan tersebut ,


" ada apa ... " suara Lieng Huang terdengar sangat keras sekali ,


She Hou dan Shanghu yang masih Fokus dengan pekerjaannya melihat kearah sumber suara tersebut ,


" Ada apa Lieng Huang " She Hou yang mendengar suara Lieng Huang segera bertanya kepadanya ,


" Seperti Prajurit sudah mendapat informasi dari tempat ia menjalankan tugasnya " kata Lieng Huang sambil matanya awas menatap sang Prajurit Super Kultivasi itu ,


" Ada informasi penting , sebuah pasukan besar telah datang , mereka akan menuju Kerajaan Gelap " Kata Prajurit yang membawa berita ,


Setelah ia memberi Informasi kepada atasannya , ia segera kembali pada tempatnya ,


" jadi mereka telah mengetahui rencanaku , baik ... bagus , haaaa..... " She Hou dan Shanghu tertawa keras sekali ,


Kedua Alkemis itu telah bersiap-siap akan menyongsong kekuatan yang telah datang ,


Mereka akan merencanakan sesuatu untuk menghancurkan Prajurit yang ingin membantu kerajaan Gelap ,


" Shanghu kita menyusun rencana penyerangan " kata She Hou dengan serigai liciknya ,


Kedua Alkemis itu memerintahkan beberapa prajurit agar memporak-porandakan pasukan dari Kerajaan petir itu ,


⏩⏭️


Akhirnya pasukan Panglima Jien ma meneruskan perjalanannya ,


Mereka secepatnya menuju ke Kerajaan Gelap ,


Pasukan dengan jumlah yang cukup besar telah bergerak menyusuri jalanan yang penuh debu dan kerikil ,


Bunyi derap kuda terdengar bersahutan ,


Ringkikkan suara kuda membelah susah yang begitu gaduh , yang di sebabkan oleh Suara kaki kuda ,

__ADS_1


Sudah hampir beberapa jam perjalanan menuju Kerajaan Gelap ,


Tidak ada satu komentar pun yang terlontarkan , hanya terdengar suara langkah kaki kuda membelah kesunyian jalan ,


⏭️⏩


Dari arah yang berbeda , Pasukan She Hou berjumlah hampir seratus Prajurit itu terus bergerak ,


Mereka akan menghadang perjalanan dari pasukan Panglima Jien ma ,


" semua Pasukan maju " salah satu Prajurit super kultivasi yang sudah ditunjuk oleh She Hou sebagai pemimpin pasukan ,


Prajurit itu terus bergerak menuju arah depan ,


Hampir sama dengan Prajurit Panglima Jien ma ,


suara derap kuda saja yang membelah kesunyian ,


Sikap Prajurit super kultivasi itu seperti Robot yang dikendalikan oleh Remote control ,


Mereka akan bergerak jika pimpinan memerintahkan mereka semua ,


Pasukan dari Prajurit super kultivasi itu terus bergerak membelah jalanan yang penuh debu dan kerikil ,


⏩⏭️


Panglima jien ma yang menjadi pimpinan para Pasukan Kerajaan Petir terus berjalan ,


Sampai akhirnya mereka memutuskan untuk beristirahat , sebab hari sudah mulai gelap dan mereka akan juga harus mengisi energi ,


Barak tenda didirikan oleh para Prajurit Kerajaan Petir ,


Barak bagi petinggi berbeda dengan Barak para prajurit ,


⏭️⏩


Pada saat ini Panglima Jien ma berserta yang Lainnya sedang duduk sambil menikmati suasana malam di tenda , terkadang terdengar percakapan yang melibatkan mereka untuk berbicara dan bertukar pendapat ,


" Bagaimana setelah kami meninggalkan Istana Raja Terdahulu " Panglima Jien ma bertanya kepada orang yang saat ini berada di dalam barak tenda ,


" semua tidak ada yang berbeda , masih sama ... namun ada hal yang sebenarnya aku sangat penasaran " kata Santos yang membuat mereka melihat kearah Santos ,


" memang kenapa Santos " Panglima Jien ma yang tidak mengerti maksud Santos ia pun bertanya kepadanya ,


" kamu masih ingat pembantaian dari prajurit yang dikirim oleh Pangeran waktu dulu , mereka musnah dengan hitungan detik tak tersisa , dan hanya pasukan mata-mata saja yang datang memberi kabar pada kita " kata Santos mengingat kepada semua orang yang saat ini berada di dalam tenda ,


" Iyah , kamu benar ... mungkin saja mereka sedang menyusun rencana " kata Jienam yang mengerti maksud dari Santos ,


" iya aku ingat peristiwa itu " kata Panglima Jien ma yang baru menyadari bahwa pada saat ini mereka sedang melakukan perjalanan menuju Kerajaan Gelap ,


" mungkinkah mereka sedang dalam perjalanan menuju ke arah kita , dan disaat kita lengah mereka akan menyerang kita semua " kali ini Kaisar memberikan pendapat kepada mereka ,


namun Bhi Cong setuju dengan ucapan dari sang Kaisar ,

__ADS_1


" Bisa jadi , pasti mereka akan mempunyai Rencana yang sama seperti dulu lagi " katanya yang membuat semua orang terdiam hanyut dalam pikiran masing-masing ,


__ADS_2