
"Yang Mulia hamba tidak menyangka bisa bertemu anda untuk kesekian kalinya " kata Panglima yang merasa terharu dan senang sekali ,
" Iyah , panglima saya juga senang sekali bisa bertemu kembali , denganmu dan Guru " katanya sambil tersenyum kearah Panglima kepercayaannya itu ,
" Guru , ..... " kembali mata Panglima beredar Kesemua arah , dan tatapannya tertuju pada sosok yang begitu berwibawa ,
Dan sosok tersebut adalah Guru Besar Akuma ,
" Guru besar ... salam hormat saya " kata panglima yang langsung memberi salam kepada Guru Besar Akuma ,
" Iyah ... Panglima , akhirnya kita dapat bertemu kembali " kata Guru Besar Akuma ,
" hal yang sangat mengharukan " kata Panglima Jien ma , dari dalam kerumunan orang banyak , muncul Ranghao dalam bentuk mirip Siemens ,
" Siemens .... " suara Kaisar Terdahulu memanggil Ranghao yang disangka Siemens ,
Namun Ranghao yang tidak mengerti hanya terdiam ,
Kaisar segera mendekati Ranghao yang masih berdiri di samping Panglima Jien ma ,
" Ma.. maaf yang mulia nama saya Ranghao " kata Ranghao sambil mengedipkan matanya ,
Namun dari dalam tubuh Danu muncul asap berwarna kuning keemasan , dan asap tersebut bergumpal membantu tubuh Siemens ,
" Yang Mulia , ini aku " kata Siemens yang sudah berdiri di samping Danu ,
Kaisar yang mengenal suara Siemens segera berbalik arah melihat kehadiran Siemens ,
" haks... itu ...ini " kata Kaisar gagap , namun ia segera menghampiri arah suara yang ia kenal itu ,
" Siemens ... itu Siemensku " katanya yang langsung berlari ke arah Siemens yang asli ,
" Siemens .... " Kaisar Langsung memeluk Siemens yang sudah dianggap sebagai saudara sendiri itu ,
Siemens yang mendapatkan perlakuan sedemikian rupa dari Tuannya yang sudah lama pergi , ia segera menyongsong pelukan dari Kaisar Terdahulu ,
" Yang mulia , sudah lama kita tidak bertemu " kata Siemens yang memiliki bulu yang sangat halus itu ,
" Hem... " Kaisar hanya berdehem ,
Namun Panglima Jien ma membuka percakapan ,
Yang mengharuskan semua untuk mengikutinya ,
" Sebaiknya kita beristirahat di dalam penginapan , aku ingin sekali bertukar pikiran dengan kalian semua " kata Panglima Jien ma ,
Hal itu membuat sang Kaisar melepaskan pelukannya kepada Siemens ,
Akhirnya petinggi kerajaan itu memasuki ruang penginapan ,
Di dalam penginapan tidak ada satupun yang boleh masuk ke dalamnya ,
Sebab semua Prajurit berjaga di depan pintu masuk ,
__ADS_1
⏭️⏩
Lain halnya dengan Prajurit super kultivasi yang ditugaskan oleh She Hou untuk mencari informasi ,
Ia telah kembali ke desa Dimana She Hou dan Shanghu berada ,
Sedangkan Prajurit super kultivasi yang lainnya telah menyebar keseluruhan penjuru kota ,
🔹
Pada saat ini She Hou dan Shanghu telah selesai dengan tugasnya , ia mulai mempersiapkan segalanya ,
Agar Rencana mereka berjalan dengan lancar , semua persiapan sudah ada ,
" Bagaimana " She Hou bertanya kepada Shanghu yang saat ini sedang meletakkan semua senjata ciptaannya ,
Namun dari arah luar ruangan , muncul Prajurit super kultivasi yang di tugas oleh Lieng Huang datang menghampiri kedua Alkemis itu ,
Kebetulan Lieng Huang sendiri juga berada di dalam ruangan tersebut ,
" ada apa ... " suara Lieng Huang terdengar sangat keras sekali ,
She Hou dan Shanghu yang masih Fokus dengan pekerjaannya melihat kearah sumber suara tersebut ,
" Ada apa Lieng Huang " She Hou yang mendengar suara Lieng Huang segera bertanya kepadanya ,
" Seperti Prajurit sudah mendapat informasi dari tempat ia menjalankan tugasnya " kata Lieng Huang sambil matanya awas menatap sang Prajurit Super Kultivasi itu ,
" Ada informasi penting , sebuah pasukan besar telah datang , mereka akan menuju Kerajaan Gelap " Kata Prajurit yang membawa berita ,
Setelah ia memberi Informasi kepada atasannya , ia segera kembali pada tempatnya ,
" jadi mereka telah mengetahui rencanaku , baik ... bagus , haaaa..... " She Hou dan Shanghu tertawa keras sekali ,
Kedua Alkemis itu telah bersiap-siap akan menyongsong kekuatan yang telah datang ,
Mereka akan merencanakan sesuatu untuk menghancurkan Prajurit yang ingin membantu kerajaan Gelap ,
" Shanghu kita menyusun rencana penyerangan " kata She Hou dengan serigai liciknya ,
Kedua Alkemis itu memerintahkan beberapa prajurit agar memporak-porandakan pasukan dari Kerajaan petir itu ,
⏩⏭️
Akhirnya pasukan Panglima Jien ma meneruskan perjalanannya ,
Mereka secepatnya menuju ke Kerajaan Gelap ,
Pasukan dengan jumlah yang cukup besar telah bergerak menyusuri jalanan yang penuh debu dan kerikil ,
Bunyi derap kuda terdengar bersahutan ,
Ringkikkan suara kuda membelah susah yang begitu gaduh , yang di sebabkan oleh Suara kaki kuda ,
__ADS_1
Sudah hampir beberapa jam perjalanan menuju Kerajaan Gelap ,
Tidak ada satu komentar pun yang terlontarkan , hanya terdengar suara langkah kaki kuda membelah kesunyian jalan ,
⏭️⏩
Dari arah yang berbeda , Pasukan She Hou berjumlah hampir seratus Prajurit itu terus bergerak ,
Mereka akan menghadang perjalanan dari pasukan Panglima Jien ma ,
" semua Pasukan maju " salah satu Prajurit super kultivasi yang sudah ditunjuk oleh She Hou sebagai pemimpin pasukan ,
Prajurit itu terus bergerak menuju arah depan ,
Hampir sama dengan Prajurit Panglima Jien ma ,
suara derap kuda saja yang membelah kesunyian ,
Sikap Prajurit super kultivasi itu seperti Robot yang dikendalikan oleh Remote control ,
Mereka akan bergerak jika pimpinan memerintahkan mereka semua ,
Pasukan dari Prajurit super kultivasi itu terus bergerak membelah jalanan yang penuh debu dan kerikil ,
⏩⏭️
Panglima jien ma yang menjadi pimpinan para Pasukan Kerajaan Petir terus berjalan ,
Sampai akhirnya mereka memutuskan untuk beristirahat , sebab hari sudah mulai gelap dan mereka akan juga harus mengisi energi ,
Barak tenda didirikan oleh para Prajurit Kerajaan Petir ,
Barak bagi petinggi berbeda dengan Barak para prajurit ,
⏭️⏩
Pada saat ini Panglima Jien ma berserta yang Lainnya sedang duduk sambil menikmati suasana malam di tenda , terkadang terdengar percakapan yang melibatkan mereka untuk berbicara dan bertukar pendapat ,
" Bagaimana setelah kami meninggalkan Istana Raja Terdahulu " Panglima Jien ma bertanya kepada orang yang saat ini berada di dalam barak tenda ,
" semua tidak ada yang berbeda , masih sama ... namun ada hal yang sebenarnya aku sangat penasaran " kata Santos yang membuat mereka melihat kearah Santos ,
" memang kenapa Santos " Panglima Jien ma yang tidak mengerti maksud Santos ia pun bertanya kepadanya ,
" kamu masih ingat pembantaian dari prajurit yang dikirim oleh Pangeran waktu dulu , mereka musnah dengan hitungan detik tak tersisa , dan hanya pasukan mata-mata saja yang datang memberi kabar pada kita " kata Santos mengingat kepada semua orang yang saat ini berada di dalam tenda ,
" Iyah , kamu benar ... mungkin saja mereka sedang menyusun rencana " kata Jienam yang mengerti maksud dari Santos ,
" iya aku ingat peristiwa itu " kata Panglima Jien ma yang baru menyadari bahwa pada saat ini mereka sedang melakukan perjalanan menuju Kerajaan Gelap ,
" mungkinkah mereka sedang dalam perjalanan menuju ke arah kita , dan disaat kita lengah mereka akan menyerang kita semua " kali ini Kaisar memberikan pendapat kepada mereka ,
namun Bhi Cong setuju dengan ucapan dari sang Kaisar ,
__ADS_1
" Bisa jadi , pasti mereka akan mempunyai Rencana yang sama seperti dulu lagi " katanya yang membuat semua orang terdiam hanyut dalam pikiran masing-masing ,