RAHIM BAYARAN DUDA MAFIA

RAHIM BAYARAN DUDA MAFIA
BAB 35. HARUS TEGAR


__ADS_3

Nayla, Aira dan Seyna baru selesai berdoa, mereka berharap pagi ini proses kemoterapi berjalan lancar, lalu sambil menunggu kedatangan dokter ketiganya pun sarapan bersama.


Pengawal Damar telah menyiapkan kebutuhan makanan mereka seperti yang diinstruksikan oleh Dewo selaku wakil Arkan saat ini.


Selama Arkan tidak di tempat, Dewo yang bertanggung jawab untuk menjaga keselamatan Nayla dan mempersiapkan apa yang ketiga gadis itu butuhkan.


Tidak lama setelah mereka selesai, seorang perawat datang memberitahukan jika kemoterapi akan segera dilakukan karena dokter sudah meminta perawat agar membawa Seyna ke ruangan khusus yang biasa pihak rumah sakit gunakan untuk proses pelaksanaan kemoterapi.


Seyna cemas, meski dia telah berusaha sekuat mungkin untuk tegar, tapi air matanya saat ini terlihat mengambang di pelupuk mata saat Suster membawanya pergi.


Nayla pun tidak langsung menyusul, dia menumpahkan perasaannya dengan menangis di dalam ruang rawat Seyna. Adik semata wayang yang sangat dia sayang, berjuang melawan penyakit yang sudah hampir stadium akhir.


Aira mendekati Nayla, lalu diapun memeluk majikan yang sudah seperti keluarganya sendiri.


"Sabar Nay, kita doakan semua berjalan lancar dan ini adalah cara terbaik untuk kesembuhan Seyna.


Sebagai orang awam, kita mungkin hanya bisa merasa iba, saat melihat seorang pasien kemo tetap berjuang untuk hidup: rambut yang rontok, lemas berbaring di atas ranjang, mengeluh sakit, hingga menangis tanpa suara. Kita akan bersama-sama Nay, memberikan kekuatan kepada Seyna. Dia adikmu dan dia juga adikku."


Mendengar perkataan Aira, Nayla semakin mempererat pelukannya, lalu keduanya pun kembali menangis. Mereka meluapkan perasaan sedihnya di ruangan itu agar tidak terlihat oleh Seyna.


Setelah tenang, keduanya pun menyusul Seyna, mereka akan menunggu proses kemo selesai di luar ruangan.


Lamanya pengobatan kemoterapi tergantung pada jenis kemoterapi yang pasien terima. Ini bisa memakan waktu mulai dari beberapa menit hingga beberapa jam. Beberapa orang membutuhkan infus terus menerus, yang bisa bertahan beberapa hari.


Pada saat menunggu, Nayla dan Aira mengobrol dengan keluarga pasien penderita kanker juga yang sama sedang menunggu proses kemo ke-4 selesai.


Nayla bertanya kepada mereka bagaimana keadaan pasien setelah proses kemo selesai dan apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh pasien hingga selalu mengerang kesakitan.


Ternyata mereka mengatakan bahwa obat kemo bersifat sangat powerful untuk membunuh sel-sel kanker yang tumbuh dengan sangat cepat. Namun, sel-sel yang sehat pun rupanya juga ikut terbunuh akibat obat ini. Akibatnya, ada banyak efek samping yang dirasakan oleh pasien.


Yang menyedihkan, beberapa efek kemo juga bisa berhenti setelah kemoterapi selesai, tetapi beberapa efek lainnya tidak akan pernah hilang. Seberapa parah efek samping yang ditimbulkan ini juga sangat bergantung pada kesehatan tubuh, usia, dan jenis obat yang diberikan.


Selagi menjalani proses kemoterapi, pengecekan darah secara rutin adalah hal yang wajib dilakukan. Hal ini karena obat yang digunakan cukup membahayakan sumsum tulang belakang, tempat sel-sel darah merah diproduksi.

__ADS_1


Karena itu, risiko anemia pun rentan dialami pula oleh pasien kemo, akibat tidak cukup tersedianya sel-sel darah mereka untuk mengangkut oksigen ke jaringan tubuh.


Adapun ciri-ciri anemia yang biasa ditunjukkan antara lain sebagai berikut, kulit pucat, kelelahan, kepala terasa ringan, sulit untuk berpikir, merasa dingin dan merasa lemah.


Kemo juga bisa menurunkan kadar sel-sel darah putih yang berperan penting dalam sistem imun untuk mencegah dan melawan infeksi. Meski tak jelas gejalanya, pasien biasanya jadi lebih mudah terkena penyakit.


Dalam urusan pembekuan darah pun, kemo juga berpengaruh. Tanda-tandanya bisa dilihat dari pendarahan pada hidung yang tidak cepat berhenti, adanya darah saat muntah, dan darah menstruasi lebih banyak dibandingkan situasi normal.


Yang tak kalah penting, beberapa jenis obat kemo juga berisiko melemahkan otot-otot jantung atau mengganggu ritme kerja jantung. Akibatnya, kemampuan jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh pun jadi tidak efektif. Bahkan, ada lagi beberapa jenis obat kemo lainnya yang meningkatkan risiko serangan jantung.


Menurut mereka, salah satu alasan mengapa sebagian pasien kemoterapi juga kerap menjadi lebih emosional dan terganggu ingatannya adalah karena terjadinya chemo fog. Pasalnya, obat kemo juga memengaruhi sistem saraf pusat yang berfungsi mengatur emosi, pola pikir, dan koordinasi.


Gangguan kognitif ringan ini bisa jadi hilang setelah melakukan beberapa perawatan. Namun, tidak sedikit pula kasus yang menunjukkan chemo brain terjadi hingga bertahun-tahun kemudian.


Beberapa obat kemo juga membuat pasien merasakan sakit dan nyeri, lemah, hingga mati rasa. Otot akan terasa lemah, sakit, atau bahkan bergetar. Tak hanya itu, keterampilan motorik maupun refleks juga bisa berkurang, berikut gangguan keseimbangan dan koordinasi.


Efek samping kemoterapi yang paling umum adalah sistem penceraan yang menjadi terganggu. Mulut akan terasa kering dan sakit, mulai dari lidah, bibir, gusi, sampai kerongkongan, hingga sulit untuk mengunyah dan menelan.


Dalam beberapa kasus, mulut juga bisa terluka sehingga lebih rentan untuk pendarahan dan infeksi di area tersebut. Selain itu, rasa logam atau lidah yang dipenuhi bintik warna putih atau kuning juga mungkin terjadi, membuat makanan terasa jadi tidak enak.


Kombinasi ini menyebabkan pasien jadi kehilangan gairah untuk makan dan menyebabkan mereka cenderung kehilangan berat badan, serta merasa lemas.


Untuk menghindari risiko lebih buruk, paling tidak membuat tubuh tetap terhidrasi dengan baik.


Mendengar hal itu Nayla kembali menangis, dia tidak bisa membayangkan jika Seyna nantinya akan merasakan seperti yang keluarga pasien tersebut ceritakan.


"Oh ya Pak, Bu, apakah si adek sudah menikah," tanya Aira kepada keluarga pasien.


"Sudah Nak, itu suaminya yang sedang berbicara dengan perawat."


"Oh, Maaf ya Bu, kami ingin bertanya yang sebenarnya agak mendalam, apakah pasien tetap haid rutin?" tanya Aira.


"Tidak Nak, tubuhnya terasa selalu panas, hingga dokter mengatakan menopause pasti akan datang lebih cepat."

__ADS_1


"Adikku masih gadis Bu, berarti jika pun sembuh dan dia nanti menikah, kemungkinan sulit punya anak ya Bu?"


"Ya, mungkin begitulah Nak. Tapi semua itu hanya sang pencipta yang bisa menentukan. Kun payakun, jika Dia berkehendak pasti bisa. Jadi kita harus tetap berdoa, hanya itu saat ini yang bisa kita lakukan."


"Selain itu, efek kemo juga membahayakan sistem ekskresi (ginjal dan kantung kemih), soalnya


sebagai organ ekskresi, ginjal bekerja untuk mengeluarkan obat-obatan kemo yang keras dari dalam tubuh. Namun, proses ini juga membahayakan organ vital ini sendiri," ucap sang ibu.


Kemudian beliau berkata lagi, "Beberapa efek lain yaitu menurunnya frekuensi buang air kecil, pembengkakan pada tangan, kaki, dan pergelangan kaki serta sakit kepala. Iritasi kantung kemih juga terjadi dengan gejala seperti sensasi panas dan terbakar saat buang air kecil, sedangkan frekuensi buang air kecil justru malah meningkat."


"Untuk membantu menekan bahaya yang lebih besar, dokter akan selalu menyarankan pasien untuk minum lebih banyak. Hal ini untuk membantu mendorong obat-obatan kemo keluar dari tubuh, sehingga sistem tubuh tetap dapat bekerja dengan sebagaimana mestinya. Sebagai catatan, selama beberapa hari dalam proses kemo, urin yang dihasilkan juga mungkin berwarna merah atau oranye, hasil dari obat-obatan tersebut."


"Oh ya Nak, satu lagi sistem kerangka tubuh juga akan melemah. Berkurangnya massa tulang umum terjadi pada orang-orang yang lanjut usia. Namun, penderita kemo yang masih berusia muda sekalipun tidak terlepas dari dampak ini. Kondisi ini disebabkan oleh beberapa jenis obat yang menurunkan kadar kalsium pada tubuh dan tulang."


"Ya Allah Bu, apa aku kuat Bu, melihat adikku tersiksa seperti itu?"


"Harus kuat Nak! Karena mereka butuh dukungan."


"Jadi, anak ibu mengalami kerontokan rambut juga?" tanya Aira.


"Iya, kemoterapi menyebakan kerontokan rambut pada tubuh, mulai dari kulit kepala, alis, hingga kaki. Kondisi ini bahkan dapat terjadi hanya dalam beberapa minggu saja setelah proses kemo. Selain itu, gangguan pada kuku tangan maupun kaki (lebih mudah patah) serta kulit yang teriritasi juga sering tidak terhindarkan."


Nayla kemudian membayangkan saat Seyna tidak memiliki rambut lagi. Mahkota kecantikan adiknya bakal hilang, betapa tragis.


"Ayo semangat Dek! Menjalani hidup sebagai penderita kanker pastinya tidaklah mudah dan proses penyembuhan yang harus dilalui pun tidaklah menyenangkan.


Untuk itu, kita harus lebih banyak berempati kepada orang-orang terdekat kita yang tengah berjuang hidup melawan kanker dan meyakinkan mereka bahwa mereka juga tetap layak untuk hidup."


"Terimakasih Bu atas informasinya. Ibu benar, aku harus kuat demi menguatkan adikku, karena hanya aku yang dia miliki."


Nayla tidak mau terlihat lemah lagi dihadapan Seyna, apapun yang Allah takdirkan nanti, mungkin itulah yang terbaik bagi sang adik.


Selamat sore para sobat, sambil menunggu aku Up lagi besok, mampir yuk ke karya sahabatku, Insyaallah nggak kalah seru lho dan jangan lupa tinggalkan jejak di karya kami ya. Terimakasih 🙏♥️

__ADS_1



__ADS_2