RAHIM BAYARAN DUDA MAFIA

RAHIM BAYARAN DUDA MAFIA
BAB 65. PERHATIAN DAMAR


__ADS_3

Nayla merasa mual lagi, dia bermaksud bangkit dan pergi ke kamar mandi, tapi Damar langsung mencegahnya dan berkata, "Muntahkan saja di sini Sayang, nanti aku yang akan membersihkan. Kamu masih lemah untuk bolak balik ke kamar mandi," ucap Damar sembari memberikan tempat untuk menampung muntahan Nayla.


"Terimakasih Mas," ucap Nayla.


"Mas balur ya dengan minyak kayu putih," ucap Damar.


"Iya Mas," jawab Nayla.


Damar membalur punggung dan bagian perut Nay dengan minyak kayu putih, dia berharap bisa mengurangi mual yang Nayla rasakan.


Setelah membantu Nayla, Damar pun searching tentang kondisi awal kehamilan dan ternyata harus ada perubahan gaya hidup untuk mengatasi mual saat seorang wanita sedang hamil, diantaranya:



Makan makanan bergizi seimbang.


Istirahat.


Bangun perlahan.


Hirup udara segar.


Sering makan cemilan.


Menghindari pakaian yang terlalu ketat.


Minum banyak air.


Menghindari pemicu mual.



Sedangkan beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan mual secara alami, antara lain:



Mengkonsumsi minuman. Jika merasa mual, segera minum air.


Konsumsi makanan yang mudah dicerna.


Hindari makanan dan minuman tertentu.


Konsumsi jahe atau minuman jahe.


Berbaring.


Tarik napas dalam-dalam.



Dari semua info yang Damar ketahui, akhirnya dia mengambil pilihan, meminta Nay untuk duduk bersandar dan memberinya minum banyak air untuk membantu mengembalikan cairan tubuh yang hilang.


Hal ini untuk mencegah dehidrasi, kondisi yang menjadi komplikasi paling umum dari muntah.


Kemudian Damar menelepon pihak hotel agar membuatkan teh jahe dan membawakan minyak lemon.


Damar pun meminta pelayan untuk mengantarkan ke kamar, apabila pesanan yang dia minta sudah tersedia.

__ADS_1


Setelah lebih tenang, Damar meminta Nay untuk berbaring, kemudian sambil mengelus-elus perut Nayla, diapun bertanya, "Bagaimana sekarang Sayang, apa lebih mendingan? Jika masih mual sebaiknya kita ke dokter, nanti pasti diberi obat anti mual," ucap Damar.


"Nggak apa-apa Mas, sudah mendingan kok."


Tidak lama menunggu, pelayan hotel pun mengantarkan apa yang Damar minta, teh jahe panas menimbulkan aroma segar dan juga minyak lemon.


Damar memberikan minyak lemon kepada Nayla untuk di hirup saat mual mulai terasa dan Damar memberikan teh jahe sesendok demi sesendok hingga teh pun hampir habis.


Kamu ingin makan apa Sayang? Pastinya perut kamu lapar setelah semua isinya terbuang," ucap Damar.


"Nggak Mas, aku tidak berselera makan apapun," jawab Nayla sambil menutupkan tangannya ke mulut.


Membayangkan makanan saja membuat Nayla mual, apalagi jika makanan yang ada di dalam pikirannya itu terhidang di hadapannya.


Melihat sang istri yang sepertinya enggan bicara tentang makanan, Damar kembali mensearching buah-buahan yang bisa mengurangi rasa mual di konsumsi untuk Nayla


Buah penghilang mual saat hamil, diantaranya:



Buah Apel. Selain mengenyangkan ternyata buah apel memiliki manfaat untuk mengurangi rasa mual saat hamil.


Buah Pisang. Pisang mengandung energi yang baik untuk tubuh ibu hamil.


Buah Jeruk.


Mangga Muda.


Belimbing.




Smoothies buah dan sayuran.


Cemilan pertama yang memberikan efek kenyang dan berbagai nutrisi menyehatkan bumil adalah smoothies buah atau sayuran, bisa jadi campuran keduanya.


Yogurt.


Overnight Oats.


Salad Buah.


Bubur Kacang Hijau.


Granola.


Susu Ibu Hamil.


Cokelat.



Damar menunjukkan apa yang disearchingnya kepada Nayla dan dia meminta Nayla untuk memilih apa yang diinginkan.


"Mas, Nay mau jeruk saja!"

__ADS_1


"Susu ya, biar kenyang lho Nay."


"Ya udah deh, Nay coba minum Mas. Tapi jika mual lagi, Nay stop ya Mas."


"Iya Sayang."


Kali ini Damar pakai aplikasi grab mart untuk memesan yang Nay minta.


Sambil menunggu, Damar memijat kaki serta tangan Keysha. Dia ingin membuat sang istri merasa nyaman.


Key pun tertidur dan hal itu membuat Damar merasa senang karena usahanya berhasil membuat sang istri beristirahat.


Melihat sang istri tertidur, Damar pun keluar kamar, dia ingin menelepon Arkan.


Damar ingin memberitahu dan berterima kasih kepada Arkan yang telah mencarikan wanita terbaik untuknya.


Setelah teleponnya tersambung, Damar dengan semangat menceritakan hasil USG Nayla dan hal itu membuat Arkan mengucap selamat dan syukur. Arkan tidak mengira jika Bos nya akan sebahagia itu.


"Selamat ya Bos, aku ikut senang, semoga Nyonya Nay senantiasa sehat dan di mudahkan nantinya saat proses lahiran."


"Terimakasih Kan, kau bukan cuma pengawalku tapi kau saudaraku Kan! Berkatmu, aku mendapatkan kebahagiaan terbesar dalam hidupku."


"Dengan hadirnya si kembar hidupku akan lengkap Kan! Mulai besok, aku akan membersihkan semua bisnis kita, hingga semua berpenghasilan halal kedepannya. Aku ingin memberikan yang terbaik untuk anak-anak dan juga istriku."


"Alhamdulillah, berkat kehadiran Nyonya saja, sudah banyak perubahan yang Bos lakukan dalam bisnis kita. Dan kini akan ada perubahan total, aku mendukung dan sangat setuju dengan niat baik Bos," ucap Arkan.


"Terimakasih Kan, tapi tentunya aku membutuhkan bantuanmu untuk mewujudkan rencanaku," ucap Damar.


"Siap Bos! Dengan senang hati aku pasti akan melakukan semua perintah Bos, apalagi hal itu demi kebaikan," ucap Arkan.


"Oh ya Kan, apakah kepulangan kita harus menunggu kandungan Nayla membesar? Aku takut Kan, jika terlalu cepat pulang akan membahayakan bayi kami," ucap Damar.


"Konsultasi dulu dengan dokter Bos! Dokter pasti akan memberikan berbagai pertimbangan."


"Oh iya ya, masalahnya, Papa sudah sangat bosan tinggal di sini Kan, jadi aku ingin membawa papa pulang secepatnya."


"Kondisi kamu bagaimana Kan?"


"Aku pasti akan segera sembuh, Bos jangan khawatir. Arkan bukan orang yang mudah kalah dengan rasa sakit."


"Baiklah Kan, besok aku akan tanyakan kepada Dokter kandungan Nay, jika tidak membahayakan bagi kehamilan Nayla, kita akan sesegera mungkin mengatur kepulangan ke tanah air," ucap Damar.


"Sudah ya, aku akan melihat Nay, apa dia sudah bangun atau belum. Soalnya pesanan buah yang Nay inginkan sudah datang."


"Oke Bos, sampaikan salam saya untuk Nyonya ya Bos!"


"Iya, nanti aku sampaikan," ucap Damar lalu menutup panggilannya.


Damar membawa masuk buah serta susu ibu hamil yang baru diantar oleh driver, tapi Nayla ternyata masih nyenyak tidur.


Karena tidak ingin membangunkan sang istri, Damar pun memutuskan untuk memeriksa laporan bisnisnya melalui telepon genggamnya.


Tidak terasa waktu semakin larut, Damar tidak ingin Nayla tidur dengan perut kosong hingga pagi, lalu dia membuatkan susu dan membangunkan Nay agar meminum susu tersebut.


Nay mengerjapkan mata, lalu dia dibantu oleh Damar untuk duduk dan menghabiskan susu buatan Damar.


Saat Nay hampir memuntahkan susu yang dia minum, Damar pun memberikan minyak lemon serta mengupaskan sebuah jeruk.

__ADS_1


Akhirnya, Nay bisa menahan rasa mual dan Damar meminta Nay untuk melanjutkan tidur di dalam pelukannya.


__ADS_2