
Siapa wanita bermasker itu? Kenapa mirip dengannya?
Yugo yang sedang berbicara dengan salah satu tamu undangan mulai merasa resah saat pandangan matanya tertuju kepada seorang wanita yang menurutnya sama dengan wanita yang ada dalam pikirannya.
Jika benar itu dia apa yang dilakukannya disini? Bukankah urusannya dengan Sonny sudah selesai?
Yugo yang sedang asyik mengobrol mulai terusik dengan kehadiran wanita tersebut, dirinya mulai beralasan hendak ke kamar mandi dan baru saja berpamitan, kini ia tidak lagi melihat keberadaan wanita yang yang maksud.
Kemana dia? Kenapa begitu cepat perginya. Apa dia mencari Sonny karena masalah urusan mereka belum selesai?
Aku harus mencarinya, jika keduanya bertemu maka pernikahan Sonny akan semakin lama dan aku tak ingin dia berubah pikiran untuk tidak menikahi Vian.
Saat sedang berjalan ke arah parkiran ia melihat wanita yang dicarinya sedang berdiri berhadapan dengan seorang pria, tak tahu siapa pria itu karena Yugo hanya melihat dari arah belakang punggung pria tersebut. Yugo mulai berjalan mengendap-endap dan dirinya kaget saat melihat sebuah tangan mengepal hendak memukul wajah wanita tersebut.
Secara naluri Yugo tidak tega dan mengutuk kelakuan Sonny, namun dia bahagia saat wanita tersebut berhasil menghindar dan menyerang balik lelaki yang hampir memukul nya itu.
Kini posisi Yugo mendekati keduanya namun tetap berada dibelakang Sonny, dia masih bersembunyi di deretan mobil yang terparkir.
Dia benar-benar hebat, bisa menghindari pukulan Sonny.
Dirinya yang sedang sembunyi begitu kaget saat melihat siapa wanita yang berada dibalik masker tersebut.
Ternyata benar? Kenapa mereka berdua saling bertengkar? Apakah Sonny tidak bertanggungjawab penuh hingga mereka saling bertengkar?
Sonny berhasil menarik masker yang dikenakan wanita dihadapannya meski ia harus tersungkur ke tanah karena tendangan yang dilakukan wanita tersebut.
Saat ini masker yang dikenakan Zelda sudah terbuka, bukan tak ingin menunjukkan wajahnya kepada Sonny namun dirinya tidak ingin berurusan lagi dengan pria yang sama, pria yang menabrak motor nya.
__ADS_1
Tiba-tiba terdengar suara menuju ke arah mereka, Zelda memanfaatkan situasi tersebut dengan meninggalkan Sonny yang sedang tersungkur.
"Sedang apa kamu disini?" tanya seorang lelaki menghampiri Sonny sambil menyimpan ponsel kedalam saku. Sepertinya Yongki melacak keberadaan Sonny melalui sebuah aplikasi.
"Aku sedang memberi pelajaran seorang wanita yang tak tahu diri."
"Memberi pelajaran? tapi mengapa justru engkau yang begini. Cepat bangun, semua tamu sedang menunggu mu." ucap Yongki sambil membantu Sonny berdiri.
"Entahlah, mengapa aku begitu lemah tadi," ucapnya sambil membersihkan jas dan celananya yang terlihat kotor.
"Sudah, lupakan dulu emosimu. Ingat pernikahan ini dibiayai oleh Yugo, jangan sampai membuatnya kecewa." ujar Yongki sambil membantu membersihkan jas dan celana milik Sonny yang berdebu.
***
"Beraninya dia menyentuhku akan ku tendang pusaka nya." gerutu Zelda sambil berjalan cepat dan hendak kembali ke ruangan rias untuk istirahat sejenak sebelum ia pulang meninggalkan acara.
Mendengar pertanyaan itu Zelda diam, dirinya sengaja tidak menjawab dan hanya diam menatap pintu lift yang perlahan mulai tertutup.
Kini didalam lift hanya ada mereka berdua, Yugo tahu jika pertanyaannya tidak digubris oleh Zelda, Yugo tidak ambil pusing dengan sikap Zelda yang begitu cuek, dirinya paham jika wanita di dekatnya ini masih marah kepada dirinya.
Saat ini pintu lift terbuka, baik Yugo dan Zelda sama-sama tak ingin keluar padahal ini sudah kesekian kalinya mereka berhenti di beberapa lantai yang sama.
Yugo tahu jika Zelda kesal, terlihat dari raut wajahnya.
"Harusnya anda turun disini, kan!" ucap Zelda kesal.
Yugo diam tidak menjawab pertanyaan Zelda, dia pura-pura memandang ke sekitar area lift. Zelda semakin kesal.
__ADS_1
Dasar menjengkelkan,
Zelda mengumpat dalam hati, dirinya berharap jika Yugo keluar lebih dahulu agar tidak diikuti, namun ia salah sepertinya Yugo ingin dirinya yang keluar dulu.
Saat lift terbuka Yugo dengan sadar menarik tangan Zelda untuk keluar, Zelda yang ditarik keluar pun terpaksa mengikuti langkah Yugo karena ia tak ingin orang melihat kearahnya.
"Apa-apaan kamu! Lepas!" ucap Zelda lirih kepada Yugo.
"Tidak akan, sebelum kamu mengembalikan cincin itu." bisik Yugo.
Zelda yang berniat menghentikan langkahnya untuk melepas cincin tidak bisa, dengan erat Yugo menggenggam tangan Zelda lalu membawanya ke sebuah ruangan yang tidak pernah Zelda sangka bahwa ruangan tersebut adalah sebuah kamar.
"Apa-apaan kamu! Kamu kira aku wanita apa!" teriak Zelda yang kini mulai melepaskan genggaman tangan Yugo.
"Aku hanya ingin bertanya, berbicara dan menjelaskan. Maaf jika caraku salah namun ini caraku untuk membuatmu paham." ucap Yugo yang kini terlihat lebih tegas.
.
.
.
Ditunggu kelanjutannya 🤗🥰
Mohon dukungannya. Like dan comment.
Terimakasih..❤️❤️
__ADS_1