Risalah Hati

Risalah Hati
Episode 56


__ADS_3

Mata Soraya perlahan terbuka, ia kemudian merenggangkan otot-otot ditubuhnya dengan bergerak memutar setengah tubuhnya. Matanya justru mengerjap sebab yang ada dihadapannya saat ini adalah Rudi.


Bagaimana bisa, batinnya. Ia pun bergerak dengan posisi miring menatap wajah Rudi yang masih tertidur lelap, sambil mengingat kejadian semalam yang terakhir kali adalah ia berada diruangan tamu menonton TV, dan setelahnya ia tak ingat lagi.


'Apa kamu yang membawaku sampai ke ranjang?' tanya Soraya didalam hati.


Lengan kirinya kini ia pakai sebagai alas guna menumpu kepalanya, sedang tangan kanannya bergerak seakan melukis tiap pahatan wajah yang berada didepan matanya. Mulai dari menggaris kedua alis tebal milik Rudi, lalu turun kebawah telunjuknya mulai menyusuri dari hidung sampai berhenti pada bibir.


Perlahan dengan gerak kaku ia menarik tangannya lalu menyelipkannya masuk untuk menumpu dikepalanya. Lama Soraya memandangi wajah Rudi, sampai akhirnya ia menyadari kalau lelaki dihadapannya kini adalah suaminya. Tapi ada rasa takut yang menyeruak di sudut hati Soraya.


'Apa yang kamu rasakan jika matamu kini terbuka, apakah kamu akan merasakan hal yang sama?' Batin Soraya kini bertanya, sebab yang kini ia rasakan jantungnya yang mulai berdetak tidak karuan.


'Bila aku memberi kesempatan untukmu, apa kamu mau menyambutku?' tanya Soraya lagi, dan lagi-lagi hanya kata hatinya yang bersuara, mulutnya masih tetap bungkam seribu bahasa.

__ADS_1


'Bahkan kamu pun tak mau memberi jawaban tentang apa arti hadirku, seberapa hebatnya wanita yang pernah mengisi hatimu? Rasanya aku ingin tahu! Rudi, tolong jawab aku!' batin Soraya kembali berbisik, bahkan kedua sudut matanya basah sebab tak sadar ia menitikkan air mata.


Lama bermonolog, Soraya kini menghela nafas. Ia pun perlahan bangkit dari pembaringannya kemudian mengusap air mata sebelum beranjak meninggalkan Rudi yang masih terlelap.


Soraya keluar dari kamar sambil menguncir rambutnya, diliriknya jam di dinding sudah menunjukkan pukul setengah enam pagi. Ia pun melangkah menuju dapur. Dengan pandangan dan kedua alis mengernyit terlihat bekas piring kotor yang berada diatas meja. Yang membuat dirinya merasa aneh adalah piring kotor itu tak ada sisa makanan, itu artinya?


Pandangan matanya kini beralih ke pintu kamar. Apa Rudi semalam telah memakannya? batinnya. Hal itupun membuat kedua sudut bibir Soraya tertarik keatas, senyuman tercetak jelas disana.


Karena saking asyiknya ia memasak sampai tak sadar kalau jarum jam pendek mendekati angka tujuh, padahal ia hanya menggoreng telur dan juga memanggang roti. Tapi kenapa waktu yang ia butuhkan lama sekali, gerutunya dalam hati.


Bergegas Soraya meninggalkan dapur menuju kamar, ia harus membangunkan Rudi juga harus bersiap untuk pergi ke kantor. Tapi langkahnya terhenti kala ponsel yang ia letakkan diatas meja makan berdering.


Soraya berdecak, dan segera ia mengangkat telpon.Dari seberang sana Jenny menghubunginya sebab siang nanti ada jadwal pemotretan dan berkesempatan untuk mengikuti kontes pemilihan model video klip.

__ADS_1


Soraya mengangguk antusias dan mengiyakan ucapan Jenny setelah itu sambungan telpon tertutup, itu artinya nanti siang ia akan meminta ijin dari kantor. Ia pun meletakkan ponselnya kembali dan bergegas menuju kamar.


Saat ia membuka pintu ia terkejut sebab Rudi juga tengah menarik pintu. Langkah keduanya sama-sama terhenti sejenak, namun tak lama setelah itu Soraya kembali bergerak ke kiri hendak masuk ke kamar dan sama halnya dengan Rudi yang bergerak ke kiri hendak keluar kamar. Belum sampai disitu keduanya bahkan kini menggerakkan tubuhnya dengan arah yang sama yakni ke kanan.


Mau tak mau keduanya menghentikan langkahnya kemudian saling menatap, namun justru yang terjadi suasana menjadi terasa canggung. Sebab mengingat beberapa hari mereka tak saling bercakap apalagi menatap.


"Aku mau masuk," cicit Soraya.


Rudipun mengangguk tanpa sadar tangannya bergerak mengelus tengkuknya. Ia pun bergeser memberi akses agar Soraya masuk kedalam kamar.


To be Continue


Di komen yaaa,, di like juga ,, apalagi jangan lupa VOTE nya... kkkk

__ADS_1


__ADS_2