![Rise Of Legend [ LIGHTNING]](https://asset.asean.biz.id/rise-of-legend---lightning-.webp)
"Galaxy Ring?"
Suara Ellena terdengar mengambang.
Sehari setelah percakapan berakhir pelukan dengan Freya, si ratu Elf memanggil Ellena seorang kembali ke ruangannya dan tanpa berkata memintanya membuka sebuah kotak berukuran sedang. Di dalamnya Ellena melihat sebuah cincin perak polos tanpa ukiran.
"Wahai, bukankah kemarin kau meminta Space Things pengganti milikmu yanh hilang, El?" setelah kemarin Freya berganti memanggilnya 'El' bukan 'nona kecil' lagi.
Ellena mangut-mangut seraya mengeluarkan cincin itu dari kotaknya lalu memasangnya pada jari manisnya sebelah kanan. Kemudian Ellena mengangkat tangannya tinggi-tinggi.
"Lumayan." Komentar Ellena. Yah untungnya warnanya bukan emas seperti milik Andesz. Pria itu mungkin saja berpikir dia menirunya.
"Wahai, Kami menyebutnya Galaxy Ring karena cincin itu memiliki daya tampung 100 juta kali lebih besar dari Space Things yang bisa dibuat manusia."
Ellena hampir terjengkang dan tanpa sadar melepas kotak cincin jatuh berkelontangan ke lantai. Dia benar-benar menatap sang reyna dengan mata melongo dan tidak percaya.
"100juta kali lebih besar?" tiba-tiba Ellena merasa tangannya menjadi lebih berat. Dia tidak menyangka cincin sederhana nan polos dijarinya itu ternyata adalah barang yang sangat berharga. Hek! Ellena bahkan baru tahu ruang dalam Space Things bisa sebesar itu! Bahkan jika Ellena mencoba memasukkan seluruh pepohonan di lahan sepuluh hektar pun bisa masuk dan masih muat banyak.
Freya mengangguk, "Wahai, Itu adalah salah satu pusaka desa ini. Dibuat oleh Tinker hebat kami dimasa lampau." jelasnya.
Sebuah PUSAKA! "Kenapa kau memberikannya padaku, Freya? Yang bukan pusaka tapi ukuran dalamnya luas pasti ada kan?" tanya Ellena mendadak gelisah. Merasa sungkan.
"Wahai, apa El tidak menyukainya?"
"Bukan begitu!" Ellena pasti sudah gila kalau dia tidak menyukai cincin polos bernama Galaxy Ring ini.
Dengan cincin ini Ellena tidak perlu repot memikirkan menyimpan barangnya sebanyak apapun seumur hidupnya. Ditambah karena selalu dijarinya, kemungkinan hilang seperti tas kuningnya tentu lebih kecil.
"Bukankah ini sangat berharga bagimu dan Elf lain? Apa para Older juga tahu? Astaga, Freya!" Gadis yang masih tiga belas tahun itu kacau. Fakta ada pusaka berharga milik Desa Sylfhim di jari nya membuat Ellena tertekan. Maklum saja, kebanyakan barang Ellena diberikan oleh Emily. Bagus tapi tidak sebegitu luar biasa seperti cincin ini.
Mendengar Ellena, Freya justru dibuat tersenyum lagi. Dia kira Ellena adalah anak kurang akhlak dan mata duitan. Memang benar sih tapi ternyata hati gadis itu murni dan tulus. Karakter Ellena ini memang unik dan Freya menyukainya.
"Wahai, jangan sungkan El. Anggap itu hadiah dari kami Desa Sylfhim. Dan jangan khawatir soal Older lain, mereka mengetahui ini." ungkap Freya.
Kemarin setelah Ellena pergi, sang reyna mengumpulkan para Older untuk memberitahu bahwa dia akan memberikan salah satu pusaka berharga mereka, Galaxy Ring, kepada Ellena. Tentu awalnya mereka tidak langsung setuju, tapi sayangnya para Elf tua itu kalah oleh suara merdu dan menggoda ratu mereka dan akhirnya setuju.
Ellena masih memiliki keraguaan diwajahnya, "Sungguh? Kau memberikan cincin keren ini untukku?" tanya Ellena memastikan.
Dari sudut pandang Freya, Ellena seperti anak kecil yang sedang meminta izin memiliki mainan super keren yang diberikannya. Pemandangan itu tentu sangat lucu jika mengingat tingkah Ellena yang sering mendebatnya. Lihat! mata Emerald Ellena bahkan berbinar-binar seperti bintang kecil.
"Wahai, aku akan senang kalau Galaxy Ring banyak membantu dalam perjalananmu, El."
__ADS_1
Nah! Apa yang bisa Ellena lakukan kalau ratu para Elf memaksanya? Tentu dengan berat hati Ellena akan menerima cincin itu.
"Aku sudah bilang kan kalau kau Elf favoritku, Freya?"
Sang reyna tertawa mendengar kalimat itu lagi. Mudah sekali menjadi favorit Ellena. Dengan disuap harta, kau menjadi favorit gadis itu. Yah untungnya Ellena masih tahu yang baik dan tidak.
"Wahai, terima kasih. Sekarang untuk mengaktifkan Galaxy Ring..."
Freya membimbing Ellena untuk mengiris sedikit jarinya dan meneteskan darah keatas cincin. Tak lama Galaxy Ring bersinar sebentar dan menyusut mengikuti ukuran jari manis Ellena.
"Wahai, Galaxy Ring hanya bisa dipakai pemiliknya kecuali kau, El, mewariskannya dengan keinginanmu sendiri. Pun cincin itu tidak akan pernah kekecilan dan selalu menyesuaikan pertumbuhan jarimu." kata Freya.
Butuh usaha keras bagi Ellena untuk tidak menjerit saat melihat seberapa besad ukuran ruangan di dalam Galaxy Ring dengan mata nya sendiri.
"Wahai, lalu senjata... "
.
.
.
"Reyna Freya."
"Wahai, Pangeran Mahkota Shinetheria."
Tubuh Andesz tersentak kecil mendengar Freya dengan sengana memanggilnya dengan gelar itu.
"Reyna...Ada apa anda memangggil saya?" tanya sang pria manusia.
"Wahai, Andesz, aku ingin menagih kapan tepatnyan kau memberitahu El tentang identitasmu?"
Topik sensitif. Baik Andesz maupun Freya tak ada yang bersuara setelah pertanyaan terlontar.
"Kenapa... anda ingin tahu?"
Freya memandang laki-laki manusia pertama yang mendatangi Pulau Sylfy setelah sekian lama. Tak tanggung-tanggung, yang datang (terdampar) adalah pangeran mahkota kekaisaran terbesar Divernia. Freya menyadari status bangsawan Andesz sejak pertama kali dia melihatnya. Meski telah lama tidak memiliki tamu, Desa Sylfhim memiliki devisi dan alat khusus yang berperan sebagai penghubung desa mereka dengan dunia luar. Tugasnya adalah mencari dan memperbarui informasi dunia luar. Dan salah satu yang menarik ialah tentang keluarga Kekaisaran Shinetheria yang memiliki ciri khusus pada tubuhnya.
Mata biru dan rambut putih keperakan.
Meski mata biru agak umum, tapi selain keluarga Kekaisaran Shinetheria tidak ada yang berambut putih keperakan. Warna itu terlalu mencolok dibanding warna rambut gelap kebanyakan.
__ADS_1
Freya yang sadar bahwa Andesz bukan warga biasa langsung menanyakan ini dulu.
Dan benar saja, Andesz yang berpikir tidak bijak menutupi identitasnya kepada ratu para Elf, langsung mengaku. Andesz memberitahu bahwa dia sedang dalam perjalanan misi. Dan misinya melibatkan Ellena.
Freya menjawab dengan kekehan kecil, "Wahai... kalau boleh dibilang karena aku mengkhawatirkan El. Kau tidak berniat membawanya ke Ibu kota Shinetheria dengan tujuan sederhana seperti bertemu dengan raja dan ratu, ayah ibu mu, kan?"
"Benar." tanpa ragu Andesz menjawab.
"Wahai, aku mengira kau akan mengelak."
Andesz menggeleng, "Saya pikir percuma menutupinya saat anda audah mengetahuinya." Dan keadaan bisa kacau apabila Freya penasaran dan berbuat tidak diduganya. Lebih baik Andesz menuntaskan rasa ingin tahu sang reyna.
"Reyna...sebagai penerus tahta Kekaisaran Shinetheria, setiap ahli waris harus menuntaskan misi sebagai syarat sah mewarisi tahta."
"Tiga tahun lalu, saya diberikan misi untuk menemukan anak yang dimungkinkan sebagai Guardian dalam legenda dan membawanya ke hadapan raja dan ratu Shinetheria ." Secara singkat memang demikian misi Kekaisaran Andesz. Membawa Ellena ke istana Shinetheria adalah tujuan akhir dari misinya.
"Wahai, namun aku masih ragu." Freya menatap lekat-lekat sang pangeran mahkota manusia. "Andesz darimana kau tahu segala sesuatu tentang Guardians of Divernia?"
Untungnya Andesz telah lama memprediksi pertanyaan ini, "Reyna Freya, setiap Penerus sah keluarga kerajaan diajarkan berbagai pengetahuan yang diperlukan demi memimpin Shinetheria dimasa mendatang. Hal itu tidak terkecuali pendidikan tentang Guardian of Divernia." Andesz menarik nafas kecil, "Berbeda dengan rakyat yang menganggap kelima Guardian adalah dongeng tidur, kami keluarga Kekaisaran mempercayai keberadaan secara penuh. Catatan yang ditinggalkan pendahulu kami menjadi salah satu alasan saya mengetahui banyak tentang kelima pahlawan Divernia."
Freya terdiam. Tidak ada yang salah dengan jawaban Andesz. Itu persis seperti yang dibayangkannya. Intel khususnya juga mengkonfirmasi sebelumnya tradisi keluarga Kekaisaran yang berlangsung beberapa abad.
Tapi Freya juga ingin memastikan satu hal.
"Wahai, satu lagi pertanyaan dan aku tidak akan bertanya lagi, Pangeran Mahkota."
Andesz menelan ludah. Kenapa dia merasa terancam setiap kali sang ratu Elf memanggilnya dengan gelar itu? Indetitas yang tak pernah terbongkar sejak dia berangkat misi 3 tahun lalu. Ah... jadi begini perasaan Ellena tempo lalu saat sihir perubah nya hilang dan nama aslinya terungkap? Rasanya benar-benar menyebalkan.
"Wahai, Pangeran... " pada detik itu wajah Freya berubah datar, "Darimana keluarga Kekaisaran Shinetheria memiliki seorang putri yang kebetulan berwajah sama dengan El?"
DEG
"Apa yang direncanakan Kekaisaran dengan mengumpulkan Guardian?"
DEG
Itu jelas dua pertanyaan tapi Andesz tidak sanggup mendebatnya karena sang ratu Elfs sedang memandangnya dingin.
.
.
__ADS_1
.